Minggu, Januari 19, 2020

Kategori Berita

Categories Accordion
Berita Nasional
Berita Nasional
Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kenegaraan di Timur Tengah   JAKARTA -- alasannews  |  Presiden
Hits: 21
19 January 2020
JAKARTA -- alasannews | Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin pagi tadi menggelar silaturahmi dengan Forum Pemimpin
Hits: 294
08 January 2020
Foto: BPMI Setpres/Rusman JAKARTA -- alasannews | Presiden Joko Widodo memberikan sejumlah arahan mengenai
Hits: 73
07 January 2020
JAKARTA -- alasannews | Pembangun atau repitalisasi gedung di Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta terus berjalan.
Hits: 58
06 January 2020
JAKARTA -- alasannews | Banjir tanggal 1 Januari 2020 ini, menjadi catatan khusus buat Gubernur Anies Baswedan.
Hits: 80
04 January 2020
  • «
  • 1
  • 2
  • 3
  • »
Politik
Politik
JAKARTA -- alasannews | Politisi Partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin dilaporkan ke Komisi
Hits: 26
05 January 2020
JAKARTA -- alasannews (3/1) Pemerintah Indonesia menegaskan China telah melakukan pelanggaran batas wilayah di Laut
Hits: 63
03 January 2020
SELAYAR -- alasannews | Pergantian tahun 2019 ke tahun baru 2020 tinggal menghitung jam. Sejalan dengan hal tersebut,
Hits: 36
01 January 2020
ANcom, Jakarta | Mantan terpidana korupsi tak dilarang maju berdasarkan Peraturan KPU (KPU) tentang Pencalonan dalam
Hits: 56
06 December 2019
  • «
  • 1
  • 2
  • 3
  • »
Sulteng
Sulteng
PALU -- alasannews | Aroma tak prosedural dalam tender proyek lanjutan pembangunan bandara udara Banggai Laut, bak
Hits: 50
07 January 2020
Palu, alasannews --- Andalan urusan komunikasi dan informasi (Kominfo) Kwartir daerah (kwarda) pramuka Sulawesi tengah
Hits: 56
07 January 2020
Hits: 62
01 January 2020
Alasannews.com, Tolitoli | Bencana banjir bandang di Bolapapu, Kulawi Kabupaten Sigi.masih menyisahkan duka dan
Hits: 120
14 December 2019
Alasannews.com, PALU | Kapolda Sululawesi Tengah (Sulteng) Inspektur Jenderal Pol Drs Lukman Wahyu Hariyanto, M.Si
Hits: 124
07 December 2019
  • «
  • 1
  • 2
  • 3
  • »
Sulteng

Alasannews.com, JAKARTA | Bupati Tolitoli H Moh Saleh Bantilan  SH MH didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tolitoli Moh Asrul Bantilan, S.Sos  MSi, menghadiri penandatanganan naskah dan berita acara serah terima hibah Barang Milik Negara (BMN) dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, bertempat di ruang Pendopo Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat RI di Jakarta, Rabu (25/9).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka tertib administrasi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara / Daerah dan sebagai tindaklanjut atas persetujuan hibah yang telah diterbitkan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat RI.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan, S.Sos.,M.Si menjelaskan Barang Milik Negara yang dihibahkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, meliputi Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pada kawasan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Desa Tinabogan Kecamatan Dondo yang diperoleh Tahun 2013, SPAM pada kawasan Rumah Sakit Umum Mokopido Tolitoli Tahun 2017 serta Peningkatan Kinerja Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Tahun 2008 dengan total nilai perolehan sebesar 9,8 milyar rupiah.

Sementara itu, Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH mengatakan pelaksanaan hibah tersebut merupakan bentuk tertib administrasi pengelolaan barang milik negara, serta wujud sinergitas pemerintah pusat dan daerah.

Bupati mengharapkan dengan serah terima yang dilakukan ini, setelah berada di tangan penerima Pemerintah Daerah, aset yang diberikan dapat berkembang seiring dengan penyertaan anggaran yang dimiliki oleh daerah sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah.puan

Kamis, 26 September 2019 00:18

Tim Pariwisata Tolitoli, Study Banding ke Gunung Kidul

Ditulis oleh

Alasannews.com, Gunung Kidul-Jogyakarta | Tim Dinas Pariwisata Tolitoli, mendapat banyak pelajaran berharga dari Desa Ngelanggerang, kecamatan Patuk, Kabupaten Kidul Jogyakarta. Desa ini, mampu meraup dana miliaran rupiah pertahunnya dari sektor pariwisata yang didukung usaha  mikro melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)

Kepal Dinas pariwisata Tolitoli, Urip Halim diampingi sejumlah staf, Masnawir, Naslim dan Ahyar Tauhid merasa tercengang atas prestasi desa tersebut dalam memanfaatkan sumber daya mereka bagi perekonomian masyarakatnya.

