Kamis, November 21, 2019
Iklan Haji
Rabu, 21 Maret 2018 21:11

UNBK DI DAERAH TERUS DIUPAYAKAN 

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)
 
 
Palu, alasannews.com -- Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) bagi siswa sekolah menengah atas dan sederajat terus diupayakan oleh pemerintah daerah. Hal tersebut dilakukan di tengah keterbatasan sarana dan pra sarana yang dihadapi pemerintah daerah. 
 
Dan mengenai biaya, pemerintah daerah yang dibidangi oleh dinas pendidikan provinsi Sulawesi Tengah menjamin siswa tidak dibebani biaya, gratis. Hal tersebut dikatakan oleh kepala dinas pendidikan provinsi Drs. Irwan Lahace, M Si yang mendampingi kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi 9 yang meninjau SMA Berdikari dan SMK Justitia pada Rabu (21/3).
 
 Ia juga menargetkan seluruh siswa SMA sederajat se Sulawesi Tengah tahun ini dapat seluruhnya melaksanakan UNBK. “Target tahun ini semua (SMA sederajat) UNBK, yang belum bisa nebeng, dan sekolah tidak dibebani biaya”, katanya. 
 
Muhammad Awal selaku kepala sekolah menengah atas Berdikari mengungkapkan optimismenya, meski jumlah siswanya tergolong sedikit dan belum memiliki komputer yang memadai, terbukti siswa didiknya dapat lulus ujian, kepada rombongan anggota dewan ia berharap agar sekolahnya dapat diberikan bantuan, demi kemajuan siswa didiknya. 
 
“Kami punya guru 12 orang, dan semua honorer. Siswa kami saat ini 57 orang, dan tahun lalu alhamdulillah siswa kami 100% lulus ujian, kondisi kami seperti ini, tapi kami yakin kami bisa. Kepada bapak kami memohon bantuannya, sekolah swasta juga kan anak bangsa juga”, tutur Awal. 
 
 
Menanggapi hal diatas wakil ketua komisi 9 Ferdiansyah, SE., MM akan menampung semangat serta aspirasinya, dan akan menyampaikannya kepada menteri pendidikan mengenai beberapa hal menyangkut kesiapan pelaksanaan UNBK dan kondisi sekolah yang terbilang perlu dibantu. 
 
Ferdi mengungkapkan bahwa seluruh sekolah harus menjadi perhatian bersama. Tidak memandang status sekolah itu negeri ataupun swasta. Menurutnya, perhatian tersebut guna terus meningkatkan angka partisipasi sekolah (APS).
 
Ia berujar jangan sampai paradigma lama terus berlaku, seperti untuk apa gunanya sekolah. Lebih baik bekerja membantu orangtua (ekonomi).
 
Baca 313 kali

Berikan komentar

TULIS PESAN

Bupati dan Wakil Ramdhan
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU