Jumat, Januari 24, 2020
Olah Raga
Pemred

Pemred

Jumat, 27 Desember 2019 13:08

Terkuak Terduga Penyiram Novel Baswedan

JAKARTA -- alasannews.com | Titik terang muncul dari kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Dua pelaku penyerangan terhadap Novel itu rupanya anggota kepolisian aktif. Di rentang waktu berbeda, Novel pernah mengungkap seorang jenderal yang ditengarai terlibat kasus.

"Jadi pelaku ada dua orang, inisial RM dan RB, Polri aktif, terima kasih," ucap Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo, Jumat (27/12).

Keduanya diamankan pada Kamis (26/12) malam di Cimanggis, Depok. Polisi juga telah menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai motif penyerangan kedua pelaku itu, termasuk ada-tidaknya orang yang memberikan perintah untuk penyerangan.

Saat ini dua tersangka itu masih menjalani pemeriksaan intensif.

Menilik ke belakang, kasus ini memakan waktu yang cukup panjang. Total per hari ini sudah 990 hari sejak Novel mengalami penyerangan itu, yaitu pada 11 April 2017.

Saat itu Novel baru saja menunaikan salat Subuh di Masjid Al-Ihsan, yang berjarak sekitar 4 rumah dari kediamannya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pernah suatu ketika Novel menyampaikan ada sosok jenderal yang diduga ada di balik penyerangannya. Novel bahkan menyebut oknum petinggi yang sama ada di balik setiap serangan ke pegawai KPK.

"Berkali-kali saya sampaikan bukan sekadar saya sebagai korban, tapi kita lihat penyerangan terhadap KPK secara fisik sering terjadi, bahkan saya mempunyai keyakinan dan dugaan kuat beberapa kejadian itu pelakunya sama, maksudnya oknum Polri yang terlibat jenderalnya sama," ujar Novel di lokasi penyerangan dirinya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (17/6/2018).

Namun saat itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal meminta Novel menyebut nama oknum jenderal tersebut.

"Kalau Saudara Novel punya keterangan yang dia yakini benar, silakan sebut," kata Iqbal pada hari yang sama saat Novel menyampaikan pernyataan itu. "Kita akan tuangkan dalam BAP. Nanti penyidik akan mendalami keterangannya," tambah Iqbal. Q

Detik.com/Puan

Jumat, 27 Desember 2019 07:10

Soal Cinta, Luna Maya Pilih Hati-hati

JAKARTA -- alasannews.com | Kisah percintaan Luna Maya memang tak semulus perjalanan kariernya.

Bicara soal cinta, Luna Maya tidak takut jatuh cinta. Diakui Luna Maya saat mengisi 'Bareng Boy' Trans 7, dirinya tidak takut untuk jatuh cinta meski mengaku kepada Boy William sering merasa sakit hati, tulis detikhot.

"Nggak. Tapi kalau ditanya hati-hati, akan jauh lebih hati-hati," kata Luna Maya kepada Boy William dilihat, Jumat (27/12/2019).

"Komunikasi, kenyamanan, pengertian, toleransi, itu poin-poin yang harus ada," tukasnya.

Meski status asmaranya belum mendapat jawaban, Luna Maya mengaku saat ini sangat senang. Walaupun tak punya pacar, Luna menjalani hidup dengan bahagia.

"Verry single and happy. Kalau ada yang ngobrol ya ada. Kalau official belum ada. Siapapun yang nanti ke depannya specially Indonesia atau di mana pasti akan nggak segampang itulah," jawabnya.

Dua nama pria yang santer dikabarkan dekat dengan Luna Maya saat ini adalah Ryochin dari Jepang dan Faisal Nasimuddin dari Malaysia. Luna sudah menegaskan dua pria itu hanya teman.

Puan

JAKARTA -- alasannews.com | Terpidana kasus pembunuhan berencana, Jhon Kei mendapatkan pembebasan bersyarat dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sejak Kamis, (26/12).

Dikutip dari beritaterkini.com, , Jhon Kei akan segera keluar dari Lapas Nusakambangan setelah masuk ke Lapas itu pada tahun 2014 lalu.

Bebas bersyarat tersebut berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor Pas-1502.PK.01.04.06 Tahun 2019 tertanggal 23 Desember 2019.

“Narapidana atas nama John Refra alias John Kei telah bebas menjalani pembebasan bersyarat pada tanggal 26 Desember 2019,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kemkumham, Ade Kusmanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (26/12) malam.

Dia mengatakan, Jhon Kei sedianya baru bebas murni pada tanggal 31 Maret 2025 mendatang. Namun karena sudah memenuhi untuk mendapatkan bebas bersyarat, maka Jhon Kei bisa bebas pada Kamis, (26/12/2019).

Sedangkan masa percobaan (pembebasan bersyarat) berakhir 31 Maret 2026. Ade menyampaikan, pembebasan bersyarat merupakan hak narapidana sebagaimana diatur Pasal 14 ayat 1 (k) Undang-Undang No 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Berdasarkan Permenkumham No 3 Tahun 2018, pembebasan bersyarat diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat. Pertama telah menjalani masa pidana paling sedikit 2/3 masa pidana dengan ketentuan paling sedikit 9 bulan.

“Berkelakuan baik 9 bulan terakhir terhitung dari 2/3 masa pidana dan telah mengikuti program pembinaan dengan baik,” terang Ade.

Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta menjatuhkan vonis 12 tahun penjara kepada John Kei pada persidangan 27 Desember 2012 lalu.

Majelis hakim menilai, John Kei terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Tan Harry Tantono alias Ayung yang ditemukan tewas di kamar 2701 Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada 26 Januari 2012.

John Kei dinyatakan melanggar Pasal 340 juncto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Namun, setelah mengajukan banding, Hakim tingkat banding justru menambah vonis terhadap John Kei menjadi 16 tahun penjara.

Setelah mendapat remisi 36 bulan 30 hari, berdasarkan perhitungan, John Kei akan bebas pada 31 maret 2025.

Puan

SUMBAWA -- alasannews.com | Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Inspektur Jenderal Polisi Drs Nana Sudjana AS. MM pindah tugas ke menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Drs Gatot Eddy yang kini naik sebagai Wakapolri sesuai dengan surat telegram nomor ST 3331/XII/KEP/2019 tanggal 20-12-2019. Terkait hal ini, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah melihat hal ini sebagai keputusan yang tepat. Gubernur yang karib disapa Bang Zul ini mengapresiasi kebijakan Kapolri Jendral Idham Azis menunjuk Irjen Pol Drs Nana Sudjana untuk menjaga keamanan Ibu Kota. Dia meyakini keputusan itu berdasarkan rekam jejak dan posisi–posisi strategis serta kapasitas Irjen Pol Drs Nana Sudjana yang berpengalaman dalam bidang intelijen dan keamanan. “Sebenarnya sesuatu yang berat bagi kami, karena Irjen Nana Sudjana baru delapan bulan mengemban amanah di Polda NTB. Namun saya percaya, Beliau memiliki kemampuan, pengalaman dan kapasitas yang mumpuni selama era bergulirnya reformasi 1998 dan setelahnya. Jadi saya pikir bukan sesuatu yang susah bagi beliau jika kembali mendapat amanah baru dari Kapolri untuk memimpin di ibu kota,” ujar Bang Zul ke awak media di Mataram, Rabu (25/12). Pasca Pilpres 2019, menurut Bang Zul, kondisi masyarakat bisa dibilang masih terbelah, di mana turbulensi politik identitas masih dapat mempengaruhi situasi kamtibmas nasional. Selain itu, Jakarta adalah etalase Indonesia dan merupakan barometer keamanan nasional demi terciptanya kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang aman. “Saya rasa memang di situlah dibutuhkan profil yang matang dan mumpuni, yang dapat berperan sebagai “cooling sistem”, yang mampu melindungi hak dan kepentingan warga negara bahkan kewajiban dan hak pemerintah. Termasuk menjaga ibu kota untuk menjaga stabilitas serta rasa aman masyarakat dalam menggerakkan ekonomi,” jelas Bang Zul. Potensi gangguan kamtibmas ke depan di ibu kota, di satu sisi hanya dapat dilakukan dengan upaya pencegahan yang diperoleh dari pengumpulan data serta koordinasi dengan sejumlah stakeholder. Di sisi lain, peran sejumlah ulama dan informal leader pun dioptimalkan dalam mengkomunikasikan visi dan misi pemerintah. Sosok Nana dinilai Zulkieflimansyah sebagai figur polisi yang bertangan dingin, kemampuan komunikasinya luwes sehingga bisa menjangkau ke berbagai kalangan. “Selama Irjen Nana Sudjana menjadi Kapolda NTB, meski bisa dibilang baru sebentar, Provinsi NTB terjamin dalam keadaan aman. Potensi benturan di masyarakat berhasil dikelola dengan baik dan ketertiban berjalan maksimal. Dalam waktu yang serba singkat, Beliau telah mendapatkan apresiasi positif dari tokoh dan masyarakat NTB,” imbuh Politisi PKS itu. Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana mengaku mendapatkan surat telegram (ST) pada Jumat (20/12). Isinya terkait penunjukan dirinya sebagai Kapolda Metro Jaya oleh Kapolri Jenderal Idham Azis. “Terkait dengan beredarnya kabar tentang mutasi saya selaku Kapolda Metro Jaya memang betul, dan pada malam Sabtu, saya mendapatkan ST tersebut untuk menjadi Kapolda Metro Jaya,” ujarnya pada saat memimpin Upacara Hari Ibu di Lapangan Gajah Mada Polda NTB Senin, (23/12). Nana Sudjana mengaku bahwa mutasi tersebut membuat perasaannya campur aduk. Di satu sisi, ia dipercaya Kapolri untuk memimpin wilayah ibu kota. Di sisi lain, ia harus meninggalkan jabatan Kapolda NTB, sebuah amanah yang baru diembannya dalam waktu yang singkat. “Jadi terus terang saya merasa ada suka dan luka, saya terus terang baru menginjak bulan ke 8 menjadi Kapolda NTB ini saya sudah merasakan, kebersamaan dan rasa menyatu dengan seluruh anggota di Polda NTB,” ungkap jendral Bintang dua tersebut. Namun begitu, dirinya menegaskan kalau mutasi dalam tubuh Polri merupakan hal yang biasa dan harus diterimanya sebagai sebuah tugas, amanah dan pengabdian. tutupnya (Zi JN)

Kamis, 26 Desember 2019 09:46

Danrem 162/WB dan Kapolda NTB Tinjau Nataru

MATARAM -- alasannews.com | Perayaan Natal 2019 yang dilaksanakan hari ini di beberapa Gereja di wilayah Kota Mataram terus dilakukan pemantauan dan pengamanan dari aparat TNI Polri bersama instansi terkait. Pagi ini, Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana, MM., didampingi para Perwira kedua institusi melaksanakan pemantauan dan peninjauan dengan gowes bersama ke beberapa Gereja dan pos pengamanan Operasi Lilin perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. Danrem 162/WB dalam wawancaranya mengatakan pihaknya bersama Polda NTB melaksanakan kegiatan olahraga bersama sekaligus mensingkronkan dengan kegiatan pengecekan pos keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. "Alhamdulillah semuanya berjalan aman, tertib dan lancar. Belum ada indikasi-indikasi yang bersifat membahayakan," ungkap Danrem. Menurutnya, terkait dengan pengamanan, pihaknya selalu bersinergi dengan Polda NTB untuk menciptakan wilayah NTB tetap kondusif, karena dengan situasi kondusif maka NTB akan bisa membangun perekonomian menuju NTB Gemilang. Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB menjelaskan selama pelaksanaan Operasi Lilin, perkembangan situasi di wilayah Provinsi NTB masih kondusif dan tidak ada permasalahan yang bersifat menonjol. "Kami dari aparat keamanan baik TNI, Polri bersama instansi terkait dan komponen masyarakat terus bersiaga terutama di tempat sentral seperti tempat pelaksanaan ibadah Natal, Pelabuhan, Bandara dan beberapa lokasi untuk menciptakan keamanan dan kelancaran berlalu lintas," terang Nana Sudjana. Selain itu, Kapolda NTB juga menyampaikan pihaknya bersama Danrem dan Jajaran melaksanakan patroli bersepeda dalam rangka pengecekan Pospam di beberapa pospam tersebar di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat. "Dengan patroli bersepeda bisa langsung menyapa dan berkomunikasi dengan masyarakat dan ini lebih efektif di samping menjaga kebugaran," pungkasnya. Adapun beberapa lokasi pos pengamanan perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang dikunjungi antara lain Pospam wilayah Ampenan, Karang Jangkong dan Pospam Narmada Lombok Barat. (Zi JN)

Kamis, 26 Desember 2019 02:55

Rizal Ramli: OJK tidak Becus

JAKARTA -- alasannews.com | Ekonom senior, Rizal Ramli menilai persoalan yang membelit Jiwasraya tidak lepas dari kerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang payah.

Jika OJK bekerja dengan baik, maka Jiwasraya tidak akan merugi dan gagal bayar polis hingga triliunan rupiah.

Rizal menyebut Ketua OJK Wimboh Santosa tidak becus dalam menangani Jiwasraya. Wimboh, katanya, gagal membawa lembaga pengawas keuangan pemerintah mencari solusi atas persoalan ini. “Bos OJK enggak becus.

Harusnya bisa kalau dia ngerti surveillance (pengawasan). Dari awal dia ambil tindakan,” ujar Rizal, Jumat (20/12).

Wimboh dan sejumlah pegawai di OJK, sambung Rizal, tidak memiliki daya analisa yang kuat. Mereka kebanyakan adalah dosen dan birokrat, tapi tidak punya daya prediksi yang kuat.

“Kedua, enggak pernah punya sejarah turn arround (memutar keadaan menjadi lebih baik),” ucap mantan Menko Kemaritiman ini.

Lebih lanjut, Rizal menyarankan kepada pemerintah untuk meminta bantuan dari pihak-pihak lain yang lebih mumpuni untuk menyelesaikan masalah Jiwasraya.

“Mau diberesin? Bukan OJK yang harus nanganin. Mereka enggak mampu kok. Suruh kek siapa. Menteri BUMN atau siapa untuk benahin,” pungkasnya.

 

Sumber: Rmol

TOLITOLI--alasannews.com | Satuan Lalulintas Polres Tolitoli menyampaikan 7 himbauan keselamatan berlalulintas, agar para pengendara khususnya di Kabupaten Tolitoli tertib dalam berlalulintas.

Kasat Lantas Polres Tolitoli AKP I Dewa Made Arda SH SIK seperti ditulis tribratanews, menyebutkan ada 7 himbauan bagi pengendara roda dua maupun roda empat, yaitu yang pertama menjaga keamanan, keselematan, ketertiban dan kelancaran saat berlalulintas.

Kedua, bagi pengemudi roda empat atau lebih agar menggunakan sabuk keselamatan.

Ketiga, tidak menyalakan kembang api di badan jalan atau media jalan.

Keempat, jangan melakukan konvoi atau kebut-kebutan di jalan raya.

Kelima, jangan mengemudi kendaraan dalam pengaruh alkohol.

Ke enam, bagi pengemudi motor agar menggunakan helm SNI dan ketujuh dilarang menggunakan knalpot brong ataupun ban kecil.

Kasat Lantas Polres Tolitoli juga mengharapkan pada pergantian tahun baru nanti agar warga masyarakat untuk tidak berlebihan dalam memeriahkan tahun baru dan mengisinya dengan kegiatan-kegiatan positif.

Mengenai pelanggar lalu lintas di malam tahun baru ataupun tindakan kriminal lainnya, dirinya akan bertindak tegas jika memang ada yang melakukan, “Kita akan tetap tegas melakukan tindakan, bagi pelanggar lalu lintas di acara malam akhir tahun baru” jelasnya. (Puan/sa)

ÍJAKARTA -- Jambu Mete Sulawesi, sebagai salah satu komoditi yang diincar pengusaha Timur Tengah.

Hal itu, diungkapkan H Andi Arlin Lc MA ketika bertindak sebagai penerjemah dalam informal.meeting bussines antara dari luar (Arab Saudi) dan pengusaha Indonesia, Selasa (24/12) di Sultan Hotel Jakarta.

Menurur Andi Arlin, Pengusaha Timur Tengah, menjajaki pembelian Jambu Mete Sulawesi sebagai salah satu komoditi.

Selain komoditi itu, mereka juga menyinggung komoditi bahan rempah berupa cengkeh. Demikian halnya dengan komoditi Kopi, pengusaha asal Arabia itu juga meminatinya.

Pertemuan informal yang berlangsung sehari itu, banyak berbicara ketersediaan komoditi di tingkat petani Indonesia.

H Andi Arlin menyebut, mitranya dari Arabia sebenarnya banyak mengincar komoditi perkebunan Indonesia terutama yang dihasilkan petani.

PUAN

Selasa, 24 Desember 2019 23:14

Berburu Cempedak di Pasar Buah Cifur

Bogor--Libur dan Natal, Bogor (Jabar) menjadi tempat menarik untuk berlibur.

Seperti apa ragam menarik itu, Rabu pekan ini alasannews.com menelusurinya untuk Anda. Kebun Raya Bogor, merupakan salah satu tempat menarik dan tercatat paling banyak menyedot penunjung sejak dua hari ini.

Salah seorang petugas mengatakan, variasi pengunjung tetap beragam. Namun nominasi sekarang adalah anak-anak. "Ya mumpung libur ke rumah kakek di  Cifur, kami sekeluarga memanfaatkan waktu ke kebun raya," ujar Abang.

Lain hanya dengan Budi, pria asal Sulawesi ini memilih jalan-jalan di sekitar penjual buah. "Kebetulan kami menemukan buah Cempedak, ya kami menikmatinya," tutur Budi. Cempedak memang ada di Sulawesi. Tapi, buah atau pohonya hampir punah.

Bahkan nyaris tidak di temui di pasar tradisional sekalipun, katanya. Cempedak Bogor atau cempedak madu, menjadi pilihan kami hari inu di pasar buah Cifur. Kebetulan atau tidak, pasar buah di dipinggiran jalan Cipur Raya rata rata kiosnya menawarkan buah cempedak.

Cempedak Madu,,ya rasanya yang khas dan manis. Sebuah ukuran sedang di hargai Rp 45.000 kalau yang agak besar Rp 60.000, kata Asep seorang pedagang cempedak di sana.

 

Puan

BOGOR, Alasannews.com | Daurah menghapal Al Qur'an yang diselenggarakan Al Rajhi Asia Group selama enam bulan berakhir.

Penutupan dilakukan Dewan Pembina Ustads Andi Arlin Lc MA, di Bogor Selasa (24/12).

Pendidikan Daurah Hapalan Al Qur'an, di ikuti santri dari berbagai daerah di Indonesia termasuk dari Tolitoli.

Selama dalam pendidikan  Tahfidz Enterpreneur Al Rajhi Group, santri mendapa materi dari para ahli. Al Ustads Abu Zakaria Risky  Ariesta dari Pesantresn mahad Manaru Ilmiah, Klaten memberikan pengertian betapa bergunanya ilmu apalagi ilmu soal menghapal a Al Qur'an.

Menurutnya, Ilmu yang berkaitan dengan Al Quran, subahanallah amat sangat bermanfaat baik.

"Barang siapa mempelajari Al Quran..kemudian mengajarkannya kepada yang maka baginya dibangunankan surga di kemudian hari. Buah dari ilmu itu adalah amal berujung pada ridha yang bisa diraih dengan amal saleh, mempelajari Al Quran..disertai niat dan kesungguhan hati.

 

Sementara Pembina Ustads Andi Arlin Lc MA mengatakan,  Ilmu ini sebagai pintu.  Apa di dapat saat ini ( enam bulan) baru sebagai pintu menuju jenjang selanjutnya jelas Andi Arlin Lc MA.

Selaku pembina, mewakili seluruh panitia, Andi Arlin juga menyampaikan harapan sekaligus peŕmohonan maaf jika dalam pelaksanaan kegiatan ini ada hilaf dan salah. Kepada Juara 1-3 dalam daurah hapalan Al Qur'an ini panitia memberikan hadia berupa umroh ke tanah suci. 

Selain Umroh, kepada pada juara hapalan juga akan di wisuda dan mendapat bonus berupa uang saku Rp Rp 30 jt

 JAKARTA - Ketua Umum Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM) Nusantara, Chandra Manggih Rahayu didampingi ketua harian Ika Rostianti dan jajaran pengurus menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) di lapangan Komplek Polri, Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (22/12/2019)

Baksos tersebut dilaksanakan atas kerjasama UKM IKM Nusantara dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM, aparatur Polri, pemerintah daerah, Werkplay, Radana Finance, perkumpulan Media Online Indonesia (MOI).

“Baksi Sosial berupa santunan untuk anak yatim, kaum disabilitas dan pedagang kaki lima ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanda kasih dari kami dan semoga bermanfaat untuk semuanya," ucap Chandra Manggih Rahayu.

Dia mengatakan, kegiatan Baksos digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu Ke-88 yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2019 dan Hari kesetiakawanan Nasional.

Ditambahkan ketua panitia, Ika Rostianti bahwa baksos berupa santunan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar UKM IKM Nusantara.

Adapun kali ini baksos digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ibu dan Hari Kesetiakawanan Nasional. Menurutnya, untuk lebih meriah, kegiatan baksos dikombinasikan dengan sejumlah kegiatan, diantaranya lomba senam kreasi ibu-ibu, lomba mewarnai untuk anak-anak dan bincang bincang seputar UMKM bersama nara sumber yang berasal dari Kementerian Koperasi.

"Serangkaian acara tambahan ini menjadikan kegiatan baksos semakin meriah dan penuh makna..terimakasih atas dukungan para sponsor dan lembaga pemerintahan maupun swasta yang telah membantu kegiatan ini, termasuk Dirut Radana Finance, ibu Evy Indahwaty" ucap Ika.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Asisten Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, CEO Werkplay, Lince Atmadja, pejabat pemerintah setempat, aparatur Polri, tokoh masyarakat dan para penggiat UMKM di wilayah Cipayung, Jakarta Timur.

Sementara itu, salah satu peserta Baksos, Sri Wahyu (42 th) warga Munjul, Cipayung mengaku senang dengan adanya kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan UKM IKM Nusantara. Dirinya pun memang sengaja datang atas sosialisasi yang dilakukan pihak panitia.

"Saya dapat info langsung saja saya datang bersama teman-teman PKL. Iya ini acaranya meriah dan sangat menyentuh, semoga kegiatan seperti ini lebih sering diadakan dan kontinyu," tutupnya. (***)

Senin, 23 Desember 2019 13:06

Ilmuwan Yang Cantik Jelita

JAKARTA | Ilmuwan sering digambarkan sosok yang tua dan kutu buku.

Tapi kalau ahli biokimia yang satu ini, cantik dan cerdas. Hati para pria dijamin meleleh.

Inilah Camille Schrier, ilmuwan biokimia dari Virginia, Amerika Serikat.

Dia pekan lalu dinobatkan sebagai Miss America 2020. Dia menang bukan cuma karena paras cantiknya, namun juga otaknya.

Dikutip dari detik.com, pada final yang menentukan, Schrier bukan berlenggak-lenggok dengan bikini atau gaun malam yang mewah.

Dia memakai jas putih laboratorium dan melakukan percobaan ledakan hidrogen peroksida yang menghebohkan di panggung penjurian.

"Saya ingin mematahkan stereotip tentang Miss America 2020 dengan menjadi perempuan ilmiah. Saya bukan ratu kecantikan, saya adalah duta dari organisasi ini, lebih dari sekadar seseorang yang memakai mahkota ratu kecantikan," kata Schrier seperti dilansir News.com Australia, Senin (23/12).

Miss America sejak 2 tahun terakhir memang berubah konsep dari yang memamerkan kemolekan tubuh, menjadi ajang adu perempuan berbakat.

Kontes baju renang dan gaun malam diganti dengan unjuk bakat dan wawancara intensif. Schrier sebagai pemenang mendapat uang beasiswa USD 50 ribu.

Perempuan berusia 24 tahun ini bahkan mengatakan dia tidak akan ikut Miss America jika masih ada lomba baju renangnya.

Dia ingin mengedepankan ilmu pengetahuan dan berhasil menang. Mau tahu secerdas apa ilmuwan cantik ini? Schrier lulus cum laude dari Virginia Tech dengan gelar sarjana bio kimia dan biologi sistem.

Dia lagi melanjutkan studi doktoral di bidang farmasi. Saat berada di laboratorium kimia (camilleschrier/Instagram)

PADANG | Air laut di perairan Kota Padang, Sumatera Barat, berubah jadi hijau.

Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Barat (Sumbar), menurunkan tim untuk mengambil sampel air yang berubah warna tersebut.

"Kami sudah menurunkan tim untuk mengambil sampel air langsung ke lokasi," kata Kadis Lingkungan Hidup Sumbar Siti Aisyah, di Padang, yang dilansir dari Antara, Senin (23/12), tulis detik.com.

Pantauan di pantai kawasan Batang Kajai dan Pasar Gaung, Padang, pada pukul 14.00 WIB air hijau terlihat secara kasat mata di permukaan air laut.

Ketika terkena pantulan cahaya matahari air terlihat berwarna kekuningan. Menurut nelayan sekitar, Rusli, hijaunya warna air laut tersebut diduga karena bermuatan lumut.

Tidak hanya di pinggir saja, lumut tersebut menurutnya tampak lebih banyak ke arah tengah laut. Ia mengaku kondisi tersebut berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan dibandingkan hari normal.

"Biasanya hasil melaut dalam sehari mencapai Rp 200 ribu, tapi kemarin cuma Rp 40 ribu saja. Karena sulit menangkap ikan," kata Rusli, di lokasi. Rusli menjelaskan, fenomena perubahan warna ini terjadi sekitar 1 minggu lalu.

Air laut di perairan di Padang yang biasanya berwarna biru saat ini terlihat berwarna hijau layaknya air di kolam air tawar. "Kejadian ini sudah terjadi sekitar seminggu terakhir, dan hari ini hijaunya semakin pekat," ucapnya.

Puan

Senin, 23 Desember 2019 02:14

FPI Tidak Urus SKT, Ini Penjelasannya

JAKARTA | Tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden (KSP) Dr Ali Muhtar Ngabali, mengatakan organisasi yang ingin hidup baik di Indonesia harus mengikuti aturan hukum Indonesia.

Ali Muchtar mengatakan itu, terkait ormas FPI yang belum mengurus surat keterangan terdaftar (SKT) ke Kemendagri.

" Ada sejumlah regulasi yang mengatur ormas, perkumpulan. Kalau tidak peduli, mau bilang apa lagi," tandas Ali di Jakarta, Minggu (22/13).

Dikutip dari detik.com, Front Pembela Islam (FPI) menegaskan selama tak melanggar hukum organisasi akan tetap berjalan meskipun surat keterangan terdaftar (SKT) tak dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri.

Ketua Tim Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro menyebut tak ingin mendebatkan soal perpanjangan SKT FPI lantaran pihaknya telah beritikad baik dengan surat pernyataan kesetiaan terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

"Jadi kalau SKT tidak keluar ya nggak apa-apa organisasi tetap jalan. Selama tidak melanggar hukum nggak ada masalah," ujar Sugito saat dihubungi, Minggu (22/12). Sugito menilai kegiatan-kegiatan FPI selama ini tak banyak menerima bantuan dari pemerintah.

FPI, lanjut dia, pendanaannya cenderung bersifat mandiri dengan iuran dari anggotanya sendiri. Sugito juga menuturkan jika SKT mandek, tidak akan mengubah bentuk organisasi FPI. FPI tetap akan menjadi organisasi massa (ormas) pada umumnya.

"Selama ini tetap seperti yang kemarin, yang jelas kita tetap sebagai ormas. Tapi karena kita sudah punya itikad baik rupanya sudah tidak keluar SKT-nya ya sudah, yang penting kita sudah punya kemauan untuk melengkapi dokumen yang terkait dengan SKT," katanya.

Sugito menyebut SKT dibutuhkan untuk menjadi mitra dan menerima bantuan jika ada kegiatan yang bisa kerjasama. Namun, dia tak menyoal dengan tidak menerima dana mitra kegiatan bersama lantara tak terdaftar.

"Ya dana mitra untuk kegiatan bersama, ya nggak apa-apa. Selama ini juga jarang menerima itu, jadi kita tetap kalau kegiatan-kegitan sosial, penanggulangan banjir, penanggulangan bencana ya itu iuran dari donatur dan anggota," katanya. puan

Oleh: Ir HA Hasdullah MSi (Pemerhati Masalah Pembangunan) Reorientasi infrastruktur terkoneksi dan terintegrasi di Sulsel adalah pilihan strategis, terutama untuk pengembangan ekonomi dan parawisata di Sulawesi Selatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah komando Gubernur Nurdin Abdullah, mengusung salah satu program unggulan terutama pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, rumah sakit regional dan fasilitas umum lainnya. Hal itu tergambar dalam APBD Prov Sulsel, baik itu APBD 2019, maupun dalam APBD 2020. Kebijakan prioritas infrastruktur di Sulsel di bawah kepemimpinan Nurdin Abdullah, ini, adalah pilihan prioritas yang sangat strategis terutama untuk percepatan ekonomi rakyat dan juga untuk mendorong pengembangan destinasi wisata yang maju di Sulsel. Apa yang dilakukan Gubenur NA itu adalah re-orientasi pembangunan infrastruktur jalan terkoneksi dan terintegrasi. Itu merespon kondisi jalan kita yang penanganannya selama ini parsial, tak seimbang kondisi jalan nasional, provinsi dan kabupaten. Secara umum jalan nasional dan jalan provinsi kondisi relatif baik, tapi sebagian besar jalan kabupaten dan desa masih relatif kurang baik dan terbatas sehingga jalur distribusi produksi pertanian bernilai ekonomi tinggi dan harga di tingkat petani rendah, sehingga kebijakan reorientasi terkoneksi itu menjadi pilihan yang sangat tepat. Permasalahan yang terjadi kenapa tak tersedia infrastruktur jalan jalur distribusi dari pusat produksi pertanian di pelosok daerah, itu karena keterbatasan dana kabupaten/kota untuk membangun jalan Kabupaten/Kota dan desanya. Untuk itu, Gubernur NA memilih solusi dengan menggelontorkan dana bantuan daerah untuk mengatasi keterbatasan dana kabupaten/kota tersebut. Data yang ada, dana bantuan Pemprov Sulsel ke kabupaten/kota untuk tahun 2019 sebesar Rp 300 milliar dan tahun 2020 naik menjadi sekitar Rp 500 miliar. Tidak hanya sampai di situ. Pemprov Sulsel juga terus merancang dan mengembangkan serta membuka jalan baru, seperti rancangan poros Buah ke Tator- poros Pangkep ke Bone. Jalur jalan ini akan memperpendek jarak tempuh dan kemacetan di ruas jalan yang digunakan saat ini. Di situ juga akan terjadi efesiensi dan berkorelasi langsung dengan daya saing produksi dan tentu juga penguatan ekonomi rakyat di Sulsel. Lalu kemudian yang kedua adalah re-orientasi pembangunan infrastruktur yang terintegrasi itu menekankan infrastruktur yang berdampak terhadap sektor lain misalnya membangun destinasi pariwisata di situ. Bagaimana membangun jalan yang mantap menuju lokasi wisata, bagaimana di situ ada hotel dan home stay yang representatif, di situ ada kios kuliner yang khas, daya tarik wisata yang berkesan yang tak ditemukan di lokasi yang lain. Artinya pendekatan terintegrasi dengan semua pihak menjadi satu jawaban dan OPD Pemprov itu tidak lagi bekerja sendiri tapi bekerja sebagai tim, berkolaborasi dan bersinergi satu dengan lainnya Pada tahun 2020, Pemprov Sulsel dengan melihat postur APBD 2020 dan diretcing pak gubernur NA akan focus pada infrastruktur jalan, rumah sakit regional, rast area, renovasi stadiong mattoangin dan sejumlah infrastruktur lainnya serta psnguatan upaya penguatan hilirisasi pertanian. Dan tentu semua ini akan berdampak langsung terhadap ekonomi daerah dan pariwisata serta kemajuan dan kesejahtraan rakyat di Sulsel. Tentu semua stake holder dan pemangku kepentingan diharapkan akan melakukan penguatan kolaborasi dan sinergitas untuk membumikan program-program unggulan yang berujung pada kerja nyata yang dampaknya dirasakan seluruh rakyat Sulawesi Selatan.

Sabtu, 21 Desember 2019 19:55

72 Anggota Bawaslu Sumbawa Dites Urine

SUMBAWA -- Dalam Upaya Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkoba dilingkup Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kab. Sumbawa, Kini Bawaslu menggandeng Badan Narkotika Nasional Kab. Sumbawa menggelar tes Urin untuk semua Panwascam yang sudah lulus Seleksi dalam rangka persiapan Pilkada serentak Tahun 2020.

Ketua Bawaslu Syamsi Hidayat mengatakan bahwa tes urin yang dilakukan ini merupakan salah satu upaya dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dilingkup Bawaslu kab. Sumbawa dan sosialisasi terkait anti Narkoba, ujar syamsi saat ditemui usai pelaksanaan sosialisasi dan tes urin, sabtu (21/12) di ruang kerjanya.

Menurutnya bahwa Bawaslu pusat telah melakukan MOU Bersama BNN agar semua Stakeholder Bawaslu hingga daerah menindaklanjuti kerja sama tersebut. Sehingga jajaran bawaslu bebas dari pengunaan Narkoba.

Selain itu juga salah satu syarat untuk menjadi panwascam itu yakni bebas dari penggunaan Narkoba, saat ini digelar tes urin untuk semua jajaran kami. Lanjut syamsi mengungkapkan bahwa ada 72 Calon Anggota Panwascam Kab. Sumbawa telah mengikuti sosialisi Anti Narkoba dan tes urin sebelum pelantikan menjadi Anggota Panwascam di setiap kecamatan kab. Sumbawa.

“Apabila nantinya jika ada anggota kami yang terindikasi tentu pasti ada sikap tegas akan dilakukan karena Stakeholder Bawaslu harus bebas Narkoba," tegas syamsi.

Sementara di lokasi yang sama Kasi P2M BNNK Sumbawa Nursyafruddin Mengatakan bahwa sosialisasi tentang Narkoba yang digelar oleh bawaslu kab. Sumbawa merupakan salah satu upaya dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba tersebut patut diapresiasi.

Terkait dengan Bahaya pengunaan Narkoba tersebut menjadi tanggung jawab semua kalangan bukan saja bawaslu atau Badan Narkotika Nasional semata dan patut ditiru oleh Instasi - Instasi pemerintah lain. pungkasnya. (Dhy JN)

Sabtu, 21 Desember 2019 16:48

Waketum PAN Minta Kongres Dipercepat

JAKARTA -- Wakil Ketua Umum PAN Totok Daryanto meminta Kongres PAN dipercepat.

Sebab, menurut Totok, situasi internal PAN saat ini semakin panas menjelang Kongres.

"Melihat situasi internal PAN menjelang Kongres yang semakin panas, maka sebaiknya waktu penyelenggaraan Kongres dipercepat. Daripada ribut terus dan saling tuduh kontraproduktif di antara para kader pendukung antarkandidat, maka semakin cepat dilaksanakan Kongres semakin baik," kata Totok kepada wartawan, Sabtu (21/12)

Dikutip dari detik.com, Totok menjelaskan, memanasnya situasi PAN karena kader-kader yang telah berafiliasi dengan kandidat calon Ketum terlalu bersemangat memenangkan jagoan masing-masing.

Para kader tersebut, kata dia, terlalu memiliki patriotisme kepartaian yang tinggi.

"Semua mempunyai niat baik untuk mewujudkan mimpi menjadikan PAN partai besar dalam Pemilu 2024. Mereka meyakini para kandidat yang didukungnya adalah kader andal yang mampu merealisasikan mimpi-mimpi tersebut. Tetapi cara mereka salah. Saya sebagai kader senior partai kecewa dengan cara-cara kasar yang mulai dipertontonkan mereka ke publik. Dengan mendiskreditkan secara pribadi tokoh-tokoh partai yang menjadi kandidat akan merugikan kepentingan PAN jangka panjang," tuturnya.

Dia pun menyayangkan pertikaian yang terjadi di antara kader PAN. Karena itu, Totok ingin agar Kongres dipercepat untuk mengakhiri panasnya situasi di lingkungan internal partainya.

"Kalau dibiarkan terus seperti ini, semakin lama waktu diselenggarakannya Kongres, akan semakin jatuh nama baik para kandidat. Bayangkan bila setiap tim sukses saling menyerang kandidat pesaingnya. Jangan-jangan PAN akan mendapatkan Ketua Umum yang cacat citranya, siapa pun pemenangnya," kata Totok.

Di sisi lain, Totok menyesalkan pernyataan eks Ketua DPP PAN Agung Mozin yang menyerang Ketum Zulkifli Hasan. Menurut dia, sikap Mozin tersebut tidaklah elok. Sebelumnya, Mozin mengungkap kericuhan yang terjadi dalam rapat harian PAN. Mozin mengatakan Zulkifli lari terbirit-birit membawa palu sidang setelah menetapkan panitia Kongres.

"Cara-cara berkomunikasi Mas Agung Mozin dalam menyerang salah satu kandidat sebaiknya jangan ditiru dan jangan dilanjutkan. Daripada gejala menyerang kandidat ini semakin tidak terkendali, lebih baik Kongres dipercepat. Saya meyakini sebagian besar kader PAN adalah politikus yang matang dalam berpolitik. Semua hiruk pikuk ini akan berakhir dengan terpilihnya Ketum dalam Kongres," kata dia.

Untuk diketahui, situasi kalangan internal PAN memang tengah memanas seusai rapat harian yang berakhir ricuh. Kubu Amien Rais menuding Zulkifli memutuskan sepihak dalam rapat harian, meski hal itu kemudian dibantah kubu Zulkifli.

 

Puan/alasannews

Sabtu, 21 Desember 2019 10:21

Nelayan Peracun Ikan Diamankan Aparat

TOLITOLI -- Penangkapan ikan dengan mengunakan racun, di Tolitoli--Sulteng berhasil.diungkap aparat TNI-Polri.

Penangkapan itu dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Muara Besar Bripka Rusdianto bersama Babinsa Muara Besar Kopda Diman berhasil melakukan tangkap tangan kepada sekelompok nelayan yang menangkap ikan dengan menggunakan racun.

Operasi tangkap tangan yang dibantu dengan warga setempat tersebut bermula saat Bhabinkamtibmas Desa Muara Besar bersama Babinsa Muara Besar melakukan patroli laut disekitar wilayah perairan Desa Muara Besar Kecamatan Ogodeide Kabupaten Tolitoli pada hari Jumat (20/12) pukul 19.30 WITA.

Saat mendekati perahu nelayan, petugas menemukan sejenis racun yaitu peteler yang dicampur dengan pisang kemudian dihamburkan di laut sekitar para nelayan tersebut memancing.

Dari temuan barang bukti ini, petugas menyita racun ikan yang diracik dan beberapa ekor ikan hasil tangkapan dengan menggunakan racun tersebut.

Puan/alasannews.com

Sabtu, 21 Desember 2019 07:42

Dan Guspurla Kunjungi Lanal Tolitoli

TOLITOLI--Alasannews | Komandan Gugus Tempur Laut (Dan Guspurla) Komando Armada (Koarmada) II Laksamana Pertama (Laksma) TNI Rahmat Eko Rahardjo, M.Tr (Han) CHRMP melaksanakan kunjungan kerja ke Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tolitoli.

Dan Guspurla Koarmada II beserta rombongan diterima langsung oleh Komandan Lanal Tolitoli Letkol Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono, ST.,M.Tr (Hanla).,MM bersama anggota unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tolitoli, Jumat siang (20/12).

Menyertai kunjungan Dan Guspurla masing-masing Komanda KRI Yos Soedarso - 353 Kolonel Laut (P) Aminudin Albek, Paban Analev Sintel Guspurla Koarmada II Letkol Laut (KH) Budianto,S.H.,M.Si, Paban Bek Guspurla Koarmada II, Letkol Laut (T) Sugeng dan Paban Ops Guspurla Koarmada II, Letkol Laut (P) Agus Supriyo,S.E,M.Tr.,Hanla.

Setelah merapat di dermaga Pelabuhan Dedek Tolitoli, KRI Yos Soedarso - 353 yang ditumpangi Dan Guspurla bersama rombongan disambut oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Dan Lanal) Tolitoli Letkol Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono, S.T., M.M. Komandan Kodim. (Dandim) 1305 Buol Tolitoli Letkol (Inf) Gunarto, S.H, Ketua Pengadilan Negeri Tolitoli Sahabuddin, SH.,MH, Pejabat yang mewakili Kapolres Tolitoli serta sejumlah pejabat di Lingkungan kepelabuhanan Tolitoli. Puan

Alasannews.com, Mataram | Gelar Pisah sambut PJU (Pejabat Utama Polda Nusa Tenggara Barat) tampak Kegembiraan dalam acara tersebut, namun mendadak berubah menjadi haru. jumat (20/12).

Bagaimana tidak Kapolda NTB Irjen. Pol Drs.Nana Sudjana AS.,MM yang baru menjabat delapan bulan ini bakal pindah tugas ke Polda Metro Jaya Jakarta.

Kabar ini disampaikan dalam acara pisah sambut pejabat utama Polda NTB yang di pimpinnya. Saya merasa kaget dan tidak percaya mendapat kabar ini,padahal saya sudah kerasan dan nyaman di NTB ini, Saya sudah mulai menyatu dengan alam nya yang indah, masyarakatnya yang ramah dan lingkungan Polri tempat bekerja yang nyaman. ujar Nana Sudjana.

Menurut Kapolda, mutasi di lingkungan Polri adalah hal yang wajar, Inilah resiko yang harus di terima meski berat untuk dijalaninya.kita harus legowo, ikhlas maju menjalankan perintah demi tugas untuk masa depan bangsa dan negara. ungkapnya.

Melihat dirinya akan meninggalkan Polda NTB Kapolda menyampaikan pesan untuk pejabat di lingkup Polda NTB dan jajarannya untuk menjaga Harkamtibmas dalam masyarakat, keamanan, kenyamanan serta ketenangan dalam masyarakat, demi terwujudnya pembangunan NTB gemilang.

Lanjut ia menyampaikan bahwa Nusa Tenggara Barat adalah daerah yang sudah di pilih oleh persiden RI. Joko Widodo dalam bidang pariwisata, dan masuk urutan yang ke empat, diantaranya Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika ( lombok NTB) serta Labuhan Bajau.

Poin ini tentunya harus di manfaatkan oleh pejabat-pejabat di NTB termasuk Polri dan seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung terciptanya NTB Gemilang kedepan. Pungkasnya. (Zi JN)

Halaman 5 dari 170

Formulir Pendaftaran

Click Disini

Kontak Polisi

RESOR PALU