Kamis, November 21, 2019
sulteng welcome
Iklan Haji
Sulteng

Alasannews.com, Palu-Sulteng | Empat orang purna pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tahun 2019 mendapatkan bantuan bea siswa dari Win Group.

Bantuan itu,  secara resmi diserahkan Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Muhammad Hidayat Lamakarate, M.Si disaksikan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Drs. Irvan Aryanto, M.Si dan pengurus Win Group Rahmat Syahrullah, serta pejabat terkait lainnya bertempat di Ruang Kerja Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Senin 26 Agustus 2019.

Bantuan beasiswa untuk purna Paskibraka tahun 2019 diberikan kepada 2 orang paskibraka tingkat nasional yaitu Rafli Muhammad Tahir yang berasal dari SMA negeri 2 Palu dan Afifah Anggraini dari kabupaten Banggai selaku Paskibraka di Istana Negara dalam rangka peringatan detik-detik Proklamasi Republik Indonesia 17 Agustus 2019.

Adapun 2 orang lainnya yakni Adha Andini dari SMA 3 Palu dan Nur Febriana asal MAN 2 Palu yang telah bertugas mengibarkan bendera merah putih pada peringatan detik-detik proklamasi di kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah H. Hidayat lamakarate memberikan apresiasi atas inisiatif Jamil Ahmad melalui Win Grop untuk melakukan kegiatan sosial di maksud.

Jamil Ahmad merupakan salah satu purna Paskibraka angkatan 94 yang telah berhasil dan telah mengembangkan usahanya pada tingkat nasional.

Pada kesempatan itu pula Sekdaprov Hidayat lamakarate juga memberikan apresiasi kepada Paskibraka yang telah sukses mengibarkan sang saka merah putih baik di tingkat nasional maupun pada tingkat provinsi.

Kesuksesan dari Paskibraka menurut Hidayat Lamakarate tak lepas dari peran serta dari dinas terkait, pelatih serta orang tua dari Paskibraka itu sendiri.

Dirinya berpesan agar beasiswa yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dijadikan sebagai motivasi guna meningkatkan prestasi serta diharapkan menjadi contoh kepada siswa-siswi lainnya.

Beasiswa diberikan kepada yang bersangkutan melalui rekening tabungan Bank Sulteng hingga para penerima menamatkan pendidikannya pada tingkat SLTA.bhst

Kamis, 22 Agustus 2019 13:04

KPK Tandatangani Kerjasama Dengan Sulteng

Ditulis oleh

Alasannews.com, JAKARTA | KPK melakukan penandatangan MoU dengan Provinsi Sulawesi Tengan. Hal ini bertujuan untuk peni gkatan pendapatan daerah dan pengawasan yang lebih efektif.

Bersamaan dengang itu, lembaga pemerintah menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama (MoU) dengan KPK. Penandatanganan ini bertujuan sebagai fungsi koordinasi dan supervisi untuk mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan penertiban aset bermasalah.

Lembaga pemerintah itu adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD), Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kantor wilayah DJP di empat wilayah sekaligus. Empat wilayah itu meliputi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara. Penandatanganan MoU ini berlangsung sejak 19 hingga 23 Agustus, seperti dikutip dari detik.com, Kamis (22/8).

Di Gorontalo, MoU ditandatangani oleh 3 Bupati dan Wali Kota. MoU ini terkait penyelenggaraan survei penilaian integritas (SPI) pada layanab publik. KPK menilai SPI sanagat penting untuk mengukur integritas sektor layanan publik.


"KPK memandang penting untuk dilakukan SPI untuk memetakan integritas pada sektor layanan publik dalam menggali akar permasalahan dan mengukur efektivitas intervensi program perbaikan tata kelola pemerintahan," ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah kepada wartawan.

KPK mengingatkan fokus kerja di sektor lembaga pemerintahan, seperti BPN KPK mengingatkan untuk mendorong percepatan sertifikasi tanah, PBB, BPHTB, dan ZNT. KPK berharap dengan upaya ini adalah mengamankan seluruh aset milik pemerintah baik di kota ataupun daerah.

Sedangkan, untuk BPD KPK mengingatkan agar BPD selalu meningkatkan pendapatan daerah melalui implementasi aplikasi online sebagai alat perekaman pajak daerah yang akan dipasang pada wajib pungut pajak tempat-tempat usaha.
Baca juga: KPK-BPK Cek Tanah Terkait Kasus RTH Bandung yang Rugikan Negara Rp 26 M

"Melalui aplikasi tersebut diharapkan pajak daerah dapat dipantau secara real time, dan dapat digunakan sebagai alat rekam untuk mencegah terjadinya kebocoran pajak," ucap Febri.

"Sementara, kerja sama dengan Kanwil DJP terkait pertukaran data wajib pajak, sehingga terdapat sinkronisasi dan saling kontrol antara pajak nasional dengan pajak daerah," imbuhnya.

KPK berharap dengan adanya kerja sama ini tak ada lagi permasalahan terkait aset-aset yang bermasalah. Dalam kerjasama ini, KPK juga menggandeng kepolisian dan kejaksaan untuk membantu pencegahan ini.


"Dengan peran sebagai Jaksa Pengacara Negara, diharapkan aset-aset yang bermasalah dapat diselesaikan baik secara litigasi mapun nonlitigasi," katanya.

Sebelumnya, KPK juga melakukan penandatanganan MoU pada Kamis (22/8) di 3 wilayah lainnya, yakni Provinsi Sulawesi Tengah, Kalimantan Tenggara dan Bali. KPK mendorong seluruh kepala daerah di 4 wilayah tersebut untuk melakukan penandatanganan MoU dengan BPN, Kanwil DJP, dan BPD. (zap/rvk)

 

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Serah Terima Jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Tengah masa bakti 2014 - 2019 dari Ny.Hj.Winiar Hidayat Lamakarate kepada Ny. Huriah F.Hasanuddin Atjo di Gedung Pogombo, hari Selasa (20/8)2019.

Acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov.Sulteng yang berlangsung hikmat ini, ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan dilanjutkan penyerahan Surat Keputusan Ketua Umum Dharma Wanita Pusat. Selain itu, dilakukan juga penandatanganan berita acara Ketua DWP Dinas Kelautan dan Perikanan Prov.Sulteng, Ketua DWP Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov.Sulteng, Ketua DWP Bappeda Prov.Sulteng serta Ketua DWP Setda Prov.Sulteng.

Dalam sambutannya, Dewan Penasehat DWP Prov.Sulteng melalui Kepala Biro Umum Setda Prov.Sulteng Andi Hajidin,SE,M.Si mengucapkan selamat kepada Ketua DWP Prov.Sulteng yang baru beserta beberapa Ketua DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Serah terima Jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov.Sulawesi Tengah dari Ny.Hj.Winiar Hidayat Lamakarate kepada Ny. Huriah F.Hasanuddin Atjo dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”karena beliau (Ny.Hj.Winiar Hidayat Lamakarate) terpilih sebagai anggota legislatif dan Insya ALLAH kita doakan bersama bulan depan bu Winiar akan aktif di Legislatif”,ucapnya.

Selanjutnya disampaikan bahwa dalam suatu organisasi ada saja informasi yang bersifat pro dan kontra, dan Ia berharapkan kepada para pengurus yang baru untuk dapat menfilter dengan baik setiap informasi yang diterima guna meningkatkan peran dan partisipasi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

Lebih lanjut Ia mengajak kepada seluruh pengurus DWP untuk dapat bersinergi dengan pengurus yang lainnya agar tercapainya tujuan bersama,”berorganisasi menggunakan hati, tidak menilai kekurangan satu sama lain dan melihatnya sebagai batu sandungan, tapi mari kita jadikan sebagai cambuk untuk menjadi lebih maju dalam berorganisasi”,pungkasnya.

Ny.Hj.Winiar Hidayat Lamakarate menyampaikan bahwa pergantian Ketua DWP Prov.Sulteng diperlukan guna memenuhi ketentuan anggaran dasar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pasal 3 ayat 2 yang menyatakan bahwa Dharma Wanita Persatuan adalah organisasi mandiri yang tidak terkait pada partai politik manapun. sehingga dalam kepengurusan DWP tidak diperbolehkan berkaitan dengan partai politik,“saya tetap menjadi anggota Dharma Wanita Persatuan, karena suami saya masih ASN”,tuturnya.

Lanjut Ia menyampaikan bahwa pengunduran diri sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Prov.Sulteng karena keterpilihannya sebagai anggota legislatif DPRD Prov.Sulteng Dapil Luwuk Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Kelautan.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota DWP Prov.Sulteng atas kerjasama dan dukungannya selama kepemimpinannya sebagai Ketua DWP Prov.Sulteng sehingga seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan tak lupa mengucapkan permohonan maaf bilamana ada tutur kata atau kelakuan yang kurang berkenan,”mohon maaf, karena saya sebagai manusia biasa tempatnya khilaf dan emosi yang tidak terkontrol”,katanya.

Terakhir Ia mengucapkan selamat Kepada Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang baru (Ny. Huriah F.Hasanuddin Atjo), dan Ia berharap semoga DWP Ke depan lebih inovatif dan lebih berkarya,”selamat bertugas kepada Ketua DWP yang baru, tetaplah bekerja dengan hati untuk kemajuan dann jayanya Dharma Wanita Persatuan”,pungkasnya.

Ny. Huriah F.Hasanuddin Atjo menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan setelah melalui mekanisme ketentuan yang berlaku pada organsiasi Dharma Wanita Persatuan dan Ia pun mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang telah diberikan sebagai Ketua DWP Prov.Sulteng Periode 2014 – 2019.

DWP Sebagai mitra pemerintah dan sebagai istri ASN, para pengurus dan anggota DWP harus siap untuk mensuskseskan program – program organisasi yang telah disusun dan Ia berharap dukungan dan kerjasamanya bhst para pengurus dan anggota DWP untuk bersinergi dengan para pengurus.bhst

Halaman 10 dari 164

Berita Terkini

Empek Empek
Valentio112

Terkini Olah Raga

Sekprov
MOH SALEH
Bupati dan Wakil Ramdhan
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU