hpn2020
Regional
Regional

Regional (154)

 

RIAU (alasannews) -- Angki yang mengaku sebagai Korlap 2 (dua) Aksi demo Aman (Aliansi Masyarakat Bemgkalis), serta sebagai Mahasiswa UIR Fakultas Psikolog semester 8 (delapan).

Sebagaimana yang diakuinya kepada wartawan saat di konfirmasi Wartawan, Selasa (18/02/2020) kemarin, diduga bukan Mahasiswa Fakultas Psikolog Universitas Islam Riau (UIR).

Berdasarkan penelusuran redaksi melalui media sosial facebok, redaksi menemukan 2 (dua) akun yang diduga milik Angki dengan nama Akun Angki Mei Putra dan Angky Mei Putra Didalam laman Akun tersebut terlihat photo yang diduga berwajah sama dengan oknum bernama Angki yang diwawancari wartawan saat aksi damai yang mengatas namakan masyarakat (Aman) dan Mahasiswa UIR Fakultas Psikolog semester 8 (delapan) yang direkam dalam bentuk rekaman suara dan visual Video.

Untuk memastikan penelusuran redaksi selanjutnya, apakah oknum Angki yang diwawancarai wartawan adalah Mahasiswa UIR Fakultas Fisikologi semester 8 (delapan). 

Penelusuran dilakukan ke pihak Universitas Islam (UIR) melalui Yanwar Arif M.Psi, Dekan Fakultas Psikolog " Baik saya chek dulu, nama lengkapnya siapa ya pak ?." jawab Yanwar Arif M.Psi Dekan Fakultas Psikolog UIR, saat dikonfirmasi apakah Angki benar Mahasiswa Fakultas Psikolog semester 8 (delapan), via WhatsApp pribadinya, Rabu (19/02/2020).

" Baik pak sy cek dulu.", kembali jawab Yanwar Arif M.Psi setelah mendapatkan nama lengkap Angki yang diduga bernama Angki Mei Putra yang diperoleh dari penelusuran redaksi di media sosial 2 akun facebok yang diduga miliknya (Angki) serta mingirim Photo wawancara wartawan dengan Angki.

" Di Data Base kita tidak ada yang bernama Angki itu, Angki itu di Fakultas Hukum.Saya tanyakan di Rektorat, dia (Angki) itu Mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2013." sebut dan tutup Yanwar Arif M.Psi yang via telp seluler pribadinya pada redaksi Sementara Konfirmasi yang dilakukan redaksi kepada Dr.Admiral,SH.,MH Dekan Fakultas Hukum UIR via WhatsApp pribadinya,menjawab." Sudah Alumni pak, 2019 kalau saya tidak salah.".....Bersambung (Team)

Selasa, 18 Februari 2020 17:30

Terkait Aksi demo Mahasiswa, Ini kata Advokat Yhovizar SH

Ditulis oleh

Advokat Yhovizar SH (dok/ist)

RIAU (alasannews) -- Aksi damai ribuan Masyarakat dari Kabupaten Bengkalis mengatas namakan Aliansi Masyarakat (Aman) dan Mahasiswa Bengkalis, Selasa (18/02/2020) menuai beberapa kritikan yang diduga dapat merugikan masyarakat Bengkalis lainnya.

" Kita masyarakat Bengkalis apresiasi akan aksi yang telah dilakukan dengan mengatas namakan Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Kabupaten Bengkalis. Namun kita juga kecewa akan aksi yang telah dilakukan." ungkap Yhovizar,SH yang mengaku Masyarakat Bengkalis dan berprofesi sebagai Advokat pada awak media via WhatsApp pribadinya Selasa (18/02/2020).

Benar H.Muhammad,ST.,MP diperiksa karena diduga telah melakukan dugaan tindak Pidana Korupsi yang diduga telah terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil),namun seseorang yang sedang menjalani proses pemeriksaan oleh pihak Mapolda dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dapat dinyatakan bersalah ?

" Oleh karena itu berilah ruang kepada pihak penegak hukum, Mapolda dan Kejati Riau melakukan kinerjanya dalam menangani kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan nama dirinya (H.Muhammad) akan dugaan tindak Pidana korupsi yang diduga telah terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)." tambah Yhovizar,SH.

Dan aksi yang telah dilakukan mengatas namakan masyarakat dan mahasiswa Bengkalis di depan Ditreskrimsus Polda dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, diharapkan tidak mengandung unsur Kriminalisasi dan Politik.

Dugaan dimana H.Muhammad ditunjuk selaku Plt Bupati Bengkalis oleh Gubernur Riau setelah Pasca penahanan Amril Mukminin Eks Bupati Bengkalis oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), dan memasuki tahun Pilkada.

"Jika dikarenakan penunjukan Plt Pasca Penahanan Amril Mukminin Eks Bupati Bengkalis jelas dapat merugikan masyarakat Bengkalis lainnya, serta jika diduga dilakukan memasuki tahun Pilkada harap maklum, masing-masing punya jagoan, dan saling serang." ....Bersambung (Team)

Aksi massa yang menolak plt bupati Bengkali (alasannews)

RIAU (alasannews) -- Menolak Muhammad sebagai Plt Bupati Bengkalis, Ribuan Masyarakat dari Kabupaten Bengkalis mengatas namakan Aliansi Masyarakat Bengkalis (Aman), Selasa (18/02/2020)

Aksi unjuk rasa dilakukan didua tempat yakni di depan kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda, dan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Jalan Jendral Sudirman kota Pekanbaru.

Aksi yang dilakukan diketahui dikarenakan Muhammad telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimsus Polda Riau terkait dugaan korupsi pada proyek pipa transmisi PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada 2013 lalu.

Namun, hingga saat ini Muhammad belum juga ditahan Sekda Riau jangan coba-coba bermain mata dalam kasusu ini, tentang wakil Bupati ini ya..." wewenang sekda lah,bukti autentik itu selanjutnya.kita hanya menyentil jangan coba-coba bermain mata." cetus Angki saat dipertanyakan tudingan yang disampaikan Sekda bermain mata.

" Jadi seperti ini,kalau ada statment-statment lain yang berhak menyampaikannya adalah Alki Kordum silahkan sama beliau, beliau ada.disini " tutup Angki.

Korlap dua Mahasiswa UIR Fakultas Fisikologi semester delapan (8), saat dimintai no kontak person Alki yang disebut sebagai Kordum, serta saat dipertanyakan apakah aksi yang dilakukan diduga atas dugaan Politik Saat berita ini di Publikasi hingga usai pelaksanaan aksi demo yang dilakukan, awak media tidak dapat menjumpai Alki yang disebut-sebut sebagai Kordum....(Team)

Senin, 17 Februari 2020 23:34

Baksos Desa Cisarua Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor.

Ditulis oleh

BOGOR (alasannews) -- Terjal dan berlumpurnya jalan menuju Desa Cisarua Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor tidak menyurutkan semangat tim yang mengusung nama Sinergi Untuk Berbagi menuju lokasi.

Pagi itu Sabtu 15 Februari 2020, dimana medan yang dilalui cukup sulit dijangkau kendaraan biasa, ditambah lagi kondisi cuaca yang kurang bersahabat, tim terus melaju hingga titik target.

Meskipun jalan dilalui penuh halangan dan rintangan, serta jalan yang kiri kanan jurang serta tebing yang curam, tim Sinergi Berbagi akhirnya bisa mencapai lokasi yang terkena banjir satu bulan lalu.

Tim Sinergi Untuk Berbagi ini merupakan gabungan dari beberapa Komunitas dan Organisasi dari generasi milenial yang mempunyai kepedulian terhadap korban bencana alam, khususnya korban banjir dan longsor yang terjadi di desa Cisarua.

Adapun komunitas dan organisasi yang tergabung di Sinergi Untuk Berbagi ini antara lain: *We Are Charity (WAC) yang diketuai oleh Alona Puspa, Perempuan Merah Putih (PMP) dan Yayasan Seniman Jalanan Indonesia (YSJI) diketuai oleh Astrid Esther (Queen Astrid) , Aliansi Masyarakat Untuk Nawacita (Almaun) diketuai oleh M Rafik Perkasa Alamsyah, dan Remaja Islam Sunda Kelapa (Riska) yang diwakili oleh Ketua Departemen Riska Peduli Sendi Lesmana, serta dukungan Trauma Healing yang dipandu oleh Dika ( Almaun).

Rombongan ini membawa bantuan berupa beras, gula, minyak goreng, kopi, bubur ayam instan, teh, susu, biskuit bayi dan ibu hamil, biskuit orang dewasa, air minum mineral 2 botol besar per keluarga, sereal, termasuk peralatan mandi, obat-obatan standar termasuk krim anti nyamuk. Selain itu bantuan yang dibawa ada juga yang berupa pakaian dalam.

Di lokasi rombongan disambut oleh warga dengan sambutan dari Sekdes Cisarua Bapak Nana, mewakili tim Sinergi Berbagi sambutan disampaikan oleh Alona Puspa dari WAC.

