hpn2020
Sport Luar Negeri
Pemred

Pemred

TOLITOLI--alasannews.com | Melepas dan menyambut tahun di Tolitoli, Sulteng diwarnai dengan kegiatan Dzikir dan doa bersama yang dipusatkan di Taman Kota GMB.

Tradisi zikir yang sudah sekitar tiga tahun berturut turut ini digelar, menjadi kegiatan yang mulai mwnyedot perhatian kabupaten yang mayoritas penduduknya beragama Islam itu.

Semangat isalmi yamg tumbuh di.lubuk hati setiap muslim.di sana, tampaknya semakin membumi dan menghapus tradisi lama yang relafif hura-hura.

Dikutip dari tribratanews, pada kesempatan ini Kapolres Tolitoli AKBP Hendro Purwoko SIK MH, Wakil Bupati Kabupaten Tolitoli, Danlanal Tolitoli, para Forkopimda Kabupaten Tolitoli, Ketua MUI Kabupaten Tolitoli, Ketua Pondok Pesantren Sirojul Ma’ruf, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh perempuan serta warga masyarakat Kabupaten Tolitoli turut hadir.

Selain menggelar dzikir bersama, kegiatan juga dilanjutkan dengan doa bersama. Tujuan dari dzikir akbar ini untuk mendorong orang yang melakukan senantiasa berbuat kebaikan di dalam dirinya, dalam hidupnya dan menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan munkar.

Pelaksanaan dzikir akbar di malam pergantian tahun ini adalah momen yang cukup strategis bagi masyarakat untuk menjernihkan fikiran dan membersihkan hati, dengan senantiasa menginstropeksi diri yang telah dilakukan selama berada di tahun 2019.

JAKARTA -- alasannews.com | Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Adi Toegarisman menyebut ada 3 orang yang masih diperiksa sebagai saksi kasus Jiwasraya di Kejagung.

Tapi tak ada nama anggota Dewan Komisioner OJK Hoesen yang sebelumnya sempat disebut diperiksa.

Dikutip dari detik.com, Adi menyebut 3 orang saksi yang masih diperiksa Kejagung yakni mantan Kepala Pusat Bancassurance dan Aliansi Strategis Jiwasraya, Eldin Nasution, Stephanus Turangan selaku Dirut PT Trimegah Sekuritas Indonesia dan Presiden Direktur Prospera Asset Management, Yosep Chandra.

"Masih (diperiksa)," kata Adi kepada wartawan di kantornya Jl Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (30/12). Sedangkan pada Jumat (27/12), penyidik Kejagung lebih dulu memeriksa eks Dirut Jiwasraya, Asmawi Syam.

Soal pemeriksaan ketiga orang saksi hari ini, Adi tidak memberikan keterangan mengenai materi pemeriksaan yang ditanyakan penyidik "Itu namanya substansi.

Mohon maaf kita masih penyidikan, ujar dia. Rencananya penyidik Kejagung pada Selasa (31/12) akan memeriksa dua orang saksi.

Siapa kedua orang yang dimaksud, Adi tidak menyebutkan identitasnya. "Ini kan sudah dikasih tahu (pemeriksaan besok).

Besok dikasih tahulah (identitas saksi)," katanya. Penanganan kasus Jiwasraya di Kejagung sebelumnya lebih dulu dilakukan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Kejati DKI Jakarta mengendus dugaan penyimpangan. Kasi Penkum Kejati DKI, Nirwan Nawawi kepada wartawan, Kamis (28/11), menjelaskan Jiwasraya diduga telah melakukan tindak pidana korupsi sejak 2014 hingga 2018.

Menurutnya, Jiwasraya melalui unit kerja pusat Bancassurance dan Aliansi Strategis menjual produk JS Saving Plan dengan tawaran bunga tinggi atau di atas rata-rata dengan kisaran 6,5-10%, membuat Jiwasraya dapat memperoleh pendapatan total dari premi sebesar Rp 53,27 triliun.

"Dalam pelaksanaannya terdapat penyimpangan yang diduga melanggar ketentuan perundang-undangan sehingga memenuhi kualifikasi tindak pidana korupsi (delik korupsi), baik terkait proses penjualan produk JS Saving Plan, maupun dalam pemanfaatan pendapatan sebagai hasil penjualan produk JS Saving Plan," ujar Nirwan.

Saat kasus Jiwasraya ditangani Kejagung, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut dugaan pelanggaran prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi pada aset dengan risiko tinggi untuk mengejar keuntungan tinggi.

"Yang pertama adalah penempatan saham sebanyak 22,4 persen senilai Rp 5,7 triliun dari aset finansial dan jumlah tersebut 5 persen dana ditempatkan pada saham perusahaan dengan kinerja baik dan sebanyak 95 persen dana ditempatkan di saham yang berkinerja buruk," ujar ST Burhanuddin dalam jumpa pers, Rabu (18/12).

Burhanuddin menyebut PT Jiwasraya diduga tidak menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penempatan reksa dana senilai Rp 14,9 triliun. Menurut Burhanuddin, dari dana tersebut, 98 persennya dikelola manajer investasi dengan kinerja buruk.

 

puan

JAKARTA -- alasannews.com | Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menunjuk dua sahabat seperjuangannya di militer untuk mengisi kursi jabatan di Kementerian Pertahanan.

Dua orang itu adalah Johannes Suryo Prabowo dan Sjafrie Sjamsoeddin.

"Saya nggak monitor ya secara resmi strukturnya seperti apa, tapi bisa jadi (Pak Sjafrie penasihat khusus)," kata Waketum Gerindra Sugiono saat dihubungi, Senin (30/12/2019).

"Kalau Pak Suryo Prabowo itu saya tahu memang beliau jadi di KKIP (Komite Kebijakan Industri Pertahanan) ya, tapi saya belum lihat struktur organisasi resminya seperti apa ya" imbuh Sugiono.

Sugiono menyebut Prabowo berhak menentukan siapa saja yang akan membantu dia bertugas di Kemenhan.

Anggota DPR yang bermitra dengan Prabowo ini menyebut yang terpenting saat ini adalah semua pihak bersatu.

"Haknya Pak Menhan untuk menentukan siapa yang bisa membantu beliau. Yang penting kan semua unsur ini bersatu untuk kepentingan nasional yang lebih besar," tutur Sugiono.

Sjafrie merupakan Wakil Menteri Pertahanan Indonesia periode 2010-2014. Sjafrie juga pernah berdinas sebagai Sekjen Kemenhan.

Sementara itu, JS Prabowo adalah tokoh militer yang pernah duduk sebagai Wakil Gubernur Timor Timur. JS Prabowo membantu Prabowo Subianto saat masa Pilpres 2019.

 

Detik.com/puan

MUARA ENIM--alasannews.com | Lagi, warga di Tanjung Agung Muara Enim jadi korban serangan Harimau Sumatera.

Korban kali ini seoraang ibu rumah tangga bernama Sulistiwati (30), yang ditemukan warga dalam.keadaan mengenaskan, Sabtu (28/12) di semak semak sekitar 100 meter dari rumahnya.

Anggota Koramil setempat menyebutkan, awalnya pada hari Jumat tanggal 27 Desember sekitar pukul 17.00 sore hari, warga melihat seekor Harimau di kebun warga berjarak sekitar 100 meter dari jalan desa. Katemin (65) warga desa Padanh Bindu, Kecamatan Agung Muara Enim mengatakan, korban yang sempat hilang sehari itu diketahui saat itu (Jumat sore) pergi mandi di pancuran air yang jaraknya sekitar 50 meter dari saksi yang melihat Harimau saat itu. Curiga korban menjadi sasaran serangan Harimau, warga desa berkumpul di bawa komando anggota koramil untuk melakukan pencarian.

Kronologis : - Pada pukul 17.00 saksi melihat seekor harimau berhadapan langsung dikebun miliknya yg berjarak 100 m. Saksi langsung berjalan mundur sambil ketakutan tanpa disadari saksi masih berjalan mundur sampai ke jalan raya. Dan langsung melapor kepada kadus bpk. Sunaryo untuk memberitahukan ke warga yg lain - Setelah mendapat cerita dari saksi orang tua korban an. Bpk. Purwanto menyampaikan bahwa korban pergi mandi ke pancuran lokasinya dekat dgn saksi yg melihat harimau berjarak 50 m. - Spontan masyraka dusun lima dan dari desa Padang bindu dan desa tetangga karya nyata berkumpul dan berencana melaksanakan pencarian di air pancuran. Setelah hari mulai gelap masyarakat berkumpul di jalan di dpn rmh kadus menunggu aparat keamanan - Pasi intel Kapten Inf Aprizal ( Pjs Danramil Semendo) dan 2 orang anggota unit intel tiba dilokasi PKL 19.15 wib dan langsung menenangkan warga sementara sambil menunggu pihak kepolisian. - Pada pukul 20.30 wib. Masyarakat memaksa melaksanakan pencarian Korban hilang dan dgn pimpinan pak kades didampingi Pasi Intel dan beberapa personil babinsa koramil 404-06/semendo serta anggota unit Intel dim 0404/ME melaksanakan pencarian diperkirakan korban. - Sampai dilokasi pemandian air pancur ditemukan handuk yg dipakai oleh korban dan diteruskan pencarian disekitar lokasi dan belum berhasil ditemukan. - pada pukul 22.15 wib masyarakat kumpul kembali di dpn rumah kadus - selanjutnya pada PKL 22.45 wib masyarakat kembali melaksanakan pencarian pimpin oleh pasi intel kpt inf. Afrizal (Pjs Danramil Semendo), Danramil 05/TE kpt inf. Fiber irwanda, Babinsa Koramil 05, Koramil 06 dan 2 0rang Anggota Unit Inteldim 0404/ME(Sertu sayful dan Serda Hadi) dan korban ditemukan telah meninggal Dunia jarak 50 M dari Pemandian Air Mancur dengan kondisi Leher hampir putus, kaki kiri dari lutut ke bawah putus hilang, kaki kanan telapak kaki hilang . - Selanjutnya korban di bawa ke rumah Duka dan hasil musyawarah keluarga akan di laksanakan pemakaman korban pada esok Hari Sabtu 28.12.2019. - Pada pukul 00.30 Wib masyarakat membubarkan diri dan sebagian melaksanakan Takziah di Rumah Duka, - untuk hewan buas sementara tidak terlihat disekitar pemukimam warga. Fakta-fakta : 1. Benar adanya dan terlihat jelas seekor harimau sumatera yg berusaha memangsa hewan peliharaan warga yg berjarak 100 m dari perkampungan talang tinggi desa Padang bindu kec. Tanjung Agung kab. ME. 2. Harimau sumatera hanya satu ekor yang terlihat dan sedang kelaparan. 3. Ukuran sebesar anak sapi lebih kurang panjang 2 m 4. Warna belang corak garis hitam 5. Bahwa benar Korban hilang An. Sdri Sulistiowati telah di temukan dalam Kondisi MD. Penyebab pasti kematian dalam penanganan pihak kepolisian Tindakan yg diambil unt sementara: 1. mendata masyarakat yg apabila masih berada diseputaran lokasi unt segera meninggalkan lokasi perkebunan. 2.menghimbau masyarakat unt sementara waktu tidak melaksanakan aktivitas dikebun sampai dgn situasi mulai kondusif kembali. Pendapat pelapor : - Hewan buas harimau sumatera yg saat ini terlihat merupakan harimau yang merasa kelaparan dan merupakan hewan yang sedang meresahkan warga diwilayah Semendo khususnya

JAKARTA -- alasannews.com | - Ketua KPK Firli Bahuri menyebut momentum 16 tahun KPK berdiri sebagai pijakan baru bagi lembaga antikorupsi itu.

Firli bersama 4 Pimpinan KPK lain siap membawa KPK lebih baik lagi.

"Enam belas tahun KPK melaksanakan pengabdiannya, tentu selama 16 tahun itu juga banyak tantangan yang harus kita hadapi begitu juga ke depan," kata Firli di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (30/12).

Ulang tahun KPK jatuh pada 29 Desember tiap tahunnya. Namun momentum saat ini menjadi yang berbeda bagi KPK dengan adanya revisi Undang-Undang yang kini menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019, yang di dalamnya terdapat nomenklatur baru mengenai Dewan Pengawas KPK.

Firli bersama pimpinan lain yaitu Nurul Ghufron, Lili Pintauli Siregar, dan Nawawi Pomolango merayakan ulang tahun KPK dengan memotong tumpeng.

Seorang pimpinan KPK lainnya yaitu Alexander Marwata absen karena sedang cuti. Selain itu tampak pula anggota Dewan Pengawas KPK Samsuddin Haris.

Sementara itu 4 anggota Dewan Pengawas KPK lainnya absen karena berada di luar kota yaitu Tumpak H Panggabean, Harjono, Artidjo Alkostar, dan Albertina Ho.

"Tadi kami melihat bagaimana KPK 16 tahun dan khususnya 4 tahun terakhir. Ini penting kami baca, penting untuk kami ketahui karena hari ini akan sangat menentukan hari ke depan. Apa yang dicapai KPK hari ini tidak lepas dari andil besar Pimpinan KPK jilid I sampai IV dan segenap karyawan-pegawai KPK," ucap Firli.

Lantas Firli menyebutkan bila pencegahan korupsi di KPK lebih banyak menyelamatkan keuangan negara dibandingkan penindakan korupsi.

Namun Firli memastikan bila keduanya tetap berjalan di KPK beriringan.

"Prestasi Kedeputian Pencegahan dalam rangka memberantas supaya tidak korupsi dan dalam rangka menyelamatkan potensi kerugian negara nilainya cukup besar jika dibandingkan dengan hasil yang dicapai dari penegakan hukum khususnya terbitan penindakan. Angka menunjukkan penyelamatan potensi kerugian negara yang dilakukan oleh terbitan pencegahan KPK itu kurang lebih Rp 61,5 T," ujar Firli.

"Sementara hasil dari pendapatan negara bukan pajak atas telah dilakukannya penegakan hukum khususnya inkrah pelaksanaan putusan hakim yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap berkisar angkanya Rp 1,74 T. Artinya kekayaan negara yang diselamatkan karena mencegah korupsi itu lebih besar dampak dan hasil recovery daripada sekadar penindakan," imbuh Firli. Detik.com/puan

BOGOR -- alasannews.com | Tujuh penghafal Quran jebolan Yayasan Al Rajhi, berpeluang raih juara memperebutkan hadiah umrah dan uang tunai.

Pembina Yayasan Al Rajhi Indonesia, Al Ustad H Andi Arlin LC MA, mengungkapkan kegembiraan atas perstasi santri yang dibina yayasan dalam tempo enam bulan mampu menghapal 30 Juz Al Quran.

Selain memberikan hadia umroh dan beasiswa pendidikan ke Timur Tengah dalam rangka penyelesauan study strata 1, yayasan juga mendorong mereka untuk terus melakukan hapalan Quran.

Ketujuh penghapal Al Quran itu masing-masing untuk hapalan 30 juz : st muslikhah, riska, k'nata, Iffah, aisyah, dinar, putri .

Untuk hapalan 20 juz + : Fauziyah, balqis, Ulfah, nisrina, haya .

Unruk hapalan 10 juz + : Shafa, khusnul .

Untuk hapalan 5 juz + : Jahwa, windi, k'ayu Dan hapalan 5 juz - : Vey, Dhea, zahra.

BULUKUMBA -- alasannews.com | Untuk kali kesekian, hujan ringan kembali mengguyur sejumlah wilayah kelurahan, dan kecamatan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi-Selatan. Hujan yang terjadi pada hari, Minggu, (29/12) siang, terpantau mengguyur wilayah Kecamatan Kajang, dan Kelurahan Palampang, Kecamatan Rilau Ale. Potensi hujan ringan juga sempat mengguyur dan membasuh sejumlah sudut jalan di ibukota Kabupaten Bulukumba. Kondisi yang tidak jauh berbeda, terjadi di Kabupaten Kepulauan Selayar, ujar, Kepala seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Bahar, via saluran telefon selular, hari Minggu, (29/12) siang. Dikatakannya, meski sempat dua kali diguyur hujan ringan, situasi dan kondisi di Kabupaten Kepulauan Selayar, masih relatif stabil, aman, dan terkendali. Belum ada laporan kejadian apapun yang diterima pihak Badan Penanggulangang BPBD dari masyarakat, termasuk pohon tumbang. Laporan bencana terakhir yang kita terima, baru peristiwa kebakaran di Pulau Jampea. Kendati demikian, personil posko BPBBD, tetap kita stand bykan untuk menerima dan menindak lanjuti laporan kejadian. Mereka stand by, di ruang bidang dua kantor BPBD di Jln. Muh. Krg. Bonto, pungkasnya mengakhiri perbincangan dengan wartawan di ujung saluran telefon. (fadly syarif)

BULUKUMBA -- alasannews.com | Pelaku begal kembali berulah dan membuat resah warga kota Bulukumba, Sulawesi-Selatan. Kali ini, korbannya adalah seorang pelajar yang duduk dibangku kelas VII, SMPN 2 Bulukumba, bernama Nabil (12 tahun). Sebelum dibegal, bocah berusia dua belas tahun ini, rencananya akan membeli makanan, dan cemilan berupa gorengan untuk dibawah menuju ke rumah nenek korban. Namun naas, saat melintas di depan Labissa Cafe & card wash, tepatnya, di Jln. Melati, korban mendadak disalip oleh tiga orang remaja yang teridentifikasi mengendarai motor jenis Mio M3 berwarna biru. Korban sempat dipepet dan diminta berhenti oleh ketiga pelaku yang langsung mengeluarkan badik, serta mengancam korban bersama rekannya. Melihat kehadiran pelaku, korban sempat kabur, dan membuat pelaku kehilangan arah. Tapi musibah tak bisa dihindari, karena korban kembali bertemu dengan pelaku, saat melintas di bundaran phinisi, di Jln. Jend. Sudirman. Setelah sempat dibuntuti, korban diminta berhenti, dan turun dari motor, tidak jauh dari bangunan Gereja Toraja, atau lebih tepatnya, di depan SMA Negeri 8 Bulukumba. Korban yang merasa ketakutan, langsung lari, dan meninggalkan motor miliknya. Sementara rekannya atas nama Wiwin, mencoba untuk tidak meninggalkan TKP, dan mempertahankan motor korban yang tengah berusaha dirampas oleh pelaku. Ibu korban, Trisnawati Rusida yang dikonfirmasi wartawan via telefon selular pada hari, Minggu, (29/12) malam, menuturkan, “sebelum kejadian, korban berpamitan untuk menginap di rumah neneknya dan tidak pulang ke rumah”. Akan tetapi, di tengah jalan, korban tiba-tiba berubah pikiran. dan malah menginap di rumah salah seorang rekannya, di Jln. Jati. di luar dugaan, warga Jln. Bakti Adiguna, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu ini, mendadak harus menjadi korban kejahatan dan berhadapan dengan pelaku begal yang menghadang korban pada sekitar pukul 01.00, hari, Minggu, (29/12) dini hari. Meski berhasil menyelamatkan diri dan pulang ke rumah. Akan tetapi, korban harus merelakan motor yang dikendarainya, berpindah tangan dan dirampas pelaku yang beraksi dengan menggunakan sebilah pisau tajam (badik, red). Sementara, pelaku langsung kabur dan tancap gas ke arah kompleks pemakaman di belakang SMAN 8 Bulukumba. Dari penuturan korban, salah satu pelaku teridentifikasi berambut panjang alias gondrong. Kasus perampasan sepeda motor Yamaha Vino, warna ungu, DD.5803 HE, atas nama Umar, S.Pd tersebut, saat ini tengah dalam proses lidik, aparat kepolisian, Polres Bulukumba, berdasarkan Laporan polisi nomor : LPB / 647 / XII /2019 / SPKT tanggal, 29 Desember 2019. Bilapun kemudian tertangkap, maka ancaman pidana penjara sembilan tahun telah menanti para pelaku yang terancam dijerat dengan pasal 368 KUHP. (fadly syarif)

BOGOR -- Mengisi liburan, bagi orang yang hidup di tengah kesibukannya saat ini orang tua harus bijak untuk putra putrinya.

Dipantau di Quran Camp (Generasi Cinta Al Quran) yang beralamat di Indy Coffee, Minggu (29/12) 30 anak usia sekolah dasar dan Taman Kanak-kanak tengan menerima materi dari instruktur.

Ketua pelaksana, Arya didampingi Bendahara kegiatan, Yunita Yenie kepada alasannews.com mengatakan, kegiatan ini sangat membantu orang dalam memilihkan kegiatan liburan bagi anak-anaknya.

Meskipun kegiatan ini dibatasi untuk anak laki-laki saja, namun antusia warga Bogor tampaknya begitu tinggi.

Dalam sepekan, agenda ini diumumkan dan pendaftarannya melalui aplikasi, alhamdulillah 30 orang tua mendaftarkan anaknya, terang Arya.

Yunita Yenie menambahkan, kegiatan ini fokus memberikan materi tentang adab dan pemahaman soal rasulullah Muhammad.

Baik Yenie maupun Arya sama-sama menyatakan, materi yang diberikan instruktur sangat menyenangkan anak-anak apalagi dengan pola seperti yang ada.

Dengan Infak Rp 100 ribu per anak, orang tua telah bisa memberikan hal yang sangat bermanfaat bagi anaknya.

"Daripada anak memghabiskan waktunya dengan HP, mending liburan kumpul sama teman untuk ikut Camp Qurani," papar Yenie.

Nonton bareng tentang yang mencerikan kehidupan Rasulullah, futsal (olah raga) akan memberi pemahaman kepada anak soal agama. Peserta Camp Quran selama dua hari (28-29), menjadi trend liburan yang digagas Arya dan rekan.

Sabtu, 28 Desember 2019 22:24

Bom Meledak di Mogadishu, 78 Orang Tewas

Mogadishu - Sebuah bom mobil meledak di Mogadishu, Somalia. Ada 78 orang yang tewas akibat peristiwa itu. Dilansir dari AFP, Minggu (29/12/2019), ledakan tersebut terjadi pada Sabtu (28/12) di salah satu daerah sibuk di Mogadishu. Ledakan ini menjadi salah satu yang paling mematikan dalam dua tahun terakhir. 16 orang yang tewas adalah mahasiswa dari Universitas Banadir yang bepergian dengan bus ketika bom mobil meledak. Puluhan orang yang terluka dibawa dengan tandu dari lokasi itu. Ledakan meninggalkan sisa-sisa kendaraan yang hangus. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan lewat Twitter-nya kalau ada 2 warga negara Turki yang tewas. Daerah itu disebut sering mengalami kemacetan lalu lintas karena pos pemeriksaan keamanan dan kantor pajak memungut biaya dari bus dan truk yang lewat. Belum ada kelompok yang mengklaim serangan itu. Mogadishu sering dikejutkan oleh bom mobil dan serangan yang dilakukan oleh gerilyawan Al-Shabaab yang bersekutu dengan Al-Qaeda. "Jumlah orang yang tewas akibat ledakan itu masih meningkat, kami sekarang memiliki 78 orang tewas dan 125 lainnya cedera," kata direktur layanan Ambulance Aamin, Abdukadir Abdirahman Haji. Seorang mahasiswa Universitas Banadir mengatakan dia telah bergegas ke rumah sakit setelah mendengar ledakan itu. Saudara perempuannya berada di salah satu dari dua bus yang menuju ke universitas. "Apa yang terjadi hari ini mengerikan. Saya adalah di antara beberapa siswa yang bergegas ke rumah sakit setelah kami menerima informasi. Saya telah menghitung mayat 16 siswa pria dan wanita beberapa dari mereka memiliki bagian tubuh mereka yang terputus," kata mahasiswa itu. "Minibus membawa 17 mahasiswa dan hanya satu dari mereka yang turun dari bus sebelum ledakan untuk mendapatkan tanda terima lulus dari titik pengumpulan pajak yang selamat," tambahnya. detik.com/puan

SELAYAR -- Dihuni oleh dua ratus delapan puluh jiwa penduduk, Dusun Pa’batteang, Desa Lalang Bata, Kecamatan Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel yang didominasi warga petani dan pekebun, menyimpan beragam selipan potensi ‘terpendam’. Selipan potensi tersebut terdiri dari panorama alam perbukitan, situs makam tua, lokasi air terjun, sampai keragaman potensi komoditi buah. Iklim tanahnya yang subur dan dikelilingi oleh sejumlah anak sungai, menempatkan Dusun Pa’batteang, pada posisi strategis sebagai kawasan pengembangan berbagai jenis komoditi tanaman pertanian, dan perkebunan masa depan. Hal tersebut, cukup dibuktikan dari keragaman potensi komoditi buah yang bisa dijumpai pengunjung yang berkesempatan untuk datang melancong dan berpetualang ke Dusun Pa’batteang.

Komoditas jambu biji atau jambu klutuk asal Brasil yang disebarkan ke Indonesia melalui Thailand dapat dijumpai di sejumlah pekarangan rumah warga atau kebun milik petani. Selain jambu klutuk, pengunjung juga dapat menjumpai dan memetik, sejumlah komoditas buah lain, diantaranya : delima, lengkeng, kesambi, kedondong, mangga, jambu mete, surikaya, sirsak, kelapa merah, dan belimbing. di lokasi yang sama, pengunjung juga dimungkinkan untuk menyaksikan dab melihat dari dekat, sejumlah bentuk tanaman organik, mulai dari kebutuhan sayur-sayuran, sampai komoditas buah pala, cabai, vanili, dan kunyit yang banyak dibudidayakan, plus dijadikan sebagai tanaman pekarangan oleh warga masyarakat setempa0t. Berbekal uang recehan, pengunjung bahkan dapat membawa pulang beberapa jenis rempah-rempah untuk melengkapi koleksi, dan kebutuhan bumbu dapur di rumah. Berangkat dari selipan potensi tersebut, harapan dan ‘mimpi’

 

dititipkan warga masyarakat kepada jajaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) agar saban hari Dusun Pa’batteang dapat ditetapkan sebagai salah satu titik lokasi pengembangan kawasan wisata agro buah (petik buah, red) di daratan Kepulauan Selayar yang kedepan diharapkan akan menjadi locus kunjungan wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestic, regional dan wisatawan lokal. Lewat kebijakan dimaksud, masyarakat berharap akan semakin berdaya dan perlahan mulai bangkit dari keterpurukan ekonomi untuk menggapai harapan kehidupan yang lebih baik, bersamaan dengan kembali stabil dan mulai pulihnya tingkat kesejahteraan masyarakat petani dan pekebun. (fadly syarif)

JAKARTA -- alasannews.com | Kapolri Jenderal Idham Azis meminta penyidikan kasus teror air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan dilakukan secara transparan.

Proses hukum juga harus mengedepankan asas praduga tak bersalah. "

"Ke depan saya sudah perintahkan Kabareskrim bersama Kapolda Metro Jaya untuk melakukan penyelidikan yang transparan dan beri waktu penyidik melakukan proses penyidikan. Ke depan toh sidangnya nanti akan dilaksanakan dengan terbuka di pengadilan. Asas praduga tak bersalah tetap kita kelola," kata Idham di STIK-PTIK,

Jalan Tirtayasa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12). Idham mengapresiasi tim teknis Bareskrim Polri yang telah mengamankan dua pelaku penyerangan. Namun di sisi lain, Idham merasa prihatin lantaran pelaku merupakan dua orang anggota polisi aktif, RM dan RB.

"Saya sudah bilang tadi di satu sisi saya mengapresiasi tapi di sisi lain saya prihatin atas kejadian ini. Namun tetap harus kita lakukan proses penyidikan," ujar Idham.

Detik.com/puan

BOGOR, Alasannews.com | Yayasan Al Rajhi Mubarak Indonesia, kembali mewisuda santri setelah enam bulan melakukan bimbingan. Ketua dewan Pembina Al Ustads H Andi Arlin Lc MA, ketika memberikan Tuasiah pada acara wisuda akbar ke II, di Bogor Sabtu (28/12) mengajak mari segala sesuatu yang kita niatkan bersandar pada Al Quran.

Dia menyebut belajar Al Quran adalah sebuah kewajiban yang tidak bisa ditawar, dengan menghafal al Quran seseorang akan terjaga baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Daurah menghapal Al Qur'an yang diselenggarakan Al Rajhi Asia Group selama enam bulan berakhir yang Penutupan dilakukan Dewan Pembina Ustads Andi Arlin Lc MA, di Bogor Selasa (24/12).

Pendidikan Daurah Hapalan Al Qur'an, di ikuti santri dari berbagai daerah di Indonesia termasuk dari Tolitoli. Selama dalam pendidikan Tahfidz Enterpreneur Al Rajhi Group, santri mendapa materi dari para ahli. Al Ustads Abu Zakaria Risky Ariesta dari Pesantresn mahad Manaru Ilmiah, Klaten memberikan pengertian betapa bergunanya ilmu apalagi ilmu soal menghapal a Al Qur'an.

Menurutnya, Ilmu yang berkaitan dengan Al Quran, subahanallah amat sangat bermanfaat baik. "Barang siapa mempelajari Al Quran..kemudian mengajarkannya kepada yang maka baginya dibangunankan surga di kemudian hari.

Buah dari ilmu itu adalah amal berujung pada ridha yang bisa diraih dengan amal saleh, mempelajari Al Quran..disertai niat dan kesungguhan hati. Apa di dapat saat ini ( enam bulan) baru sebagai pintu menuju jenjang selanjutnya jelas Andi Arli Lc MA.

Selaku pembina, mewakili seluruh panitia, Andi Arli juga menyampaikan harapan sekaligus peŕmohonan maaf jika dalam pelaksanaan kegiatan ini ada hilaf dan salah. Kepada Juara 1-3 dalam daurah hapalan Al Qur'an ini panitia memberikan hadia berupa umroh ke tanah suci. Selain Umroh, kepada pada juara hapalan juga akan di wisuda dan mendapat bonus berupa uang saku Rp Rp 30 jt.

 

Puan

JAKARTA -- alasannews.com | Musisi Ahmad Dhani sudah merencanakan agenda kebebasannya nanti. Selain pulang ke kediamannya untuk bertemu anak dan istri, pentolan 'Dewa 19' itu berencana akan sowan ke rumah Prabowo Subianto. "Saya lihat tanggal 30 Desember 2019 itu Ahmad Dhani di rumah, kangen (sama keluarga), rindu kan satu harian lah di rumah," ucap jubir keluarga, Lieus Sungkharisma usai membesuk Ahmad Dhani, di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, tulis detik.com. Ahmad Dhani akan menyambangi rumah Menteri Pertahanan itu di kawasan Hambalang, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tak sendiri, ia akan datang bersama keluarganya pada keesokan harinya. "Mas Dhani akan ke Hambalang jumpa Pak Prabowo, Mas Dhani dan keluarga," tutup Lieus Sungkharisma. Seperti diketahui, Ahmad Dhani adalah salah satu orang yang mendukung Prabowo Subianto dalam perhelatan Pilpres 2019. Selain musisi, ia juga politisi yang tergabung dalam partai Gerindra. Puan Simak Video "Ahmad Dhani Pastikan Tetap Aktif di

Jumat, 27 Desember 2019 13:08

Terkuak Terduga Penyiram Novel Baswedan

JAKARTA -- alasannews.com | Titik terang muncul dari kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Dua pelaku penyerangan terhadap Novel itu rupanya anggota kepolisian aktif. Di rentang waktu berbeda, Novel pernah mengungkap seorang jenderal yang ditengarai terlibat kasus.

"Jadi pelaku ada dua orang, inisial RM dan RB, Polri aktif, terima kasih," ucap Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo, Jumat (27/12).

Keduanya diamankan pada Kamis (26/12) malam di Cimanggis, Depok. Polisi juga telah menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai motif penyerangan kedua pelaku itu, termasuk ada-tidaknya orang yang memberikan perintah untuk penyerangan.

Saat ini dua tersangka itu masih menjalani pemeriksaan intensif.

Menilik ke belakang, kasus ini memakan waktu yang cukup panjang. Total per hari ini sudah 990 hari sejak Novel mengalami penyerangan itu, yaitu pada 11 April 2017.

Saat itu Novel baru saja menunaikan salat Subuh di Masjid Al-Ihsan, yang berjarak sekitar 4 rumah dari kediamannya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pernah suatu ketika Novel menyampaikan ada sosok jenderal yang diduga ada di balik penyerangannya. Novel bahkan menyebut oknum petinggi yang sama ada di balik setiap serangan ke pegawai KPK.

"Berkali-kali saya sampaikan bukan sekadar saya sebagai korban, tapi kita lihat penyerangan terhadap KPK secara fisik sering terjadi, bahkan saya mempunyai keyakinan dan dugaan kuat beberapa kejadian itu pelakunya sama, maksudnya oknum Polri yang terlibat jenderalnya sama," ujar Novel di lokasi penyerangan dirinya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (17/6/2018).

Namun saat itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal meminta Novel menyebut nama oknum jenderal tersebut.

"Kalau Saudara Novel punya keterangan yang dia yakini benar, silakan sebut," kata Iqbal pada hari yang sama saat Novel menyampaikan pernyataan itu. "Kita akan tuangkan dalam BAP. Nanti penyidik akan mendalami keterangannya," tambah Iqbal. Q

Detik.com/Puan

Jumat, 27 Desember 2019 07:10

Soal Cinta, Luna Maya Pilih Hati-hati

JAKARTA -- alasannews.com | Kisah percintaan Luna Maya memang tak semulus perjalanan kariernya.

Bicara soal cinta, Luna Maya tidak takut jatuh cinta. Diakui Luna Maya saat mengisi 'Bareng Boy' Trans 7, dirinya tidak takut untuk jatuh cinta meski mengaku kepada Boy William sering merasa sakit hati, tulis detikhot.

"Nggak. Tapi kalau ditanya hati-hati, akan jauh lebih hati-hati," kata Luna Maya kepada Boy William dilihat, Jumat (27/12/2019).

"Komunikasi, kenyamanan, pengertian, toleransi, itu poin-poin yang harus ada," tukasnya.

Meski status asmaranya belum mendapat jawaban, Luna Maya mengaku saat ini sangat senang. Walaupun tak punya pacar, Luna menjalani hidup dengan bahagia.

"Verry single and happy. Kalau ada yang ngobrol ya ada. Kalau official belum ada. Siapapun yang nanti ke depannya specially Indonesia atau di mana pasti akan nggak segampang itulah," jawabnya.

Dua nama pria yang santer dikabarkan dekat dengan Luna Maya saat ini adalah Ryochin dari Jepang dan Faisal Nasimuddin dari Malaysia. Luna sudah menegaskan dua pria itu hanya teman.

Puan

JAKARTA -- alasannews.com | Terpidana kasus pembunuhan berencana, Jhon Kei mendapatkan pembebasan bersyarat dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sejak Kamis, (26/12).

Dikutip dari beritaterkini.com, , Jhon Kei akan segera keluar dari Lapas Nusakambangan setelah masuk ke Lapas itu pada tahun 2014 lalu.

Bebas bersyarat tersebut berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor Pas-1502.PK.01.04.06 Tahun 2019 tertanggal 23 Desember 2019.

“Narapidana atas nama John Refra alias John Kei telah bebas menjalani pembebasan bersyarat pada tanggal 26 Desember 2019,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kemkumham, Ade Kusmanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/12) malam.

Dia mengatakan, Jhon Kei sedianya baru bebas murni pada tanggal 31 Maret 2025 mendatang. Namun karena sudah memenuhi untuk mendapatkan bebas bersyarat, maka Jhon Kei bisa bebas pada Kamis, (26/12/2019).

Sedangkan masa percobaan (pembebasan bersyarat) berakhir 31 Maret 2026. Ade menyampaikan, pembebasan bersyarat merupakan hak narapidana sebagaimana diatur Pasal 14 ayat 1 (k) Undang-Undang No 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Berdasarkan Permenkumham No 3 Tahun 2018, pembebasan bersyarat diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat. Pertama telah menjalani masa pidana paling sedikit 2/3 masa pidana dengan ketentuan paling sedikit 9 bulan.

“Berkelakuan baik 9 bulan terakhir terhitung dari 2/3 masa pidana dan telah mengikuti program pembinaan dengan baik,” terang Ade.

Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta menjatuhkan vonis 12 tahun penjara kepada John Kei pada persidangan 27 Desember 2012 lalu.

Majelis hakim menilai, John Kei terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Tan Harry Tantono alias Ayung yang ditemukan tewas di kamar 2701 Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 26 Januari 2012.

John Kei dinyatakan melanggar Pasal 340 juncto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Namun, setelah mengajukan banding, Hakim tingkat banding justru menambah vonis terhadap John Kei menjadi 16 tahun penjara.

Setelah mendapat remisi 36 bulan 30 hari, berdasarkan perhitungan, John Kei akan bebas pada 31 maret 2025.

Puan

SUMBAWA -- alasannews.com | Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Inspektur Jenderal Polisi Drs Nana Sudjana AS. MM pindah tugas ke menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Drs Gatot Eddy yang kini naik sebagai Wakapolri sesuai dengan surat telegram nomor ST 3331/XII/KEP/2019 tanggal 20-12-2019. Terkait hal ini, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah melihat hal ini sebagai keputusan yang tepat. Gubernur yang karib disapa Bang Zul ini mengapresiasi kebijakan Kapolri Jendral Idham Azis menunjuk Irjen Pol Drs Nana Sudjana untuk menjaga keamanan Ibu Kota. Dia meyakini keputusan itu berdasarkan rekam jejak dan posisi–posisi strategis serta kapasitas Irjen Pol Drs Nana Sudjana yang berpengalaman dalam bidang intelijen dan keamanan. “Sebenarnya sesuatu yang berat bagi kami, karena Irjen Nana Sudjana baru delapan bulan mengemban amanah di Polda NTB. Namun saya percaya, Beliau memiliki kemampuan, pengalaman dan kapasitas yang mumpuni selama era bergulirnya reformasi 1998 dan setelahnya. Jadi saya pikir bukan sesuatu yang susah bagi beliau jika kembali mendapat amanah baru dari Kapolri untuk memimpin di ibu kota,” ujar Bang Zul ke awak media di Mataram, Rabu (25/12). Pasca Pilpres 2019, menurut Bang Zul, kondisi masyarakat bisa dibilang masih terbelah, di mana turbulensi politik identitas masih dapat mempengaruhi situasi kamtibmas nasional. Selain itu, Jakarta adalah etalase Indonesia dan merupakan barometer keamanan nasional demi terciptanya kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang aman. “Saya rasa memang di situlah dibutuhkan profil yang matang dan mumpuni, yang dapat berperan sebagai “cooling sistem”, yang mampu melindungi hak dan kepentingan warga negara bahkan kewajiban dan hak pemerintah. Termasuk menjaga ibu kota untuk menjaga stabilitas serta rasa aman masyarakat dalam menggerakkan ekonomi,” jelas Bang Zul. Potensi gangguan kamtibmas ke depan di ibu kota, di satu sisi hanya dapat dilakukan dengan upaya pencegahan yang diperoleh dari pengumpulan data serta koordinasi dengan sejumlah stakeholder. Di sisi lain, peran sejumlah ulama dan informal leader pun dioptimalkan dalam mengkomunikasikan visi dan misi pemerintah. Sosok Nana dinilai Zulkieflimansyah sebagai figur polisi yang bertangan dingin, kemampuan komunikasinya luwes sehingga bisa menjangkau ke berbagai kalangan. “Selama Irjen Nana Sudjana menjadi Kapolda NTB, meski bisa dibilang baru sebentar, Provinsi NTB terjamin dalam keadaan aman. Potensi benturan di masyarakat berhasil dikelola dengan baik dan ketertiban berjalan maksimal. Dalam waktu yang serba singkat, Beliau telah mendapatkan apresiasi positif dari tokoh dan masyarakat NTB,” imbuh Politisi PKS itu. Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana mengaku mendapatkan surat telegram (ST) pada Jumat (20/12). Isinya terkait penunjukan dirinya sebagai Kapolda Metro Jaya oleh Kapolri Jenderal Idham Azis. “Terkait dengan beredarnya kabar tentang mutasi saya selaku Kapolda Metro Jaya memang betul, dan pada malam Sabtu, saya mendapatkan ST tersebut untuk menjadi Kapolda Metro Jaya,” ujarnya pada saat memimpin Upacara Hari Ibu di Lapangan Gajah Mada Polda NTB Senin, (23/12). Nana Sudjana mengaku bahwa mutasi tersebut membuat perasaannya campur aduk. Di satu sisi, ia dipercaya Kapolri untuk memimpin wilayah ibu kota. Di sisi lain, ia harus meninggalkan jabatan Kapolda NTB, sebuah amanah yang baru diembannya dalam waktu yang singkat. “Jadi terus terang saya merasa ada suka dan luka, saya terus terang baru menginjak bulan ke 8 menjadi Kapolda NTB ini saya sudah merasakan, kebersamaan dan rasa menyatu dengan seluruh anggota di Polda NTB,” ungkap jendral Bintang dua tersebut. Namun begitu, dirinya menegaskan kalau mutasi dalam tubuh Polri merupakan hal yang biasa dan harus diterimanya sebagai sebuah tugas, amanah dan pengabdian. tutupnya (Zi JN)

Kamis, 26 Desember 2019 09:46

Danrem 162/WB dan Kapolda NTB Tinjau Nataru

MATARAM -- alasannews.com | Perayaan Natal 2019 yang dilaksanakan hari ini di beberapa Gereja di wilayah Kota Mataram terus dilakukan pemantauan dan pengamanan dari aparat TNI Polri bersama instansi terkait. Pagi ini, Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana, MM., didampingi para Perwira kedua institusi melaksanakan pemantauan dan peninjauan dengan gowes bersama ke beberapa Gereja dan pos pengamanan Operasi Lilin perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. Danrem 162/WB dalam wawancaranya mengatakan pihaknya bersama Polda NTB melaksanakan kegiatan olahraga bersama sekaligus mensingkronkan dengan kegiatan pengecekan pos keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. "Alhamdulillah semuanya berjalan aman, tertib dan lancar. Belum ada indikasi-indikasi yang bersifat membahayakan," ungkap Danrem. Menurutnya, terkait dengan pengamanan, pihaknya selalu bersinergi dengan Polda NTB untuk menciptakan wilayah NTB tetap kondusif, karena dengan situasi kondusif maka NTB akan bisa membangun perekonomian menuju NTB Gemilang. Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB menjelaskan selama pelaksanaan Operasi Lilin, perkembangan situasi di wilayah Provinsi NTB masih kondusif dan tidak ada permasalahan yang bersifat menonjol. "Kami dari aparat keamanan baik TNI, Polri bersama instansi terkait dan komponen masyarakat terus bersiaga terutama di tempat sentral seperti tempat pelaksanaan ibadah Natal, Pelabuhan, Bandara dan beberapa lokasi untuk menciptakan keamanan dan kelancaran berlalu lintas," terang Nana Sudjana. Selain itu, Kapolda NTB juga menyampaikan pihaknya bersama Danrem dan Jajaran melaksanakan patroli bersepeda dalam rangka pengecekan Pospam di beberapa pospam tersebar di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. "Dengan patroli bersepeda bisa langsung menyapa dan berkomunikasi dengan masyarakat dan ini lebih efektif di samping menjaga kebugaran," pungkasnya. Adapun beberapa lokasi pos pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang dikunjungi antara lain Pospam wilayah Ampenan, Karang Jangkong dan Pospam Narmada Lombok Barat. (Zi JN)

Kamis, 26 Desember 2019 02:55

Rizal Ramli: OJK tidak Becus

JAKARTA -- alasannews.com | Ekonom senior, Rizal Ramli menilai persoalan yang membelit Jiwasraya tidak lepas dari kerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang payah.

Jika OJK bekerja dengan baik, maka Jiwasraya tidak akan merugi dan gagal bayar polis hingga triliunan rupiah.

Rizal menyebut Ketua OJK Wimboh Santosa tidak becus dalam menangani Jiwasraya. Wimboh, katanya, gagal membawa lembaga pengawas keuangan pemerintah mencari solusi atas persoalan ini. “Bos OJK enggak becus.

Harusnya bisa kalau dia ngerti surveillance (pengawasan). Dari awal dia ambil tindakan,” ujar Rizal, Jumat (20/12).

Wimboh dan sejumlah pegawai di OJK, sambung Rizal, tidak memiliki daya analisa yang kuat. Mereka kebanyakan adalah dosen dan birokrat, tapi tidak punya daya prediksi yang kuat.

“Kedua, enggak pernah punya sejarah turn arround (memutar keadaan menjadi lebih baik),” ucap mantan Menko Kemaritiman ini.

Lebih lanjut, Rizal menyarankan kepada pemerintah untuk meminta bantuan dari pihak-pihak lain yang lebih mumpuni untuk menyelesaikan masalah Jiwasraya.

“Mau diberesin? Bukan OJK yang harus nanganin. Mereka enggak mampu kok. Suruh kek siapa. Menteri BUMN atau siapa untuk benahin,” pungkasnya.

 

Sumber: Rmol

Halaman 10 dari 176
Umroh

Kontak Polisi

RESOR PALU