hpn2020
Jumat, 30 Agustus 2019 11:32

Gubernur Berharap, Program Kontes Ternak Bisa Wujudkan Sulteng Sejuta Sapi

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

Alasannews, Sigi-Sulteng | Melalui kontes ternak, Gubernur Sulawesi Tengah berharap upaya mewujudkan populasi trnak khususnya sapi bisa dicapai.

"Semoga kontes ini, bisa memacu program menuju Sulawesi Tengah sejuta sapi," ungkapnya dalam sambutan tertulis pada penutupan kontes ternak di Sigi, Jumat (30/8/2019).

Dalam sambutannya yang dibacakan itu, gubernu berharap banyak melaluo kontes dan lomba kita wujudkan sumber daya manusia dan perbibitan ternak yang berkualitas menuju sulawesi tengah sejuta sapi, sebutnya.

Sebagaimana termaktub dalam undang-undang no 41 tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan, yang mana pemerintah wajib melakukan pengembangan usaha pembenihan dan atau pembibitan dengan melibatkan peran serta masyarakat, kata gubernur melalui sambutannya

Gubernur juga menegaskan, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah memiliki kewajiban memfasilitasi pengelolaan sumber daya genetik hewan. khusus di Sulawesi Tengah, Gubernur berharap agar semua pihak tekait fokus mengembang biakkan sapi donggala sebagai salah satu kekayaan sumber daya genetik hewan lokal sulawesi tengah.

Gubernur mengungkapkan, berdasarkan angka tetap bps Sulawesi Tengah tahun 2018, populasi sapi di Sulteng berjumlah 343.600 ekor, dengan jumlah ini Sulteng masih defisit cukup banyak sapi dari target sulteng sejuta sapi yang dicanangkan selama kurun waktu tahun 2016 sampai tahun 2019.

Oleh karena itu, upsus siwab (upaya khusus sapi indukan wajib bunting) mesti terus digalakkan, diantaranya dengan mengintensifkan inseminasi buatan, melakukan pengawasan terhadap pengeluaran ternak antar pulau, dan pengendalian pemotongan betina produktif yang merupakan implementasi dari peraturan daerah no. 2 tahun 2017. Kata Rusli Dg Palabbi Saat menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Sulteng

Upaya peningkatan populasi menuju sulteng sejuta sapi masih banyak hal yang perlu ditingkatkan, seperti menambah jumlah petugas inseminator, petugas pemeriksa kebuntingan (pkb), asisten teknis reproduksi (atr) dan petugas recorder.

Pada kesempatan itu Wagub yang mewakili Gubernur menghimbau ke insan peternakan, untuk terus tingkatkan populasi sapi daerah dengan memperluas penerapan inseminasi buatan sebagai kebutuhan bukan paksaan, dan intensifikasi kawin alam, serta melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan pembinaan hijauan pakan ternak dan penanganan gangguan reproduksi.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah Ir.Maya Malania Noor.MT kegiatan perlombaan dan konyes ternak ini digelar sejak tanggal 28 Agustus dan berakhir hari ini 30 agustus, selain perlombaan dan kontes ternak kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pameran produk peternakan yang di ikuti oleh pelaku usaha peternakan, pelaksanaan IB gratis, pelayanan kesehatan hewan berupa vaksinasi rabies dan pengobatan gratis dan cipta lomba cipta produk olahan peternakan yang di ikuti oleh para pelaku usaha peternakan Kab/Kota.bhst/puan

 

Baca 128 kali
Umroh

Kontak Polisi

RESOR PALU