Rabu, November 13, 2019
sulteng welcome
Iklan Haji
Sulteng

Alasannews.com, Palu-Sulteng | Setelah dilantik sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Tengah 26 Agustus lalu oleh Presiden RI, Pagi ini,  Kamis, (29/08) Wakil Gubenur Rusli Dg Pallabi.S.Sos.SH.MH memimpin apel perdana, bertempat Lapangan Pogombo.

Di hadapan ASN Wagub menekankan pentingnya displin ASN, "Sebagai Pelayan masyarakat kita harus di siplin, bagaimana kita mau menjadi pelayan masyarakat yang baik jika kita tidak di siplin, kita sebagai ASN harus menghilangkan Image buruk di masyarakat kalau ASN tidak disiplin dan kinerja serta pelayanan terhadap masyarakat kurang memuaskan,"kata Wagub.

Wagub juga menambahkan, ASN harus lebih aktif dan kinerjanya harus lebih baik dari Pegawai Harian Lepas atau Tenaga Kontrak jangan malah sebaliknya, karna kalau hal itu terjadi ini sangat memalukan, ujar Wagub.

Sebelum menyampaikan arahannya mantan anggota DPRD Sulteng memperkenalnya diri, di hadapan peserta Apel ia menyebutkan Sebelum menjabat Wagub dirinya merupakan anggota DPRD Sulteng.

Apel pagi tadi di ikuti oleh seluruh ASN dan PHL Lingkup Sekertariat Daerah Prov.Sulteng.bhst


Alasannews.com, Denpasar-Bali | Lagi, Tolitoli di kancah Nasional. Kali ini, kabupaten penghasil cengkeh itu, masuk sebagai finalis pada bidang Iptek dan Inovasi untuk kategori Budhipraja Kabupaten 2019.

Acaranya, Rabu siang (28/8) berakhir dan di tutup Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), di lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Kota Denpasar, Bali.

Dalam acara nasional ini, bupati Tolitoli menerima sertifikat penghargaan sebagai finalis dalam inovasi teknologi untuk kategori Budhipraja Kabupaten. "Ini sertifikat penghargaan itu," sebut Bupati Moh Saleh Bantilan.

Wapres pada kesempatan itu meminta agar tehnologi itu dapat dikomersialkan dan menjadi pemasukan bagi negara. Menurutnya, inovasi teknologi yang tidak bisa dipasarkan hanya menjadi teori yang memenuhi lemari buku.

"Suatu inovasi hanya bisa bermakna apabila dapat dikomersialkan. Kalau inovasi tidak dikomersialkan, (dan) tidak bisa dipasarkan, itu hanya untuk memenuhi lemari-lemari buku tempat kita menulisnya," kata JK dalam sambutannya di acara peringatan Hakteknas 2019

JK berharap ada kerja sama antara akademisi, universitas, dan pengusaha dalam mengkomersialkan inovasi teknologi.

"Memang begitu banyak MoU yang kita teken untuk itu. Tapi kita harus melaksanakan yang lebih baik lagi," ujarnya.

Diungkapkan JK, salah satu inovasi negara yang tidak dapat dikomersialkan adalah produksi pesawat N250 buatan PT Dirgantara Indonesia (DI). Diketahui, terbang perdana pesawat buatan anak bangsa itu pada 10 Agustus 1995 menjadi awal diperingatinya Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas).pu.dtk.com

 

 

Alasannews.com,  Tolitoli-Sulteng | Majelis Sidang DKPP akhirnya memberikan peringatan keras kepada 3 pejabat sekretariat KPU Tolitoli sekaligus memberhentikan Bustanil, SE., dari posisi Sekretaris KPU Tolitoli Rabu siang (28/8/2018).
 
Bustanul dikembalikan pada instansi asalnya, sementara Bendahara KPU, Hendra dan Kasubag Keuagan, Aswan diberi peringatan keras.
 
Kepastian itu diperoleh dari keterangan Anggota Majelis Sidang DKPP yang juga Komisioner KPU Provinsi Sulteng,  Sahran Raden, SAg, SH., MH. 
 
Sebelumnya, sempat beredar vidio streaming pembacaan putusan majelis Sidang DKPP yang memutuskan pemberhentian Sekretaris KPU Tolitol.
 
Saat dikonfirmasi melalui jaringan aplikasi WhatsApp, Sahran Raden membenarkan rekaman vidio berdurasi 49 detik yang beredar Rabu petang tadi.
 
"Iya, itu, live streaming pembacaan putusan tadi siang," jawab Sahran Raden membenarkan sekita 1 jam lalu kepada Alasannews.com.
 
 
Adapun Putusan DKPP tersebut tertuang dalam putusan Nomor 88-PKE-DKPP/V/2019.  terhadap pemeriksaan perkara nomor  88-PKE-DKPP_V/2019.  
 
Dalam amar putusannya, DKPP memutuskan sebagai berikut:
 
1. Menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian dari jabatan  sekretaris sert mengembalikan ke instansi awal kepada Teradu I Bustanil  selaku sekretaris KPU Kab Toli Toli  sejak putusan dibacakan.
 
2. Menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Teradu II Hendra T Ahmad Selaku Bendahara, dan Teradu III Aswan selaku Kasubag keuangan  KPU Kab Toli Toli sejak putusan dibacakan. 
 
3. Memerintahakan Sekjend KPU RI untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 hari sejak dibacakan dan memerintakan  Bawaslu RI untuk.mengawasi pelaksanaan putusan ini.
 
Ketua KPU Tolitoli, Suleman, SH., ketika dikonfirmasi menolak berkomentar dan hanya meminta mengkonfirmasi langsung ke Bawaslu atau KPU Provinsi Sulteng.
 
"Sebaiknya langsung ke Bawaslu Provinsi saja pak yang mengawasi langsung persoalan itu," elak Suleman sembari memberikan nomor kontak Ketua Bawaslu Provinsi Sulteng.
 
Sidang DKPP terhadap Bustanilmu SE., Hendra dan Aswan terkait aduan sejumlah Panita Pemilihan Kecamatan  (PPK) atas tidak dibayarkannya honorarium mereka beberapa bulan.
 
Hingga berita ini naik tayang, baik Bustanil, SE., dan Hendra belum dapat diperoleh konfirmasinya. Redaksi berusaha menghubungi keduanya melalui sambungan ponselnya, namun belum bisa tersambung........ (Ma'ruf Asli).
 
Halaman 9 dari 164

Berita Terkini

Empek Empek
Valentio112

Terkini Olah Raga

Sekprov
MOH SALEH
Bupati dan Wakil Ramdhan
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU