Rabu, Agustus 21, 2019
alasaniduladha
Olah Raga
Alasannews.com

Alasannews.com

Foto ilustrasi

Alasannews.com | Di tahun 2019 nilai tingkat kematian di China terus menerus meningkat bahkan sampai ke usia muda. Ini dikarenakan kita menggunakan barang-barang yang terbuat dari bahan plastik, kehidupan kita yang sekarang ini tidak dapat terlepas dari barang-barang yang terbuat dari plastik. Penderita penyakit kanker semakin lama semakin banyak diderita oleh anak-anak. Jika tidak segera dicegah akan terlambat.
Dengan adanya plastik mempermudah kehidupan manusia. Demikian pula ini adalah penyebab meledaknya penyakit kanker yang terbesar dalam sejarah dunia. Mengurangi menggunakan plastik adalah jalan yang terbaik mencegah penyakit kanker. Demi kesehatan Anda dan keluarga, kurangilah menggunakan barang berbahan plastik.
Saat plastik tersentuh panas, dapat menimbulkan 52 macam bahan kimia yang beracun penyebab penyakit kanker.
Jika menggunakan plastik untuk masa jangka panjang akan dapat merusakkan tubuh Anda dengan parah.

1. Minum teh jangan menggunakan wadah dari plastik.
Proses pembuatan gelas plastik ditambah bahan Polipingsan untuk melembutkan gelas. Jika Anda isi dengan air panas, pada saat suhu yang tinggi, itu akan mengeluarkan racun dan kita bisa keracunan secara perlahan.

2. Dilarang menggunakan kantong plastik untuk membungkus makanan apapun yang panas. Kantong plastik umumnya terbuat dari bahan polipingsan, tidak berwarna, sangat bening, fleksibel, terdapat lapisan parafin. Pada umumnya kantong plastik itu dibuat dari sisa bahan plastik. Kemungkinan besar bahan-bahan tsb bisa mengeluarkan suatu zat yang berbahaya.

3. Jangan menggunakan botol plastik untuk disimpan di dalam kulkas. Air di dalam botol plastik yang disimpan di dalam kulkas dapat mengeluarkan suatu zat yang sangat ganas beracun yaitu dioksin. Ini bisa menyebabkan kita terkena penyakit kanker.

4. Jangan memasukkan alat-alat yang terbuat dari plastik ke dalam microwave. Karena alat-alat plastik tsb mengandung banyak bahan Karbontetraoksida.
Jika Anda memanaskan makanan menggunakan microwave, setelah mencapai suhu tinggi, dapat mengeluarkan racun dan masuk ke dalam makanan.

5. Jangan menggunakan sumpit yang sekali pakai. Karena menggunakan bahan pemutih Hidrogen Peroksida untuk memutihkan sumpit. Setelah bahan pemutih Hidrogen Peroksida ini dimasak sumpit yang berwarna hitam menjadi berwarna putih. Pemutih Hidrogen Peroksida mengandung zat pembusuk yang sangat keras. Sehingga menyebabkan sumpit jadi bersih dan berwarna cerah. Ditambah cairan parafin dan itulah yang dapat menyebabkan penyakit kanker.

6. Sup asam pedas mengandung bahan plastik. Sup asam pedas yang panas ini jika ditaruh di dalam mangkok plastik, ini akan mengandung zat Polyoxyethylene dan zat Bisphenol A. Kedua zat ini bisa mengeluarkan racun penyebab penyakit kanker.

7. Sebenarnya di dalam mie instan ada mengandung berapa banyak zat beracun? Mangkok mie instan agar bisa kedap air, di dalamnya dilapisi parafin. Setelah dipanaskan lapisan parafin akan mengeluarkan sejenis zat Bisphenol yang beracun. Jika kita memakannya untuk jangka waktu panjang, sangat berbahaya.

Jika dijumlahkan secara menyeluruh tingkat kematian di negara kita lebih dari 1 juta jiwa per tahunnya.

Dokter menghimbau, jika menerima vlog ini segera sebarkan ke teman- teman dengan demikian akan terselamatkan 1 nyawa.
————————————

(TRIBUN NEWS / HERUDIN)


Alasannews.com |Sekitar bulan juli tahun 2016 lalu diselenggarakan rapat Presiden dengan Kajati dan Kapolda se-Indonesia di Instana Negara. Pertemuan itu membahas keluhan kepala daerah terkait kinerja Kapolda dan Kajati. Menurut Jokowi, banyak kepala daerah mengadu bahwa kepolisian dan kejaksaan tak bekerja sesuai instruksi yang sudah diberikan Presiden.

Adapun 8 pidato Presiden Jokowidodo waktu itu :

  1. Kebijakan dan diskresi tidak boleh dipidanakan.
  2. Tindakan administrasi harus dibedakan dengan yang memang berniat korupsi. Aturan BPK jelas, mana pengembalian dan yang bukan.
  3. Temuan BPK masih diberi peluang perbaikan 60 hari. Sebelum waktu itu habis, penegak hukum tidak boleh masuk dulu.
  4. Kerugian negara harus konkret, tidak mengada-ada.
  5. Kasus dugaan korupsi tidak boleh diekspos di media secara berlebihan sebelum tahap penuntutan.
  6. Pemda tidak boleh ragu mengambil terobosan untuk membangun daerah.
  7. Perintah ada pengecualian untuk kasus dugaan korupsi yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT).
  8. Setelah perintah itu, jika masih ada kriminalisasi kebijakan, Kapolda-Kapolres dan Kajati-Kajari akan dicopot.

 

Sumber : radategal.com (Pidato presiden dalam rapat dengan Kajati dan Kapolda se-Indonesia, Selasa (19/7)).

Alasannews.com, JAKARTA | Industri pariwisata semakin dirasakan sangat penting untuk pertumbuhan mayoritas negara, baik negara maju apalagi negara berkembang. Bahkan basis pengembangan sumber ekonomi terbarukan akan berorientasi pada zero ekploitasi sumber daya alam dan pengembangan ekonomi kreatif yang mampu menciptakan jutaan lapangan kerja serta berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa. Di saat yang bersamaan kemampuan dalam beradaptasi dengan teknologi digital memiliki potensi untuk memberikan bisnis pariwisata memiliki akses langsung ke pasar global turis mancanegara.

Terkait hal ini, Selasa (20/8) di Jakarta media mewawancarai Pakar Pariwisata sekaligus Pakar Teknologi Digital Dede Farhan Aulawi untuk mengetahui bagaimana kemajuan digital dapat digunakan untuk memberi manfaat bagi pariwisata berkelanjutan dalam menjaga dan menumbuhkembangkan kesinambungan pembangunan nasional.

Pada kesempatan ini Dede menjelaskan bahwa pariwisata merupakan sektor ekonomi yang tumbuh paling cepat dan paling penting di dunia. Menurut UNWTO pada 2017 wisatawan internasional mencapai rekor tertinggi, yaitu lebih dari 1,3 miliar orang. Angka ini terus tumbuh yang menunjukkan geliat orang di sektor pariwisata semakin bergairah. Jika direncanakan dan dikelola dengan baik, pariwisata berkelanjutan dapat berkontribusi pada peningkatan mata pencaharian dan kesejahteraan masyarakat. Itulah sebabnya Bank Dunia terus berkomitmen untuk menginvestasikan dana, pengetahuan, dan keahlian untuk mendukung pariwisata.

Selanjutnya Dede juga menjelaskan bahwa aplikasi teknologi dan platform digital yang berkembang pesat saat ini bisa dimanfaatkan untuk menumbuhkembangkan nilai bisnis pariwisata secara eksponensial, bahkan berimplikasi besar dalam menggerakan sektor ekonomi lainnya. Dalam konteks ini bisa dilihat dari laporan The Voice of Travellers yang bekerja sama dengan TripAdvisor menjelaskan bagaimana peer review yang difasilitasi oleh platform digital telah menjadi sumber informasi perjalanan yang paling penting secara global. Termasuk mengubah cara bepergian, mengurangi beban ekologis pariwisata dan membawa manfaat pariwisata bagi semua.

“ Teknologi dan platform digital dapat membantu mengembangkan ekonomi untuk melompati tantangan manajemen konvensional dan meningkatkan daya saing serta kemudahan akses masyarakat dalam menemukan berbagai tujuan dan destinasi wisata yang dibutuhka secara mudah, murah dan cepat. Kemajuan teknologi walau bagaimana pun tidak bisa dihindari, tetapi justeru harus diadaptasi sebagai instrumen untuk melejutkan kemajuan bagi penigkatan kesejahteraan masyarakat. Jadi marilah kita berfokus pada Platform Digital dan Masa Depan Pariwisata Indonesia. Sukseskan pariwisata Indonesia untuk wujudkan kesejahteraan bangsa," pungkas Dede mengakhiri percakapan.pu/d

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | H Azis Bestari mengaku kantongi dukungan pengurus berbagai tingkatan untuk maju Pilkada Tolitoli 2020. Dukungan pengurus mulai tingkat bawa sampai DPC ini, merupakan harapan yang harus diperjuangkan.

Kepada alasannews.com, Selasa (20/8) di ruang tunggu Bandara Sultan Bantilan, Tolitoli, Ketua DPC Partai Nasdem itu mengemukakan kalau dukungan dari bawa insya allah sudah aman, katanya.

Azis yang dua kali mmaju di Pilkada Tolitoli, kali ini tetap menjadi tokoh sentral pilihan pengurus partainya untuk menuju Tolitoli memilih 2020. Meskipun mekanis di partai besutan Surya Paloh itu, keputusan dari DPP sangat menentukan.

Sebelumnya,  Ketua Fraksi Nasdem di DPRD Tolitoli, H Muslimin mengakui selain Azis Bestari ada beberapa nama sudah mengemuka di beberapa forum partai tersebut. "Ada Hasan Patongai, Moh Amin dan dirinya adalah sejumlah kader yang masuk dalam radar Pilkada Tolitoli dari Nasdem," ungkap Muslimin.

Tidak menepis ada veto dari pengurus di tingkat wilayah dan pusat, H Muslimin mengingatkan para pengambil keputusan di partai itu untuk tidak gegabah menentukan figur yang membawa nama Nasdem.

Berbagai sumber yang dikumpulkan redaksi media ini, nama Hasana Patongai SH merupakan kuda hitam yang konon 'disiapkan' DPW Nasdem menuju Tolitoli memilih 2020.

Hasan sendiri beberapa waktu lalu kepada media ini mengaku, dirinya masuk dalam radar partai yang disiapkan menuju Tolitoli memilih 2020. 

"Sebagai kader, saya selalu siap dicalonkan ataupun tidak," tandasnya ketika itu disalah satu warung kopi di Palu.pu

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Serah Terima Jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Tengah masa bakti 2014 - 2019 dari Ny.Hj.Winiar Hidayat Lamakarate kepada Ny. Huriah F.Hasanuddin Atjo di Gedung Pogombo, hari Selasa (20/8)2019.

Acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov.Sulteng yang berlangsung hikmat ini, ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan dilanjutkan penyerahan Surat Keputusan Ketua Umum Dharma Wanita Pusat. Selain itu, dilakukan juga penandatanganan berita acara Ketua DWP Dinas Kelautan dan Perikanan Prov.Sulteng, Ketua DWP Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov.Sulteng, Ketua DWP Bappeda Prov.Sulteng serta Ketua DWP Setda Prov.Sulteng.

Dalam sambutannya, Dewan Penasehat DWP Prov.Sulteng melalui Kepala Biro Umum Setda Prov.Sulteng Andi Hajidin,SE,M.Si mengucapkan selamat kepada Ketua DWP Prov.Sulteng yang baru beserta beberapa Ketua DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Serah terima Jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov.Sulawesi Tengah dari Ny.Hj.Winiar Hidayat Lamakarate kepada Ny. Huriah F.Hasanuddin Atjo dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”karena beliau (Ny.Hj.Winiar Hidayat Lamakarate) terpilih sebagai anggota legislatif dan Insya ALLAH kita doakan bersama bulan depan bu Winiar akan aktif di Legislatif”,ucapnya.

Selanjutnya disampaikan bahwa dalam suatu organisasi ada saja informasi yang bersifat pro dan kontra, dan Ia berharapkan kepada para pengurus yang baru untuk dapat menfilter dengan baik setiap informasi yang diterima guna meningkatkan peran dan partisipasi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

Lebih lanjut Ia mengajak kepada seluruh pengurus DWP untuk dapat bersinergi dengan pengurus yang lainnya agar tercapainya tujuan bersama,”berorganisasi menggunakan hati, tidak menilai kekurangan satu sama lain dan melihatnya sebagai batu sandungan, tapi mari kita jadikan sebagai cambuk untuk menjadi lebih maju dalam berorganisasi”,pungkasnya.

Ny.Hj.Winiar Hidayat Lamakarate menyampaikan bahwa pergantian Ketua DWP Prov.Sulteng diperlukan guna memenuhi ketentuan anggaran dasar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pasal 3 ayat 2 yang menyatakan bahwa Dharma Wanita Persatuan adalah organisasi mandiri yang tidak terkait pada partai politik manapun. sehingga dalam kepengurusan DWP tidak diperbolehkan berkaitan dengan partai politik,“saya tetap menjadi anggota Dharma Wanita Persatuan, karena suami saya masih ASN”,tuturnya.

Lanjut Ia menyampaikan bahwa pengunduran diri sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov.Sulteng karena keterpilihannya sebagai anggota legislatif DPRD Prov.Sulteng Dapil Luwuk Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Kelautan.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota DWP Prov.Sulteng atas kerjasama dan dukungannya selama kepemimpinannya sebagai Ketua DWP Prov.Sulteng sehingga seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan tak lupa mengucapkan permohonan maaf bilamana ada tutur kata atau kelakuan yang kurang berkenan,”mohon maaf, karena saya sebagai manusia biasa tempatnya khilaf dan emosi yang tidak terkontrol”,katanya.

Terakhir Ia mengucapkan selamat Kepada Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang baru (Ny. Huriah F.Hasanuddin Atjo), dan Ia berharap semoga DWP Ke depan lebih inovatif dan lebih berkarya,”selamat bertugas kepada Ketua DWP yang baru, tetaplah bekerja dengan hati untuk kemajuan dann jayanya Dharma Wanita Persatuan”,pungkasnya.

Ny. Huriah F.Hasanuddin Atjo menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setelah melalui mekanisme ketentuan yang berlaku pada organsiasi Dharma Wanita Persatuan dan Ia pun mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan sebagai Ketua DWP Prov.Sulteng Periode 2014 – 2019.

DWP Sebagai mitra pemerintah dan sebagai istri ASN, para pengurus dan anggota DWP harus siap untuk mensuskseskan program – program organisasi yang telah disusun dan Ia berharap dukungan dan kerjasamanya bhst para pengurus dan anggota DWP untuk bersinergi dengan para pengurus.bhst

Alasannews.com, TOLITOLI-SULTENG | Lagi, insiden kecil soal bagasi di Wings Air. Kali ini, terjadi di Bandara Sultan Bantilan Tolitoli. Penyebabnya, plastik pengaman kopor.

Pantauan alasannesw.com,  Selasa (201/8), insiden adus argumen ini terjadi lantaran seorang ibu calon penumpang tidak terima kopor miliknya dimasukkan ke bagasi hanya karena plastik pengaman.

Sambil menunjukkan plastik pengaman dimaksud, ibu mengaku kesal atas kebijakan pihak Wings yang kaku dalam menerapkan aturan bagasi penumpang.

Ibu yang enggan namanya di mediakan itu mengaku, berapa dia naik pesaeat dan melewati bandara termasuk Palu dan Juanda Surabaya, kopornya dalam keadaan terbungkus plastik tetap bisa ditenteng langsung.

Namun, setelah sempat adu argumentasi, plastik pengaman dilepas dari kopor dan barang itu pun oleh petugas Wings dibolehkan oleh petugas untuk ditenteng ke ruang tunggu.

Ketentuan bagasi yang berlaku sekarang memang harus dipahami setiap calon penumpang. Bukan hanya beratnya yang maksimal 7 Kg. Ukuran juga harus melewati ukuran yang ditetapkan pihak penerbangan Lion Group itu.

Seperti yang dialami penumpang Wings di Sultan Bantilan. Barang secara berat lolos namun ukuran tidak karena kopornya dilapisi plastik pengaman.pu13:23:14

 

Minggu, 18 Agustus 2019 07:34

Gagal, Timnas Indonesia di Piala U 18

Alasannews.com, Thu Dau Mot | Timnas Indonesia U-18 gagal ke final Piala AFF U-18 2019. Garuda Nusantara menyerah 3-4 dari Timnas Malaysia U-18.

Di Gò Đậu Stadium, Thu Dau Mot, Vietnam, Sabtu (17/8/2019), Indonesia vs Malaysia berjalan sengit. Di babak pertama, kedua tim banyak menciptakan peluang lantaran bermain cukup terbuka.

Amiruddin Bagus sempat melepaskan tembakan dari luar kotak penalti di menit ke-9. Namun, upayanya bisa diredam kiper Malaysia, Sikh Izhan Nazrel.

Peluang kedua Bagus hadir di menit ke-15. Dari kanan, bek sayap Fajar Fathu Rachman mengirim umpan ke tengah, dan bisa disambut Bagus. Namun, penyerang muda Indonesia itu gagal mengarahkan bola ke gawang.


Empat menit berselang, Malaysia membuat kejutan dengan membobol gawang Indonesia lebih dulu. Dari tendangan bebas Ajmal Mahadi, bola membentur pagar betis dan mengarah ke Aiman Afif Afizul. Tanpa kesulitan Aiman meneruskannya menjadi gol dan membawa Malaysia memimpin 1-0.

Malaysia kian bersemangat. Beberapa menit berselang, upaya Harimau Muda C dua kali menerpa mistar gawang Indonesia lewat Azam Azmi Murad dan Luqman Hakim.

Indonesia sendiri tak kendur. Di menit ke-37, Bagus kembali mengancam gawang Malaysia. Kali ini, sepakannya masih melenceng tipis ke sisi kanan gawang.

Sampai akhirnya, Beckham Putra membobol gawang Malaysia di injury time babak pertama. Beckham meneruskan umpan tarik Fajar Fathu Rachman dari kanan menjadi gol, dan membuat skor 1-1 menutup babak pertama.


Di babak kedua, Indonesia langsung menekan Malaysia. Di menit ke-50, Bagus punya kans mencetak gol, namun tendangannya melayang ke atas gawang lawan.

Di menit ke-54, Malaysia kembali membobol gawang Indonesia. Luqman Hakim melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti, yang tak mampu dibendung Erinando. Skor menjadi 2-1, Indonesia kembali tertinggal.

Hingga memasuki menit ke-70, Indonesia masih kesulitan mencetak gol penyeimbang. Malays unggul pada menit ke-54. ia bermain rapat di semua lini, yang menyulitkan Bagus dkk menembus kotak penalti.

Di menit ke-73, Indonesia punya kans mencetak gol. Dari kanan, umpan silang dilepaskan Amiruddin Bagas menuju Sutan Zico. Namun, striker yang baru masuk menggantikan Supriadi itu gagal mengonversinya.

Upaya Indonesia akhirnya berbuah gol di menit ke-79. Fajar merobek gawang Malaysia, usai sepakan kaki kirinya dari sisi kiri kotak penalti gagal dibendung Sikh Izhan Nazrel. Skor menjadi 2-2.

Indonesia justru berbalik unggul dua menit berselang. Lewat serangan balik cepat, Muhammad Salman Alfarid melepaskan tendangan yang gagal dibendung kiper Malaysia lagi. Skor menjadi 3-2 untuk keunggulan Indonesia.


Keunggulan Indonesia tak bertahan laga. Malaysia mendapat penalti, usai Fajar melanggar pemain Malaysia di kotak penalti pada menit ke-84. Harith Haiqal tak membuang kesempatan emas membobol gawang Erinando, dan mengubah skor menjadi 3-3. Skor bertahan hingga waktu normal habis dan laga dilanjutkan ke babak tambahan.

Di babak pertama extra time, Malaysia bisa kembali unggul lewat tandukan Harith Haiqal di menit ke-98. Dari tendangan bebas dekat kotak penalti sisi kiri, Harith, yang berada di tiang jauh sisi kanan, menanduk bola masuk ke gawang Indonesia. Malaysia kembali unggul 4-3, dan bertahan hingga istirahat.

Di babak kedua extra time, Indonesia banyak mengancam lewat aksi Bagus, Sutan Zico dan Beckham Putra, namun tidak ada yang berbuah gol. Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol tercipta. Indonesia kalah 3-4 dari Malaysia dan gagal ke final.

Indonesia masih bisa memperebutkan tempat ketiga Piala AFF U-18 2019. Lawannya menunggu hasil Australia vs Myanmar, yang akan bertanding beberapa saat lagi.

Susunan Pemain

Timnas Indonesia U-18: Erinando, Bagas, Bayu, Fajar, Alfeandra, Salman, Beckham, Brylian, Supriadi, David, Bagus

Timnas Malaysia U-18: Izhan, Firdaus, Aidil, Nuh Azlan, Harith, Azam, Mukhari, Fakhrul, Aiman, Luqman, Nasip

 

 Sumber:detikspoort

Moment upacara penurunan Merah Putih, Sabtu Sore di Taman Kota Gaukan Mohammad Bantilan (GMB) di pimpin Wakil Bupati Tolitoli, H Abd Rahman H Buddin.

 

Pasukan penurunan sang saka merah putih, bertugas sesuai harapan dan bisa bekerja maksimal.

 

Putra putri paskibrakan yang digodok berbulan bulan merasa puas atas tugas yang mereka emban bisa terlaksana dengan sukses.

 

alhamdulillah!!

Alasannews.com, TOLITOLI-SULTENG | Pertama kali, bupati Tolitoli hadiahi duta seni jalan-jalan ke luar negeri. Pilihannya ke Singapura, ungkap Koordinator acara lomba lagu daerah 2019 yang digelar Dewan Kesenian Tolitoli (DKT).

Denny Oktavianus mengatakan, ketika bertemu bupati Moh Saleh Bantilan (Alek), bonus bagi yang dinobat sebagai duta seni di tanggung pa bupati. "Iya, ketika saya ketemu beliau, beliau bilang umumkan bonus duta seni saya tanggung. Apa itu, ya jalan ke Singapura," ujar Denny.

Setelah melalui penilaian yang seksama, kata Denny Dewan Juri yang ditetepakan DKT memutuskan Aisyah Moh Tahir, siswi kelas II sebuah SMK di Dakopemean diyatakan sebagai peraih point tertinggi.

Putri kedua pasangan kedua, Moh Tahir dan Masnin warga Desa Galumpang, Tolitoli, dari pengakuan kedua orang tuanya, Aisyah yang sehari harinya disapa Nursam, telah memulai menyanyi sejak kecil.

"Saya tidak ingat persis, kapan anak saya ini tertarik dengan seni suara atau menyanyi," ujar kedua orang tuanya yang mendampingi Aisyah saat dino atkan sebagai jawara dan sekaligus ditetapkan sebagai duta seni Tolitoli 2019.

Sederet prestasi juga telah diukir Aisyah sejak tertarik dengan seni suara seperti,  juara satu festival lagu dangdut se kecamatan Dakopemean, juara tiga lalu dangdut yang digelar RRI Tolitoli, dan juara dua O2SN tingkat SMA.

Alasannesw.com, TOLITOLI-SULTENG | Aisyah Moh Tahir, siswi Kelas II SMK Dakopemean di Desa Galumpang, akhirnya dinobatkan sebagai duta seni Tolitoli 2019, Jumat (16/8).

Peraih juara I lomba nyanyi lagu daerah yang diselenggarakan Dewan Kesenian Tolitoli itu, selain menerima piala dan penghargaan dari penitia penyelenggaran, juga akan mendapat bonus ke luar negeri dari Bupati Tolitoli, H Moh Saleh Bantilan.

Anak kedua dari Bapak Moh Tahir itu, menyisihkan 53 rivalnya dalam lomba ya g juga dirangkai dengan perayaan peringatan 17 Agustus tahun ini, yang semalam ditutup sekda Tolitoli H Mukaddis Syamsuddin.

Mukaddis menyampaikan apresiasi pemerintah dearah kepada panitia dan dewan kesenian Tolitoli yang begitu bekerja sekuat tenaga agar penyelenggaraan lomba lagu daerah ini berjalan sesuai rencana.

Pemerintah katanya, selalu memberi kesempatan kepada para seniman unuk berkarya sesuai bakat dan kemampuannya termasuk dalam bidang seni tarik suara.

Sementara ketua dewan kesenian Tolitoli, Rustam Arifin Sombo diakhir acara ini menghaturkan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak. Kepada bupati yang sudah merespon acara ini dengan menghadiahkan bonus pesiar ke luar negeri (Singapura) bagi duta seni ya g ditetapkan malam ini.

pu


Alasannews.com, JAKARTA | Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta izin kepada para anggota dewan untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan. Rencana pemindahan ibu kota negara ini sudah beberapa kali dibahas.

"Dengan memohon ridho Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari Bapak Ibu Anggota Dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh bangsa terutama dari seluruh rakyat Indonesia, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan," kata Jokowi dalam Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Jokowi menambahkan, ibu kota negara bisa menjadi representasi kemajuan bangsa. Pemindahan ibu kota juga sebagai bentuk meratakan ekonomi.

"Ibu kota yang bukan hanya simbol identitas bangsa, tetapi juga representasi kemajuan bangsa. Ini demi terwujudnya pemerataan dan keadilan ekonomi," ujar Jokowi.

"Ini demi visi Indonesia Maju. Indonesia yang hidup selama-lamanya," tambah Jokowi.

Sebelumnya Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) mendukung rencana pemerintah memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan. Rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ini juga sudah dibahas beberapa kali oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami mendukung rencana Pemerintah untuk segera merealisasikan pemindahan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan," ujar OSO dalam Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. 

Alasannews.com, NASA | Lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA, kerap membagikan foto Bumi yang dijepret dari antariksa di media sosial. Nah baru-baru ini, mereka memajang foto Sulawesi yang terlihat keren dari atas sana.

Foto bersangkutan berasal dari jepretan astronot yang berada di stasiun luar angkasa International Space Station (ISS). Diposting di akun Instagram beralamat @nasaearth, sudah lebih dari 20 ribu netizen melayangkan Like.

"International Space Station melewati ekuator ketika astronot melihat ke timur dan mengambil foto ini beberapa saat setelah matahari terbit," begitu tertulis dalam caption.

 "Kepingan daratan yang dinaungi cahaya matahari terbit adalah semenanjung utara pulau Sulawesi di Indonesia. Area yang lebih gelap menandai batas antara siang dan malam, juga dikenal sebagai terminator," lanjut NASA.

Mereka menambahkan bahwa Indonesia terletak di area yang termasuk paling banyak awannya. Mereka pun memberi penjelasan lebih lanjut soal foto tersebut.

"Di latar depan gambar, awan menampakkan bayangan panjang di saat sinar matahari berada di angle rendah. Ke arah horizon, bayangan awan lebih pendek karena matahari sudah lebih tinggi," papar NASA.

NASA menambahkan bahwa daerah yang secara konsisten berawan lebih sulit dikenali dari atas sana. Cahaya matahari membantu dengan menyinari daerah garis pantai yang kadang disamarkan oleh awan.


Komentar pun ramai berdatangan, sebagian berasal dari netizen Indonesia. "Saya lahir di pulau ini," tulis seorang warganet.

"Kenalkan, saya Calon Gubernur Sulawesi Selatan, terima kasih," tulis yang lain dengan nada bercanda.dtk.com

Alasannews.com, TOLITOLI-SULTENG | SD Negeri 2 Nalu, Meriahkan Gerak Jalan 17 Agustusan. Sekolah ini, mengirimkan tiga regu gerak jalan ke lomba gerak jalan tingkat Kabupaten Tolitoli, Sulaqesi Tengah.

Salah satu regu diberi nama "Berani Mati". Dengan kostum merah putih, regu yang dikomandani Bella ini, merupakan regu putri kelas empat, Lima dan Enam dilatih oleh Ka Icha.

Salah seorang anggota regu, Annisyahlyla kepada alasannesw.com, mengatakan,  kenapa regunya diberi nama "Berani Mati", karena ini suatu gambaran mengenang perjuangan pahlawan dalam merebut kemerdekaan yang di proklamirkan 17 Agustus 1945 atau 74 tahun silam di Pegangsaan Timur, Jakarta.

Siswi kelas V A ini mengisahkan, kenapa sekolahnya memberi nama regu mereka "Berani  Mati".

Pantauan alasannews.com, pelaksanaan gerak jalan, Rabu (14/8) star dan finish di pelataran parkir Taman Kota Gaukan Mohammad Bantilan, Tolitoli diikuti puluhan regu sekolah dasar dan menengah pertama.

Lomba gerak jalan, merupakan agenda tetap Pemda Tolitoli dalam setiap memperingati 17 Agustus. Kali ini, pelaksanaan gerak jalan dibagi dua kelompok. Kelompok pertama hari ini tingkat SD dan SMP sedangkan esok kelompok umum.

Panitia hari besar nasional kabupaten Tolitoli, juga memberikan hadiah dan bonus bagi regu yang menurut penilaian dewan juri meraih nilai tertinggi. Juara dan Hadiah diumumkan dan akan diserahkan pada peringatan upacara 17 Agustus di Taman kota Gaukan Mohammad Bantilan.pu

 

Alasannews.com, TOLITOLI-SULTENG | Semarak lomba lagu daerah, yang digelar dewan kesenian Tolitoli, Sulawesi Tengah, di Pelataran parkir Barat Pantai Gaukan Bantilan, mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Pantauan Alasannews.com, Rabu (14/8) di arena lomba menyebutkan ri uan pasang mata ikut larut dalam menyaksikan penampilan musisi daerah dari bernabai etnis.

Olah vokal merek cukup bagus dan menarik untuk disimak. Masing-masing peserta mengeluarkan kemampuannya dalam olah vokal. Bakat dan talènta mereka satu persatu diamati oleh dewan juri.

Musisi sekaligus pencipta lagu daerah Tolitoli, Rustam Arifin Sombo menyebut penampilan peserta sampai pada malam kedua boleh dikayakan di ats rata-rata dari penyanyi pemula.

"Mereka memiliki bakat dan talenta yang standar. Ini suatu modal bagi seorang penyanyi untuk bisa meningkatkan kemampuan olah vokalnya di masa akan datang," papar RAS.

Harapan dari lomba ini akan didapat vokalis yang bisa diandalkan daerah dan bisa menjadi dasar untuk bisa profesional, katanya.pu

Alasannews.com, JAKARTA | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memasang peta, penanda (signage), dan penunjuk jalan (wayfinding) berstandar internasional. Semua itu untuk memudahkan tamu asing bepergian di Jakarta.

Peta, penanda, dan petunjuk jalan yang dibuat oleh Pemprov DKI Jakarta menggambarkan berbagai macam moda transportasi dan sistem integrasi JakLingko. Saat ini, baru dipasang 28 peta di halte bus non Bus Rapid Transid (BRT) di Jalan Jenderal Sudrman-MH Thamrin.

"Jakarta adalah kota global. Karena itu, signage yang dipasang di sini adalah signage yang siap untuk memberi informasi bagi tamu-tamu Jakarta dari seluruh dunia," ucap Gubernur Jakarta Anies Baswedan di halte bus Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019), tulis detik.com.


"Formatnya, isi informasinya, dan bahasanya memungkinkan bagi tamu global yang datang ke Indonesia dan berada di Jakarta, dia akan menemukan signage dengan standar yang sama," kata Anies.

Forum Diskusi Transportasi Jakarta (FDTJ) dan komunitas kreatif Kreavi, membuat desain peta, penanda, dan petunjuk jalan itu. Sedangkan Pemprov DKI Jakarta memfasilitasi pemasangan dan menggandakan.


Ada informasi tentang transportasi yang melalui halte yang sedang dikunjungi, ada pula informasi seluruh rute transportasi yang ada di Jakarta. Hal ini, diharapkan akan membantu masyarakat.

"Dulu ketika warga datang, akan menggunakan kendaraan umum, hanya mengandalkan ingatannya atau tanya kanan kiri, tanya online. Kalau sekarang datang ke halte, maka di situ semua informasinya lengkap," kata Anies. (aik/dnu)

 

Alasannews.com, TOLITOLI-SULTENG | Bagi traveler yang suka ke pantai, momen senja adalah saat yang tepat untuk diabadikan. Senja di pantai Gaukan Bantilan di ujung Nalu ternyata cantik banget!

Ada berbagai warna semburat seperti jingga, coklat, hitam, hingga ungu saat senja. Semua menyatu di langit sore yang menjelang malam.

Sebenarnya, ada banyak sekali tempat yang menyediakan keindahan siluet senja di Indonesia, salah satunya adalah Pulau Lutunga sebuah pulau kecil yang terletak bebetapa mil dari ujung Panta Nalu, pantai Gaukan Bantilan.

Pulau itu memiliki keunikan, yakni, dulu,  ketika air laut surut, dataran antara pulau ini di Tg Tolitoli nyaris bersatu bahkan mungkin menyatu sehingga itu pula pulau ini menjadi bagian dari Kelurahan Nalu.

Kalau traveler ingin mendapat suasana yang pas ketika menikmati senja, traveler bisa datang pukul 5 sore, karena itu adalah waktu yang tepat untuk menikmati sunset di Pulau Lutungan dari ujung Nalu. Kumpulan awan dengan baground Pulau Lutungan dan Kabetan, akan nampak jelas dengan jatuhnya matahari yang perlahan tenggelam.

Kita bisa mengabadikan momen dengan kamera atau sekedar bersantai dengan mata telanjang. Dijamin, mata kita akan mendapat sajian panorama yang sangat indah, karena kita bebas melihat pemandangan senja laut yang luas, tanpa ada halangan karena letaknya.

Nah, untuk traveler yang tertarik untuk ke sana, aksesnya cukup murah dan mudah, bisa dijangkau dengan transportasi laut.

Kalau naik perahu, lebih murah lagi traveler. Dari Pelabuhan Daerah H Hayyun atau dari pelabuhan  Feri menuju menuju Lutungan relatif murah. Sayangnya, belum tatif resmi dari pemerintah. Tarif berlaku antara kesepakatan penyewa perahu saja.

Selanjutnya dapat naik angkutan umum dengan membayar sekitar 15 ribu rupiah. Kemudian, kita menyebrang dengan perahu nelayan dari Tanjung Batu menuju Pulau Lutungan dengan biaya relatif murah.

Dengan budget yang sangat miring itu, kita dapat menikmati keindahan senja Pulau ini secara puas. Bisa dengan duduk, berdiri, atau tidur di Dermaga wisata Pulau  ini.suardi

 

Senin, 12 Agustus 2019 22:31

Nalu jadi "Kampung Merah Putih"

Alasannews.com, TOLITOLI-SULTENG | Gebyar peringatan 17 Agustus, mulai digelorakan dewan kesenian dari Kelurahan Nalu. Eks pemerintahan Tolitoli zaman sebelum kemerdekaan itu, semalam menjadi saksi betapa NKRI tertanam kokoh di kampung itu.

Nalu yang kini sudah menjadi wilayah kelurahan, seakan menjadi kampung merah putih. Nuansa tujuhbelasan, terasa kental bila anda memasuki wilayah tersebut.

Pantauan alasannews.com, Senin (12/8/2019), umbul-umbul bercorak merah putih hampir terhampar setiap pagar rumah penduduk di wilayah itu. Belum lagi, bendera merah putihnya, sudah berdiri tegak di halaman setiap rumah warga.

Pemandangan merah putih, bisa dilukiskan bahkan inilah kampung merah putih di Kota Tolitoli yang patut dicontoh.

"Dulu, kampung Nalu ini sebagai pusat pemerintahan Tolitoli. Sehingga itu, kami warga disini selalu aktif menjadi pusat perhatian termasuk memeiahkan nuansa 17 Agustus ini," tutur Syarief.

Cerita Syarief diamini oleh Hamsa yang mengaku bangga melihat kampungnya semarak dengan warna merah putih. Lebih semarak lagi, sekarang dewan kesenian menggelar lomba lagu daerah dalam rangka 17 Agustus, katanya.

Kebinekaan suku yang mendiami Tolitoli, bukanlah penghambat tapi sebagai kekuatan untuk menggapai kemajuan, kata Ketua Dewan Kesenian Tolitoli, Rustam Arifin Sombo.pu

 

Minggu, 11 Agustus 2019 15:42

Pemda DKI Buka Dapur Qurban 2019

Alasannews.com, JAKARTA |  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berharap momen idul adha menjadi sarana selain ibadah, warga ibukota untuk saling memberi.

Kewajiban kurban bagi yang memiliki kemampuan, merupakan manipestasi untuk saling memberi. Kurban yang disembeli mengandung nilai ibadah dan sosial.

Menurut Anies berkurban tidak sekedar mengurbankan hewan, tapi juga memastikan oesan keteladanan keluarga nabi Ibrahim kita resapi dan jalani (demikian pesan dari gubernur yang diunggah diakun tweeternya hari ini).

Sementara diakun lainnya Anies menyebutkan Pemda DKI akan membuka #dapurKurbsn 2019, dimana daging kurban akan diracik dalam satu makanan bergizi oleh chef dari hotel bintang 5.

Makanan diproses  sesuai standar Asosiasi Profesi Keamanan Pangan Indonesia, tulis Anies.

Alasannews.com, PEKANBARU-RIAU |  Tim Penasehat Hukum (PH)  Toroziduhu Laia, menilai ada dugaan pelanggaran hukum dalam pelaksanaan putusan pengadilan yang dilakukan oknum Kejaksaan Negeri Kota Pekanbaru yang bertugas pada Kejaksaan Tinggi (KT), Riau, Senin (05/08/2019) lalu.

Hal diungkapkan Advokat Fauzan Laia, SH., MH selaku Penasehat Hukum Toroziduhu Laia dari kantor Lembaga Bantuan Hukum H.M.Faozanolo Laia, SH., MH, melalui pesan press releasenya kepada awak media, Minggu (11/08/2019) pagi.

Setelah pihaknya menelaah lebih dalam Berita Acara pelaksanaan putusan pengadilan oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru pada tanggal 05 Agustus 2019 kuat dugaan Pelanggaran Hukum oleh oknum Jaksa Penuntut Umum, sebagai berikut:

1. Pelaksanaan Putusan pengadilan yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan Putusan dengan kode surat BA-17, tidak sesuai apa yang diperintahkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru sebagaimana Surat Perintah Nomor. Print-382/N.4.10/E.uh.3/06/2019, tanggal 24 Juni 2019, dimana isi surat perintah tersebut hanya memerintahkan melaksanakan Putusan Pengadilan Tinggi Pekanbaru No. 91/Pid.sus/2019/PT.PBR bukan Melaksanakan PUTUSAN PENGADILAN NEGERI PEKANBARU.

2. Jaksa Penuntut Umum dalam melaksanakan Putusan pengadilan Negeri Pekanbaru telah menghilangkan Amar Putusan Angka (3) yang berbuyi Menetapkan Terdakwa tetap berada diluar Tahanan dan menghilangkan amar putusan Pengadilan angka (4) berbunyi " menetapakan barang bukti berupa:

- berupa 1 (satu) unit hanpphone merek samsung warna hitam Type Tab. 3 V Nomor Model SM T116NU
Dikembalikan Kepada Saksi Sugianto

- 1 (satu) unit Laptop Merek Acer
- 1 (satu) buah modem telkomsel flash 42 Mbps Warna Putih
Dikembalikan oleh terdakwa.

3. Bahwa Oknum Jaksa Penuntut Umum dalam melaksanakan Putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru selain menghilangkan amar Putusan Pengadilan angka (3) dan angak (4) sebagaimana yang diterangkan pada Point 2 (dua) pada Press Release diatas, juga oknum JPU tidak mempunyai hak menangkap dan menyerahkan klien kami ke RUTAN KLAS II B Pekanbaru karena tidak memanggil klien kami secara Sah berdasarkan peraturan perundang-undangan, sehingga “Berita Acara Pelaksanaan Putusan Pengadilan bertanda BA-17 tidak mempunyai berkekutan hukum dan Berita Acara tersebut Batal Demi Hukum”

4. Bahwa Atas perbuatan Oknum Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Pekanbaru yang bertugas Pada Kejaksaan Tinggi Riau tidak menjunjung tinggi Asas Equality Before The Law (Kesamaan dihadapan hukum) terhadap klien kami Terpidana TOROZIDUHU LAIA, dan/atau melanggar Peraturan Kode Etik Kerjakan RI, Kode Perilaku Kejaksaan, dan dugaan Perampasan Kemerdekaan klien kami.

5. Advokat Fauzan Laia, SH., MH sedang mempersiapkan Upaya Hukum Luar Biasa (Peninjauan Kembali), Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH), serta Laporan atas Perbuatan oknum Jaksa yg diduga melakukan Pelanggaran Peraturan Perundang-Undangan.


Menurut analisa Advokat Fauzan Laia, SH.,MH selaku penasehat hukum Toroziduhu Laia, menduga oknum Jaksa Penuntut Umum melakukan Perbuatan melawan hukum dan Malladministrasi.

Akibat perbuatan Jaksa Penuntut Umum tersebut dapat diancam pidana sebagaimana Pasal 333 ayat (1) KUHP berbunyi " Barang siapa dengan sengaja dan Melawan Hukum merampas kemerdekaan seseorang, atau meneruskan perampasan kemerdekaan yang demikian, diancam dengan pidana penjara delapan tahun" Tegas Fauzan Laia, SH.,MH (Red)

Alasannews.com, TOLITOLI-SULTENG | Sementara ribuan ummat Islam juga memadati taman pelataran parkir Timur, Stadion Dinopi Tolitoli untuk melaksanakan shalat ied.

Pelataran parkir Timur Stadion Dinopi, dalam lima tahun terakhir, me jadi salah satu tempat shalat ied baik idul fitri maunpun idul adha seperti saat ini.

Ribuan Ummat di bawa terik panas matahari, sejak pukul 06.00 sudah berduyun-duyun mendatangi tempat yang dikoordinir panitia Masjid Babussalam Dinopi.

Bertindak sebagai imam pada shalat idul adha kali ini, imam dari Masjid Babussalam Dinopi sementara pembawa khotba pada kali ini Drs Ustadz Nurdin yang mengurai makna dari ibada Qurban.

Ibadah Qurban yang diriwayatkan oleh Nabi Ismail merupakan bukti dari pengejawantahan akidah dan ibdaha islam sebagai bukyi ketakwaan akan perintah Allah SWT.

Usai shalat, jamaah langsung bersalaman sebagai simbol untuk saling memaafkan dalam kehidupan sebagai makluk sosial.

Sedangkan pelaksanaan shalat di halaman kantor Bupati Tolitoli, Minggu (11/8) terpantau aman dan lancar.

Penitia penyelenggara usai shalat menyiapkan menu hidangan untuk disantap secara bersama-sama oleh jamaah. Tradisi santap bersama ini, merupakan salah ciri khas pelaksanaan shalat ied di kantor bupati.

Menu ini merupakan sumbangan masing-masing kepala rumah tangga yang bermukim di sekitar tersebut. Mereka memasak sendiri lalu pada pagi hari membawa menu itu ke tempat yang sudah disiapkan panitia.pu

Halaman 1 dari 145

Kontak Polisi

RESOR PALU