Minggu, Januari 26, 2020
Buol
Buol

Buol (68)

Selasa, 04 September 2018 23:29

Polres Buol Peduli, Mobil AWC Suplai Air Bersih ke Warga

Ditulis oleh
polres buol membagikan air bersih kepada masyarakat (foto: ramli bantilan)

 
Alasanews.com, Buol-Sulteng | Mobil AWC Satuan Sabhara Polres Buol kembali menyalurkan bantuan air bersih ke warga yang membutuhkan, Selasa (04/09/18) sekitar Pukul 15.00 wita.
 
Penyaluran air bersih ini atas bermintaan warga yang mengalami kekurangan air bersih, atas permintaan ini Kapolres Buol Akbp Budi Priyanto. S.I.K, M.Si mengirimkan Personil Satuan Sabhara bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Buol untuk melaksanakan kegiatan Sosial Kemasyarakatan berupa Bantuan Penyaluran Air bersih.
 
Penyaluran air bersih dibeberapa RT dilingkungan Poyapi, Kelurahan Buol ini merupakan wujud kepedulian Polres Buol terhadap Masyarakat sekitaran pesisir pantai yang sangat membutuhkan air bersih dan mendapat tanggapan Postif dari masyarakat sekitar yang mana masyarakat merasa sangat diperhatikan dengan bantuan ini.
 
Masyarakat Poyapi sangat berterima kasih terhadap pihak Polres Buol yang mana menurut tanggapan masyarakat bahwa Pihak Polres Lebih memperhatikan masyarakat, selain masyarakat Lingkungan Poyapi masyarakat lingkungan Bumi Nipa dan Masyakat Lingkungan Tanjung juga ikut dalam antrian untuk mendapatkan Air Bersih, permintaan Masyarakat lingkungan tanjung dan Bumi Nipa melalui Bhabinkamtibmas kelurahan Buol Briptu M. Febriki Korompot kepada Kapolres Buol memohon kiranya lingkungan mereka juga diberikan bantuan Air Bersih.
 
Selain berterima kasih masyarakat yang menerima bantuan Air Bersih juga mendoakan semoga Polres Buol selalu diberikan berkah, kekuatan dan keselamatan, “Semoga Polres Buol dalam kegiatan Sosial Kemasyarakatan dapat dipertahankan seperti sekarang ini, karena saat sekarang ini masyarakat hanya percaya pada Polres Buol yang mempunyai perhatian terhadap masyarakat tanpa mengharap imbalan.”Ungkap salah satu warga.ramli bantilan
Jumat, 31 Agustus 2018 23:38

Ambulance Noto Polres Buol Antar Jenazah Warga Paleleh

Ditulis oleh
 
 
Alasannews.com, Buol-Sulteng | Dengan memanfaatkan sarana Kesehatan yang dimiliki Polres Buol berupa Mobil Ambulance, Kapolres menggalakkan bantuan Sosial ke Masyarakat dengan memberikan bantuan pengantaran baik Warga yang sakit maupun mengantar Jenazah.
 
 
 
Kapolres Buol AKBP Budi Priyanto SIk MSi mengatakan,  program Ambulance Noto Polres Buol seperti pada Kamis (30/08/18) pukul 16.30 Wita memberikan bantuan kepada keluarga yang berduka dengan mengantar Jenazah Ibu Alfiah (68 Tahun) Warga Desa Molangato, Kecamatan Paleleh yang meninggal dunia karena sakit di Kelurahan Kulango, Kecamatan Biau.
 
Jenazah Almarhum diantar oleh KA SPKT Ipda Jaozi Bersama Brigpol Hendrik yang sebelumnya di lepas lurah Kulango yang pada saat pelepasan menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Buol dan Jajaran yang telah memberikan bantuan pelayanan gratis kepada Masyarakat serta mendoakan semoga Polres Buol selalu diberikan kesehatan, kekuatan, keberhasilan dalam menjaga situasi keamanan diwilayah Kabupaten Buol, Polres Buol adalah bagian dari masyarakat kulango yang tidak dapat dipisahkan.
 
Dengan menempuh waktu kurang lebih 3 Jam Ambulance Noto yang membawa Jenazah tiba dirumah Duka Desa Molangato sekitar pukul 20.00 di sambut kapolsek paleleh Iptu R Entjaurau beserta jajaran, Kades Molangato beserta Jajaran, tokoh masyarakat, Keluarga dan ratusan Warga sekitar.
 
Pada kesempatan ini Kapolsek Paleleh menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga korban dari Kapolres Buol, tak lupa Kapolsek menyampaikan bahwa Ambulannoto adalah milik Masyarakat Kabupaten Buol dan gratis dan untuk membantu masyarakat serta untuk meningkatkan tali Silaturahmi.
 
Sementara itu keluarga yang berduka bersama Aparat Desa dan Masyarakat Desa Molangato mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Buol dan Jajaran atas bantuanya mengantar jenazah, Keluarga korban bermohon kepada -Polres Buol agar kiranya bila ada kegiatan di kecamatan paleleh dapat bersilaturahmi kembali  karena Polres Buol adalah bagian dari keluarga dan  siap membantu tugas Polres Buol bila sewaktu waktu diperlukan.
 
Tak lupa Keluarga yang berduka mendoakan semoga Polres Buol selalu diberikan kekuatan, kesehatan dan keberhasilan dalam bertugas, setelah jenazah diterima pihak keluarga selanjutnya Ambulance Noto Polres Buol kembali ke Polres Buol dan tiba dengan selamat. RM
Minggu, 26 Agustus 2018 05:33

DR Tonang S PD MA Didaulat jadi Ketua IGI Buol

Ditulis oleh
Pengurus IGI Kabupaten Buol usai dilantik (foto:ramly bantilan.an.com)
 

Alasannews.com, Buol-Sulteng |  Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) kabupaten Buol periode 2018-2023 terbentuk dan sebagai ketua Dr.Tonang, S.Pd.MA.
 
Pengurus yang baru terbentuk ini, dilantik dan dikukuhkan, sabtu, (25/08/2018). Pengukuhan sekaligus pengambilan sumpah dilakukan ketua IGI wilayah Provinsi Sulawesi Tengah Farid bahwerets, S.Pd.M.Pd. dihotel surya wisata kota Buol.
 
Seusai pelantikan pengurus acara dilanjutkan dengan launching dan pelaksanaan kanal pelatihan SAGUSATA (Satu Guru Satu Cerita) yang langsung menghadirkan foundernya Custini, M.Pd yang jg sebagai ketua umum IGPaud se indonesia kepada 300 orang peserta yg berasal dari utusan guru PAUD, guru SD dan guru SMP dan pengurus IGI kab. buol dengan pendafatran peserta secara mandiri dari guru itu sendiri.
 
Wakil bupati Buol H. Abdullah Batalipu, S.Sos.M.Si hadir memberikan sambutan pada pelantikan pengurus IGI Kabupaten Buol menyapaikan ucapan selamat dan sukses sekaligus mengapresiasi kehadiran IGI di kabupaten Buol yang sudah lama ditunggu untuk peningkatan mutu guru, pihaknya juga berharap agar IGI bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan organisasi profesi guru lainnya untuk bekerja bersama untuk meningkatkan kompetensi guru dan penguatan SDM, saya meyakini pula dengan hadirnya kurang lebih 72 kanal pelatihan terkait peningkatan mutu guru itu, maka kwalitas guru lebih meningkat dan akan menjadi guru profesional dan juga pemerintah kabupatem Buol akan memberikan dukungan penuh bersama pemangku kepentingan pendidikan lainnya termasuk berencana mengeluarkan peraturan bupati agar kepala desa dapat memasukan dan mengalokasikan anggaran untuk pemenuhan kualifikasi dan peningkatan kompetensi guru, khususnya guru PAUD, imbuhnya.
Ketua Umum IGI kab Buol, Dr.Tonang, S.Pd.MA setelah pelantikan pengurus dalam sambutanya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan penuh pemerintah daerah kab Buol untuk program-program peningkatan mutu guru yg akan dilaksanakan oleh IGI. Harapanya juga sesuai dengan amanat UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa setisp guru wajib menjadi  anggota profesi Guru.  Sehingga jika ada anggota PGRI masuk Ke IGI, atau sebaliknya tidak ada masalah seiring dengan moto IGI "sharing and growing together"  ayo mari berbagi dan bangkit bersama tetap jaga harmonisasi karena guru itu adalah guruku, gurumu, guru kita semua. 
Disela pelatihan SAGUSATA ketua IGI wilayah propinsi sulawesi Tengah Farid Bahwerets, S.Pd.M.Pd memberikan sosialisasi Sekolah Ramah Anak dengan harapan kabupaten Buol akan menjadi kabupaten yang layak anak. Tindak lanjut implementasi kanal-kanal pelatihan IGI akan terus dilaksanakan dengan melakukan roadshow di seluruh kabupaten dan kota se propinsi sulawesi tengah dengan harapan agar pengurus IGI kabupaten dan kota dapat menindaklanjuti dan mengkordinasikan kepada founder-founder kanal pelatihan IGI yang sudah ada dan juga mendorong anggota IGI agar terus berinovasi dalam belajar dan pembelajaran karena jangan mengajar kalau tidak belajar tandasnya.. (RM)
 
