Rabu, Januari 29, 2020
Olah Raga
Pemred

Pemred

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Pencanangan Gerakan Maju Bersama Menuju Eliminasi Tuberkulosis (TBC) 2030 yang dipusatkan di Cimahi Techno Park, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 29 Januari 2020. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

 

BANDUNG -- alasannews | Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Pencanangan Gerakan Maju Bersama Menuju Eliminasi Tuberkulosis (TBC) 2030 yang dipusatkan di Cimahi Techno Park, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 29 Januari 2020.

Presiden secara tegas menyatakan dukungan atas dilaksanakannya kegiatan tersebut, terutama mengingat pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu fokus kerja pemerintah dalam lima tahun ke depan.

“Saya ingin mendukung keras kegiatan ini, kegiatan bersama menuju eliminasi TBC di 2030. Karena percuma kalau masyarakat kita enggak sehat, merembetnya bisa ke mana-mana. Bisa ke pendidikan, bisa ke keberlanjutan dalam nanti bekerja, ke mana-mana,” kata Presiden dalam sambutannya.

Merujuk pada Global Tuberculosis Report WHO 2019, Indonesia merupakan negara dengan beban Tuberkulosis (TBC) tertinggi ketiga di dunia, setelah India dan Tiongkok. Pada tahun 2018, diperkirakan ada 845.000 orang jatuh sakit dan 93.000 jiwa meninggal akibat TBC.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden pun menyampaikan apresiasinya atas kerja keras semua pihak, baik pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), yayasan, hingga kader-kader yang bergerak di lapangan, dalam mengeliminasi TBC yang ditargetkan akan bisa diberantas pada tahun 2030.

“Saya sangat menghargai, baik puskesmas, baik yayasan, baik kader-kader yang bergerak di dalam pengurangan, eliminasi TBC ke tahun 2030. Dan fokusnya bukan hanya pengobatan, saya setuju ini, tapi pencegahan penyakit ini lebih diperlukan sekali. Sehingga yang namanya pengembangan perkotaan, pedesaan, membangun rumah-rumah yang sehat itu menjadi kunci,” jelasnya.

Menurut Kepala Negara, infrastruktur fisik harus turut menjamin dan mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Drainase yang lancar dan bersih, pengelolaan sampah, hingga penyediaan air bersih menjadi elemen yang sangat penting untuk diperhatikan.

"Tadi Pak Menteri PU ikut kita, tetapi ternyata tidak ikut masuk ke ruangan ini. Sebenarnya mau saya perintah, rumah-rumah yang masih belum sehat agar segera dikerjakan, terutama di Provinsi Jawa Barat. Tadi Pak Gubernur juga sudah meminta mengenai itu,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Presiden menegaskan bahwa menjamin kesehatan masyarakat itu bukan hanya urusan dokter, Menteri Kesehatan, atau Dinas Kesehatan semata. Lebih jauh, urusan kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama berbagai pemangku kepentingan.

Presiden memandang bahwa aspek pencegahan melalui lingkungan yang baik dan kesadaran masyarakat yang tinggi merupakan aspek yang sangat penting dan perlu diutamakan. Presiden mengingatkan bahwa Puskesmas merupakan Pusat Kesehatan Masyarakat, bukan pusat pengobatan masyarakat.

“Jadi puskesmas itu menyehatkan masyarakat, bukan pusat pengobatan masyarakat. Artinya, puskesmas itu memang dirancang untuk mencegah penyakit. Jangan ada puskesmas yang bangga karena income-nya banyak. Keliru itu. Pak saya bisa nyetor PAD sekian, keliru itu. Pendapat seperti itu jangan dibenarkan, ini keliru. Puskesmas itu dirancang untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” paparnya.

“Sekali lagi, mencegah lebih baik daripada mengobati. Lebih baik kita keluarkan waktu, tenaga, pikiran, dan anggaran ini untuk mencegah. Kita harus memercayai ini, dengan tetap siaga dan waspada sebelum masuk ke pengobatan. Tapi kalau sudah terkena, ya tadi, urusannya adalah TOSS (Temukan, Obati Sampai Sembuh),” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Selain itu tampak hadir juga Ketua Dewan Pembina Stop TB Partnership Indonesia yang juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden Arifin Panigoro, Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia dan Billy Mambrasar, serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

 

(BPMI Setpres)

JAKARTA -- alasannews | Untuk kesekian kalinya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru melakukan kunjungan kerja di Polsek jajaran yang kali ini kapolres metro jakarta barat didampingi oleh wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Rusdy pramana suryanagara melaksanakan kunjungan kerja ke polsek Palmerah, Rabu (29/1/2020) pagi. kunjungan kerja ini, Audie disambut oleh Kapolsek Palmerah polres Metro Jakarta Barat Kompol Ade Rosa. Dalam kunjungannya, Audie mengingatkan kepada seluruh anggota yang berdinas di Jakarta Barat untuk bersyukur. Sebab, banyak jutaan anggota Polri yang ingin masuk berdinas di Jakarta Barat. "Selama ini banyak yang kasak kusuk ingin masuk ke Polres Metro Jakarta Barat. Oleh karena itu kalian harus bersyukur karena bisa terpilih menjadi anggota Polres Metro Jakarta Barat," ujar Audie Rabu (29/1/2020). Dengan demikian, seluruh anggota Polres Metro Jakarta Barat diminta untuk maksimal dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. Kalian adalah team jika sudah masuk ke Jakarta Barat karena masyarakat tidak pernah melihat pangkatmu yang mereka tahu adalah kita polisi," tegas dia. Audie mengajak seluruh anggota untuk berlari kencang dalam melayani masyarakat agar mearasa aman, nyaman dan bisa tidur nyenyak. Sehingga dengan pelayanan masyarakat bisa antisipasi segala bentuk niat kejahatan yang selalu dimanfaatkan oleh pelaku jika ada kesempatan. "Saya bangga kalian tangkap penjahat dengan cepat, tapi saya lebih bangga lagi kalau kalian bisa cegah penjahat itu beraksi," tutup dia. ( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Rabu, 29 Januari 2020 04:47

Presiden Resmikan Terowongan Nanjung

BANDUNG -- alasannews | Presiden Joko Widodo pada Rabu pagi, 29 Januari 2020, meresmikan prpyek Terowongan Nanjung. Kepala Negara bersama dengan rombongan terbatas lepas landas menuju Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dalam rangka kunjungan kerja. Dalam kunjungan kerja kali ini, Kepala Negara selain untuk meresmikan terowongan Nanjung yang berlokasi di Kabupaten Bandung. Terowongan tersebut sebelumnya ditinjau Presiden dalam kunjungannya tanggal 10 Maret 2019 lalu. Penyelesaian pembangunan terowongan ini merupakan salah satu upaya besar pemerintah untuk membenahi Sungai Citarum. Proyek pembangunan tersebut diambil alih oleh pemerintah pusat pada 2018 sebagai bagian dari pembenahan besar-besaran Sungai Citarum dari hulu ke hilir dalam program Citarum Harum. Selanjutnya, Kepala Negara diagendakan untuk menghadiri acara pencanangan Gerakan Maju Bersama Menuju Eliminasi Tuberkulosis (TBC) 2030 yang bertempat di Kota Cimahi. Penyerahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi agenda terakhir Presiden dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Barat sebelum kembali menuju Jakarta. Untuk diketahui, penyerahan bantuan ini merupakan penyerahan PKH tahap pertama di tahun 2020. Mendampingi Presiden dalam keberangkatan tersebut di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta dua Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar dan Angkie Yudistia. Selain itu, turut pula Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (BPMI Setpres)

SURABAYA -- alasannews | Pemerintah berupaya keras untuk memberikan perlindungan dan mencukupi kebutuhan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini masih berada di Wuhan, Tiongkok.

Presiden Joko Widodo yang juga memantau perkembangan wabah korona baik di Indonesia maupun di Tiongkok sendiri mengatakan bahwa pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di Beijing terus menjalin kontak dengan WNI di sana “Sementara masih berada di sana. KBRI sudah bicara detail dan mengikuti,” ujarnya di PT PAL Indonesia, Surabaya, pada Senin, 27 Januari 2020.

Kepala Negara menjelaskan, pemerintah melalui KBRI berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan logistik para WNI tersebut dan memastikan agar pengiriman bantuan tersebut dapat berjalan dengan baik.

Terkait wabah virus korona tersebut, Presiden kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Meski demikian, masyarakat diminta untuk tidak panik dan cemas secara berlebihan.

“Pengawasan di semua bandara kita terutama yang berhubungan dengan flight dari dan ke Tiongkok sudah kita lakukan. Yang paling penting hati-hati dan waspada terhadap gejala yang ada,” tuturnya.

(BPMI Setpres

JAKARTA -- alasannews | Tingkat pemahaman dan keyakinan (literasi) masyarakat Indonesia terhadap lembaga keuangan di Indonesia pada tahun 2019 mengalami peningkatan.

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2019 yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut bahwa indeks literasi keuangan pada 2019 mencapai 38,03 persen.

Angka tersebut meningkat dibanding survei yang sama pada 2016 yang hanya berada pada angka 29,7 persen. Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa meskipun meningkat, angka tersebut masih tergolong rendah.

Demikian halnya dengan tingkat akses (inklusi) masyarakat terhadap berbagai layanan keuangan yang menunjukkan tren yang sama namun tetap masih di bawah negara-negara tetangga.

“Indeks inklusi keuangan juga meningkat dari 67,8 persen di 2016 menjadi 76,19 persen di 2019. Saya ingin bandingkan inklusi keuangan di negara lain di ASEAN saja. Di Singapura, telah mencapai 98 persen, kita tadi masih di angka 76 persen. Malaysia 85 persen, Thailand 82 persen. Artinya kita masih di bawah mereka sedikit,” ujarnya saat memimpin rapat terbatas mengenai Strategi Nasional Keuangan Inklusif pada Selasa, 28 Januari 2020, di Kantor Presiden, Jakarta.

Oleh karena itu, Kepala Negara mendorong lembaga keuangan, utamanya perbankan, untuk mengadakan sejumlah program peningkatan inklusi keuangan dan mengembangkan lebih jauh produk dan kualitas layanan mereka di Indonesia.

“Prioritaskan perluasan dan kemudahan akses layanan keuangan formal di seluruh lapisan masyarakat. Selain itu saya minta lembaga keuangan mikro, bank wakaf mikro, terus diperluas agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang tidak terjangkau oleh layanan perbankan,” kata Presiden.

Selain itu, melihat tingkat penetrasi layanan internet yang relatif tinggi di Indonesia, Presiden meminta agar layanan keuangan juga difokuskan pada layanan digital berbasis internet. Menurutnya, layanan teknologi finansial (tekfin) yang disediakan perbankan dapat menjadi alternatif pembiayaan yang cepat dan mudah.

“Ini harus terus dikembangkan karena kita ingat negara kita merupakan negara kepulauan sehingga kita perlukan layanan keuangan digital yang berbasis internet,” tuturnya.

Lebih jauh, Presiden Joko Widodo juga melihat potensi pengembangan industri keuangan nonbank yang dapat dikembangkan lebih pesat di masa mendatang. Maka itu, Presiden menginstruksikan dilakukannya pendalaman terhadap sektor tersebut seperti asuransi, pasar modal, pegadaian, dana pensiun, dan lain sebagainya sehingga ketahanan perekonomian nasional dapat tertolong oleh pendanaan dari investor-investor domestik.

Tak kalah penting, perlindungan bagi nasabah atau konsumen yang menimbulkan rasa aman dan nyaman dalam menggunakan layanan keuangan patut dijaga dan terus ditingkatkan. “Kepercayaan masyarakat merupakan hal yang penting dan mutlak bagi keberlangsungan industri jasa keuangan,” tandasnya.

(BPMI Setpres

TOLITOLI -- alasannews | Ancaman wabah virus Corona, tak dideteksi di bandara-bandra International. Di Bandara Sultan Batilan Tolitoli, petugas kesehatanpun dengan sigap memeriksa semua penumoang yang turun.

Ini, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Indonesia terus melakukan langkah antisipasi masuknya Virus Corona di Tanah Air.

Apa yang yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli saat ini. Sebagai upaya pencegahan, Bhabinkamtibmas Desa Lalos Brigpol Alimuddin mendapingi Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli memeriksa kesehatan semua penumpang pesawat yang datang ke Kota Tolitoli secara perorangan menggunakan thermal gun atau alat pengukur suhu tubuh, Selasa (28/1/2020).

 Bhabinkamtibmas Desa Lalos juga menjelaskan langkah pencegahan ini sudah mulai diterapkan terhadap penerbangan dari luar Kota Tolitoli yang menuju ke Bandara Sultan Bantilan Tolitoli. (sa)

Selasa, 28 Januari 2020 08:50

Wabup Abd Rahman: RKPD Wajib Masukan Publik

Tolitoli-- alasannrws | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) menyelenggarakan konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021. Wakil Bupati Tolitoli Hi. Abdul Rahman Hi. Budding saat membuka Selasa Pagi (28/1) di Suwot Molripakatan Bappeda Kabupaten Tolitoli, mengatakan perenacanaan tahunan wajib untuk.menjamin kesinambungan. Dikatakan, Wakil Bupati Tolitoli Hi. Abdul Rahman Hi. Budding yang membacakan sambutan tertulis Bupati mengatakan RKPD merupakan dokumen perencanaan tahunan daerah yang wajib disusun untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah atau RAPBD, yakni sebagai pedoman dalam penyusunan kebijakan umum anggaran serta prioritas dan plafon anggaran sementara atau KUA PPAS. Dikatakan pula konsultasi publik rancangan awal RKPD Kabupaten Tolitoli tahun 2021 merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 86 tahun 2017 yang menegaskan bahwa rancangan awal RKPD dibahas bersama dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam forum konsultasi publik untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan. Masukan dan saran tersebut nantinya, akan dirumuskan dalam berita acara kesepakatan dan ditandatangani oleh Kepala BAPPEDA selaku koordinator perencana pembangunan di daerah bersama Kepala Perangkat Daerah serta perwakilan masyarakat. Rancangan awal RKPD yang telah disusun oleh tim, didasarkan pada beberapa indikator yakni hasil kinerja pembangunan yang dicapai pada tahun sebelumnya, permasalahan dan isu strategis yang akan dihadapi pada tahun pelaksanaan dengan memperhatikan arah kebijakan pembangunan nasional dan kebijakan pembangunan provinsi sulawesi tengah, serta mempertimbangkan sinergitas antar sektor dan antar wilayah, termasuk pula di dalamnya program kerja Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli sebagaimana yang tertuang dalam dokumen RPJMD periode tahun 2016-2021. Diakhir sambutannya, Wakil Bupati mengharapkan agar pelaksanaan konsultasi publik dapat dijadikan forum diskusi untuk memberikan saran dan masukan dalam penyempurnaan rancangan RKPD kabupaten Tolitoli tahun 2021, sehingga rencana kerja pemerintah daerah yang disusun dapat menghasilkan program dan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Tolitoli yang religius dan berkeadilan. (Tim Liputan Bagian Prokopim Setdakab Tolitoli)

SURABAYA -- alasannnews | Presiden Joko Widodo mengunjungi PT PAL Indonesia (Persero) di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada Senin, 27 Januari 2020.

Pada kesempatan tersebut, Presiden meninjau langsung kapal selam KRI Alugoro-405. Setibanya di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, Presiden terlebih dahulu meninjau panel dan mendapatkan penjelasan terkait kapal selam Alugoro.

Presiden kemudian menuju kapal selam yang tengah bersandar di tepi dermaga. Kapal selam Alugoro merupakan kapal selam ketiga dari batch pertama kerja sama pembangunan kapal selam antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).

Kepala Negara pun mengapresiasi kerja sama pembuatan kapal selam Alugoro tersebut dan berharap suatu saat Indonesia akan mampu membuatnya secara mandiri.

“Saya kira sebuah kerja sama yang bagus, ada transfer teknologi di dalam pembangunan kapal selam Alugoro kita. Kita harapkan pada suatu titik kita bisa mandiri mengerjakan semuanya oleh anak-anak bangsa sendiri,” kata Presiden.

Keberhasilan pembangunan kapal selam Alugoro menjadikan Indonesia satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu membangun kapal selam. Peluncuran dan pemberian nama kapal dilakukan pada 11 April 2019 di dermaga kapal selam PT PAL Indonesia (Persero).

Kapal selam Alugoro sendiri memiliki spesifikasi panjang 61,3 meter, kecepatan maksimal saat menyelam 21 knot, dan kecepatan maksimal di permukaan 12 knot. Kapal selam Alugoro telah menjalani berbagai proses pengujian seperti Harbour Acceptance Test (HAT) dan Sea Acceptance Test (SAT).

Turut mendampingi Presiden saat meninjau kapal selam Aluguro antara lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Selain itu turut pula Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Staf Khusus Presiden M. Fadjroel Rachman dan Putri Tanjung, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

 

(BPMI Setpres)

TOLITOLI -- alasannews | Dua orang penjabat Kepala Desa di Kabupaten Tolitoli dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wakil Bupati Hi. Abdul Rahman Hi. Budding pada Senin Pagi (27/1) di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tolitoli.

Kedua penjabat Kepala Desa itu masing-masing Moh. Yasin, S.Sos sebagai Penjabat Kepala Desa Lais Kecamatan Dondo dan Hamzah sebagai penjabat Kepala Desa Buga Kecamatan Ogodeide.

Wakil Bupati Hi. Abdul Rahman Hi Budding menyampaikan harapannya kepada Moh. Yasin, S.Sos dan Hamzah agar menjaga kepercayaan yang diberikan selama menjabat sebagai Kepala Desa dengan membangun sinergitas dan bekerjasama secara baik dengan semua unsur perangkat desa dan masyarakat dalam melanjutkan visi dan misi Pemerintah Desa yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati mengingatkan bahwa Kepala Desa adalah ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, karenanya Kepala Desa dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih, sehingga mampu mengakomodir kepentingan masyarakat.

Peran Kepala Desa kata Wakil Bupati berada pada posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan Otonomi Daerah, walaupun hanya berstatus penjabat Kepala Desa, namun tugas, kewenangan, hak, kewajiban dan larangan yang berlaku bagi Kepala Desa sebagaimana yang diamanatkan peraturan perundang-undangan tetap juga berlaku dan melekat dalam diri seorang penjabat Kepala Desa.

Wakil Bupati mengingatkan sebagaimana seorang pemimpin hendaknya dapat menerima kritik dan saran dari masyarakat serta melaksanakan tugas yang telah diamanahkan dengan segenap kemampuan yang ada.

Sehingga untuk menciptakan suatu konsep pelayanan prima pada pemerintahan desa, dibutuhkan kerjasama dan menumbuhkan kesadaran serta peran aktif dari seluruh staf sehingga suasana kerja akan terasa nyaman, pelaksanaan tugas dan administrasi kedinasan dan kebijakan pemasyarakatan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Diakhir sambutannya Wakil Bupati mengingatkan bahwa saat ini kita sedang berada dalam tahapan pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati. Untuk itu diharapkan agar warga masyarakat yang ada di desa tidak mudah diperdaya atau terprovokasi.

Sedangkan terkait pengelolaan keuangan desa, Wakil Bupati juga berharap agar dikelola secara profesional, transparan dan akuntabel. Pelantikan dan pengambilan sumpah dua orang penjabat Kepala Desa tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tolitoli Moh. Dzikron Lamaming, SH.,M.Si beserta seluruh jajarannya, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Pimpinan Unit Kerja terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Camat Dondo dan Camat Ogodeide.

 

(Tim Liputan Bagian Prokopim Setdakab Tolitoli)

JAKARTA -- alasannews | Presiden Joko Widodo pada hari ini, Senin, 27 Januari 2020, bertolak menuju Provinsi Jawa Timur guna melakukan kunjungan kerja.

Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden dan rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 08.15 WIB.

Setibanya di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Presiden akan langsung menuju PT PAL Indonesia (Persero) di Kota Surabaya.

Presiden diagendakan untuk meninjau kapal selam KRI Alugoro-405. Kapal selam Alugoro merupakan kapal selam ketiga dari batch pertama kerja sama pembangunan kapal selam antara PT PAL Indonesia (Persero) dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).

Keberhasilan pembangunan kapal selam Alugoro menjadikan Indonesia satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu membangun kapal selam.

Setelah itu, Presiden akan menuju hanggar fasilitas produksi kapal selam untuk meninjau panel overhaul kapal selam KRI Cakra-401.

Selain itu, Kepala Negara juga dijadwalkan untuk memimpin rapat terbatas tentang kebijakan pengembangan alat utama sistem senjata (alutsista). Usai santap siang bersama, Presiden akan menuju Wahana Ekspresi Poesponegoro, Kabupaten Gresik, untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat.

Selepas itu, Presiden akan menuju Bandara Internasional Juanda untuk kemudian lepas landas kembali ke Jakarta.

Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan A. Djalil, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Selain itu turut pula Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, serta Staf Khusus Presiden M. Fadjroel Rachman dan Putri Tanjung.

(BPMI Setpres)

PEKANBARU -- alasannews | Beredarnya rumor dan bukti kwitansi adanya dugaan Pungli sebesar Rp. 70.000.000, yang diduga dilakukan Oknum berinisial Ewl kepada Caleg atas nama Partai.

Adapun rumor dan bukti kwitansi penerimaan uang sebesar Rp 70.000.000, diduga dilakukan untuk pembayaran Angusaran Iuran dana Gotongroyong Saksi, Pelatihan Saksi dan Atribut Partai oleh Caleg pada Juli 2018 lalu.

Akan dugaan Pungli yang diduga dilakukan oknum tersebut diatas (Ewl) kepada salah seorang caleg, sebagaimana Informasi yang telah dipublikasi oleh satu media online nasional serta berdasarkan bukti kwitansi yang diperoleh awak media dari Narasumber yang terpercaya.

Awak mediapun lakukan konfirmasi hal tersebut diatas kepada Esweli Ketua Gerindra kota Pekanbaru, untuk kesekian kalinya, terkait dugaan pungli yang diduga dilakukan kepada seorang Caleg.

Awak Media : "Assalamualaikum W.W, izin menghadap yang mana saya ingin Konfirmasi terkait dugaan pungutan Liar mengatas namakan Partai yang diduga sebesar Rp. 20 Juta hingga Rp 50 Juta ".

waalaikumsalam, boleh pak kapan ada waktu senggang nanti kita ketemu ya.salam, jawab Esweli Ketua Gerindra Kota Pekanbaru. Saat dipertanyakan kapan dirinya dapat dijumpai untuk dikonfirmasi, Esweli Bungkam tidak memberi jawaban apapun.

Kembali awak media melakukan Konfirmasi hal yang sama kepada Esweli Ketua Gerinda kota Pekanbaru, Sabtu (25/01/2020).

Apakah benar kedua bukti Kwitansi tersebut adanya, dan apakah benar kedua Kwitansi tersebut ditanda tangani oleh Ewl sendiri?

Berapa jumlah saksi yang dibayar ?, berapa besaran bayaran yang dibayarkan kepada saksi per saksi, dan atribut apa ysng dibebankan kepada Caleg?

Dan apakah benar dugaan uang tersebut digunakan sebagaimana yang telah disebutkan didalam Kwitansi ?

Jika benar, apakah dugaan pungutan sebagaimana yang tertera tersebut diatas terdapat dan atau diatur di dalam AD/ART Partai? Serta dana tersebut disetorkan kemana?

Aapakah benar ke Partai, dan atau benar adanya digunakan sebagaimana yang tertera dalam Kwitansi?

Jika benar dimana Saksi dilakukan dan atau diberikan Pelatihan ?

Dan apakah benar terkait hal tersebut diatas, Ewl dilaporkan ke pihak berwajib?

Konfirmasi yang dilakukan diatas, kembali Esweli selaku Ketua Partai Gerindra kota Pekanbaru tidak dapat berkata-kata melainkan diam membisu hingga berita ini di publikasikan.

.Bersambung/Nantikan Episode selanjutnya ***

Beijing - reasons Chinese President Xi Jinping held a meeting with the Chinese Communist Party elite during the Chinese New Year. at the meeting, they discussed the corona virus outbreak that hit his country and Xi Jinping mentioned the rapid spread of the virus put China in a serious situation. reported by the Associated Press, and written detik.com, Sunday (1/26/2020), there were more than 1,200 people and 41 people died due to infection with the corona virus. The Chinese government is urged to immediately finish the spread of the corona virus. Hong Kong's leader, Carrie Lam, said it was increasing the state of emergency, and closed schools for two weeks. Plane and train flights from Wuhan are prohibited from entering. In Wuhan, all citizens are prohibited from going out using vehicles such as private cars. but there are 6,000 taxis provided to help get around, if needed by the citizens of Wuhan. Chinese New Year 2020 has been devoid of celebrations in China because of this plague. The Chinese government canceled a number of events and closed tourist attractions. one Chinese resident, Li Mengbin, said he had canceled going to his hometown to celebrate the Chinese New Year because of limited transportation access. "We originally planned to return to my wife's hometown and buy train tickets to leave this afternoon," Li Mengbin said. "We finally canceled. But I'm still happy to celebrate the new year in Beijing, which I haven't done for several years," added Li Puan

MANADO (sulut) -- alasannews | Kepanikan warga akan bahaya wabah virus corona dari China, terus merember berbagai belahan di tanah air.

Diliat dari Medsos Minggu (26/1/2020) salah seorang warga menuliskan seperti ini.

Pak Gubernur & Walikota !! SAYA WARGA MANADO Bukan Kelinci Percobaan dengan Virus Mematikan yang belum ada Obat ini !!!

Tolong Dengar kita pe Keluhan ini ! STOP Dulu kedatangan Turis Dari China sampai keadaan benar benar membaik !!

Wajar saya Panik Pak Karna ini Virus belum ada obatnya ! Saya tidak mau jadi korban Virus Buatan Manusia manapun dan datangnya dari negara manapun !!!

Saya tidak percaya dengan alat secanggih apapun untuk dipakai mendeteksi virus ini karna virus ini pastinya bermutasi dengan cepat di udara dan partikelnya tidak bisa dilihat dengan kasat mata !

Ayo Pak !

Jaminlah Kenyamanan Warga Kalian dengan lebih baik Mencegah daripada Mengobati??

Terimakasih...

Semoga torang samua di jaga dan di lindungi Tuhan.Amin Tulisan atau status ini viral dan mendapat tanggapan yang sifatnya mendukung.

Status ini di pasangkan dengan foto-yang beraltivitas di bandara. Seperti diketahui, bandara Sam Ratulangi melayani penerbangan langsung dari salah satu kota di China.

puan

MOROWALI (sulteng) -- alasannews | Waspada bahaya wabah virus Corona, membuat Pemda Morowali, Sulawesi Tengah harus melakukannkoordinasi dengan perusahaan PT IMIP yang banyak mempekerjakan tenaga kerja asala China.

Data yamg ada sedikitnya 3,000 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang dipekerjakan PT Indonesia Morowali Indsutri Park (IMIP) di diwajibkan mengikuti medical check up (MCU). Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dikutip dari detikcom, Minggu (26/1/2020) bahwa Manajemen PT IMIP sudah membuat kebijakan untuk mengantisipasi sejak kabar wabah virus corona menyebar hingga di Indonesia, kata koordinator Humas PT IMIP Dedi Kurniawan "Pengecekan pun dilakukan secara berlapis di dua tempat yang berbeda, yaitu di Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng, sebelum ke Morowali, dan di dalam perusahaan sebelum TKA bertolak untuk bekerja," sambung dia. 

"Dalam kawasan perusahaan telah ditempatkan alat pengukur suhu tubuh sebagai langkah preventif untuk mendeteksi awal penyebaran virus tersebut. Termasuk di wilayah pelabuhan di mana terdapat balai karantina untuk melakukan pemeriksaan setiap kapal dari luar negeri."ucapnya.

Menurut Dedi, bahwa dia baru saja selesai mengikuti dan mendampingi pemeriksaan kesehatan para TKA sebelum beraktivitas di perusahaan.

Dia menyampaikan perusahaan juga telah menyediakan alat pengukur suhu tubuh. "Kami sudah sebar surat edaran pencegahan, namun yang harus diketahui bahwa TKA China yang masuk ke Morowali semuanya lewat bandara di Cengkareng. Nah, di sana semua TKA China ini sudah dideteksi petugas.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Morowali terus melakukan kordinasi dengan sejumlah pihak perushaan yang mempekerjakan TKA, khususnya yang berasal dari China.

Meski begitu, kami akan terus mewaspadai masuknya virus corona dengan memantau perkembangan TKA di setiap perusahaan tambang," tutur Bupati Morowali Taslim saat dihubungi via telepon.

TOLITOLI - alasannews | Bangkai Ikan Lumba-lumba yang membusuk di pantai Ogogasang, satu bukti Kelalaian Instansi terkait dalam hal ini Dinas Perikanan.

Informasi yang dikumpulkan awak media ini, ikan ini awalnya terdampar dan mendapat pertolongan seadanya dari warga setempat namun tapi sia-sia.

Akhirnya, ikan ini mati dan menjadi bangkai dan menimbulkan bau menyengat hingga ke pemukiman warga pantai Desa Ogogasang.

Diceritakan oleh warga, bajwa ikan Lumba-lumba yang terseret ombak sempat ditolong warga untuk dikembalikan ke laut pada Senin silam.

Namun pada sore harinya ikan tersebut kembali terdampar dan akhirnya mati. Diduga penyebabya karena terluka di bagian kepala. Warga lantas mendorong bangkai ikan yang baru mati itu ke laut dengan harapan terbawa arus ke tengah laut.

Namun berapa waktu kemudian bangkai ikan itu kembali terdampar di pantai yang sama dalam kondisi membengkak dan menimbulkan bau menyengat hingga ke pemukiman sekitar.

Sejak dilansir media ini dan sempat juga terekspose di media sosial, 5ak ada tanggapan resmi dari dinas berkompeten. Kepala Dinas Perikanan Tolitoli, Ir Gusman yang sempat dikonfirmasi pada Kamis (23/1), mengaku tak mendapat laporan.

"Saya tidak dapat laporan", singkatnya walau pun telah ditunjukkan link berita terkait hal tersebut. Kondisi ikan kategori langkah yang hidup berkelompok dan sering di jumpai dekat Pulau Simatang Dampal Utara tepat di depan Teluk Dondo (Laut Sulawesi) itu sungguh memperihatinkan.

Warga sempat kebingungan dan tak tau harus berbuat apa. Pasalnya mereka takut segala sesuatunya dikemudian hari. Sebab mendapat informasi jika ikan itu jenis dilindungi. Petugas dari instansi terkait pun tak kunjung datang memberi arahan.

Alhasil warga membiarkan bangkai ikan tersebut begitu saja tanpa ada yang berani menyentuh. Awak media ini yang sempat diajak warga menyaksikan bangkai ikan tersebut sempat mengabadikan gambar ikan yang mulai mengeluarkan bau busuk itu.

Kondisinya benar-benar memprihatinkan. Penuturan warga setempat bernama Rapdil, mengatakan bahwa tak ada sesiapa pun yang datang menyaksikan ikan itu dari instansi perikanan. "Entahlah kalau saya pas tidak ada di sini mereka datang," pungkas Rapdil........(Hasbi).

Beijing - alasannews | Presiden China Xi Jinping mengadakan pertemuan dengan elite Partai Komunis China saat Tahun Baru Imlek. Dalam pertemuan, mereka membahas wabah virus corona yang melanda negaranya dan Xi Jinping menyebut penyebaran virus yang cepat menjadikan China dalam situasi yang serius. Dilansir Associated Press, dan di tulis detik.com, Minggu (26/1/2020), ada lebih dari 1.200 orang dan 41 orang tewas karena terinfeksi virus corona. Pemerintah China didesak untuk segera menyelesaikan penyebaran virus corona. Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, mengatakan pihaknya meningkatkan keadaan darurat, dan menutup sekolah selama dua minggu. Penerbangan pesawat dan kereta api dari Wuhan dilarang masuk.Di Wuhan, semua masyarakat dilarang untuk keluar menggunakan kendaraan seperti mobil pribadi. Tapi ada 6.000 taksi yang disediakan untuk membantu berkeliling, jika dibutuhkan warga Wuhan. Tahun baru Imlek 2020 telah sepi dari perayaan di China karena wabah ini. Pemerintah China membatalkan sejumlah acara dan menutup tempat wisata. Salah satu warga China, Li Mengbin mengatakan telah membatalkan pergi ke kampung halaman untuk merayakan tahun baru Imlek karena dibatasinya akses transportasi. "Kami awalnya berencana untuk kembali ke kampung halaman istri saya dan membeli tiket kereta api untuk berangkat sore ini," kata Li Mengbin. "Kami akhirnya membatalkan. Tapi saya masih senang merayakan tahun baru di Beijing, yang belum pernah saya lakukan selama beberapa tahun," imbuh Li puan

MOROWALI (sulteng) -- alasannews | Masyarakat Morowali sempat dihebohkan atas kejadian diduga kejadian penculikan anak yang terjadi di desa Bahomoleo, Bungku Tengah pada Jumat, 17 Januari. Dua orang anak diduga menjadi korban percobaan penculikan sebagaimana berita yang tersebar. Melalui press release yang dilaksanakan Kepolisian Resor Morowali pada Jumat (24/1), Kepolisian menyatakan kejadian penculikan tersebut tidak terbukti. Awalnya di beritakan bahwa Korban di culik oleh 4 orang kemudian korban dilepas. Apa yang diduga terjadinya penculikan anak tidak terbukti. Faktanya bahwa saat itu anak ini bersembunyi di semak-semak karena takut ikut pengajian karena menurut anak-anak tersebut ada Pelajaran yang mereka anggap sulit. Pada Jam 20.20 WITA kemudian anak-anak tersebut keluar dari semak-semak dimana kondisi saat itu ramai oleh masyarakat sehingga dengan adanya isu-isi penculikan dan reaksi dari masyarakat yang mengira bahwa telah terjadi penculikan sehingga hal tersebut menjadi viral bahkan telah diangkat oleh stasiun berita televisi nasional. Hingga saat ini pihak Polres Morowali berhasil membuktikan bahwa wilayah Kab. Morowali aman dalam kasus Penculikan. Kapolres Morowali juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. "Adapun Isu-isu yang ada kaitannya dengan kejadian di Bumi Raya telah kami amankan kemudian di Bahodopi saat ini kami anggota masih telusuri", ujar Kapolres Morowali. Sementara melalui press release ini pula, orang tua anak-anak tersebut menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang telah membuat masyarakat resah. Sumber: Kepolisian Resor Morowali (on press release 24/1)

JAKARTA -- alasannews | Presiden Joko Widodo menghadiri pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura masa bakti 2019-2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, pada Jumat, 24 Januari 2020.

Dalam sambutannya, Presiden mengajak Partai Hanura untuk turut menjaga stabilitas politik nasional, terutama mengingat pada tahun 2020 pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak akan dihelat.

“Tahun ini tahun 2020, kita akan pilkada serentak di 270 daerah. Saya hanya titip, marilah kita menjaga agar pilkada yang sebanyak 270 itu berjalan aman, damai, bermartabat, dan demokratis,” kata Presiden.

Kepala Negara juga menyerukan agar kontestasi politik tersebut tidak lagi diwarnai dengan hal-hal negatif seperti penggunaan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), hingga fitnah dan ujaran-ujaran kebencian.

"Jangan sampai ada lagi politik SARA, stop, enggak ada itu. Jangan lagi ada hoaks, jangan lagi ada ujaran-ujaran kebencian, jangan lagi saling fitnah, saling hujat menghujat. Saya yakin ini bisa dimotori oleh Partai Hanura,” imbuhnya.

Menurut Presiden, situasi yang kondusif sangat diperlukan bagi setiap negara untuk melakukan pembangunan. Untuk itu, stabilitas politik dan keamanan menjadi sangat penting untuk dijaga bersama.

“Situasi yang kondusif itu sekarang sangat diperlukan sekali, stabilitas politik dan keamanan itu sangat diperlukan sekali oleh negara manapun, negara kita juga dalam rangka pembangunan negara yang kita cintai. Karena kita masih memiliki pekerjaan-pekerjaan besar, agenda-agenda besar yang harus kita selesaikan dengan cepat,” ungkapnya.

Di hadapan pada kader Partai Hanura, Presiden juga menyampaikan soal penyederhanaan regulasi yang tengah dilakukan oleh pemerintah melalui omnibus law. Setelah menyerahkan draf omnibus law tentang perpajakan, Presiden menuturkan, pemerintah akan mengajukan draf omnibus law cipta lapangan kerja ke DPR minggu depan.

"Ini adalah dalam rangka persaingan, kompetisi negara kita dengan negara-negara lain agar kita lebih fleksibel, lebih lincah, lebih kompetitif dalam hal apa pun. Karena sekarang ini dan ke depan bukan negara kaya mengalahkan negara miskin, bukan negara besar mengalahkan negara kecil, tetapi negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat dan kita ingin jadi negara yang cepat,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas dukungan Partai Hanura kepada pemerintah. Ia juga menyampaikan selamat bagi DPP Partai Hanura masa bakti 2019-2024 yang telah dikukuhkan.

“Terima kasih atas dukungan Hanura selama ini kepada pemerintah. Sekali lagi saya sampaikan selamat kepada Dewan Pengurus Pusat Partai Hanura masa bakti 2019-2024. Selamat bekerja,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Tampak hadir juga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, dan Ketua Umum Partai Hanura terpilih Oesman Sapta Odang.

 

(BPMI Setpres)

TOLITOLI -- alasannews | Rapat Kerja Daerah ( Rakerda) DPD Partai Golkar Tolitoli, Sulawesi tengah menetapkan enam nama calon bupati dan wakil bupati.

Ketua DPD Golkar Tolitoli, Mih Faisal Lahaja SE, yang dikonfirmasi alasannews.com, Sabtu (25/1/2020) mengatakan, Rakerda kali ini khusus untuk agenda penetapan bakal calon bupati dan wakil bupati.

Seperti di ketahui, Partai Golkar di Tolitoli pada Pemilu lalu berhasil meraih empat kursi di DPRD Tolitoli atau sebagai pemenang kedua setelah PPP yang juga meraih empat kursi.

Dengan empat kursi, maka Golkar sangat siginifikan mengusung calon bupati maupun wakil bupati untuk Pilkada Tolitoli 2020 ini.

"Kursi kita sangat signifikan. Meskiun harus melakuka koalisi dengan menambah dua kursi atau lebih," kata Faisal yang juga anggota DPRD Provinsi Sulteng itu.

Untuk menjalankan mekanisme partai, beberapa waktu lalu telah dibuka pendaftaran bagi bakal calon yang ingin diusung Partai Golkar.

Hasilnya, hari ini Rakerda menetap enam nama. Keenam nama ini akan dikoordinasikan ke DPD Provinsi sampai ke DPD di Jakarta untuk mendapat rekomendasi, sebut Faisal.

Mengenai nama yang akan ditetapkan partai, ketua DPD ini mengpaku semua nama memiliki peluang. Mengenai nama yang santer yaitu H Iskandar Natsir SH MM, politisi pohon beringin itu hanya menjawab secara diplomatis.

Kita liat nanti. Semua nama akan berpeluang menjadi bakal calon bupati maupun bupati. Keenam.nama itu, Andi Ahmad Syarif (Gerindra) Mohtar Deluma (ASN) Nurmasyah Bantilan (Demokrat) Bakri Idrus (ASN) dan H Iskandar Natsir SH MM serta Faisal Lahaja.

Puan

Halaman 1 dari 171

Formulir Pendaftaran

Click Disini

Kontak Polisi

RESOR PALU