Rabu, November 13, 2019
sulteng welcome
Iklan Haji
Sulteng

Foto: Sekda Hidayat Berswafoto dengn warga

ANcom--PALU | Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si menjadi narasumber acara Libu Ntodea di Kecamatan Tawaeli, Kelurahan Panau, Kota Palu, Sabtu malam (19/10).

Libu Ntodea adalah sarana kearifan lokal menjaring aspirasi warga yang rutin digelar Pemerintah Kota Palu di tiap kelurahan.

Adapun tema yang diangkat adalah "Kepemimpinan Strategis, Peluang dan Tantangan".

Selain sekda, turut jadi narasumber walikota Drs. Hidayat, M.Si, akademisi Dr. Irwan Waris dan budayawan Hapri.

Kepemimpinan strategis dalam hemat sekda adalah bagaimana upaya pemimpin merubah pola-pola lama supaya kian optimal melayani warga.

Selain itu, pemimpin juga dituntut selalu hadir saat dibutuhkan, memahami apa yang diinginkan, memberikan sesuatu sebelum diminta dan membuka ruang-ruang untuk warga beraktivitas dengan lancar.

"Karena merasa dibutuhkan maka kita terdorong untuk berubah," jelasnya.

Tambahnya, kinerja aparatur dan perkembangan suatu wilayah sangat dipengaruhi pula oleh kualitas pemimpin ybs.

"Olehnya kami siap dimarah-marah dan dikritik karena inilah model kepemimpinan jaman baru untuk mendengar apa-apa yang dikeluhkan dan mewujudkannya," pungkas sekda bersemangat.

Meski acara berakhir sudah larut, sekda tetap sabar melayani swafoto dari warga sebelum pamit.bhst

Alasannews.com, Palu-Sulteng | Terkait hasil pemeriksaan Inspektorat Daerah Provinsi di kabupaten sebanyak 111 (seratus sebelas) rekomendasi diharapkan dapat ditindaklanjuti secara tuntas.
 
Harapan itu disampaikan Wagub Sulteng, H. Rusli Dg. Palabbi saat acara "Rapat Pemutakhiran Data Hasil Pemeriksaan Inspektorat Sulawesi Tengah Di Kab/Kota Se-Sulawesi Tengah", yang bertempat di Aula Inspektorat Kantor Inpektorat Prov Sulteng Jl.Dewi Sartika, Palu, Senin, (14/10/19).
 
Seperti dirilis Biro Humas dan Protokol Pemprob Sulteng Senin sore (14/10)  nilai hasil pemeriksaan tersebut sebesar Rp. 321.296.769,00, (tiga ratus  dua  puluh  satu juta, dua ratus sembilan puluh enam ribu, tujuh ratus enam puluh sembilan) rupiah.
 
Adapun agenda rapat pemuktahiran data yang dibuka Wagub itu merupakan tindak lanjut pemeriksaan Inspektorat Se Sulawesi Tengah yang bertujuan antara lain intuk mengetahui secara konkrit sejauh mana tindak lanjut atau penyelesaian atas temuan-temuan hasil pemeriksaan APIP Obrik (objek pemeriksaan).
 
Obrik itu endiri meliputi baik yang bersifat administratif, prosedur maupun yang terindikasi kerugian Negara dan Daerah. 
 
"Salah satu misi Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang telah menjadi komitmen bersama untuk kita laksanakan, ialah melanjutkan percepatan reformasi birokrasi dan penegakkan supremasi hukum, sejalan dengan itu, percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan aparat pengawasan intern pemerintah adalah merupakan wujud nyata dari kita semua untuk melaksanakan misi pemerintah daerah agar dapat mewujudkan Daerah Sulawesi Tengah yang maju, mandiri, dan berdaya saing," kata Wagub Sulteng
 
Wagub berharap agar inspektorat selaku aparat pengawasan internal pemerintah (APIP) di daerah mampu menjadi quality assurance atau penjamin mutu atas penyelenggaraan pemerintahan di daerah sebelum diaudit oleh aparat pengawasan eksternal. 
 
Selain itu aparat pengawasan internal harus mampu melakukan pembinaan sekaligus bertindak selaku konsultan terhadap seluruh OPD yang ada di daerah, serta selalu berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya menjadi aparatur pengawasan yang profesional dan berintegritas agar tugas pengawasan yang menjadi tanggung jawabnya dapat terlaksana sesuai yang diharapkan.
 
Lebih lanjut Wagub juga mengatakan, Peran apip sangat strategis dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi, dan keberhasilan mewujudkan good governance, selain itu Apip juga diharap dapat memberikan peringatan dini, menawarkan solusi atas berbagai masalah, dan meningkatkan kapabilitas pengawasan intern pemerintah.
 
Rapat Pemuktakhiran data ini dihadiri  Para Inspektur Kab/Kota Se Sulawesi Tengah atau yang mewakili dan Para Pejabat Fungsional Auditor dan P2UPD......(RedAN).
Alasannews.com, Palu-Sulteng | Terbitnya Peraturan Gebernur (Pergub) Sulteng Nomor 28 Tahun 2019, memberi payung hukum dan perlindungan bagi insan konstruksi di Daerah Sulawesi Tengah.
 
Hal itu terungkap saat sosialisasi Pergub 28 Tahun  2019 itu oleh Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulteng selaku OPD pembina jasa konstruksi di daerah Rabu (9/10/2019), di Hotel Swissbell Palu Sulawesi Tengah.
 
Kegiatan sosialisasi itu dibuka oleh Asisten Administrasi Kesra dan Pemerintahan Ir. Faisal Mang, MM. Pada kesempatan itu, Asisten menyambut baik terbitnya Pergub No. 28 Tahun 2019 sebagai payung hukum melindungi insan konstruksi di daerah. 
 
Dikatakannya bahwa terbitnya Pergub tersebut sekaligus menjawab permasalahan yang menghambat kemajuan konstruksi selama ini.
 
"Guna mewujudkan tertib penyelenggaraan jasa konstruksi sesuai amanah undang-undang," ungkapnya di hadapan sekitar 50 peserta dari unsur OPD dan instansi terkait lainnya.
 
Dari rilis resmi Biro Humas dan Protokol Setdaprov Sulteng, diketahui turut hadir menyaksikan sosialisasi itu, Kadis Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng Ir. Syaifullah Djafar, M.Si.
 
Adapun materi soasiqlisasi disampaikan oleh narasumber dari kalangan akademisi..........(RedAN).
Halaman 1 dari 164

Berita Terkini

Empek Empek
Valentio112

Terkini Olah Raga

Sekprov
MOH SALEH
Bupati dan Wakil Ramdhan
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU