Kamis, November 21, 2019
sulteng welcome
Iklan Haji
Palu
Palu

Palu (183)

Foto: Sekda Hidayat Berswafoto dengn warga

ANcom--PALU | Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si menjadi narasumber acara Libu Ntodea di Kecamatan Tawaeli, Kelurahan Panau, Kota Palu, Sabtu malam (19/10).

Libu Ntodea adalah sarana kearifan lokal menjaring aspirasi warga yang rutin digelar Pemerintah Kota Palu di tiap kelurahan.

Adapun tema yang diangkat adalah "Kepemimpinan Strategis, Peluang dan Tantangan".

Selain sekda, turut jadi narasumber walikota Drs. Hidayat, M.Si, akademisi Dr. Irwan Waris dan budayawan Hapri.

Kepemimpinan strategis dalam hemat sekda adalah bagaimana upaya pemimpin merubah pola-pola lama supaya kian optimal melayani warga.

Selain itu, pemimpin juga dituntut selalu hadir saat dibutuhkan, memahami apa yang diinginkan, memberikan sesuatu sebelum diminta dan membuka ruang-ruang untuk warga beraktivitas dengan lancar.

"Karena merasa dibutuhkan maka kita terdorong untuk berubah," jelasnya.

Tambahnya, kinerja aparatur dan perkembangan suatu wilayah sangat dipengaruhi pula oleh kualitas pemimpin ybs.

"Olehnya kami siap dimarah-marah dan dikritik karena inilah model kepemimpinan jaman baru untuk mendengar apa-apa yang dikeluhkan dan mewujudkannya," pungkas sekda bersemangat.

Meski acara berakhir sudah larut, sekda tetap sabar melayani swafoto dari warga sebelum pamit.bhst

Sabtu, 14 September 2019 16:48

Tiga Daerah Pintu Masuk Sabu ke Sulteng

Ditulis oleh

 foto:tampak kejauhan pelabuhan dedek Tolitoli, pernah mendarat sabu kiloan namun berhasil diamankan petugas (puan)

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tengah, Brigijen Siyono menyebut, tiga daerah menjadi pintu masuk narkoba (sabu) ke daerah ini. Donggala, Tolitoli dan Morowali merupakan pintu rata-rata dari laut.

Dia menyebut, pihaknya mencatat terjadinya peningkatan peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng). Mayoritas pelaku menyelundupkan sabu lewat jalur laut, Jumat (13/9).

"80 persen narkoba masuk di Sulteng itu lewat jalur laut, dan dari beberapa bandar yang sudah kita tangkap saat dimintai keterangan bisa disimpulkan peredaran pada setiap bulan sampai 30-40 kilogram narkoba jenis sabu sabu," kata Brigadir Jenderal Siyono.

Seperti diberitakan sebelumnya, untuk mengantisipasi, BNN membangun sinergi bersama Bea-Cukai, TNI AL, Polairud, dan pengelola pelabuhan. Dia mengatakan jalur masuk penyelundupan narkoba dilakukan di daerah Donggala, Tolitoli, dan Morowali.

Dia mengatakan banyak pengendalian narkoba dilakukan oleh narapidana dari dalam lembaga pemasyarakatan. BNN pun tengah membuat MoU dengan Kemenkumham untuk bisa bekerja sama mengungkap jaringan terselubung yang dilakukan oleh para napi.

"Ya kita susah juga, banyak napi yang masih menggunakan telepon genggam, sementara saat kita akan melakukan pengungkapan yah harus melakukan strategis teknologi, namun harus pamit dulu ke Kemenkumham supaya tidak melanggar aturan," tuturnya.

Siyono menyampaikan sejak 2018 hingga September 2019, peredaran narkoba di wilayah Sulteng capai Rp. 21.247.121.760 atau Rp 2 miliar rupiah yang dominan beredar kasus narkoba jenis sabu. 

Puan

 

 

Selasa, 10 September 2019 22:01

Palu Digoyang Gempa, Warga Panik

Ditulis oleh

Alasannews.com, Palu-Sulteng | Palu, Ibukota Sulawesi Tengah beberapa saat lalu digoyang gempa. BMKG merilis gempa yang berpusat sekitar 4 KM arah Temggara Palu itu, berkekuatan 3,4 SR.

Salah seorang warga Palu, Githa kepada Alasannews.com, Selasa (10/9) mengaku kalau gempa terasa sekali goyangannya. 

"Cukup keras. Kami lagi berada di halaman rumah ini," sambung warga Kelurahan Talise itu. 

Ini tetangga juga sudah panik, tambah.

Sampai berita ini tayamg belum diperoleh  keterangan lain. Sejauh mana kerusakan atau lainnya juga belum ada penjelasan.puan

Alasan, Palu-Sulteng | Bencana gempa, tsunami dan likuifaksi yang melanda 4 kabupaten dan kota tahun 2018 menjadi di antara faktor-faktor untuk merubah RPJMD Provinsi Sulteng Tahun 2016-2021.

Gayung pun bersambut, keinginan tsb diamini Mendagri lewat persetujuan Dirjen Bina Pembangunan Daerah sebagai legalitas merombak RPJMD.

Pada rancangan Perubahan RPJMD (P-RPJMD) memuat penyempurnaan program, perubahan target, kinerja daerah dan penambahan sejumlah indikator sebagai dampak dari bencana.

Perubahan struktur perangkat kerja daerah dan regulasi sistematika penyajian dokumen RPJMD dari kemendagri juga turut andil mendorong perubahan.

"Rancangan (P-RJPMD) sekaligus menjawab permasalahan dan isu strategis dalam rancangan teknokratik RPJMN 2020-2024," tutur Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si saat membuka Musrenbang P-RPJMD Provinsi Sulteng 2016-2021, Jum'at (30/8), di gedung pogombo.

Keputusan memindahkan ibukota negara ke Kalimantan Timur jelas gubernur adalah salah satu isu strategis yang masuk dalam pembahasan perubahan karena dampaknya diyakini menguntungkan bagi Sulteng yang bertetangga dengan Kaltim.

Ditambah lagi posisi Sulteng yang diapit antara ALKI II di Selat Makasar dan ALKI III di perairan Maluku sangat strategis dalam mendukung konektivitas tol laut.

"Ini bisa menjadikan Sulawesi Tengah jembatan penghubung ke kawasan timur seperti Maluku Utara, Maluku dan Papua dengan mengembangkan jalan tol Tambu Kasimbar," urai gubernur yang yakin Sulteng bisa berperan memperkecil disparitas kawasan barat dan timur seiring penetapan ibukota baru di Kaltim.

Tidak hanya itu, gubernur pun berharap Sulteng dapat memasok kebutuhan ibukota baru yang sedang mempersiapkan infrastruktur termasuk pangan, tenaga kerja, energi dan ssbagai.bhst/puan

 

Alasannews.com, Palu-Sulteng |  Wakil Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusli Dg. Palabbi S.Sos, SH, MH mengingatkan, salah satu yang bisa menimbulkan korupsi adalah lambatnya pengurusan BPHTB.

Ketika membuka Workshop Implementasi Host to Host PBB-BPHTB, tahapan persertifikatan tanah dan ZNT, Kamis (29/8), di Palu Wagub menyinggung berlarut larutnya masyatakat menanyi proses tersebut sampai tahunan.

"Ini, salah satu wilayah yang masuk dalam supervisi pencegahan korupsi adalah BPHTB, sebab kadangkala proses pengurusannya bisa sampai dua hingga tiga minggu, bahkan berlarut-larut hingga berbulan dan bertahun prosesnya," tukas Wagub.

Padahal yang diharap masyarakat, proses tersebut bisa berlangsung cepat dan praktis tanpa memakan waktu proses yang berkepanjangan dan berbelit-belit, imbuhnya.

"Kemarin berdasarkan MoU yang sudah dilaksanakan, menjadi momen kita bersama untuk menyamakan persepsi. Komitmen dan sinergi dalam rangka optimalisasi penerimaan daerah yang diantaranya melalui implementasi aplikasi host to host dalam kerjasama kewenangan instansi teknis guna mengintegrasi data terkait PBB-BPHTB," sebutnya.

Mewakili gubernur, Rusli berharap dengan adanya pemutakhiran ZNT sebagai dasar BPHTB maka pada gilirannya akan berdampak positif bagi peningkatan pelayanan yang lebih baik, kejujuran dan keterbukaan.

Gubernur katanya sangat mengapresiasi atas terlaksananya workshop yang hasilnya diharapkan dapat bermanfaat dalam menunjang keberhasilan kerja para aparatur pengelola layanan house to house yang ditugasi mengumpulkan pajak pemda dari masyarakat,.

Sebaliknya di sisi masyarakat dengan hadirnya sistematika baru itu diharapkan menjadi tantangan untuk sosialisasi ke masyarakat agar mereka memahami dan akhirnya partisipatif memenuhi kewajibannya membayar pajak tepat waktu ke pemerintah daerah.

Sebelumnya Koordinator Komisi Pemberantasan Korupsi Wilayah IX menyampaikan kegiatan workshop dan host to host sebagai tindak lanjut dan langkah untuk menginventarisir barang milik pemerintah daerah.

Dengan host to host juga bisa mengkonfirmasi data dari pemerintah daerah dan aset guna peningkatan PBB dan NJOP serta persyaratannya.bhst/puan

 

Alasannews.com, Palu-Sulteng | Empat orang purna pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tahun 2019 mendapatkan bantuan bea siswa dari Win Group.

Bantuan itu,  secara resmi diserahkan Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Muhammad Hidayat Lamakarate, M.Si disaksikan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Drs. Irvan Aryanto, M.Si dan pengurus Win Group Rahmat Syahrullah, serta pejabat terkait lainnya bertempat di Ruang Kerja Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Senin 26 Agustus 2019.

Bantuan beasiswa untuk purna Paskibraka tahun 2019 diberikan kepada 2 orang paskibraka tingkat nasional yaitu Rafli Muhammad Tahir yang berasal dari SMA negeri 2 Palu dan Afifah Anggraini dari kabupaten Banggai selaku Paskibraka di Istana Negara dalam rangka peringatan detik-detik Proklamasi Republik Indonesia 17 Agustus 2019.

Adapun 2 orang lainnya yakni Adha Andini dari SMA 3 Palu dan Nur Febriana asal MAN 2 Palu yang telah bertugas mengibarkan bendera merah putih pada peringatan detik-detik proklamasi di kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah H. Hidayat lamakarate memberikan apresiasi atas inisiatif Jamil Ahmad melalui Win Grop untuk melakukan kegiatan sosial di maksud.

Jamil Ahmad merupakan salah satu purna Paskibraka angkatan 94 yang telah berhasil dan telah mengembangkan usahanya pada tingkat nasional.

Pada kesempatan itu pula Sekdaprov Hidayat lamakarate juga memberikan apresiasi kepada Paskibraka yang telah sukses mengibarkan sang saka merah putih baik di tingkat nasional maupun pada tingkat provinsi.

Kesuksesan dari Paskibraka menurut Hidayat Lamakarate tak lepas dari peran serta dari dinas terkait, pelatih serta orang tua dari Paskibraka itu sendiri.

Dirinya berpesan agar beasiswa yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dijadikan sebagai motivasi guna meningkatkan prestasi serta diharapkan menjadi contoh kepada siswa-siswi lainnya.

Beasiswa diberikan kepada yang bersangkutan melalui rekening tabungan Bank Sulteng hingga para penerima menamatkan pendidikannya pada tingkat SLTA.bhst

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,6 kembali goyang Palu, Sulawesi Tengah. Tak ada peringatan potensi tsunami akibat gempa tersebut.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 23.26 WIB, Kamis (25/7) iu sempat mrmbuat panik warga.

Rasa trauma warga setiap ada goyangan gempa, lansung tertuju akan paristiwa 28 September 2018 silam.

Lokasi gempa berada di koordinat 0,92 Lintang Selatan dan 119,91 Bujur Timur. Pusat gempa berada di darat, sekitar 5 kilometer arah tenggara dari Palu dengan kedalaman 4 km.

Getaran gempa dirasakan dalam skala II-III Modified Mercalli Intensity (MMI), yang artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Belum diketahui ada-tidaknya korban ataupun kerusakan akibat gempa.

 

BMKG

@infoBMKG
#Gempa Mag:2.6, 26-Jul-19 23:26:03 WIB, Lok:0.92 LS, 119.91 BT (Pusat gempa berada di darat 5 km Tenggara Palu), Kedlmn:4 Km Dirasakan (MMI) II-III Palu #BMKG

 

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Masyarakat Maluku Utara adalah kesatuan tak terpisah dari masyarakat Palu yang siap membangun kemajuan dan kesejahteraan bagi daerah.

Hal tadi disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si saat bersilaturahmi dengan Kerukunan Keluarga Maluku Utara-Sulawesi Tengah, Senin malam (15/7), di Toko Golden Bakery, Jalan Towua.

Lanjut Ia tuturkan bahwa masyarakat Palu tidak hanya dihuni warga asli Kaili tapi juga para pendatang yang menjadikan ibukota Sulteng ini Indonesia mini sebab keterwakilan semua suku dan etnis bisa dijumpai di Palu.

"Kami tidak merasa lagi warga Maluku Utara orang lain tapi sudah jadi orang Palu," ujarnya menegaskan tidak ada sekat yang membatasi kedua masyarakat.

Di bagian lain, Ia juga mengajak warga kerukunan aktif menata kembali Palu pascabencana 28 September 2018.

"Kita kembalikan keceriaan kita, kita kembali bangun Palu, Sulawesi Tengah," pungkasnya.

Acara diisi dengan santap malam bersama, hiburan, sambutan, penyerahan buku memoar ke sekda dan penggalangan dana atas musibah gempa yang melanda Maluku Utara belum lama ini.

Nampak hadir, akademisi Untad sekaligus ketua kerukunan Dr. Ir. Muh Nur Sangadji, DEA, wakil ketua DPRD Sulteng Dr. Alimudin Paada, forkopimda, tokoh muda Ruslan T. Sangadji dan komponen masyarakat Maluku Utara dari berbagai latar profesi.BHST

Sabtu, 13 Juli 2019 11:24

Pol PP Tertibkan Pedagang Buah di Bahu Jalan

Ditulis oleh

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Upaya Palu menjadi kota bersih, nyaman dan tertib terkendala mental warganya. Petugas kebersihan dan polisi pamong praja (Pol PP) sebagai penegak Perda menjadi satu-satunya harapan.

Hasil pantauan alasannews.com, dalam sepekan terkesan warga cuek dengan masalah kebersihan.

 Demikian juga dengan pedagang yang menempati bahu jalan dan trotoar sering merepotkan bahkan mengganggu warga lainnya.

Sampah berserakan bukan karena minim atau kurang petugas kebersihan yang saban hari bekerja. Masyarakat membuang sampah tampaknya, tidak memperhatikan lagi tempatnya.

Beberapa  pojok jalan seperti di pojok eks Mall Tatura, hampir menjadi tempat sampah yang sulit dikendalikan. Setiap pagi, warga melempar begitu saja sampah dari rumah mereka.

Bahkan dari atas kendaraan, warga melemparkan bungkusan sampahnya ke pojok jalan itu.

Pemandangan seperti ini bukan hanya di pojok eks Mall, ada beberapa tempat yang didapati di kota Kaledo ini sampah menumpuh.

Menurut Agus, pasca bencana 28 September 2017 sepertinya segalanya mengalami penurunan. Termasuk peduli bersih itu perlu dibangkitkan lagi, ujarnya.

Patroli penertiban pedagang di bahu dan trotoar selalu mendapat perhatian dari Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Palu. Namun berkali penertiban, berkali pula pedagang memanfaatkan kelengahan petugas.

Biasa, mereka memindahakan daganganya saat Pol PP operasi. Begitu pol PP pergi, mereka kembali memasang dagangannya di tempat yang sudah dilarang itu. 

Seperti pedagang buah di Jl Emy Saelan, petugas sudah menertibkan agar jangan menempati bahu jalan. Tapi, sampai tayang berita ini, pedagang buah di bahu jalan masih seperti semula.

Kontributor: karno

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Beredar di Medsos, kalau Jembatan Palu I yang menghubungkan Jalan Hasanuddin dan Gajah Mada akan patah. 

Masyarakat di minta untuk berhati-hati jika ingin melintas di jembatan pertama di kota Palu itu. Kabar ini viral di akun sosial.

Hasil pantauan media, Selasa (9/7),  jembatan itu tampak kokoh sebagaimana biasa. Bahkan jembatan yang dulu disebut jembatan Sutami atau hasil desain Sutami itu, menjadi tumpuan perlintasan yang menghubungkan Palu Baray ke Timur.

Jalur ini bertambah padat, karena dari arah Gajah Mada searah. Meskipun dari arah sebaiknya diarahkan ke jembatan Palu 2, karena jembatan Palu 4 yang ambruk akibat terjanban tsunamai 28 September 2018.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PU Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudyanto menjelaskan, kalau berita vital di medsos itu kejadian 2018 lalu. "Itu foto bulan Oktober tahun 2018," ujarnya.

Menjawab media ini, menepis kalau ketahanan jembatan pertama di Kota Palu sudah sangat berkurang. "Masih sangat kuat. Sudah dilakukan pengujian," papar Anto sapaan Asbudyanto.

Dia menyebutkan, yang patah itu bukan komponen jembatan. Jadi tidak apa-apa. Sudah diperiksa dan diuji dengan muatan 80 ton di atasnya (damptruk muatan sirtu  20 ton sebanyak 4 unit berhenti di atasnya)," terang Anto meyakinkan.pu

 

 

Halaman 1 dari 14

Terkini Olah Raga

Sekprov
MOH SALEH
Bupati dan Wakil Ramdhan
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU