Sabtu, Januari 25, 2020
Senin, 04 Desember 2017 09:22

Gubernur Sulteng, Tinjau Pembibitan Sapi di Lembah Napu Desa Alitupu, Lore Utara, Poso.

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(0 pemilihan)

Poso, Inovasi.web.id. Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, lakukan peninjauan langsung ke lokasi kandang pembibitan sapi, di lembah Napu, Desa Alitupu, Kabupaten Poso, Minggu, 26 November 2017.

Peninjauan tersebut dilakukan, untuk memastikan kesiapan terkait program pembibitan sapi. Menurut Gubernur, program ini sebagai bukti keseriusan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, untuk mewujudkan program 1 juta sapi, sekaligus mendukung swasembada daging sapi secara nasional.

“ Saya sudah dua kali menemui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian . Kita bersyukur, tahun 2018 ini pihak Kementrian sudah berkomitmen akan memberikan dukungan berupa bantuan bibit sapi jenis brahman (BX), dalam jumlah besar  sekitar 1000 Ekor,” ujar Longki Djanggola.

Harga sapi BX di pasaran, lanjutnya, bisa mencapai 25 jt per ekor, belum biaya pengirimannya ke Palu sampai tiba di lokasi di Napu,  semua biaya ditanggung pemerintah pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Longki Djanggola berharap,   kepada Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Nahyun Biantong, Camat, Kepala Desa Alitupu, dan Tokoh masyarakat agar serius mempersiapkan lokasi pembibitan sapi ini dengan baik termasuk diatur alas haknya dan proses pemakaian lokasi ini dengan baik sesuai ketentuan perundang undangan yang berlaku.

“ Program ini tujuannya sangat besar kepada masyarakat  untuk peningkatan kesejahtraa. Saya juga bangga mendengar laporan Kadis Perkebunan dan Peternakan Pak Nahyun Biantong. Dari hasil kunjungan Dirjen Peternakan dan Keswan di lokasi ini menyatakan bahwa penilaian beliau lokasi jauh lebih baik dari lokasi peternakan yang ada di Australia dan Sumbawa, sehingga momentum itu harus dimanfaatkan dengan baik,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Peternakan dan Keswan menyampaikan, pertama ucapan terimakasih kepada Dirjen Peternakan dan Keswan yang telah meninjau langsung Lokasi serta menilai bahwa lokasi ini jauh lebih baik dan layak untuk pengembangan pembibitan sapi.

“ Saya mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Peternakan dan Keswan, yang telah meninjau lokasi ini, dan sangat layak untuk budidaya sapi daging. Lokasi ini lebih baik dari lokasi peternakan yang ada di Australia dan Sumbawa, sehingga dengan pernyataan itu merupakan dorongan kepada kita supaya serius untuk menindaklanjutinya. Selain itu  saya sangat berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Tengah atas kesediaan beliau untuk meninjau langsung lokasi Pembibitan Ternak Sapi di tempat ini serta mensupport secara total,” ungkapnya.

Menurut Kepala Dinas Peternakan, bahwa lokasi pembibitan sapi yang disiapkan di lembah Napu desa Alitupu ini seluas 320 Ha, dimana tanah tersebut milik masyarakat dengan memberikan melalui sistem pinjam pakai kepada Pemerintah Propinsi Selama 25 Tahun .

“ Bentuk kesepakatannya sudah ditandatangani semua pihak, sehingga lokasi ini sudah siap untuk dimanfaatkan sebagai lokasi peternakan pembibitan Sapi . Nantinya bibit sapinya akan dibantu Pemerintah Pusat sebanyak 1000 ekor, dengan rincian 900 Betina dan 100 ekor jantan  dan Gubernur juga sudah menyetujui,” imbuhnya.

Sementara untuk pemagaran lokasi, pembuatan kandang, dan juga pembangunan kantor pengelola, termasuk sarana pendukung lainnya, Nahyun Biantong menjelaskan, nantinya Gubernur akan membentuk Unit Pengelola Perbenihan Sap,i supaya terkolala dengan baik, karena ke depan anak bibit sapi ini akan didistribusikan kepada masyarakat atau kelompok masyarakat untuk dikembangkan, dengan syarat bahwa sapi bantuan itu belum boleh langsung di jual tetapi anaknya baru bisa di jual. itu ketentuannya.

“ Untuk pengiriman benih sapi jenis BW oleh pemerintah pusat direncanakan pada bulan Februari 2018. Selanjutnya pemikiran besar kita , kalau melihat potensi lokasi di lembah Napu ini sangat prospek dikembangkan peternakan sapi , sehingga kalau hal itu sukses bukan tidak mungkin bisa dibangun pabrik pembekuan daging di sini, sehingga pasar ternak sapi kedepan sangat jelas kepada peternak . ini pemikiran besar kita. Dengan demikian kita berharap akan membawa dampak untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Baca 632 kali

Formulir Pendaftaran

Click Disini

Kontak Polisi

RESOR PALU