Minggu, November 17, 2019
Iklan Haji
Minggu, 18 Februari 2018 23:01

Gubernur Resmikan Sekolah di Kabupaten Banggai

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

Foto : Gubernur Sulteng Longky Janggola

Alasannews.com--Luwuk, Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si secara langsung meresmikan tiga bangunan sekolah di Kabupaten Luwuk Banggai yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, sekaligus menyerahkan secara simbolis Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada beberapa orang siswa yang merupakan perwakilan dari sekolahnya masing-masing.
Yang pertama, Gubernur beserta rombongan meresmikan Unit Sekolah Baru (USB) Sekolah Luar Biasa (SLB), selanjutnya menuju ke SMA Negeri Batui Selatan Desa Tohiti Sari Kecamatan Toili dan yang terakhir meresmikan SMA Negeri 1 Tolisu Kabupaten Banggai, yang dibangun melalui bantuan Bansos Tahun 2017 dari Direktorat Pembinaan PK-LK dan Direktorat Pembinaan SMA pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Ahad 18 Februari 2018
“Saya berharap, apa yang sudah terselesaikan ini langsung dimanfaatkan, agar pelayanan pendidikan segera berjalan sebagaimana mestinya, dan pemerintah kabupaten agar terus memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan sekolah, ini semua sebagai upaya kita didalam mengembangkan pendidikan, yang sejalan dengan salah satu misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang berdaya saing berdasarkan keimanan dan ketakwaan,” jelas Gubernur
Menurut Gubernur, pembangunan unit sekolah baru dan pembangunan SLB di Desa Tohitisari, serta Unit Sekolah Baru SMA di Desa Tolisu dan SMA di Desa Batui Selatan, merupakan salah satu tujuan pembangunan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, dan sekolah yang dibangun ini menjadi sekolah perdana untuk mengangkat kepala sekolah pada ketiga sekolah tersebut.

 


Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, telah dinyatakan bahwa pengelolaan SMA/SMK/SLB ditangani langsung oleh provinsi, akan tetapi, kabupaten diharapkan tetap bertanggung jawab dan selalu bekerjasama dengan dinas terkait tingkat provinsi, dalam hal pembinaan dan pengelolaan untuk memajukan sekolah, artinya, perhatian tetap harus tertuju pada penanganan kepada peserta didik.
Sesuai Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009 menyatakan peserta didik yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, sosial atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa, perlu mendapatkan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan hak asasinya.
“Oleh sebab itu, dengan keberadaan unit sekolah baru ini, saya tidak mau lagi melihat anak-anak penyandang disabilitas dan anak-anak yang kurang mampu dari segi ekonomi tidak bersekolah atau tidak mendapatkan layanan pendidikan sebagaimana mestinya, atau mereka sampai diterlantarkan bahkan hak-haknya untuk mendapatkan pe63ndidikan yang maksimal sampai terpasung,” tegas Gubernur.
Gubernur bahkan meminta kepada semua pihak untuk mencari informasi tentang keberadaan anak-anak tersebut, baik di lingkungan keluarga ataupun masyarakat agar mereka terdata pada sekolah Pendidikan Luar Biasa (PLB) atau sekolah reguler di Kabupaten Banggai, sehingga mereka mendapatkan pendidikan sesuai standar pelayanan minimal.
Untuk itu, kepada seluruh stakeholders pendidikan, agar terus bergiat dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan pendidikan, dengan terus memberi dukungan secara maksimal kepada setiap Unit Sekolah Baru (USB) yang sedang dibangun maupun yang telah di bangun, agar proses pendidikan didaerah-daerah kabupaten dapat sejajar dengan pendidikan didaerah yang telah berkembang, dan, kepada ketiga sekolah dimaksud, agar tetap berkoordinasi dengan dinas terkait yang ada di wilayah Kabupaten Banggai.
Dalam sambutannya, Gubernur juga menjelaskan terkait Program Indonesia Pintar melalui Kartu Indonesia Pintar, adalah salah satu program nasional, yang tercantum dalam RPJMN 2015-2019,
Menurut Gubernur, KIP merupakan program pemerintah yang di cetuskan oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo melalui Nawacitanya pada poin kelima, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program "Indonesia pintar",
Gubernur juga sempat mengkritisi temuan dilapangan, yang mana ada pihak tertentu, memanfaatkan program tersebut, bahkan ada partai politik yang membagi-bagikan KIP seakan-akan anggaran yang dikucurkan berasal dari mereka, padahal program tersebut merupakan program nasional yang dicetuskan oleh Presiden Joko Widodo dalam program nawacitanya.

Menurut Gubernur, prioritas program pembangunan bidang pendidikan di Sulawesi Tengah, di arahkan pada : program pendidikan anak usia dini; program pendidikan dasar meliputi sekolah dasar dan sekolah menengah  pertama; program pendidikan menengah; program pendidikan khusus dan layanan khusus; program pendidikan informal dan non formal.
Sementara itu, Bupati Banggai, H. Herwin Yatim memberikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tengah yang berkenan meresmikan tiga bangunan sekolah, yang mana tujuh bulan lalu juga melakukan peletakan batu pertama.
Hadir pada kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati Banggai, Anggota DPRD Kabupaten Banggai, Unsur Forkompimda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Banggai, Pejabat Lingkup Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Banggai, Camat, Kepala Desa, Para Kepala Sekolah, Guru, serta Tokoh Masyarakat

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL
PEMPROV SULTENG4

Baca 418 kali Terakhir diubah pada Minggu, 18 Februari 2018 23:05

Berikan komentar

TULIS PESAN

Bupati dan Wakil Ramdhan
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU