hpn2020
Olah Raga
Pemred

Pemred

TOLITOLI (alasannews) -- Penerapan tehnologi panen padi oleh petani di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah sesuai arahan Deptan mulai membuahkan hasil.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Rustan Rewa SP MP, usai menyaksikan panen di Kecamatan Galang mengatakan, penerapan tehnologi ini sudah sangat dibutuhkan petani.

"Selain waktunya relatif cepat, hasil gabah juga lebih maksimal karena terserap dengan baik oleh alat," papar Rustan.

"Alhamdulillah Kelompok Marannu panen hari ini jumat, 21 Pebruari 2020 langsung benahi saluran irigasi untuk persiapan tanam berikutnya".

 

Ini karena ada perbaikan saluran secara rutin, maka usai penane langsung dilakukan agar musim tanam berikutnya bisa sesuai jadwal.

Tampak juga usai panen, peternak itik bisa langsung menggiring ternaknya ke lokasi eks panen agar sisa gabah yang terjatuh bisa bermanfaat sebagai pakan tambahan bagi ternaknya.

Mengenai produksi padi Tolitoli melalui pola tehnologi tanam dan khususnya panen bisa lebih meningkat, harap Kadis.@

JAKARTA (alasannews) -- Forum Masyarakat Indonesia Bersih dan Adil (FORUM INDONESIA), menyebut penanganan kasus korupsi di KPK mengalami kemorosotan.

Forum Indonesia, menyampaikan melalui Siaran Pers tertanggal, 20 Februari 2020 terkait Informasi Penghentian Penyidikan Sebanyak 36 Kasus Korupsi oleh KPK.

Rilis yang ditandatanganu Ketua Forum Indonesia, Hikma Ma’ruf Asli itu menyebut, semangat pemberantasan korupsi di Indonesia oleh lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belakangan ini mengalami kemerosotan.

"Sejak KPK di bawah kendali pimpinan yang baru sejak dilantik Bulan Desember lalu, tak memperlihatkan kemajuan signifikan," sebutnya.

Salah satu contoh, penanganan kasus suap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan yang melibatkan Kader Partai PDIP, Harun Masiku hingga saat ini belum memperoleh kemajuan yang berarti.

Simpang siur soal keberadaan tersangka kasus suap itu tak terdeteksi oleh lembaga superbody itu, tulis Forum Indonesia.

Belum lagi semua itu memiliki kejelasan dan titik terang, masyarakat kembali dicengangkan kabar yang santer beredar bahwa lembaga anti rasuah itu menghentikan proses penyidikan 36 kasus korupsi yang telah ditangani sekian lama dari periode sebelumnya.

Mencermati hal itu jika benar adanya, maka itu adalah preseden buruk bagi upaya memberantas korupsi di negeri ini. Patutlah kita memberi perhatian yang serius atas langkah-langkah KPK tersebut.

Seluruh elemen masyarakat dan komunitas anti korupsi perlu merapatkan barisan, mewaspadai adanya upaya sistematis untuk membebaskan koruptor cara-cara yang sangat melukai rasa keadilan rakyat.

Untuk itu, melalui siaran pers ini, kami Forum Masyarakat Indonesia Bersih dan Adil yang beralamat di Boutique Office Park Blok A No. 8A, Jl. Benyamin Syueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, meminta dengan sangat agar KPK di bawah kepemimpinan Saudara Firli Bahuri untuk tidak gegabah melakukan penghentian kasus korupsi di tengah jalan.

Sepantasnya setiap kasus korupsi yang ditangani oleh KPK, haruslah sampai di meja persidangan hakim Tipikor. Tidak semestinya KPK melumpuhkan proses penyidikan secara semena-mena dengan alasan apa pun.

Biarkan berproses di pengadilan hingga hakim memutuskannya. Mendesak KPK untuk transparan dan melanjutkan penanganan kasus korupsi yang telah dan sedang ditangani oleh penyidik KPK selama ini. Tak boleh ada kompromi dalam soal kasus korupsi dengan alasan apa pun.

Kepada segenap warga Indonesia yang menghendaki Indonesia bersih dan bebas dari korupsi, agar tetap solidkan barisan untuk mengawal dan mengawasi kerja-kerja KPK dalam memberantas kasus korupsi di negeri ini.

Dengan demikian, melalui siaran pers ini, Presidium Nasional Forum Masyarakat Indonesia Bersih dan Adil menyatakan:

1. Menolak segala upaya penghentian penyidikan kasus korupsi yang sedang ditangani KPK saat ini.

2. Mengecam segala upaya pelemahan upaya pemberantasan kasus korupsi dalam bentuk apa pun.

3. Mendesak KPK di bawah kepemimpinan sdr. Firli Bahuri untuk menuntaskan kasus korupsi tanpa tebang pilih, termasuk kasus yang melibatkan kader can petinggi partai politik, siapa pun dia.@

Foto:ilustrasi/suardi

JAKARTA (alasannews) -- Polda Metro Jaya sudah mempersiapkan personel dan rekayasa lalin menjelang aksi unjuk rasa 212 'Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI'.

Sejumlah kendaraan taktis juga sudah disiagakan di lokasi unjuk rasa.

"Kita sudah siap, sudah siap, jadi gini kalau ditanya kekuatan personel keamanan kita masih ngecek dulu, besok kan setelah salat jumat baru aksi ya," kata Kabid Humas Polda Metro, Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Kamis (20/2/2020) malam.

Dia belum bisa memastikan berapa jumlah personel yang akan diturunkan untuk mengawal aksi unjuk rasa tersebut. Namun menurutnya sejumlah kendaraan taktis juga sudah dipersiapkan, tulis detik.com

"Kan saya bilang itu setelah salat Jumat, jadi pagi nanti kita cek dulu berapa sih kekuatannya (massa), kalau cuma 20 kita kirim 5 ribu orang kan sulit nanti, kan (kendaraan) taktis itu sudah ada dekat situ juga ya," ucapnya.

Yusri menyebut personel pengamanan dari unsur Polres juga akan dibantu oleh Polda Metro Jaya dan TNI. Namun menurutnya aksi unjuk rasa besok akan berjalan seperti unjuk rasa biasanya.

"Pengamanan seperti biasa cuma Polres kita kedepankan, kemungkinan nggak akan terlalu ramai. Personel dari Polres kita siapkan nanti dibackup dari Polda dan TNI ya," ujar Yusri.@

BENTENG (alasannews) -- Penerapan kebijakan Peraturan Daerah (Perda) No. 20 Tahun 2009 kembali disorot warga menyusul masih banyaknya hewan dan ternak liar tak bertuan berkeliaran dan 'bergentayangan' di jalan raya.

Sorotan kembali dilontarkan warga masyarakat, setelah pada beberapa hari lalu, ternak kerbau liar tak bertuan, sempat menjadi penyebab ringseknya armada mobil ambulance milik Puskesmas Buki, usai menabrak kerbau di jembatan Tulang, Desa Barugaia, Kecamatan Bontomanai.

Hanya berselang beberapa hari pasca kejadian naas itu, sekawanan sapi tak bertuan yang acap kali berkeliaran di jalan poros rumah sakit umum daerah KH. Haiyung, Benteng, kembali terekam camera dan menjadi sorotan warga masyarakat di akun media sosial facebook.

Salah seorang pemilik akun media sosial bernama Mey Erwan yang dikonfirmasi wartawan, hari. Kamis, (20/02) menyataksn, foto sapi liar tak bertuan yang dipostingnya adalah kawanan sapi yang kerap menjadi penebar 'ranjau' darat dan tidak jarang menjadi jebakan buat warga.

"Ranjau' darat, berupa kotoran sapi berbau menyengat acapkali menjadi jebakan, terutama bagi mereka warga yang melintas di jalur dua, jalan Jend. Achmad Yani bagian selatan yang mengarah ke RSUD KH. Haiyung, Benteng.

Kawanan sapi liar tak bertuan juga ikut terekam camera dan kerap dijumpai di jalan poros Desa Parak, Kecamatan Bontomanai yang terkadang menyeberang jalan secara tiba-tiba dan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

Terkait akan hal tersebut, Mey Erwan meminta agar pemerintah kabupaten dapat bersikap tegas dalam menegakkan ketentuan Peraturan Daerah No. 20 Tahun 2009 Tentang : Pemeliharaan hewan/ternak. Selain dinilai dapat berpotensi menganggu kelancaran arus lalu lintas, kawanan sapi liar tak bertuan ini juga dianggap sangat menganggu kepentingan umum dan bahkan tak jarang menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas hingga darah korban pun harus bercsceran di jalan usai menabrak kawanan sapi yang tak jelas pemiliknya itu. W

Warga merasa kesal dan protes karena kawanan sapi tersebut acap kali membuang kotoran sembarangan dengan bau menyengat dan kerap mengotori beberapa ruas-ruas jalan protokol yang setiap harinya rutin dilintasi oleh warga. ( Fadly Syarif)

Foto:dok/tt

JAKARTA (alasannews) -- Kementerian Luar Negeri masih melakukan komunikasi dengan pemerintah Jepang untuk memastikan semua WNI tersebut mendapatkan perlakuan sesuai dengan protokol kesehatan WHO.

Pemerintah terus memantau perkembangan kondisi 78 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar Diamond Princess. Dalam beberapa waktu belakangan, kapal tersebut berlabuh di Pelabuhan Yokohama untuk menjalani masa karantina penyebaran virus SARS-CoV-2.

Diketahui sebanyak empat WNI terkonfirmasi terpapar oleh virus tersebut dan sedang menjalani perawatan di Jepang. “Sampai saat ini saya telah menerima info bahwa ada empat yang terkena dan positif kena virus korona di kapal pesiar Diamond Princess yang ada di Jepang dan itu sudah dibawa juga ke rumah sakit yang ada di Jepang. KBRI dan Kementerian Luar Negeri selalu memantau itu,” ujar Presiden Joko Widodo di Jakarta Selatan, pada Kamis, 20 Februari 2020.

Kementerian Luar Negeri juga masih melakukan komunikasi dengan pemerintah Jepang terkait WNI yang ada di sana sekaligus memastikan bahwa semua WNI tersebut mendapatkan perlakuan sesuai dengan protokol kesehatan WHO.

“Kita ingin memastikan bahwa mereka mendapat perlakuan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan oleh WHO. Sekarang ini yang 74 itu masih berada di kapal. Kita masih terus membahasnya dengan otoritas di Jepang,” ucapnya.

Sebelumnya, KBRI Tokyo mengabarkan bahwa pihaknya menjaga komunikasi dengan 78 WNI yang ada di kapal pesiar tersebut. Pihak KBRI juga bergerak memberikan bantuan logistik dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait guna memastikan perlindungan bagi mereka.

(BPMI Setpres)

Foto: dok/pemda Tolitoli

JAKARTA (alasannews) -- Pemerintah akan bersegera untuk membenahi dan menciptakan kebijakan yang mendukung kemudahan berusaha.

Dengan pembenahan tersebut diharapkan dapat turut mengerek peringkat kemudahan berusaha Indonesia yang saat ini masih berada di peringkat 73 dalam Indeks Kemudahan Berusaha dari Bank Dunia.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020 yang digelar di The Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, Jakarta Selatan, pada Kamis, 20 Februari 2020.

“Sekarang kita di angka 73. Dulu 2014 kita di angka 120. Ini sudah meloncat, 120 ke angka 73. Bukan sesuatu yang mudah. Tapi saya enggak mau angka itu. Ranking 73 itu masih ranking nanggung. Saya minta di bawah 40,” ujarnya.

Dalam indeks tersebut, posisi Indonesia masih berada di peringkat 6 dari negara-negara ASEAN. Indonesia masih berada di bawah Singapura, Malaysia, Thailand, Brunei, dan Vietnam. “Dengan Filipina kita masih menang. Kita menangnya juga hanya dengan Laos dan Kamboja,” ucap Presiden.

Sejumlah hal yang diturunkan dalam indikator dalam indeks tersebut akan coba diperbaiki. Misalnya, yang masih tertinggal di antaranya ialah indikator memulai usaha yang pada Indeks tahun 2019 berada pada peringkat 134. “Tahun depan (2021) saya sudah minta angka kita harus meloncat di 71. Memang berat saya tahu, tapi yang diselesaikan apa-apa sudah kelihatan, semua barangnya kelihatan,” tuturnya.

Indikator tersebut akan diperbaiki dengan menyederhanakan prosedur dari sebelumnya berjumlah 11 prosedur menjadi hanya 5 prosedur. Selain itu, dari yang sebelumnya membutuhkan waktu selama 10 hari akan coba dipangkas menjadi hanya 3 hari. “l

"Prosedur yang ruwet-ruwet itu langsung potong dari 11 menjadi 5. Ini kita bisa menjadi angka 71 (indikator memulai usaha),” ujarnya.

Sementara itu, dalam indikator izin mendirikan bangunan yang pada Indeks 2019 berada pada peringkat 112 akan terus dibenahi hingga mencapai peringkat 86 di tahun 2021 mendatang. “Ini memotong enggak banyak, dari 18 prosedur menjadi 15 prosedur. Dari yang sebelumnya 191 hari mengurus izin mendirikan bangunan menjadi 54 hari,” ucap Presiden.

Selain itu, dalam hal pendaftaran properti, Indonesia akan berupaya meningkatkan peringkatnya yang pada Indeks 2019 berada di peringkat 100 menjadi peringkat 88 pada 2021. “Naiknya enggak banyak tapi ini penting agar kita masuk ke rangking di bawah 50,” tandasnya. (BPMI Setpres)

Foto:dok/ist

TOLITOLI (alasannews) -- Warga Ogomolli eks Wuhan China yang sudah menjalani karanyina 14 hari di Natuna dipastikan sehat walafiat.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Pemda Tolitoli Arham Jacob SH yang dikonfirmasi media mengatakan, sesuai prosedur penanganannya kami-Pemda-telah melakukannya.

Sebelumnya, kepulangan Julita ke kampung.halaman di Desa Ogomolli, Kecamatan Galang Tolitoli sempat menimbulkan kerisuan masyarakat. Pro kontra pun nyaris terjadi, namun penjelasan demi penjelasan terutama dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) membuat situasi aman dan tenang, katanya.

"Tidak ada masalah. Kan semua WNI eks Wuhan China sudah di karantina. Dan sebelum dipulangkan ke kampungnya masing-masing sudah di nyatakan sehat, tegas Arham.

Berikut oetikan WhatsApp yang dikirimkan ke redkasi alasannews.

Pada prinsipnya Pemda Tolitoli menyambut baik hal itu, apalagi Pemerintah sudah menangani yang bersangkutan selama kurang lebih 2 minggu di Natuna dan secara keseluruhan pemerintah melalui Presiden sudah menyatakan bahwa WNI dari Wuhan yang di karantina seluruhnya sehat, jadi tidak ada masalah dengan warga kita pak.

Sebelumnya juga Ketua IDI Tolitoli dr Sofyan Lahaja kepada media ini mengatakan, sebagai organisasi pihaknya selalu siapa .

"Kami tinggal menunggu koordinasi saja dari Pemda. Kan mereka selalu leading sektor penangannya.ada di Pemda dalam hal ini Dinas Kesehatan," tandas Sofyan.@

Kamis, 20 Februari 2020 03:02

Power Full, Bacagub Cudy Masuk Tolitoli

Foto:ist/fb

TOLITOLI (alasannews) -- Rusdy Mastura alias Cudy, salah satu bakal calon gubernur Sulawesi Tengah yang sudah star bersosialisasi ke masyrakat.

Pekan ini, didampingi Ketua Pemenangan Nilam Sari Lawira, Cudy dengan percaya diri masuk Tolitoli. "Powerfull, rombongan Bacagub dari Partai Nasdem itu mengunjungi beberapa tempat di kota cengkeh-Tolitoli," tulis wartawan media ini.

Berbeda dengan kunjungan Cudy ke daerah-daerah lain. Apakah bertepatan dengan masa reses atau kunjungan dinas, sehingga ke Tolitoli kali ini turut menyertai mantan Walikota Palu tampak Ketua DPRD Provinsi Sulteng.

Jadwal mereka selama di sana antara lain, temu kader, temu simpatisan dan mengunjungi korban eks kebakaran di Tolitoli.

Disebutkan, rombongan Cudy dan Ketua Pemenangan star dari kantor DPD Partai Nasdem Kabupaten Toli-Toli menuju lokasi penampungan korban kebakaran. Di lokasi pengungsian, kk Nilam dan kk Cudy, menyerahkan ratusan paket sembako dari partai Nasdem pada ratusan korban yang mengungsi di Ruang Tunggu Pelabuhan Laut Dedek, di Kelurahan Sidoarjo, kabupaten Toli-Toli (18/2/2020).

Simpatisan di sana berharap semoga kehadiran mereka bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban dari musibah kebakaran tersebut. Amin. Di Lalos Kecamatan Galang, dampingi H Azis Bestari dan tim pemenangan kepada simpatisan mereka mengajak untuk memenangkan Cudy di Pilkada gubenur 2020.

#RusdyMasturaGubernurKu

#PartaiNasdemSulteng

#Pilkada2020.

Tulis mereka di FB dan Medsos lainnya.

JAKARTA -- Rumus dari kesuksean sebuah lagu adalah lagu bagus dengan promosi yang bagus maka hasilnya akan bagus, itu adalah hitung-hitungan untuk menghitskan sebuah lagu baru di masyrakat.

Cinta Meyling pelantun lagu yang bakal Viral dengan judul "Enak Sampai Bawah" sangat berterima kasih kepada Produsernya yang telah mensupportnya dengan total dari nol hingga lagu "Enak Sampai Bawah" akan launching pada tanggal cantik 20-02-2020.

"Produser aku yang memilih tanggal cantik untuk pemutaran perdana diradio diputar secara serentak lebih dari 100 radio, yaitu pada hari Kamis, tanggal 20-02-2020.

Aku bangga dan bahagia banget punya produser yang benar-benar support aku dari Nol hingga sampai sekarang, selalu support aku untuk sukses didunia entertainment, semoga kebaiknya dibalas oleh Tuhan" ujar Cinta Meyling pemilik akun instagram @cintameyling_real.

Cinta Meyling penyanyi cantik dan sexy asal kota kembang Bandung ternyata memiliki darah campuran Sunda, Cina dan Belanda.

Pantas saja Meyling sangat menarik dan memang sangat berpotensi untuk jadi artis. Hits single Cinta Meyling yang berjudul " Enak Sampai Bawah" feat. Rude Sundanis, merupakan ciptaan Aip Ar , dengan penata musik Apep Zilt.

Lagu "Enak Sampai Bawah" yang terkesan nakal pernah dikomplain oleh salah satu kepala studio radio dangdut ternama yang berlokasi didaerah Tangerang. Namun liriknya sebenarnya sangat jenaka dan enak didengar juga asik untuk bergoyang.

Untuk urusan promosi dan management Cinta Meyling menggandeng management artist BosBro production dengan manager Heru BosBro. Cinta Meyling bukan hanya pandai menyanyi tapi juga pandai menari jaipong, akting dan presenter.

Cinta Meyling juga pernah menjadi presenter disalah satu TV satelit diIndonesia. Hits single "Enak Sampai Bawah" Cinta Meyling featuring Rude Sundanis dan video klip disutradarai oleh Sundanis, video klipnya sudah dapat disaksikan dichannel youtube milik Sundanis.

"Untuk urusan promosi Cinta Meyling merasa belum puas karena baru dimedia online dan radio saja, jadingnya nanggung banget, aku berharap produserku yang tamvan dan baik hati mau mempromosikan ke stasiun tv juga biar boominglah jadi ngak kentang (kena tanggung)" kata Cinta Meyling penuh harap.

Heru BosBro selaku managernya Cinta Meyling yakin kalau Cinta Meyling bakal sukses didunia entertainment. Pemilik management artis BosBro Production Jakarta sudah berpengalaman dalam urusan promosi lagu serta management artis dangdut dan FTV.

"Untuk teman-teman Music Director (MD) radio yang ingin mendapatkan lagu MP3 "Enak Sampai Bawah" atau ingin wawancara bisa hubungi management artist BosBro Production whatsapp 08159222111, instagram @bosbroproduction adan @herubosbro, atau bisa ambil dichannel youtube Heru BosBro" ucap Heru BosBro selaku manager Cinta Meyling yang juga sutradara video klip dan pencipta lagu.

BosBro production sendiri sudah menghantarkan beberapa talents masuk kedapur rekaman, sebut saja Ira Babyra, Carmelita Babyta, Linda Babyda, Dominiq Key dan lain-lain.

Buat wanita muda dan cantik usia 17-25 tahun yang ingin jadi artis penyanyi, pemain ftv/sinetron/film bahkan foto model bisa ikuti casting atau audisinya secara online cukup kirim foto dan biodata ke nomor WhatsApp BosBro production 08159222111 gratis loh.

 

RIAU (alasannews) -- Angki yang mengaku sebagai Korlap 2 (dua) Aksi demo Aman (Aliansi Masyarakat Bemgkalis), serta sebagai Mahasiswa UIR Fakultas Psikolog semester 8 (delapan).

Sebagaimana yang diakuinya kepada wartawan saat di konfirmasi Wartawan, Selasa (18/02/2020) kemarin, diduga bukan Mahasiswa Fakultas Psikolog Universitas Islam Riau (UIR).

Berdasarkan penelusuran redaksi melalui media sosial facebok, redaksi menemukan 2 (dua) akun yang diduga milik Angki dengan nama Akun Angki Mei Putra dan Angky Mei Putra Didalam laman Akun tersebut terlihat photo yang diduga berwajah sama dengan oknum bernama Angki yang diwawancari wartawan saat aksi damai yang mengatas namakan masyarakat (Aman) dan Mahasiswa UIR Fakultas Psikolog semester 8 (delapan) yang direkam dalam bentuk rekaman suara dan visual Video.

Untuk memastikan penelusuran redaksi selanjutnya, apakah oknum Angki yang diwawancarai wartawan adalah Mahasiswa UIR Fakultas Fisikologi semester 8 (delapan). 

Penelusuran dilakukan ke pihak Universitas Islam (UIR) melalui Yanwar Arif M.Psi, Dekan Fakultas Psikolog " Baik saya chek dulu, nama lengkapnya siapa ya pak ?." jawab Yanwar Arif M.Psi Dekan Fakultas Psikolog UIR, saat dikonfirmasi apakah Angki benar Mahasiswa Fakultas Psikolog semester 8 (delapan), via WhatsApp pribadinya, Rabu (19/02/2020).

" Baik pak sy cek dulu.", kembali jawab Yanwar Arif M.Psi setelah mendapatkan nama lengkap Angki yang diduga bernama Angki Mei Putra yang diperoleh dari penelusuran redaksi di media sosial 2 akun facebok yang diduga miliknya (Angki) serta mingirim Photo wawancara wartawan dengan Angki.

" Di Data Base kita tidak ada yang bernama Angki itu, Angki itu di Fakultas Hukum.Saya tanyakan di Rektorat, dia (Angki) itu Mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2013." sebut dan tutup Yanwar Arif M.Psi yang via telp seluler pribadinya pada redaksi Sementara Konfirmasi yang dilakukan redaksi kepada Dr.Admiral,SH.,MH Dekan Fakultas Hukum UIR via WhatsApp pribadinya,menjawab." Sudah Alumni pak, 2019 kalau saya tidak salah.".....Bersambung (Team)

 

TOLITOLI (alasannews) -- Alhamdulillah! Nur Azizah (9) akhirnya bisa pulang dengan selamat ke neneknya, setelah diselamatkan Babinkantibmas Kel Tuweley.

Babinkantibmas Tuweley, Zulham yang dikonfirmasi media ini, Rabu (19/2/2020) mengatakan, Anak tersebut diketahui tinggal bersama neneknya di Tuweley Tolitoli.

"Dia ditemukan orang sekiyar jam lima sore di bundaran Tugu cengkeh, karena curiga anak ini gangguan orang mengantarnya ke Mapolsek Baolan," ujar Zulham.

Setelah diaman dan dilayani makan dan minumnya oleh anggota di Mapolsek, baru anggota menyelidiki dimana tempat tinggalnya.

Alhamdulilah, setelah kita tanya-tanya dia bisa tunjukan dimana dia tinggal. Diketahui kata Zulham, anak ini adalah murid SLB Tolitoli, Juga telah yatim piatu.

 

Ibunya merupakan korban Bencana Tsunami Palu 2018 lalu yang hingga sekarang tidak ditemukan jasadnya. Sedangkan ayahnya meninggal beberapa tahun sebelum ibunya. Kini, Nur Azizah telah kepangkuan sang nenek di Tuweley . Semoga ke sasar lagi.

Advokat Yhovizar SH (dok/ist)

RIAU (alasannews) -- Aksi damai ribuan Masyarakat dari Kabupaten Bengkalis mengatas namakan Aliansi Masyarakat (Aman) dan Mahasiswa Bengkalis, Selasa (18/02/2020) menuai beberapa kritikan yang diduga dapat merugikan masyarakat Bengkalis lainnya.

" Kita masyarakat Bengkalis apresiasi akan aksi yang telah dilakukan dengan mengatas namakan Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Kabupaten Bengkalis. Namun kita juga kecewa akan aksi yang telah dilakukan." ungkap Yhovizar,SH yang mengaku Masyarakat Bengkalis dan berprofesi sebagai Advokat pada awak media via WhatsApp pribadinya Selasa (18/02/2020).

Benar H.Muhammad,ST.,MP diperiksa karena diduga telah melakukan dugaan tindak Pidana Korupsi yang diduga telah terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil),namun seseorang yang sedang menjalani proses pemeriksaan oleh pihak Mapolda dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dapat dinyatakan bersalah ?

" Oleh karena itu berilah ruang kepada pihak penegak hukum, Mapolda dan Kejati Riau melakukan kinerjanya dalam menangani kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan nama dirinya (H.Muhammad) akan dugaan tindak Pidana korupsi yang diduga telah terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)." tambah Yhovizar,SH.

Dan aksi yang telah dilakukan mengatas namakan masyarakat dan mahasiswa Bengkalis di depan Ditreskrimsus Polda dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, diharapkan tidak mengandung unsur Kriminalisasi dan Politik.

Dugaan dimana H.Muhammad ditunjuk selaku Plt Bupati Bengkalis oleh Gubernur Riau setelah Pasca penahanan Amril Mukminin Eks Bupati Bengkalis oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), dan memasuki tahun Pilkada.

"Jika dikarenakan penunjukan Plt Pasca Penahanan Amril Mukminin Eks Bupati Bengkalis jelas dapat merugikan masyarakat Bengkalis lainnya, serta jika diduga dilakukan memasuki tahun Pilkada harap maklum, masing-masing punya jagoan, dan saling serang." ....Bersambung (Team)

Aksi massa yang menolak plt bupati Bengkali (alasannews)

RIAU (alasannews) -- Menolak Muhammad sebagai Plt Bupati Bengkalis, Ribuan Masyarakat dari Kabupaten Bengkalis mengatas namakan Aliansi Masyarakat Bengkalis (Aman), Selasa (18/02/2020)

Aksi unjuk rasa dilakukan didua tempat yakni di depan kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda, dan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Jalan Jendral Sudirman kota Pekanbaru.

Aksi yang dilakukan diketahui dikarenakan Muhammad telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Riau terkait dugaan korupsi pada proyek pipa transmisi PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada 2013 lalu.

Namun, hingga saat ini Muhammad belum juga ditahan Sekda Riau jangan coba-coba bermain mata dalam kasusu ini, tentang wakil Bupati ini ya..." wewenang sekda lah,bukti autentik itu selanjutnya.kita hanya menyentil jangan coba-coba bermain mata." cetus Angki saat dipertanyakan tudingan yang disampaikan Sekda bermain mata.

" Jadi seperti ini,kalau ada statment-statment lain yang berhak menyampaikannya adalah Alki Kordum silahkan sama beliau, beliau ada.disini " tutup Angki.

Korlap dua Mahasiswa UIR Fakultas Fisikologi semester delapan (8), saat dimintai no kontak person Alki yang disebut sebagai Kordum, serta saat dipertanyakan apakah aksi yang dilakukan diduga atas dugaan Politik Saat berita ini di Publikasi hingga usai pelaksanaan aksi demo yang dilakukan, awak media tidak dapat menjumpai Alki yang disebut-sebut sebagai Kordum....(Team)

Foto:dok/ist

TOLITOLI (alasannews) -- Alhamdulillah! Bantuan untuk korban kebakaran di kel Sidoarjo Tolitoli terus mengalir. Hari ini, Selasa (18/2/2020) politisi Nasdem juga Ketua DPRD Provinsi Sulteng, Nilam Sari Lawira memberikan bantuan serupa.

Didampingi Cagub Rusdy Mastura, ibu Ketua DPRD selain menyerahkan bantuan juga melakukan bincang-bincang dengan warga untuk sebuah support dalam menjalani cobaan ini.

Sebelum pada upacara benxera di Taman GMB Tolitoli, Seka Mukaddis menyampaikan ucapan terima kasih dari Bupati Tolitoli perihal bantuan dari semua pihak.

Di selah Upacara Penegakkan Disiplin Nasional (UPDN) Bulan Februari Tahun 2020 yang dilaksanakan, Senin pagi (17/2), Sekda secara khusus memberi apresiasi pastisipasi dan kerja sukarelawan dalam membantu meringankan beban warga Tolitoli yang rumahnya ludes dilalap api.

Terkait dengan musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Sidoarjo dua pekan yang lalu, Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah Kabupaten Tolitoli telah menetapkan masa tanggap darurat bencana.

Selama masa tanggap darurat bencana, berbagai upaya telah lakukan untuk meringankan beban korban yang tertimpa musibah tersebut, di antaranya menyiapkan tempat penampungan sementara, menyediakan fasilitas umum serta menyediakan kebutuhan pokok para korban.

Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli serta atas nama seluruh korban musibah kebakaran, Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas bantuan yang telah diberikan.

Penanganan seluruh korban kebakaran tersebut akan terus dilakukan. Pemerintah Daerah akan berupaya untuk menyediakan hunian yang layak bagi para korban. Untuk itu, koordinasi dan kerjasama seluruh instansi terkait sangat dibutuhkan dalam upaya tersebut.

(Tim Liputan Bagian Prokopim Setdakab Tolitoli)

Jakarta (alasannews) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan 3 WNI dari 78 WNI yang berada di Kapal Berlian Putri di Jepang dinyatakan positif virus corona.

Dua di bawa dilarikan ke rumah sakit di Kota Chiba. "Saya juga membahas beberapa pembaruan terkait dengan kru kita yang ada di dalam kapal tersebut.

Berdasarkan komunikasi kita terakhir termasuk percakapan dengan Jepang besar maka diperoleh informasi bahwa 3 dari 78 kru WNI disetujui dikonfirmasi. Nah 3 WNI ini adalah dari total 446 per saat ini yang dinyatakan dikonfirmasi, "ujar Retno di Kemlu, Jalan Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020).

Retno mengatakan total penumpang yang ada di kapal tersebut adalah 3.711. Sementara mereka dari 56 negara.

"Dapat saya sampaikan bahwa total orang yang ada di dalam kapal tersebut jumlahnya adalah 3.711 yang terdiri dari penumpang jumlahnya 2.666 sementara krunya adalah 1.045 dari 56 negara," kata dia.

Retno mengatakan 2 WNI yang dinyatakan positif corona itu dibawa ke rumah sakit di Kota Chiba. Sementara satu oramg lainnya masih menjalani proses menuju rumah sakit.

"Dari 3 WNI yang sudah dinyatakan confirmed tersebut 2 di anataranya dibawa ke rumah sakit di Kota Chiba sementara yang satunya sedang menjalani proses untuk menuju rumah sakit. Sehingga per detik ini saya belum dapat menyampaikan satu WNI dibawa ke RS mana," jelas Retno.

Retno mengatakan tim KBRI yang berada di Jepang sudah berada di Chiba. Retno mengatakan bahwa KBRI akan memastikan bahwa ketiga WNI itu akan mendapatkan penanganan yang baik.

"Tim KBRI mungkin saat ini sudah ada di Chiba pagi sebelumnya mereka menuju ke Chiba untuk memastikan bahwa WNI kita mendapatkan jaminan yang baik dari otoritas di Jepang," tutur Retno. Diketahui sebanyak 78 WNI yang menjadi kru Kapal Putri Berlian dikarantina di Jepang. Dijadwalkan masa karantina akan selesai Rabu (19/2) besok.

Berita ini sudah ditayang di detik.com

Selasa, 18 Februari 2020 06:28

Isal, Serius Dong

Moh Faisal Lahaja (ist)

POLITIKA (alasannews) -- Ramai bicara kandidat Cabup Tolitoli, menjadi berita menarik baik di medsos maupun media streaming. Isu paling gres adalah siapa kandidat 01. Media ini mencatat sedikit empat nama berpotensi menjadi 01, salah satunya adalah Ketua DPD Golkar Tolitoli, Faisal Lahaja.

Pekan ini ditemui di GI Jakarta,Isal sapaan akrab ketua Golkar itu mengaku serius untuk urusan Pilkada Tolitoli. Sebagai anak kampung, merasa terpanggil untuk membangun daerahnya.

"Kita pasti bisa dengan segala kekuatan yang ada (SDM-SDA)," paparnya mengurai potensi-potensi yang bisa dikembangkan ke depan.

Anggota DPRD provinsi ini mengaku, ada banyak potensi SDA yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat kita, contoh kelautan dan tambang.

Selain yang sudah ada seperti pertanian dan perkebunan, Tolitoli menyimpan potensi kelautan yang besar.

Demikian juga sektor pertambangan, katanya. Ini terpulang kepada pemimpin dan masyarakatnya. Apakah harus puas dengan hasil yang ada, tentunya tidak masih bisa maksimalkan seperti pengirimn ikan beku.

Kalau sekarang Tolitoli bisa menjadi daerah penyangga ikan nasional, tentu ke depan pemimpinnya harus bisa menjadikan Tolitoli bisa ada industri ikan atau pabrik pangalengan atau pembekuan ikan.

Foto ist

POLITIKA (alasannews) -- Sulteng punya Gubernur wanita? Kenapa tidak! Kalau saja ibu Nurmawaty Dewi Bantilan (NDB) menjadi Cagub Sulteng pada Pilkada 2020...siapakah yang diuntungkan.

Di sini saya bertanya kepada kaum bapak dan ibu saja. Sepintas, tidak terbayang kalau kemajuan emansipasi wanita sudah jauh menembutas batas peradaban kita.

Sudah ada bupati bahkan camat, gubernur, bahkan republik kita ini pernah dipimpin seorang wanita (ibu Megawaty).

Tidak latah, bila saja Sulteng ingin dipimpin seorang wanita. Apakah NDB bisa menerobos 'kepakuman' politik yang tengah dirasakan rakyat pemilih yang hampir 2 juta orang itu.

NDB wanita karier yang satu-satu di.miliki Sulteng dimpanggung politik saat mau maju ke Pilgub 2020. Apakah para ibu bisa memahami keberadaanya, mau merasakannya atau sebaliknya?

Kembali kepada kita semua dan saya tanyakan di sini "apa kabar ibu-ibu" Meliki.latar belakang keluarga intelektual, NDB tidak sekadar mumpuni.

Kafasitas dan kafabilitasnya sangat memadai untuk memimpin Sulteng, 2020-2025. Berlatar ekonomi, NDB memiliki peluang mengembangkan Sulteng menjadi Sejahtera.

Apalagi, pertumbuhan ekonomi Sulteng jauh di atas rata-rata nasional. Empat periode birokrat memimpin Sulteng, alhamdulillah hasilnya kita sudah bisa.melihat. Di.mana letaknya NDB ingin mensejhaterakan Sulteng..

ikuti tulisan ringan berikutnya. Insah Allah

BOGOR (alasannews) -- Terjal dan berlumpurnya jalan menuju Desa Cisarua Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor tidak menyurutkan semangat tim yang mengusung nama Sinergi Untuk Berbagi menuju lokasi.

Pagi itu Sabtu 15 Februari 2020, dimana medan yang dilalui cukup sulit dijangkau kendaraan biasa, ditambah lagi kondisi cuaca yang kurang bersahabat, tim terus melaju hingga titik target.

Meskipun jalan dilalui penuh halangan dan rintangan, serta jalan yang kiri kanan jurang serta tebing yang curam, tim Sinergi Berbagi akhirnya bisa mencapai lokasi yang terkena banjir satu bulan lalu.

Tim Sinergi Untuk Berbagi ini merupakan gabungan dari beberapa Komunitas dan Organisasi dari generasi milenial yang mempunyai kepedulian terhadap korban bencana alam, khususnya korban banjir dan longsor yang terjadi di desa Cisarua.

Adapun komunitas dan organisasi yang tergabung di Sinergi Untuk Berbagi ini antara lain: *We Are Charity (WAC) yang diketuai oleh Alona Puspa, Perempuan Merah Putih (PMP) dan Yayasan Seniman Jalanan Indonesia (YSJI) diketuai oleh Astrid Esther (Queen Astrid) , Aliansi Masyarakat Untuk Nawacita (Almaun) diketuai oleh M Rafik Perkasa Alamsyah, dan Remaja Islam Sunda Kelapa (Riska) yang diwakili oleh Ketua Departemen Riska Peduli Sendi Lesmana, serta dukungan Trauma Healing yang dipandu oleh Dika ( Almaun).

Rombongan ini membawa bantuan berupa beras, gula, minyak goreng, kopi, bubur ayam instan, teh, susu, biskuit bayi dan ibu hamil, biskuit orang dewasa, air minum mineral 2 botol besar per keluarga, sereal, termasuk peralatan mandi, obat-obatan standar termasuk krim anti nyamuk. Selain itu bantuan yang dibawa ada juga yang berupa pakaian dalam.

Di lokasi rombongan disambut oleh warga dengan sambutan dari Sekdes Cisarua Bapak Nana, mewakili tim Sinergi Berbagi sambutan disampaikan oleh Alona Puspa dari WAC.

Acara dipandu oleh Tyas Sanusi dari PMP, pengisi acara berupa hiburan musik untuk warga dari YSJI. Tim Dokter dari Al Maun dipimpin oleh Dr. Zul, dan tim medis perawat dari Riska.* Kondisi masyarakat pasca bencana ini cukup memprihatinkan, mengingat lokasi yang relatif sulit dijangkau, sehingga bantuan yang datang belum mencukupi kebutuhan masyarakat.

Masih banyak kebutuhan primer yang dibutuhkan masyarakat seperti sembako, makanan siap saji, perbaikan rumah, kebutuhan pakaian layak pakai, selimut tebal, jaket untuk anak-anak, matras untuk tidur, serta obat-obatan mengingat curah hujan cukup tinggi, dan akses menuju Puskesmas serta Pasar cukup jauh dan sulit dijangkau.

"Harapan kami agar Pemerintah lebih memperhatikan kondisi Desa Cisarua, karena warga sangat mengharapkan pemerintah datang langsung melihat Desa Cisarua agar segera mengatasi segala permasalahan yang ada". Ujar Astrid Esther menutup wawancara kegiatan Bakti Sosial Sinergi Untuk Berbagi ini.

 

JAKARTA (alasannews) -- Panglima Komando Nasional Brigade 411, H Basir Bustomi berharap Silat diajarkan diseluruh Sekolah di DKI Jakarta. Dengan begitu kita bisa  bangga Pencak Silat Indoensia diakui dunia.

Alasannya kenapa silat perlu diajarkan di sekolah, Silat Indonesia diakui Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO-PBB) menjadi warisan budaya tak benda kemanusiaan.

Direktorat Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kampradipta, menjelaskan perihal seni beladiri yang diakui UNESCO itu.

UNESCO menggunakan istilah ‘Tradisi Pencak Silat’ untuk merujuk budaya dari Indonesia. “Saya berharap pecak silat diajarkan disekolah-sekolah, jadi extra kulikuler, khusus DKI Jakarta saya berharap silat Betawi BEKSI yang diajarkan disekolah-sekolah sebagai mata pelajaran kearifan lokal*” ujar HBasir Bustomi pendiri perguruan Pencak silat RED BEKSI (BEKSI MERAH), saat ditemui jurnalis Heru BosBro diMarkas Besar Red Beksi di Kebayoran Lama.

Sudah selayaknya Pemerintah Daerah melestarikan seni budaya pencak silat, salah satu caranya mengadakan pelajaran extra kulikuler pencak silat disekolah-sekolah dari SD hingga SMA/SMK. Khusus wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya (Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang dan Tangerang Selatan) Red Beksi siap membantu menyedikan pelatih kesekolah-sekolah yang ingin belajar silat Betawi yaitu Beksi.

Untuk info lebih lanjut bisa hubungi facebook H. Basir Bustomi, Perguruan Pencak Silat Beksi, instagram @RedBeksi atau hubungi Whatsapp 088210620869 - Lukman / 08159222111- Heru BosBro.

Senin, 17 Februari 2020 11:51

Radiasi Serpong.

Oleh: Dahlan Iskan, Tokoh Nasional 

KALAU  benar, ini sangat mencoreng ilmuwan kita. Bahkan negara kita.

Bagaimana bisa –seperti diumumkan lembaga pengawas nuklir Indonesia kemarin –ditemukan sumber radiasi nuklir di perumahan di Serpong, dekat Jakarta.

Tepatnya di sebuah tanah kosong di komplek perumahan Batan Indah. Itulah perumahan yang dibangun untuk dibeli karyawan yang terkait dengan Pusat Penelitian Teknologi (Puspitek) Serpong. Di kawasan lebih 200 hektar itu ada Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), ada reaktor nuklir skala kecil, ada Badan Pengawas Nuklir (Bapeten), ada BUMN Industri Nuklir Indonesia (PT Inuki), dan ada Institut Teknologi Indonesia (ITI).

Tanggal 30 dan 31 Januari lalu Bapeten mencoba alat yang baru dibeli. Yakni alat pendeteksi radiasi. Sudah menjadi kewajiban Bapeten untuk memonitor bocor tidaknya reaktor nuklir milik Batan di situ. Umur reaktor itu sudah 40 tahun.

Tapi belum bisa dikatakan tua untuk usia sebuah reaktor. Hanya teknologinya yang sudah agak ketinggalan. Daerah yang diperiksa alat itu meliputi sekitar stasiun kereta api Serpong, ITI, Puspitek, dan sekitarnya. Semuanya aman. Tidak terdeteksi adanya radiasi.

Tapi ketika membawa alat itu ke komplek perumahan Batan Indah muncullah tanda: ada radiasi di situ. Ini sebuah keanehan yang menggelikan. Di sekitar reaktor sendiri tidak ditemukan adanya radiasi. Justru di perumahan yang jauh terdeteksi radiasi. Jarak Batan Indah dengan reaktor itu sekitar 3 kilometer. Ini sungguh lelucon yang menjengkelkan.

Terutama bagi kita yang concern bahwa nuklir adalah masa depan kita. Ambyar! Ketika alat pendeteksi itu dibawa keliling di Batan Indah ditemukanlah titik pusat radiasi.

Di situlah sumber radiasi itu: di sebuah tanah kosong di sela-sela rumah. Di situlah sinyal terkuat radiasi muncul: di dalam tanah di situ. Bapeten pun melakukan penggalian. Di situlah terkubur benda-benda yang pernah berhubungan dengan produk nuklir. Kelihatannya itu bukan kuburan baru. Tapi tidak diketahui sudah berapa lama terkubur di situ. Kalau pun ada orang yang sudah terkena radiasi juga belum diketahui sudah berapa lama terkenanya. Demikian juga pohon-pohon di sekitarnya. Terutama pohon buah: sudah berapa tahun mengisap radiasi dari dalam tanah itu.

Bapeten sudah benar: prioritasnya adalah mengatasi persoalan dulu. Bapeten segera memasang pita kuning di sekeliling lokasi itu. Agar tidak ada orang yang memasuki tanah kosong tersebut. Langkah berikutnya: mengambil tanah yang sudah terpapar radiasi. Tanah itu dimasukkan drum berpenutup rapat. Sampai kemarin sudah terkumpul 52 drum tanah yang bisa diamankan. Yakni drum berukuran 100 liter. Hasil deteksi terakhir Sabtu kemarin menyebutkan radiasi di situ sudah berkurang 30 persen. Masih diperlukan 20 hari lagi untuk menghilangkan semua itu. Setelah ini barulah dicari jawaban atas banyak pertanyaan berikut ini:

Bagaimana ceritanya sumber radiasi itu bisa sampai di situ. Sudah berapa lama di situ. Berapa orang dan berapa pohon yang sudah terpapar di luar batas yang diperbolehkan. Dugaan saya: ada orang yang mencuri produk nuklir. Kalau yang dicuri itu senjata nuklir tentu sudah seperti di film Hollywood.

Tapi, di Serpong, kan tidak pernah dibuat senjata nuklir. Yang pernah dibuat di Serpong adalah radio isotop. Yakni nuklir untuk kedokteran. Yang bisa dipakai untuk mendeteksi kanker itu.

Maka, apakah ada yang mencuri radio isotop? Sungguh pertanyaan yang tidak sampai hati dikemukakan. Sekaligus bikin malu bangsa: masak iya sih sampai ada yang mencuri produk nuklir? Korupsi Jiwasraya saja sudah sangat memalukan.

Tapi kan masih tergolong biasa: ahli keuangan mencuri uang. Tapi mencuri nuklir? Pengarang novel pun tidak akan pernah punya ide cerita fiksi seperti itu. Dan ini bukan fiksi. Berarti, pencurinya orang dalam. Jangan-jangan yang tinggalnya juga di perumahan itu! Orang dalam mana?

Tidak mungkin orang Bapeten. Tidak mungkin orang Batan. Tidak mungkin orang ITI. Tidak mungkin Benny Tjokrosaputro. Ups… Ia kan orang luar. Yang sangat mungkin adalah: ia orang BUMN. Tinggal dicari tahu: Kapan? Tahun berapa? Jangan-jangan sewaktu saya menjadi menteri BUMN!

Saya begitu sedih membaca siaran pers Bapeten kemarin. Ini pasti menjadi berita dunia –khususnya dunia nuklir. Kok ada produk nuklir bisa dicuri! Betapa bobrok kita ini.

Lantas, bagaimana kita bisa mendapat izin internasional di bidang niklir kalau mereka tahu kelakuan orang kita seperti itu? Mereka pasti mempertanyakan: bagaimana dunia bisa aman kalau Indonesia diberi ijin nuklir?

Apakah bisa dipercaya untuk menjaganya dengan baik? Jiwasraya telah begitu kuat memukul diri kita. Pencurian produk nuklir ini begitu dalam memukul batin kita. Itu kalau benar ada pencurian. Dan rasanya benar!

Mungkin. (dahlan iskan)

Opini sudah tayang di suara merdeka

Halaman 1 dari 177

Kontak Polisi

RESOR PALU