hpn2020
Senin, 30 Desember 2019 10:45

Ibu Rumah Tangga di Muara Enim, jadi Korban Serangan Harimau

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

MUARA ENIM--alasannews.com | Lagi, warga di Tanjung Agung Muara Enim jadi korban serangan Harimau Sumatera.

Korban kali ini seoraang ibu rumah tangga bernama Sulistiwati (30), yang ditemukan warga dalam.keadaan mengenaskan, Sabtu (28/12) di semak semak sekitar 100 meter dari rumahnya.

Anggota Koramil setempat menyebutkan, awalnya pada hari Jumat tanggal 27 Desember sekitar pukul 17.00 sore hari, warga melihat seekor Harimau di kebun warga berjarak sekitar 100 meter dari jalan desa. Katemin (65) warga desa Padanh Bindu, Kecamatan Agung Muara Enim mengatakan, korban yang sempat hilang sehari itu diketahui saat itu (Jumat sore) pergi mandi di pancuran air yang jaraknya sekitar 50 meter dari saksi yang melihat Harimau saat itu. Curiga korban menjadi sasaran serangan Harimau, warga desa berkumpul di bawa komando anggota koramil untuk melakukan pencarian.

Kronologis : - Pada pukul 17.00 saksi melihat seekor harimau berhadapan langsung dikebun miliknya yg berjarak 100 m. Saksi langsung berjalan mundur sambil ketakutan tanpa disadari saksi masih berjalan mundur sampai ke jalan raya. Dan langsung melapor kepada kadus bpk. Sunaryo untuk memberitahukan ke warga yg lain - Setelah mendapat cerita dari saksi orang tua korban an. Bpk. Purwanto menyampaikan bahwa korban pergi mandi ke pancuran lokasinya dekat dgn saksi yg melihat harimau berjarak 50 m. - Spontan masyraka dusun lima dan dari desa Padang bindu dan desa tetangga karya nyata berkumpul dan berencana melaksanakan pencarian di air pancuran. Setelah hari mulai gelap masyarakat berkumpul di jalan di dpn rmh kadus menunggu aparat keamanan - Pasi intel Kapten Inf Aprizal ( Pjs Danramil Semendo) dan 2 orang anggota unit intel tiba dilokasi PKL 19.15 wib dan langsung menenangkan warga sementara sambil menunggu pihak kepolisian. - Pada pukul 20.30 wib. Masyarakat memaksa melaksanakan pencarian Korban hilang dan dgn pimpinan pak kades didampingi Pasi Intel dan beberapa personil babinsa koramil 404-06/semendo serta anggota unit Intel dim 0404/ME melaksanakan pencarian diperkirakan korban. - Sampai dilokasi pemandian air pancur ditemukan handuk yg dipakai oleh korban dan diteruskan pencarian disekitar lokasi dan belum berhasil ditemukan. - pada pukul 22.15 wib masyarakat kumpul kembali di dpn rumah kadus - selanjutnya pada PKL 22.45 wib masyarakat kembali melaksanakan pencarian pimpin oleh pasi intel kpt inf. Afrizal (Pjs Danramil Semendo), Danramil 05/TE kpt inf. Fiber irwanda, Babinsa Koramil 05, Koramil 06 dan 2 0rang Anggota Unit Inteldim 0404/ME(Sertu sayful dan Serda Hadi) dan korban ditemukan telah meninggal Dunia jarak 50 M dari Pemandian Air Mancur dengan kondisi Leher hampir putus, kaki kiri dari lutut ke bawah putus hilang, kaki kanan telapak kaki hilang . - Selanjutnya korban di bawa ke rumah Duka dan hasil musyawarah keluarga akan di laksanakan pemakaman korban pada esok Hari Sabtu 28.12.2019. - Pada pukul 00.30 Wib masyarakat membubarkan diri dan sebagian melaksanakan Takziah di Rumah Duka, - untuk hewan buas sementara tidak terlihat disekitar pemukimam warga. Fakta-fakta : 1. Benar adanya dan terlihat jelas seekor harimau sumatera yg berusaha memangsa hewan peliharaan warga yg berjarak 100 m dari perkampungan talang tinggi desa Padang bindu kec. Tanjung Agung kab. ME. 2. Harimau sumatera hanya satu ekor yang terlihat dan sedang kelaparan. 3. Ukuran sebesar anak sapi lebih kurang panjang 2 m 4. Warna belang corak garis hitam 5. Bahwa benar Korban hilang An. Sdri Sulistiowati telah di temukan dalam Kondisi MD. Penyebab pasti kematian dalam penanganan pihak kepolisian Tindakan yg diambil unt sementara: 1. mendata masyarakat yg apabila masih berada diseputaran lokasi unt segera meninggalkan lokasi perkebunan. 2.menghimbau masyarakat unt sementara waktu tidak melaksanakan aktivitas dikebun sampai dgn situasi mulai kondusif kembali. Pendapat pelapor : - Hewan buas harimau sumatera yg saat ini terlihat merupakan harimau yang merasa kelaparan dan merupakan hewan yang sedang meresahkan warga diwilayah Semendo khususnya

Baca 60 kali Terakhir diubah pada Senin, 30 Desember 2019 11:58

Berikan komentar

TULIS PESAN

Umroh

Kontak Polisi