hpn2020
Minggu, 05 Januari 2020 23:28

Politisi Golkar Azis Syamsuddin Dilapor ke KPK

  • Cetak
  • Email
Nilai butir ini
(0 pemilihan)

JAKARTA -- alasannews | Politisi Partai Golkar yang juga Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran dituding telah menerima fee terkait dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah sebesar delapan persen pada 2017. Tudingan itu sebagaimana disampaikan Ketua Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI), Arifin Nur Cahyono, usai melaporkan, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (6/1/12). "Bupati Lampung Tengah, Mustafa mengatakan dan melakukan testimoni bahwa politisi Partai Golkar, Azis Syamsudin menerima fee dari DAK 2017 Kabupaten Lampung Tengah sebesar delapan persen, yang juga diakui oleh Yaya Purnomo dalam persidangannya di Pengadilan," kata dia. Ia mengaku telah membuat laporan resmi atas pengakuan Mustafa dan Yaya Purnomo ke pimpinan KPK. Dia mengharapkan, laporan itu dapat ditindaklanjuti lembaga antirasuah. "KPK pernah mengaku akan mengembangkan kasus suap dana perimbangan daerah pada APBN-P 2017 dan 2018. Penyidik menduga masih ada praktik rasuah dalam pengurusan dana perimbangan," kata Arifin. Sebelumnya, Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah menyatakan, mengaku akan mengembangkan kasus suap dana perimbangan daerah pada APBN-P 2017 dan 2018. Penyidik menduga masih ada praktik rasuah dalam pengurusan dana perimbangan. "Ada sejumlah fakta sidang yang muncul sebelumnya, diduga pengurusan dana perimbangan daerah juga terjadi di daerah lain," ujar Febri pada 12 Februari 2019 lalu. Pengusutan perkara dipastikan tak berhenti pada kasus dana perimbangan Kabupaten Kebumen yang menjerat mantan Wakil Ketua Taufik Kurniawan. Termasuk kasus dana perimbangan Kabupaten Arfak yang menyeret Politikus PAN Sukiman. Pada saat itu, Febri mengakui ada fakta-fakta baru yang muncul dalam persidangan anggota Komisi XI DPR Fraksi Demokrat, Amin Santono dan Ditjen Perimbangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Yaya Purnomo. Semua hal yang muncul dalam persidangan akan ditindaklanjuti. Apalagi, sepanjang persidangan, terungkap praktik suap dalam pengurusan dana perimbangan di beberap daerah lain. Salah satunya pengurusan DAK di Kabupaten Lampung Tengah. Dalam tuntutan Yaya Purnomo disebutkan, jika dana DAK dan DID untuk Lampung Tengah berhasil dicairkan senilai Rp 79 miliar. Bahkan, Ketua Banggar Azis Syamsuddin disebut menerima fee dari pengurusan dana perimbangan untuk Lampung Tengah tersebut. Mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa menyebut Azis Syamsuddin meminta uang fee sebesar 8 persen terkait pengesahan dana alokasi khusus (DAK) perubahan 2017 untuk Kabupaten Lampung Tengah pada Badan Anggaran DPR. Hal ini diungkapkan Mustafa saat membesuk ayahandanya, di Rumah Sakit Harapan Bunda Lampung Tengah, Rabu (25/12) lalu. Azis, sebut Mustafa, menjabat sebagai Ketua Banggar saat ia meminta bantuan terkait pengesahan DAK perubahan 2017 pada Banggar DPR untuk Lampung Tengah. Mustafa mengaku diajak oleh mantan Ketua DPRD Lampung Tengah Fraksi Golkar, Junaidi yang juga terjerat beberapa kasus korupsi di Lampung Tengah, untuk bertemu dengan Azis. Saat bertemu itu, Mustafa mengaku terkejut lantaran Azis meminta fee sebesar 8 persen dari DAK yang akan diterima Lampung Tengah. Selanjutnya Mustafa meminta Azis untuk berkomunikasi dengan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah pada saat itu dijabat oleh Taufik Rahman yang juga telah divonis hakim Katta/puan

Baca 73 kali
Umroh

Terkait Politik

  • Power Full, Bacagub Cudy Masuk Tolitoli
    Foto:ist/fb TOLITOLI (alasannews) -- Rusdy Mastura alias Cudy, salah satu bakal calon gubernur Sulawesi Tengah yang sudah star bersosialisasi ke…
  • Isal, Serius Dong
    Isal, Serius Dong Moh Faisal Lahaja (ist) POLITIKA (alasannews) -- Ramai bicara kandidat Cabup Tolitoli, menjadi berita menarik baik di medsos maupun media…
  • NDB Menuju Cagub Sulteng (2) "Apa Kabar Ibu-ibu"
    NDB Menuju Cagub Sulteng (2) "Apa Kabar Ibu-ibu" Foto ist POLITIKA (alasannews) -- Sulteng punya Gubernur wanita? Kenapa tidak! Kalau saja ibu Nurmawaty Dewi Bantilan (NDB) menjadi Cagub…
  • Isu ARB dan MNB 'pecah konksi' merebak
    Isu ARB dan MNB 'pecah konksi' merebak M Faisal Lahaja (ist) TOLITOLI (alasannews) -- Perhelatan Pilkada baru akan digelar akhir 2020. Pasangan kandidat pun masih labil alias…
  • NDB Menuju Cagub Sulteng (1)
    NDB Menuju Cagub Sulteng (1) Foto:ist POLITIKA (alasannews) -- Politisi Dewi Nurmawaty Dewi Bantilan, setapak lagi akan menajdi calon gubenur Sulteng 2020 dari Partai Golkar.…

Kontak Polisi

RESOR PALU