Rabu, November 13, 2019
Olah Raga

Palu Juara, Tolitoli Harus Puas di Posisi Enam Porprov Sulteng

Alasannews.com, Parimo-Sulteng | Perhelatan pekan olah raga antar kabupaten se provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah, telah usai. Kota Palu danTuan rumah Parimo, boleh berbangga dengan berhasil sebagai juara umum dan juara runner up.

Sementara, Banggai, Sigi dan Poso berturut-turut sebagai juara tiga, empat dan lima. Tolitoli, yang mentargetkan urutan tiga, harus berpuas diri di posisi enam dengan emas 18, perak 15 serta perunggu 27.

Dari catatan tim media, perkembangan olah raga di provinsi ini relatif stagnan bahkan terindikasi tidak mengalami perkembangan yang siginifikan. Pemecahan rekor nyaris bahkan tidak terukir selama Porprov di Kota Parimo itu.

Meskipun, begitu beberapa prestasi tetap harus menjadi perhatian baik pengcab, pengda maupun KONI. Lemahnya pendanaan serta minimnya event menjadi faktor yang sangat menentukan prestasi para atlet.

Dari catatan ini, terkesan baik pengcab, pengda bahkan KONI baru trrlihat aktivitas perhatiannya ketika menjelang evevt seperti Porkab, Porprov dan PON.

Memukau dan Meriah, Pembukaan Porprov di Parimo

 

Alasannews.com, Parimo-Sulteng |  Upacara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Ke-VIII Sulawesi Tengah tahun 2019 sangat ramai dan memukau. Betapa tidak, seluruh Atlit Kontingen Kabupaten / Kota hadir dan siap berlaga di Porprov Parigi Moutong.

Parigi Moutong Hebat! siap mensukseskan Porprov 2019.

Para Bupati yang sempat hadir adalah Bupati Parigi Moutong, Bupati Donggala, Bupati Sigi dan Wakil Bupati Sigi, Bupati Poso, Bupati Tojo Una Una, Mewakili Bupati para Sekretaris Daerah, Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi dan Kabupaten Kota dan seluruh Ketua KONI Kabupaten Kota se Sulawesi Tengah.

Ketua Umum Panitia Pelaksana Porprov 2019, Badrun Nggai melaporkan bahwa, jumlah Atlit dan Official Kabupaten Kota yang mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak 3.141 orang.

"Jumlah keselurahan Atlit dan Official mengikuti Porprov sebanyak 3.141 orang,"ungkapnya.

Selanjutnya kata Badrun, adapun tempat perlombaan Porprov di Parigi Moutong terdapat di 4 (empat) titik Wilayah Kabupaten Parigi Moutong yaitu Kecamatan Torue, Kecamatan Parigi, Kecamatan Parigi Barat dan Kecamatan Ampibabo.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dalam sambutanya mengharapkan penyelenggaraan Porprov Sukses Pemberdayaan, Sukses Promosi Daerah, Sukses Penyelenggaraan dan Sukses Administrasi.

Kata Longki, olahraga merupakan suatu kebutuhan untuk menyegarkan tubuh. Selain itu kata Longki, olahraga selain untuk kesehatan juga sebagai sarana dan prasarana pembangunan demi masyarakat berdaya saing di Provinsi Sulawesi Tengah dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

"Mari kita junjunjung nilai sportivitas di ajang Porprov ini, agar bisa menciptakan Atlit Atlit berkualitas yang akan mengharumkan nama Derah Provinsi Sulawesi Tengah pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua,"ajaknya.

Selanjutnya Gubernur Lingki berharap, agar kesuksesan Porprov tidak hanya semata mata meraih tujuan untuk menang, tetapi kata ia, bagaimana melakukan fokus pembinaan dan orientasi kepada para Atlit dengan tidak memgambil Tranferan dari luar daerah Provinsi Sulawesi Tengah.

"Porprov bukan semata mata meraih kejuaraan, tetapi bagaiman cara kita agar fokus melakukan pembinaan kepada Atlit Atlit kita, sehingga menjadi barometer untuk menciptakan Atlit Atlit mudah provinsi sulawesi tengah sesuai harapan kita semua,"pintannya.

"Keluarkan semua kemampuan yang kalian miliki di Porprov ini, dan bersaing secara sehat, "pesannya.

Longki juga berpesan kepada Panitia, Official dan Wasit agar tetap bagun komunikasi yang baik selama kegiatan.

Pada upacara Pembukaan Porprov diawali dengan Defile Kontingen, serta pertunjukan Drum Band dari Kabupaten Poso, dan Atraksi Atraksi lainnya.

Pada acara itu juga dilakukan pembakaran Api Obor, bertanda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-VIII Sulawesi Tengah tahun 2019 di Kabupaten Parigi Moutong resmi di gelar.*Naskah : (Rislan / Diskominfo Kab. Parigi Moutong)*

Obor Api Abadi Porprov 2019 Resmi Dikobarkan

 

Alasannews.com, Parimo-Sulteng | Obor Api Abadi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke-VIII Sulawesi Tengah tahun 2019 resmi dikobarkan.

Api Abadi Porprov itu di kobarkan atau dinyalakan pertama di titik jembatan Desa Air Panas Kecamatan Parigi Barat Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (23/4/19).

Api obor Porprov 2019 sebagai simbol akan dimulainya perhelatan Pekan Olahraga Provinsi di Kabupaten Parigi Mourong.

Obor Api Abadi Porprov dibakar oleh Ketua Adat Desa Air Panas seraya memohon kepada sang maha kuasa agar dilancarkan kegiatan Porprov di Kabupaten Parigi Moutong.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong Faisan Badja saat menyerahkan Obor kepada mantan pelari PON Supardin mengatakan, bahwa Api abadi Porprov segera dibawah berputar sepanjang 8,5 meter sampai finish di Kantor Bupati Parigi Moutong.

Faisan menambahkan, tujuan diambilnya Api Abadi Porprov di Desa Air Panas, karena Desa tersebut merupakan sumber Api yang dikenal dengan sungai kecil yang airnya panas.

"Sengaja kami ambil Api abadi Porprov di Desa Air Panas, karena sumber Api Parigi Moutong terletak di Desa ini,"ujarnya.

Obor Api Abadi dipegang oleh Supardin sambil berlari bersama rekan rakannya yang juga mantan Atlit terbaik.

12 orang yang dipercayakan membawa dan mendampingi Api Abadi itu mereka adalah

1. Supardin, mantan Atlit terbaik jalan cepat pada PON 12 dan 13.
2. Mawardin, mantan Atlit terbaik Lari Tri lomba juang Nasional mewakili Provinsi Sukawesi Tengah.
3. Ismail Hulapi mantan Atlit terbaik Tri lomba juang Nasional mewakiki Sulawesi Tengah
4. I Wayan Sulama, mantan Atlit terbaik Tolak Peluru pada PON 12 dan 13
5. Emi Taslim, mantan Atlit terbaik Yudo pada PON 12 dan 13.
6. Mohamad Afandi mantan Atlit Silat terbaik pernah mengikuti kejuaraan Nasional
7. Elen Lapot Mantan Atlit terbaik Cabor Bola Voly, pernah mengikuti Kejuaraan Nasional Wilayah Indonesia Timur
8. Saiful, mantan Atlit Binaraga pernah mengikuti kejuaraan Nasional
9. Glen Wowor, mantan Atlit terbaik Karate, pernah mengikuti kejuaraan Nasional
10. Moh Anwar Syah, mantan Atlit terbaik Silat pernah mengikuti Kejuaran Nasional
11. Aminudin, mantan Atlit terbaik Dayung, pernah mengikuti PON ke 13
12. Ahamad Ticoaco Haris, mantan Atlit terbaik sepak bola, pernah mengikuti kejuaraan PONAS.

Tiga Cabor dari Tolitoli Hari Ini Berlaga Diporprov Parimo

Alasannews.com, Parimo-Sulteng | Tiga cabang olah raga (Cabor) dari kontingan Porprov Tolitoli, hari ini akan memulai laga di Bumi Parigi, Kabupaten Parigi Moutong.

Wartawan Alasannews.com dari Parigi,  jelang pembukaan pukul 14.00 hari ini Selasa (23/4) melaporkan, sesuai jadwal yang ada, dua Cabor itu akan memulai laganya.

Tiga Cabor itu adalah Panjat Tebing dan Bola Volly Pantai dan Sepak Takraw, disebutkan merupakan cabor yang dinominasi bisa merebut medali. "Kita berharap, dua cabor ini bisa mendulang medali," ujar Kahar Saparang.

Pembukaan yang direncanakan oleh gubernur Longki Djanggola, akan dimeriahkan berbagai atraksi.

Cabor Taekwondo, Andalan Tolitoli Rebut Medali

Alasannews.com, Parimo-Sulteng | Atlet Taekwondo Tolitoli, siap mempersebahkan medali untuk kota cengkeh di event Porprov ke VII di Parimo, yang akqn dimulai besok (23/4).

Sekretaris KONI Tolitoli, Azhar Bantilan melalui sambungan telepon mengatakan, Senin (22/4), salah satu cabor yang menjadi harapan Tolitoli menyabet medali adalah dari Taekwondo.

"Di bawa pelatih andalan Tolitoli, Bahar, Taekwondo menjadi cabor yang disegani lawan dari kabupaten lain," tandas Acal sapaan akrab Azhar Bantilan.

Tanpa mengecilkan cabor lainnya, Acal juga menyebutkan kalau Taekwondo merupakan cabor yang dalam berbagai event sering mempersembahkan prestasi buat Tolitoli.

Sebelum memulai laganya, besok event olah raga se sulawesi Tengah itu, secara seremonial akan dibuka gubernur Sulteng.

Atlet Tolitoli, Siap Berlaga di Porprov Sulteng

 

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Pelatihan terbuka bagi seluruh atlit peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke VIII di Parigi Moutong. Jumat pagi (19/4) ditutup oleh Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH dalam suatu upacara yang dilaksanakan di halaman kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tolitoli.

Upacara penutupan dihadiri oleh Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tolitoli, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Tolitoli, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Tolitoli, para atlet dan official seluruh cabang olahraga.


Dalam laporannya Djoko Setyono melaporkan secara umum pelaksanaan an Training Center terbuka telah berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan dengan baik, aman, tertib dan lancar. Peserta pelatihan dan jangka waktu pelatihan diikuti oleh 16 cabang olahraga yang akan mengikuti Porprov ke-8 di Kabupaten Parigi Moutong pada tanggal 23 April 2019.

 


Cabang Olahraga yang akan ikut dalam event Porprov itu masing-masing karate, taekwondo, pencak silat, bulu tangkis, tenis lapangan, tenis meja, catur, tinju, voli pasir, futsal, sepak takraw, panjat tebing balap motor, atletik dan billyard.


Bupati Tolitoli yang juga Ketua Umum KONI Kabupaten Tolitoli dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar apa yang telah didapat selama pelaksanaan training center terbuka dapat diaplikasikan ketika nanti mengikuti pekan olahraga Provinsi Sulawesi Tengah ke-8 di Kabupaten Parigi Moutong.


Bupati juga mengingatkan bahwa untuk mencapai target perolehan medali dibutuhkan usaha keras dan doa serta kerjasama berbagai komponen untuk meraihnya. "Tunjukkan prestasi olahraga agar nama daerah kita tercinta ini dapat dikenal baik di tingkat Regional, Nasional bahkan Internasional", pinta Bupati diakhir sambutannya.bhtt.

Timnas Indonesia U-23 Takluk atas Thailand 0 - 4

 

 

 
Timnas Indonesia U-23 Dibantai Thailand 0-4
Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan dari timnas Thailand di laga perdana Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020. (Dok. PSSI)

Alasannews.com, Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan telak 0-4 dari timnas ThailandU-23 pada laga perdana di Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Jumat (22/3).

Di babak pertama, Timnas Indonesia U-23 berhasil memberikan perlawanan ketat hingga 15 menit jalannya pertandingan. Tim Garuda Muda terlihat lebih mendominasi permainan meski sulit membongkar pertahanan tim Gajah Permainan Thailand justru lebih mudah mengganggu pertahanan Timnas Indonesia U-23. Beberapa upaya itu berujung gol pada menit ke-21. Kapten tim Thailand Shinnapat Leaoh berhasil mencetak gol lewat sundulan setelah menerima umpan tendangan bebas Worachit Kanitsribumphen.


Di awal babak kedua, Timnas Indonesia U-23 yang berupaya menyamakan kedudukan justru kembali kebobolan. Thailand membuat skor menjadi 2-0 lewat penalti Supachai Jaided.

Timnas Indonesia U-23 Dibantai Thailand 0-4Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi timnas Vietnam U-23 pada laga kedua Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Penalti itu diberikan setelah Rachmat Irianto melanggar dengan keras Supachai di dalam kotak penalti Tim Garuda Muda.

Kebobolan dua gol membuat Indra coba melakukan perubahan dengan memasukan Sani Rizki Fauzi dan Witan Sulaeman. Namun, masuknya dua pemain itu tidak berpengaruh signifikan untuk permainan tim.

Timnas Indonesia U-23 Dibantai Thailand 0-4

Timnas Indonesia U-23 yang kesulitan memberikan ancaman ke pertahanan lawan malah kembali kebobolan untuk ketiga kalinya pada menit ke-72. Supachai mencetak gol keduanya di laga ini usai menerima umpan matang di depan gawang Awan Setho Rahardjo.

 

Tiga menit berselang, Timnas Indonesia semakin terbenam karena tertinggal 0-4. Supachock Sarachat melepaskan tendangan ke tiang jauh sedikit dari luar kotak penalti yang tidak bisa diantisipasi Awan Setho.

Pada masa injury time, Timnas Indonesia U-23 sebenarnya bisa mencetak gol ke gawang Thailand melalui pemain pengganti Dimas Drajad. Namun, gol itu dianulir karena Dimas sudah berada dalam posisi off-side.

Kekalahan telak ini membuat Timnas Indonesia U-23 harus menang saat melawan Vietnam U-23 pada laga kedua Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Minggu (24/3).

Susunan Pemain

Timnas Indonesia U-23: Awan Setho Raharjo; Asnawi Mangkualam, Rachmat Irianto, Andy Setyo, Firza Andika; Muhammad Luthfi Kamal, Gian Zola Nasrulloh, Egy Maulana Vikri; Saddil Ramdani, Marinus Wanewar, Osvaldo Haay.

Timnas Thailand U-23: Nont Muangngam; Kritsada Kaman, Jakkit Wachiprom, Saringkan Promsupa, Shinnapat Leaoh; Sakunchai Saengthopo, Worachit Kanitsribumphen, Wisarut Imura, Kannarin Thawornsak; Supachok Sarachat, Supachai Jaided.
(har)

Wabup Buol, Janjikan Bonus untuk Atlet Taekwondo

Alasannews.com, BUOL-Sulteng | Kejuaraan Open Turnamen All Star, provinsi Sulteng yang akan dilaksanakan pada tanggal 23-24 Maret 2019 di Palu, menjadi perhatian khusus bagi Wakil Bupati Buol H Abdullah Batalipu yang melepas tim atlet taekwondo Buol, Kamis (21/3/2019).

Dalam sambutannya pada Pelepasan tersebut Abdullah Batalipu, menyampaikan kepada seluruh atlet agar dapat memberikan kemampuan dan kekuatan penuh juga tetap semangat untuk menjaga kondisi, hingga bisa menghasilkan pretasi terbaik.

"Bagi atlet yang dapat medali saya pribadi akan menyediakan bunos, jadi kepada seluruh atlet harus fokus kalau mau bunos,”ucap Wabup.

Wabup menegaskan, jika dapat meraih medali Wabup menyebutkan akan ada hadia tambahan darinya selain dari Pemkab Buol. Dia berpesan kepada para atlet, keberangkatan mereka membawa misi, baik bagi diri sendiri, untuk pengembangan diri di cabang olahraga yang digeluti, maupun bagi Buol sebagai orang yang dipilih di bidang olahraga bela diri taekwondo.

“Oleh sebab itu, harus menunjukkan bahwa kalian adalah kebanggaan bagi Buol, “ujar Wabup.Sementara itu, Sementara itu, pelati sekaligus manager tim taekwondo Buol, Satrio M Ukum, menyatakan pihak menargetkan dua medali emas di dua kelas yakni kategori pra cadet dan cadet.