Acara dipandu oleh Tyas Sanusi dari PMP, pengisi acara berupa hiburan musik untuk warga dari YSJI. Tim Dokter dari Al Maun dipimpin oleh Dr. Zul, dan tim medis perawat dari Riska.* Kondisi masyarakat pasca bencana ini cukup memprihatinkan, mengingat lokasi yang relatif sulit dijangkau, sehingga bantuan yang datang belum mencukupi kebutuhan masyarakat.

Masih banyak kebutuhan primer yang dibutuhkan masyarakat seperti sembako, makanan siap saji, perbaikan rumah, kebutuhan pakaian layak pakai, selimut tebal, jaket untuk anak-anak, matras untuk tidur, serta obat-obatan mengingat curah hujan cukup tinggi, dan akses menuju Puskesmas serta Pasar cukup jauh dan sulit dijangkau.

"Harapan kami agar Pemerintah lebih memperhatikan kondisi Desa Cisarua, karena warga sangat mengharapkan pemerintah datang langsung melihat Desa Cisarua agar segera mengatasi segala permasalahan yang ada". Ujar Astrid Esther menutup wawancara kegiatan Bakti Sosial Sinergi Untuk Berbagi ini.

PEKANBARU (alasannews) -- Pendidikan Jurnalistik Gratis yang di taja Oleh Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center (PJC) bersama dengan YK Law Firm bertempat di Kantor PJC Jalan Rambutan 13 B Kota Pekanbaru. Dalam Pendidikan Jurnalistik ini Dibimbing langsung Oleh Drs. Wahyudi El Panggabean MH Selaku Direktur Utama Lembaga Pendidikan Wartawan dan DR. Yudi Krismen. SH. MH, Dosen di Pasca Sarjana Fakultas Hukum UIR. Pada Materinya Wahyudi El Panggabean menyampaikan penting nya mengenali peristiwa sebelum membuat sebuah berita dan persiapan yang matang sebelum melakukan Proses wawancara. ” ya sebelum kita melakukan proses wawancara kepada narasumber kita harus melakukan persiapan yang matang, penampilan prima, berbicara dengan sopan santun, buang rasa takut dan terakhir buat TOR atau panduan Pertanyaan.” kat Wahyudi, Minggu (16/2/2020) Ketika di tanya apa harapan Wahyudi terkait program Gratis yang ia cetus di Lembaga Pekanbaru Journalist Center ini, Wahyudi berharap agar Program ini bisa berjalan terus sesuai dengan yang di inginkan. “Saya berharap agar Program ini dapat berkesinambunga karena inilah yang akan kekal abadi bagi kita karena ini adalah salah satu ilmu yang bermanfaat yang kita ajar kepada generasi generasi muda kita. Apalagi generasi muda Sekarang ini luar biasa anak muda sudah berani jadi Wartawan dan memiliki Media makanya kita kawal serta bina agar mereka dapat menjadi Wartawan yang Profesional.” Ujarnya. Sedang kan DR.Yudi Krismen,SH. MH menyampaikan materi tentang UU IT dan UU Pers serta Kode Etik Jurnalistik yang mesti di ketahui oleh seorang Jurnalist. Pasal yang sering digunakan adalah pasal 27 Ayat 3 UU ITE tentang pencemaran nama baik serta pasal 28 ayat 2 UU ITE tentang penyebaran Kebencian. ” jadi Jurnalis Mesti pandai juga karena yang terjerat UU ITE ini banyak yang berhubungan dengan Media Sosial meskipun Share Produk Jurnalistik (berita) kalau disisipi komentar yang memancing caci maki orang banyak ini juga berbahaya bagi Jurnalis. Kebebasan Pers bukan berarti membuat Jurnalis bisa bertindak Seenaknya (ada pasal 7 ayat (2) (UU 40/1999 tentang Pers ) Jurnalis adalah Profesi yang memiliki dan harus menaati Kode Etik Jurnalistik.” Jelas Pimpinan YK Law Firm. Tampak hadir pada pelatihan Jurnalis Gratis yang di Gelar Oleh Pekanbaru Journalist Center (PJC) ini ibu Asmanidar. SH selaku Ketua IKADIN Kota Pekanbaru, Pebrian Koto. S. Pd yang mendampingi para Pemateri. Salah seorang Peserta Program Jurnalistik Gratis Nova (menyampaikan ucapan Terimakasih kepada PJC dan YK Law Firm yang telah memberikan ilmu ilmu seputar Kewartawanan dam UU Pers. ” Alhamdulillah dengan mengikuti pelatihan jurnalistik ini kami banyak mendapat kan pelajaran penting dan ilmu mengenai dunia wartawan serta UU yang ada dalam dunia Jurnalistik, semoga ilmu yang telah kami dapatkan bisa bermanfaat buat kami para peserta ini.” ujar Nova. (Rilis/Red)

Gubernur Anies Ingin Jakarta Punya Museum Lawak,  tampak pengurus Paski DKI usai dilantik (foto ist)

JAKARTA (alasannews) -- Pelaksanaan pelantikan pengurus daerah PaSKI DKI Jakarta berlangsung meriah dan sukses.

Pelantikan pengurus daerah (PengDa) PaSKI DKI Jakarta terkesan sangat spesial sekali karena dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Iwan Henry Wardhana Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Pengda Paski Jabar Bang Komeng, Pengda Paski Banten Bang Narji, Pembina PaSKI Pusat Tarzan, Derry penasehat PaSKI, H.Komar, Ginajar, Eko Patrio, Jarwo Kwat Ketua Umum PaSKI , Ivan Sekjen Paski Pusat, David Nurbianto Stand Up Comedy, Maman Suherman, Rachmat Gobel, Denny Chandra, Rudy Sipit, Idan Separo, Kojek , Mamo Diamor, Faqih Ngademin dan lain-lain.

Balai kota DKI Jakarta jadi saksi bisu moment bersejarah pelantikan Pengurus Daerah PaSKI DKI Jakarta priode 2020-2023. Pelantikan pengda PaSKI DKI Jakarta menjadi moment penting dan bersejarah bagi dunia komedi Indonesia, acara yang digelar pada hari Sabtu, 15 Febuari 2020, Jam 19.00 - Selesai, sangat berkesan dan meriah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutannya menginfokan gagasanya untuk membuat museum Lawak di Jakarta. "Ide yang sangat luar biasa dari Pak Anies Baswedan yang ingin membuat Museum lawak, ini akan mengakomodir seniman komedi diJakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya, dan bisa menjadi alternatif hiburan dan wisata diJakarta" ujar Teguh Margono, SH selaku Bidang Hukum dan Advokasi pengda PaSKI DKI Jakarta.

Acara pelantikan telah resmi mengangkat para pengurus daerah PaSKI DKI Jakarta priode 2020-2023 yaitu:

Penasehat Ibu Linda Agum Gumelar, Ketua Denny "Cagur" Wahyudi, Wakil Ketua I Beddu wakil ketua II Mukhlas, Sekretaris Mas Ganang Pricahyono (Mas Gan), Bendahara Kumala Sari , Bidang Usaha Kreatif dan Pengembangan SDM Haerudin (Heru BosBro) Simon Rarameha Ngadang (Temon) , Panca Sunu Setyaji, Murfi Hidayat, Dindo Romanjaya, Bidang IT dan Sosial Media : Encep Muh Subhan, Zulfikri, Zukfikar, Dadang Suherman, M. Hafiz Sya'ban. Bidang Humas dan Hubungan Antar Lembaga : Wildan Delta (Kiwil), Saleh Ali, "Takur" Yazir Haq, Kimau, Rudi Handoko Rahardjo , Bidang Sosial Kemanusiaan dan Kerohanian : H. Otong Lalo, H. Bachtiar, Nizamudin, Maya Safira, Latifah, Dedy Rachmanto, Muhammad Hafiz dan untuk Bidang Hukum dan Advokasi Teguh Margono,SH dan Agung Mattauch,SH,MH.

"Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada para sponsor, pemprov DKI Jakarta yang telah memberikan tempat dan fasilitas diBalai kota DKI Jakarta, para pelawak, pengurus dan anggota PaSKI DKI Jakarta , hingga bisa terlaksananya acara pelantikan ini" ujar Takur selaku ketua panitia pelaksana pelantikan Pengurus Daerah DKI Jakarta priode 2020-2023.

Acara pelantikan pengurus daerah PaSKI DKI Jakarta yang berlansung sukses penuh gembira dimeriahkan oleh MC kocak Abdel & Temon, hiburan musik humor Go Blocks Band, Lenong PaSKI DKI Jakarta dengan para pemain Denny Cagur, Beddu, Parto Patrio, H.Bachtiar, Nizam, Murfi, Kimau, Mae, Kumala Sari dan para pemain lainnya dari sanggar Si Pitung, palang pintu dan gambang kromong sanggar Si Pitung Rawa Belong pimpinan H. Bachtiar, ABI (Aku Badut Indonesia) pimpinan Deddy Delon dan stand up comedy.

"Semoga pengurusan pengda PaSKI DKI Jakarta oriode 2020-2023 benar-benar bisa menjadikan wadah komunikasi, silaturahmi dan kreatifitas para seniman komedi Indonesia khususnya DKI Jakarta" kata Denny Cagur selaku ketua PengDa PaSKI DKI Jakarta priode 2020-2023.

Tampak ambulance yang dirinsek usai tambak kerbau (fadly syarif/anc)

 

SELAYAR (alasannews) -- Persoalan ternak liar tak bertuan yang telah acap kali menjadi bahan perbincangan dan sorotan di aku media sosial facebook, hari ini, Minggu, (16/2) kembali menjadi pemicu laka lantas yang terjadi di jembatan Tulang, Desa Barugaia. Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan.

Sebuah armada mobil ambulance milik Puskesmas Buki bermuatan jenazah, ringsek usai mengalami kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh kerbau liar tak bertuan yang kerap bergentayangan di jalan raya.

Armada mobil ambulance melaju dari arah kota Benteng dan rencananya akan menuju ke Dusun Bontonumpa untuk mengantar jenazah yang bary dijemput dari RSUD KH. Haiyung, Benteng.

Akibat kecelakaan tersebut, jenazah beserta rombongan keluarga yang berada di mobil ambulance terpaksa dievakuasi dengan menumpangi armada mobil pick up untuk melanjutkan perjalanan menuju ke Dusun Bontonumpa.

Beberapa hari sebelumnya, persolalan ternak liar, sempat disorot oleh salah seorang netizen yang merasa gerah melihat kambing tak bertuan, keluar masuk, pekarangan rumah dan memakan tanaman warga.

Kepala bidang Trantibun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran ( Damkar) Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Eka Putera Rindam yang dikonfirmasi wartawan, hsri Minggu, (16/2), membenarkan kejadian laka lantas, di area Jembatan Tulang yang disebabkan oleh kerbau liar tak bertuan. Andi Eka menuturkan, hal ini sudah dibahas dan dikoordinasikan dengan sejumlah camat.

Bahkan, ia selaku, Kabid Trantibum merasa prihatin, dengan masih cenderung rendahnya kesadaran masyarakat dan atau pemilik ternak, akan dampak dan sisi negatif yang akan ditimbulkan saat ternak bekeliaran tanpa pengawasan. Selain dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, ternak liar juga berpotensi merusak tanaman waga, pungkasnya.

(Fadly Syarif)

RIAU (alasannews) -- Kepedulian terhadap sesama menjadi keharusan bagi setiap orang sebagai makhluk sosial. Hal ini juga jadi bagian yang tak terpisahkan bagi Forum Pers Independent Indonesia (FPII) khususnya Setwil Riau.

Selain dituntut memberikan Informasi kepada Masyarakat Ramai Tim FPII juga mengabdikan diri kepada masyarakat dengan Program Peduli Kasih Sesama. Sebagai bentuk kepedulian kasih terhadap sesama pada Jum'at (14/2/2020) Tim Forum Pers Independent Indonesia (FPII,) Setwil Riau yang didampingi Korwil FPII Kampar menjenguk pasien cilik penderita penyakit tumor ganas asal Kabupaten Rokan Hilir.

Kedatangan Tim FPII langsung disambut oleh orang tua pasien. Sangat miris mata saat melihat Putra, bocah berusia 7 tahun sang pasien tumor ganas hanya bisa terkulai lemas diatas tempat tidur, dengan kondisi perut yang semakin membesar dan tubuh dan semakin kurus.

Rasa sakit yang dialami, Putra membuat hati kita meneteskan airmata. Bocah malang tersebut harus terbaring lemah di Rumah Sakit dengan harapan diberikan keajaiban dari Allah SWT agar segera sembuh. Menurut keterangan Orang tua Putra Sakit yang dialami anaknya sudah berlangsung lebih kurang 1 tahun yang lalu, berbagai pengobatan juga sudah dicoba namun hasilnya belum maksimal,"ujarnya dengan wajah sedih.

Masih katanya karena perut sang anak terus mengalami pembengkakan sehingga waktu itu harus dirawat di RSUD Bagansiapiapi. Berdasarkan diagnosa awal dari Tim Dokter, Putra divonis mengidap penyakit tumor ganas yang awalnya dipicu oleh adanya penyakit kanker ginjal yang terus menjalar ke organ tubuh lainnya,"jelasnya.

Lebih lanjut setelah melakukan pengobatan di RSUD Bagansiapiapi akhirnya dengan bantuan banyak pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu - persatu anak kami dirujuk ke RS PMC Pekanbaru, dan disini lebih kurang sudah 6 hari.

"Di RS PMC ini kita sudah lebih kurang 6 hari"bebenya. Sebelumnya kita juga mencoba pengobatan Alternatif ke Padang Sumatra Barat, dengan pengobatan Alternatif ada ringan sedikit, biasanya Putra kalau sakit tidak mau minum, kita sekarang hanya bisa berharap keajaiban dari Allah SWT, karena saya selaku orang tua tidak tega melihat apa yang dirasakan oleh Putra yang setiap hari merengek merasakan sakit,"tutur Ayah Putra sambil mata berkaca - kaca menahan kesedihan.

Ketua FPII Setwil Provinsi Riau Ismail Sarlarta kepada awak media usai kunjungan mengatakan," kedatangan kita ke RS PMC ini dalam rangka menjenguk Anak , Adik kita Putra yang mengidap sakit tumor ganas, dengan program Peduli Kasih yang diprogram oleh FPII khususnya Wilayah Provinsi Riau bahwa kita peduli terhadap sesama,"ungkapnya.

Sambung Ismail, selain itu juga kita mengetuk hati Pemerintah baik Pemda Rokan Hilir maupun Pemerintah Provinsi Riau agar memberikan perhatian. " Berikan bantuan yang sunguh - sungguh , jangan hanya setengah - setengah. Karena keluarganya sangat membutuhkan uluran tangan, beliau orang susah yang kesehariannya bekerja serabutan, dengan cobaan oleh Allah SWT betapa tegar hati orang tuanya, untuk itu Pemerintah harus peduli, karena kesehatan masyarakat juga hak masyarakat sesuai amanat UU 1945,"cetus Ismail.

Sementara itu ditempat yang sama Asril Ketua FPII Korwil Kampar juga menyampaikan hal yang sama berharap kepada Pemerintah dan seluruh element masyarajak agar membuka mata terhadap apa yang diderita oleh sesama. 

"Saya berharap Pemerintah berikan bantuan dan Perhatian Estra, dan juga kepada masyarakat mari sama - sama kita doakan adik kita ini Putra agar segera diberikan kesembuhan"harapnya. Masih kata Asril semoga dengan kunjungan yang kita lakukan, bisa meringankan beban yang dirasakan oleh keluarga pasien cilik penderita tumor ganas asal Rohil ini"tutup Asril. Sumber: FPII Setwil Riau

Pekanbaru (alasannews.com) – Cemarkan nama baik partai dan tuding Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto terima sejumlah uang, Morlan dan kuasa hukumnya dilaporkan DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau ke Polda Riau, Rabu (12/2/2020) Hal ini disampaikan Wakil Ketua Bidang Hukum dan kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi (BBHA) PDI Perjuangan Riau, Megawati Matondang kepada Bidikonline melalui whatsAppnya, Rabu (12/02/2020) Ketua DPD PDI Perjuangan Riau H Zukri ,melalui Megawati Matondang menegaskan bahwa laporan beserta tudingan kepada Sekjen DPP Partai PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang disampaikan oleh kuasa hukum Morlan Simanjuntak disalah satu media, itu tidak benar sama sekali. . ''Itu tidak benar. Kami DPD PDI Perjuangan Riau tegaskan bahwa Sekjen DPP kami Hasto Kristiyanto tidak ada meminta atau menerima uang dari saudara Morlan. Tuduhan yang disampaikan oleh saudara Morlan kepada Sekjen DPP tersebut merupakan fitnah,'' tegasnya. ''Apa yang disampaikan Morlan tidak berdasar, karena statemen yang disampaikannya dalam pemberitaan media saling kontradiktif dan tidak masuk akal, Yang menjadi pertanyaan mendasar adalah bagaimana mungkin seorang Sekjen akan berhubungan langsung dengan yang bersangkutan terhadap urusan seperti itu. Secara organisasi kepartaian sudah ada kordinasi berjenjang mulai dari ranting, PAC, DPC dan DPD,'' papar Megawati. Lebih lanjut Megawati menyampaikan bahwa ini adalah merupakan pencemaran dan telah mencoreng nama baik Partai PDI Perjuangan dan Sekjen DPP. Menyikapi tudingan ini, Megawati menyampaikan PDI Perjuangan menantang kuasa hukum Morlan Simanjuntak untuk membuktikan tudingannya tersebut. “ Ini sudah merusak marwah partai dan telah mencemarkan nama baik partai. Kita sudah melakukan kesepakatan bersama bahwa DPD PDI Perjuangan Riau akan melaporkan balik saudara Morlan beserta kuasa hukumnya ke Polda Riau,'' tutup Megawati. Hal senada juga disampaikan Ketua DPC PDIP Kampar Hanafiah dalam jumpa tersnya menyampaikan, “ kami akan menempuh jalur hukum atas tudingan permintaan sejumlah uang oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagaimana dilontarkan Kuasa hukum Morlan Simanjuntak, Kamarudin Simanjuntak, jelas Hanafiah, Senin(11/2/2020) . Dalam jumpa persnya Hanafi yang didamping yang didampingi Badan Kehormatan Taufik Aldini, Sekretaris Triska Feli SH dan Wakil Ketua Bidang Komunikasi Anotona Nazara SE, juga menceritakan, begitu berita permintaan uang tersebut ia baca di sejumlah media online dirinya langsung menghubungi Sekjen Hasto Kristianto. "Tadi saya langsung telepon pak Sekjen sebagaimana disampaikan oleh kuasa hukum Morlan Simanjuntak itu. Dan tudingan itu dipastikan tidak ada dan tidak benar dan mencemarkan nama baik partai. Selama ini bahkan DPP terus membantu DPD dan DPC seluruh Indonesia untuk membesarkan partai", ucapnya. Hanafiah menduga isu ini sengaja dihembuskan oleh lawan politik yang tidak senang dengan kemenangan PDIP 2 kali berturut-turut baik di legislatif tingkat nasional, maupun eksekutif yaitu Presiden. Ia pun menantang kuasa hukum Morlan untuk membuktikan tudingannya, jangan hanya berani bicara di media. Sedangkan menyikapi tudingan yang dinilai mencemarkan nama baik partai PDIP, Hanafiah memastikan akan menempuh jalur hukum. Sementara Sekretaris DPC PDIP Kampar Triska Feli SH menjelaskan, pemecatan Morlan berkaitan dengan manipulasi data saat mencalonkan. "Saudara Morlan itu menipulasi data terkait pencalonannya. Bahwasanya beliau sudah ditetapkan oleh pengadilan sebagai terpidana, menjadi dasar DPP memecat saudara Morlan", ujarnya. Triska mengatakan, sesuai PKPU Nomor 5, Morlan tidak lagi memenuhi syarat menjadi anggota DPRD. Ia mengatakan, dalam undang-undang nomor 7 Tahun 2017 tentang penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dijabarkan dalam pasal 32 ayat 2 huruf b peraturan KPU nomor 5 tahun 2019 tentang penetapan pasangan calon terpilih, penetapan perolehan kursi, dan penetapan calon terpilih, yakni calon-calon yang berstatus sebagai terpidana. "Saat pelantikan anggota DPRD Kampar 27 Agustus 2019 lalu, Morlan ditahan di LP Siak karena terlibat kasus pencurian di daerah Siak. Jadi artinya sebagai bawahan dari DPP, segala sesuatu yang ditetapkan kami tetap dukung dan pertahankan", katanya. (boc-02)

JAKARTA -- alasannews.com Selasa (11/02/2020), 50 (lima puluh) orang mengatas namakan Gerakan Mahasiswa Bengkalis - Jakarta lakukan Aksi Demo didepan Mabes Polri terkait Penegakan Hukum yang tumpang tindih si Kabupaten Bengkalis yang akan dilaksanakan pada pukul 10.00 Wib - selesai Terkait akan hal tersebut diatas, sebagaimana Informasi yang telah diperoleh.Awak mediapun menghubungi Eca yang diduga selaku Korlap pelaksanaan Aksi Gerakan Mahasiswa Bengkalis -Jakarta via telp seluler (Hp) pribadi miliknya 08288XXXXXX, untuk mempertanyakan kebenaran,keabsahan Informasi yang telah diperoleh media serta memastikan pelaksanaan aksi yang akan dilakukan .Selasa (11/02/2020) pukul . " Aksinya nanti jam 13.00 Wib (1Siang) ini, di Mabes Polri." jawab Eca Korlap Aksi Demo Gerakan Mahasiswa Bengkalis - Jakarta via telp seluler Pribadinya.Selasa (11/02/2020) pukul 08.08 Terkaiti....kasus ini...kasuh...apo namonyo, apa...aduh lupa pula.Tindakan...ini...Tindakan...apa...yang dilakukan oleh Wakil Bupati.jawab Eca Ini dulu Khan ada...sebelum menjadi wakil Bupati Khan,dia dulu pernah menjabat apa namanya tu Kepala Dinas pelelangan proyek itu Pipa. " Kalau Kito gabungan dengan kawan-kawan Sumatra jugo,Aceh, Riau jugo Ado, dengan poin mendesak Mabes Polri sama Kabag Reskrim itu untuk menangkap Wakil Bupati.Soalnya Khan ini kasus sudah lama,tapi tidak pernah ini...yang ditangkap itu malah bawahan-bawahannya aja, aktornya tidak ditangkap sama pengadilan sana khan.jelas Eca saat dipertanyakan kasi dilakukan dari mana Mahasiswa mana saja serta point' apa yang disampaikan dalam aksi yang dilakukan Saat dipertanyakan aksi demo yang dilakukan Mahasiswa di Jakarta yang dilakukan, apakah berdasarkan dugaan Politik ditahannya AM Bupati Bengkalis oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). " Jadi gini kalau berbicara Politikkan, bahkan kemarin boleh kita demoin itu awal mulanya kita demoi Bupati.Ah...Bupati tertangkap Wakil Bupatinya juga kita yang memasukin,maksudnya tujuan kita sih ingin Bengkalis itu bersih dari Korupsi." Sementara perihal tuntuan aksi yang akan disampaikan, Eca menyebutkan diantaranya : 1.Kami minta itu tangkap Wakil Bupati Bengkalis,karena terindikasi kuat dalam kasus penyimpangan proyek pengadaan pipa transmisi PDAM sebesar Rp 2,5 Miliyar. 2. Mendesak Jendral Polisi Idam Azis,agar segera mengintruksikan kepada Kapolda Riau agar segera proses dan menangkap Wakil Bupati Bengkalis itu.Karena menginterpensi Panitia Lelang Proyek pengadaan pipa transimi PDAM di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau 3.Meminta kepada Jendral Polisi Idam Azis, agar segera memerintahkan Kapolda Riau segera menangkap menangkap Wakil Bupati Bengkalis atas perilakuan Tekanan dan Intimidasi kepada Panitia Lelang Proyek Pipa Transmisi PDAM. Perihal tuntutan aksi pada point' dan 2 dan 3,terkait Interpensi,Tekanan maupun Intimidasi yang diduga dilakukan oleh Wakil Bupati Bengkalis terhadap Panitia Lelang memiliki bukti akan dugaan yang telah dilakukan pada Panitia lelang ? " Ya..tekanan terhadap pemenang lelang,jadi gini.Ini Khan pernah diangkat Panitia Lelang sama pelaksana proyek dulu kan pernah dibawa ke apa..ke pengadilan atau kejaksaan gitu Khan.Ini kasus pernah diangkat,itu sudah ditetapkan itu siapa...Wakil Bupati ini tapi tidak ditangkap." Intimidasi pada Panitia lelang itu, " Dipakai lagi atau Ndak " ucap Eca mengulang ucapan dugaan Intimidasi yang diduga dilakukan Wakil Bupati Eks Kadis kepada Panitia.Pokoknya ada datanyo,berupa kesaksian dari Panitia itu.Karena itu udah di ini...udah...di..apa...yang ini Khan kasus korupsinya sudah ditangkap panitia pelaksana sudah ditangkap,lupa pula namonyo.bukan panitia Pelaksana, anu PT pelaksananya lupa pula aku bang....jawab Eca saat dipertanyakan,apakah Mahasiswa memiliki bukti rekaman maupun data yang lain akan ucapan Intimidasi,Interpensi atau Intimidasi yang diduga dilakukan Wakil Bupati Bengkalis. Kalau upamanya asumsi berarti ini Khan menduga, bantah Eca pada awak media saat awak media menyampaikan aksi Mahasiswa apakah berdasarkan dugaan maupun asumsi tidak berdasarkan unsur Politik maupun bukti-bukti dan atau data-data fakta yang dimiliki Mahasiswa saat aksi yang akan disampaikan kepada Mabes Polri Kalau bicara Data ada, ya..Khan. kita khan datanya dari...kemarin tu dari kawan-kawan yang kembali ke Bengkalis itu kalau tidak salah melaksanakan Audiensi sama Kejaksaan atau Pengadilan tu. Dia kasih berkasnyo,terkait kasusnya viral.tambah Eca " Datanya ado, tertulis dari saksi-saksi ini menyampaikan didalam tulisan itu.Cuman khan yang jadi persoalan ini, kenapa pak Wakil ini tidak pernah ditangkap.Nanti kita kasih pas di Mabes Polri,nanti kita sampaikan semua itu.Data itu ada sama teman Pulo, di Sekret aku masih dirumah bang." tutup Eca pada awak media saat awak media meminta data yang dimiliki oleh Mahasiswa dalam melakukan aksi, apakah data berupa ucapan langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis kepada Panitia lelang yang diduga melakukan Interpensi,Intimidasi atau data tertulis akan pernyataan saksi-saksi yang dimaksud eca didalam persidangan yang janji akan diberikan kepada Media via telp seluler usai pelaksanaan aksi yang nantinya akan dilaksanakan didepan Mabes Polri....Bersambung (Team)

Halaman 1 dari 11
Umroh

Kontak Polisi