 
 
Alasannews.com, Buol-Sulteng | Keributan antara suporter bola desa Lokodidi dan Lokodoka, Kabupaten Buol memaksa kepolisian mengevakuasi warga dengan ambulance.
 
Wartawan alasannews.com melaporkan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (25/08/18) Pukul 18.30 wita di Desa Lokodoka Kecamatan Gadung  warga melakukan pemalangan terhadap warga Desa Lokodidi yang merupakan pemain Sepak Bola dan Suporter yang hendak pulang menuju Lokodidi dan melintas di Desa Lokodoka.
 
Untun saja, aksi nyaris menimbulkan bentrok antar warga  itu cepat ditangani aparat kepolisian setempat.
 
Kapolres Buol, Akbp Budi Priyanto, S.I.K, M.Si begitu menerima laporan langsung memimpin Personil gabungan Polres Buol menuju Desa Lokodoka untuk mengevakuasi warga.
 
 
Sampainya di Desa Labuton tempat warga Lokodidi berkumpul Personil Polres Buol mengevakuasi warga menggunakan Mobil Ambulance Noto milik Polres selanjutnya menghimbau Warga Lokodoka untuk memberi jalan kepada petugas yang mengevakuasi warga Lokodidi.
 
Setelah dihimbau dengan menggunakan Ambulance warga Desa Lokodidi berhasil dievakuasi dan tiba dengan selamat di balai Desa Lokodidi.
 
Diduga adanya Aksi Pemalangan dipicu karna adanya pemukulan yang terjadi pada hari Rabu (22/08/18) sekitar jam 01.00 wita bertempat di Pelabuhan Desa Lokodidi Kecamatan Gadung yang dilakukan oleh Warga Desa Lokodidi Z (20 Tahun), ARP (23 Tahun), IN ( 18 Tahun), A (20 Tahun) yang saat ini telah diamankan dan 3 (Tiga) lainya masih dalam pencarian masing-masing berinisial A,L dan G.
 
Adapun Korban Warga Desa Lokodoka 4 (Empat) orang berinisial R, M, N dan R dimana para korban mengalami Luka memar di bagian Pundak dan tangan.
 
Turut serta dalam evakuasi ini Kabagops, Kasat Reskrim, Kasat Sabhara, Kapolsek Bunobogu, KA SPKT serta puluhan Personil gabungan Polres Buol dan Polsek Bunobogu. rm bantilan
Jumat, 24 Agustus 2018 04:51

Rumah Susun Untuk PNS di Buol Mulai Di Bangun

Ditulis oleh
 
 
 
Alasannews.com, Buol-Sulteng |  Untuk meringankan beban Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Buol pemerintah pusat dan kabupaten memberikan kemudahan bagi Pegawai yang belum memiliki tempat tinggal dengan membangun rumah rusun yang di target tahun ini sudah selesai,
 
"Kita mendapat bantuan pembangunan rumah khusus bagi PNS yang sama sekali tidak memiliki rumah, ''ungkap Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ir Aryan Gafur,  di ruang kerjanya.
 
Dia mengatakan saat ini sudah di mulai proses  pekerjaannya dengan anggaran APBN sebesar  Rp 12 milyar rupiah secara tehnik seluruh  langsung di tangani dari kementrian pusat pemerintah kabupaten (pemkab) dan dinas di daerah hanya menyiapkan lokasi seluas 8 hektar dan tahap pembangunan awal 1 hektar untuk di tempati bangunan tipe 36 itu dan sekaligus turut melakukan pengawasan pekerjaan kontraktor.
 
Dijelaskannya bangunan tersebut sesuai ketentuan tiga (3) lantai dengan jumlah 44 kamar dilengkap dengan dapur, kamar mandi dan ruang tamu selanjutnya pada tahun 2019 pemerintah pusat akan mengalokasikan lagi penambahan bangunan tersebut di lokasi yang sama.
 
Kita berharap pekerjaan bangunan ini terlaksana dengan baik dan berkualitas dan diharapkan per 31 desember 2018 ini akan selesai, tandas Aryan.rb.
Jumat, 24 Agustus 2018 04:45

Kapolres Buol Bagikan Daging Kurban Idul Adha 1439 H

Ditulis oleh
 
 
 Alasannews.com, Buol-Sulteng |  Perayaan Hari Raya Idul Adha Tahun 1439 H/2018 M kali ini Polres Buol mengurbankan 5 (Lima) ekor sapi dimana 2 (Dua) ekor sapi disembelih di Polres dan masing-masing 1 (Satu) ekor sapi diserahkan di Ponpes Ar Rasyid Kelurahan Kali, Masjid Tawakal Kelurahan Buol, Kecamatan Biau serta di Desa Wakat, Kecamatan Momunu, Rabu (22/8/2018).
 
 
Untuk Penyembelihan sapi yang dilakukan di halaman Kantor Polres Buol disaksikan langsung Kapolres Buol Akbp Budi Priyanto, S.I.K, M.Si bersama Ketua Bhayangkari Cabang Buol Ny, Vita Budi Priyanto.
 
Turut hadir pada penyembelihan ini Wakapolres Buol Kompol Achmad Dharmianto, S.H, S.I.K dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Ny, Evi Achmad Dharmianto beserta Pejabat utama lainya.
 
“Idul Adha merupakan proses pribadi untuk menanamkan nilai-nilai keikhlasan terutama dalam mengabdi sebagai insan Bhayangkara melalui indahnya berbagi.” Terang Kapolres.
 
Dengan semangat,Personel membagi daging yang akan didistribusikan ke warga diawali dengan pemberian secara simbolis oleh Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang.
 
“Nantinya daging hasil pemotongan hewan kurban dibagikan kepada warga, semoga daging kurban yang dibagikan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan berkah bagi kita sekalian,” tambah Kapolres.rb.
 
 
 
Alasannews.com, Buol-Sulteng | Gerakan Menanam Pohon Yang Digalakkan Pemerintah Kabupaten Buol mulai Menunjukkan Peningkatan.
 
Terlihat dari kegiatan Bulan bakti gotong royong untuk mendukung program pemerintah dan menjaga kelestarian lingkungan.
 
Pemerintah Kecamatan Momunu melalui bulan bakti gotong royong Melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Desa Momunu, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, bersama-sama unsur koordinasi tingkat Kecamatan, Pjs Danramil 1305-08 Momunu, Kodim 1305 /Buol Tolitoli Serma Jumadil, kapolsek Momunu Ipda Fadli serta unsur terkait serta Masyarakat melaksanakan penanaman 350 batang pohon di Desa  Momunu, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol ( 29 Juli 2018) 
 
Dalam sambutannya Camat  Momunu Mohammad Ali SH, M. Eng mengatakan "bahwa kegiatan bulan bakti gotong royong ini kita tingkatkan kesadaran  masyarakat terhadap lingkungan kita, agar kita selalu menjaga kebersihan. 
 
Dalam penekanan Camat Momunu menghimbau bagi pemilik ternak di harapkan kerja samanya agar hewan ternak dapat di kandangkan agar kotoran nya tidak berserakan di mana."
 
"Kegiatan penanaman pohon dalam rangka penghijauan dilakukan secara bersama-sama, melibatkan seluruh unsur pemerintahan di Kecamatan dan pemerintah Desa. 
 
Dengan adanya program bulan bakti gotong royong masyarakat Desa Momunu begitu antusias dan peduli dengan lingkungan melalui program pemerintah.
 
Plt Danramil 1305-08 Momunu Serma Jumadil saat di temui wartawan mengemukakan bahwa Harus ada rasa kebersamaan dalam gerakan ini, dengan demikian akan timbul budaya menanam,semoga dalam kegiatan ini dapat memberi manfaat dalam kehidupan mendatang," tutur Danramil.
 