Dapat disimpulkan, pariwisata tidak dapat dilepaskan dari pengembangan sumber daya masyarakat melalui beberapa usaha seperti usaha mikro dengan dukungan Bumdes setempat.

"Mereka, sudah sangat maju usaha mikronya yang dikelolah Bumdes," ujar Masnawir.

Dalam diskusi panjang tim kami kata Masnawir, desa itu bisa menghasilkan dana miliaran rupiah dengan menggerakkannkelompok sadar wisatanya. Sejalan dengan itu, semua stakeholder juga harus  satu visa dalam membangun pariwisata, imbuhnya.

Bagaimana dengan Tolitoli?

Menurut Kadis pariwisata Tolitoli, dengan sudah dicanangkannya Tolitoli sebagai destynasi Dunia, oleh bupati Moh Saleh Bantilan, maka mau tak mau kita meramunya dengan hasil study di Jogyakarta ini untuk bagaimana bisa dikembangkan di kabupaten kita--Tolitoli.

Memang, pengembangan pariwisata sangat identik dengan gerakan ekonomi rakyat. Artinya, rakyat harus diberdayakan dalam menyambut kunjungan wisatawan itu. Apakah itu wisatawan lokal atau manca negara, masyarakat hatus ada keterikutannya.

Ketrikutan dimaksud, apakah dalam bentuk penyediaan jasa tempat, kuliner, souvenir atau lainnya. Sehingga , dalam pengembangan pariwisata, pembentukan kelompok masyarakat sadar wisata menjadi kunci dan dibeberapa daerah menjadu ujung tombak, seperti di Desa Ngalenggareng itu.puan

 
Alasannews.com, Palu-Sulteng | Ribuan mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi di Kota Palu melakukan aksi unjuk rasa menolak pengesahan UU KPK di depan kantor DPRD Sulteng hari ini, Rabu (25/9/2019).

Aksi ini merupakan sikap penolakan atas pengesahan Undang - undang KPK dan penolakan terhadap paya pengesahan RKUHP serta beberapa rancangan Undang-undang lainnya.
Menurut para pengunjuk rasa, UU KPK yang baru saja disahkan oleh DPR RI, sangat kontroversial dan tidak sejalan dengan kehendak pemberantasan korupsi di Indonesia.
 
Demikian pula RUU lainnya yang sempat dikebut di penghujung masa jabatan DPR RI periode 2014-2019.

"Kami semua turun aksi ini karena alasan utama menolak UU KPK baru yang tidak pro pemberantasan korupsi," tandas Ansar, salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum Untad kepada alasannews.com saat aksi Jedah usai ricuh.

Aksi penolakan mahasiswa Palu atas UU KPK dan RUU lainnya merupakan rangkaian aksi mahasiswa secara nasional. Penolakan itu menggema di seluruh pelosok negeri.

Sehari sebelumnya, di DPR RI Senayan, mahasiswa melakukan aksi serupa. Sama dengan di Jakarta, aksi massa di Palu pun sempat bentrok dan ricuh saat hendak dibubarkan oleh aparat keamanan.

Kericuhan aksi di Palu terjadi sekitar pukul 13.15 WITA. Saat itu, ribuan mahasiswa mencoba menerobos blokade aparat kepolisian untuk masuk ke dalam kantor DPRD Provinsi Sulteng yang mana sedang berlangsung pelantikan Anggota DPRD yang baru.
 
 
Blokade polisi sempat jebol oleh Ribuan massa aksi. Menghindari hal yang tak terkendali, petugas berusaha membendungnya, hingga akhirnya terjadi ricuh.
 
Petugas berhasil mengendalikan situasi dan mendorong mahasiswa hingga perempatan lampu merah Samratulangi-S Parman. Mahasiswa pun berhamburan dan terbagi ke tiga arah, Jalan S. Parman, arah Karampe dan arah Tugu Kuda.

Ditempat itu, mahasiswa berusaha mengkonsolidasikan diri. Upaya mahasiswa itu sempat stagnan dan kocar kacir karena kehilangan komando.

Pasalnya sejumlah koordinator Lapangan (korlap) dari setiap perguruan tinggi dan kendaraan komando mereka diamankan pihak keamanan.......(Ma'ruf Asli).
Halaman 4 dari 166

Berita Terkini

Terkini Olah Raga

Kontak Polisi

RESOR PALU