"Persiapan kurang lebih satu bulan, Insya Allah. Persiapan satu bulan optimis bisa mendulang dua medali emas utamanya di kategori pra cadet dan cadet,”tutup Satrio.Sementara itu, tim taekwondo Buol menerjunkan 10 atlet yang akan diturunkan dalam tiga kelas (kategori, pra cadet, cadet dan junior) pada kejuaraan open turnamen All Star tingkat provinsi Sulteng yang akan berlangsung dua hari mulai tanggal 23-24 Maret 2019.(rm***)

Kamis, 21 Maret 2019 08:12

Dovizioso: Honda Bukan Tim Terkuat

Ditulis oleh

Marc Marquez vs Andrea Dovizioso (Foto: Laman MotoGP)

BOLOGNA – Bergabungnya Jorge Lorenzo dengan Repsol Honda untuk musim balap MotoGP 2019, membuat banyak pihak menilai kalau tim pabrikan asal Jepang itu bisa menjadi tim terbaik. Pasalnya, Repsol Honda kini memiliki dua pembalap yang masing-masing telah merasakan gelar juara dunia MotoGP, yakni Lorenzo dan Marc Marquez.

Hal itu pun juga diakui oleh pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso, yang memandang kombinasi pembalap Repsol Honda untuk MotoGP 2019 adalah yang terbaik. Kendati demikian, bukan berarti Dovizioso gentar untuk menghadapi mereka. Menurutnya, yang digadang-gadang sebagai yang terbaik bukan berarti akan menjadi yang terkuat.

Dovizioso sendiri sebenarnya optimis untuk bisa tampil gemilang di MotoGP 2019. Pasalnya, motor balap Ducati telah mengalami banyak perbaikan, yang diyakininya bisa bersaing dalam memperebutkan gelar juara. Seperti yang terjadi dalam seri perdana MotoGP 2019 kala Dovizioso berhasil menjadi pemenang balapan.

Marquez dan Dovizioso

“Kecepatan yang kami miliki tahun ini memungkinkan kami untuk berjuang untuk kejuaraan. Saya tidak tahu apakah itu pada 2019 karena Marc dan Honda adalah yang terkuat, namun saya pikir sekarang para pesaing melihat kami dengan cara yang berbeda. Di atas kertas, Honda adalah tim terbaik, namun itu tidak berarti mereka akan menjadi tim terkuat,” ujar Dovizioso, mengutip dari Bike Sport News, Selasa (19/3/2019).

(fmh)

Valentino Rossi saat berada di Sirkuit Losail, Qatar untuk menjalani seri MotoGP Qatar 2019.


BOLASPORT.COM - Seorang komentator MotoGP bernama Michael Laverty memprediksi bahwa pembalap Monster Energy YamahaValentino Rossi, akan menjadi penantang gelar serius di musim 2019.

Valentino Rossi kini sudah berusia 40 tahun, tetapi masih aktif sebagai pembalap utama tim Monster Energy Yamaha, tetapi Michael Laverty menilai dia masih bisa tampil apik.

Michael Laverty juga menyoroti performa Valentino Rossi di musim sebelumnya yaitu pada musim 2018.

Di musim 2018 pembalap berjulukan The Doctor itu mampu menduduki peringkat ketiga klasemen akhir MotoGP dan mengalahkan pembalap muda lainnya, termasuk rekan setimnya sendiri yaitu Maverick Vinales.

Maka dari itu, Laverty menilai bahwa Rossi masih bisa kembali unggul atas Vinales di musim 2019 ini.

"Musim lalu,.dia tidak konsisten seperti yang kita ingin lihat," kata Laverty yang dikutip BolaSport.com dari Daily Star.

"Namun, Valentino Rossi masih bisa mengungguli Maverick Vinales sepanjang musim, khususnya jika dia menggunakan semua pengalamannya. Dia masih fit dan sehat," ujar Laverty menambahkan.

Lebih lanjut, menurut Laverty hal terpenting dari Rossi saat ini adalah dia masih memiliki semangat untuk tetap berurusan dengan dunia balapan.

Halaman 5 dari 13

Kontak Polisi

RESOR PALU