Adapun jenis pohon di tanam yakni pohon trembesi sebanyak 250 batang dari Dinas Lingkungan Hidup,  program penanaman pohon akan di laksanakan di 16 Desa yang ada di Kecamatan Momunu.rb
Jumat, 27 Juli 2018 13:11

Polres Buol Gelar Operasi Bina Kusuma 2018

Ditulis oleh
 
 
Alasanees.com, Buol-Sulteng | Polres Buol, Sulawesi Tengah Selama 10 hari, terhitung mulai tanggal 21 S/d 30 Juli 2018, Polres Buol resmi menggelar Operasi Bina Kusuma  2018.
 
 
 
Operasi ini dalam rangka menekan terjadinya gangguan Kamtibmas khususnya, Premanisme, kenakalan remaja, penyalahgunaan Narkoba, KDRT, perkelahian antar kelompok masyarakat, pencegahan penyakit masyarakat, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta gangguan Kamtibmas lainya.
 
 
 
Selasa Malam (24/07/18) sekitar Pukul 21.00 Wita personil yang terlibat Operasi yang dipimpin langsung Kabagops Akp Johnny Bolang, S.Sos, M.H. bersama Kasat Binmas Iptu M. Tumei melaksanakan Operasi di beberapa Hotel, Kafe serta kelompok pemuda yang berkumpul dipingir jalan.
 
 
 
“Yang dikedepankan dalam operasi ini adalah Satbinmas, multisasaran dan melibatkan 30 Personil gabungan Satfung Pol.rm

 

Alasannews.com, Donggala-Sulteng | Tiga warga Kabupaten Buol, tewas dalam kecelakaan tunggal Bis antar kota, Damri di Desa Siboang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Bus Damri yang berangkat dari Kabupaten Buol ke Kota Palu, Sulawesi Tengah mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Donggala, Ahad (22/7/2018) dini hari, tulis Sulteng Terkini.com.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng Kombes Polisi Imam Setiawan,  Ahad, membenarkan kecelakaan maut tersebut.

Imam Setiawan mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada Ahad dini hari sekira jam 01.00 Wita di Dusun II Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala.

“Iya ada laporan kecelakaan tunggal bus Damri bernomor polisi DN 7150 AU yang melintas dari Kabupaten Buol menuju Kota Palu,” kata Imam Setiawan yang ditemui di Mapolda Sulteng baru Jalan Soekarno Hatta usai kegiatan Bhayangkara Fun Bike 2018.

Ia mengatakan, dalam kecelakaan itu, ada tiga penumpang meninggal dunia yang teridentifikasi masing-masing bernama Susanti N Laindjong (19), warga Jalan Kancil, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Nofika WJM Sado (22), warga Kampung Bugis, Buol, dan Nurfita Julia (15).

“Ketiga korban yang meninggal dunia itu adalah warga Buol. Dua meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara) dan satu lagi di meninggal dunia di Puskesmas Tonggolobibi saat akan dirujuk ke RS Undata Palu,” tutur orang pertama di Direktorat Lalu Lintas Polda Sulteng itu.

Selain tiga penumpang tewas, kecelakaan tunggal itu juga mengakibatkan sopir dan penumpang lainnya terluka.

Mereka yang selamat namun mengalami luka itu masing-masing sopir cadangan yang membawa mobil saat kecelakaan bernama Risno, 33 tahun, warga Silae, Evan, 31 tahun, warga Jalan Lasoso Palu Barat (kernet), Muhammad Sabit N Tihila, 47 tahun, (sopir utama).

Berikutnya korban bernama Risna (32), Arul (11), Mira (23), Misbah (21), Ira (35), kelimanya adalah warga Buol.

Kemudian korban lainnya bernama Rahman (68), Rafiah (62), warga Kabupaten Tolitoli, Fira, dan Aruju Djtio.

“Korban yang akan dirujuk ke RS Undata Palu bernama Aruju Djtio,” kata Imam Setiawan.

Ia menjelaskan, kecelakaan itu bermula pada Sabtu (21/7/2018) pagi sekira jam 10.00 Wita bus Damri bernomor polisi 7150 AU warna putih biru berangkat dari Agen Damri Kecamatan Liponoto Kabupaten Buol yang dikendarai oleh sopir utama Moh Sabit N Tihila dengan memuat penumpang 20 Orang.

Kemudian sopir memuat penumpang selanjutnya di Bajugan Kabupaten Tolitoli tiga orang dan di Agen Damri Tolitoli Panasakan Tolitoli tiga orang.

Sesampainya di Desa Balukang pada Ahad dini hari sekira jam 01.00 Wita, sopir utama digantikan oleh sopir cadangan bernama Risno.

Lalu saat berada di Dusun II Desa Siboang tepatnya di tikungan SMPN 1 Sojol sopir tidak bisa mengendalikan laju mobil tersebut hingga ke luar badan jalan dan terjatuh di depan sebuah rumah warga setempat bernama Abdul Rauf.

Polisi yang mendengar musibah itu segera turun ke TKP untuk mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Kecelakaan itu saat ini sudah ditangani aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Sulteng bersama Satuan Lalu Lintas Polres Donggala. CAL

 
 
Alasannews.com, Buol-Sulteng | Gerakan Aparatur Sipil Negara Kabupaten Buol(GASNA)minta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat bersama pemerintah daerah kabupaten buol guna meminta keadilan terhadap sejumlah enam belas jajaran pejabat pada dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten buol yang di nonaktifkan oleh bupati dan wakil bupati pada senin 26/06/2018  kemarin terkait indikasi temuan dana BOSNAS tahun anggaran 2017 pada dinas pendidikan dan kebudayaan senilai 3 miliard lebih.
 
Upaya hearing tersebut adalah bentuk kekecewaan terhadap bupati dr H Amirudin Rauf S.pog dan wakil Bupati H Abdullah Batalipu S.sos Msi yang dinilai tidak adil menerapkan kebijakannya.
 
Hal tersebut dinyatakan Sofyan Yusup kepada media ini selasa 27/06/2018"pada hari senin kami akan meminta kepada dewan perwakilan rakyat daerah(DPRD) untuk dilakukan rapat dengar pendapat agar keadilan itu harus di tegakan,jika terjadi penyimpangan seperti yang disebutkan tiga miliar dari mana,coba datangkan audit,kalau mengenai dana bos dananya itu bukan di dinas tapi direkening sekolah"tandas Sofyan.
 
Menurut Sofyan Yusup sebagai sekertaris saat itu dirinya menganggap jika ada indikasi penyimpangan silakan dilakukan audit agar bisa diklarifikasi,pihaknya sudah bekerja semaksimal mungkin untuk menyelesaikan selama dua bulan melakukan mekanisme penataan penggunaan dana bos,hanya saja ada edaran menteri tentang mekanisme pengelolaan yang tidak sempat terlaksana sehingga hal tersebut dianggap oleh badan pemeriksa keuangan(BPK)akan berpengaruh dari Rp 24 miliard jika temuan dana bosnas  Rp 3 miliard tidak diselesaikan
 
 
Lebih lanjut kata Sofyan"jadi yang dianggap oleh BPK jadi temuan itu senilai Rp 3 miliard saya tidak tau didapat dari mana jumlahnya.namun ada silva itu sisa anggaran dari 246 sekolah yang tidak terlaksana dan ada di rekening masing-masing sekolah,dinas hanya sebatas meneliti berkas laporan yang kemudian merekomondasikan pencairan,dengan kejadian itu saya pribadi dan kedinasan sangat tidak menerima atas apa yang telah di sampaikan melalui publik bahwa kami telah melakukan penyalagunaan dana sebesar itu"kata Sofyan.
 
Sementara itu di tempat terpisah wakil bupati buol H Abdullah Batalipu S.Sos Msi ditemui media ini dikantornya menjelaskan"justeru kami selaku pimpinan menyelamtkan mereka yang masih berurusan dengan BPK sebelum jadi proses hukum,sengaja kami belum melantik terhadap beberapa orang yang di dikbud karena harus menyelasaikan dulu yang menjadi tanggung jawab mereka,setelah itu kami selaku pimpinan akan melakukan sebagaimana keinginan mereka dan kami sudah menyiapkan tempat untuk mereka"kata wakil blebih.***
Halaman 3 dari 5

Terkini Olah Raga

Formulir Pendaftaran

Click Disini

Kontak Polisi

RESOR PALU