Cetak halaman ini
Kamis, 02 Mei 2019 16:50

Gubernur Ajak Pemangku Pendidikan untuk Terus Berkonsentrasi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(0 pemilihan)

Alasannews.com, Poso-Sulteng | Hari Pendidikan Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Kartini di Hadiri Gubernur Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Beberapa kepala OPD Propinsi Sulteng, Bupati Poso dan Unsur Forkopimda dan Seluruh Kepala OPD Kabupaten Poso.

Pada Kesempatan Itu Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola , M.Si. Membacakan Amanat  Menteri Pendidikan Nasional RI  Muhadjir Effendy dengan beberapa Penekanan sebagai Berikut :

Pertama Amanat Menteri Pendidikan adalah tentang Kecukupan infrastruktur adalah prasyarat untuk menjadi negara maju karena tidak ada satupun negara maju tanpa didukung infrastruktur yang cukup.

Di samping pembangunan infrastruktur, pemerintah juga melakukan pembangunan dari pinggiran. Keduanya memiliki makna yang mendalam. Dengan terbangunnya infrastruktur khususnya transportasi dan komunikasi, konektivitas seluruh wilayah indonesia dapat diwujudkan. 


Kedua Menerjemahkan kebijakan tersebut di sektor pendidikan, kementerian pendidikan dan kebudayaan telah memberi perhatian khusus untuk pendidikan di wilayah, terluar, terdepan, dan tertinggal.


Ketiga  : Thema hari pendidikan nasional tahun 2019 adalah “menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan” tema ini mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan.

Keempat : Saat ini peserta didik kita didominasi generasi z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi. Mereka lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya indonesia melalui tri pusat pendidikan: keluarga, sekolah, dan Masyarakat.


Kelima : Penguatan karakter anak juga ditopang dengan hadirnya undang-undang nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan. Kecintaan dan kebanggaan pada simbol-simbol negara itu harus terus ditanamkan agar mampu membentuk generasi yang kuat .


Keenam : Anggaran pendidikan kita sekitar 63% dikelola daerah. Oleh karena itu, perlu diingatkan terus-menerus agar daerah mengambil peran yang lebih aktif dalam memanfaatkan dana APBN baik melalui dana alokasi umum (dau) maupun dana alokasi khusus (dak) .


Ketujuh : Kwalitas pemanfaatan untuk program-program prioritas, serta ABPN yang menjamin anggaran pendidikan minimal 20%. 

Dalam konteks ini, pembangunan pendidikan dan kebudayaan dalam rangka penguatan sumberdaya manusia yang berkualitas, akan berjalan secara optimal manakala pemerintah daerah dan segenap pemangku kepentingan yang ada proaktif dan lebih aktif dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan dan kebudayaan.


Kedelapan :  Mengajak seluruh Pemangku Pendidikan untuk Terus Mengkonsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif. 


Terakhir Setelah Gubernur Sulawesi Tengah  Drs. H. Longki Djanggola , M.Si. Membacakan Sambutan Menteri Pendidikan Nasional , Gubernur Menyampaikan bahwa Upacara Hari Pendidikan. Nasional kali ini di rangkaian dengan Hari Kartini , Gubernur  Menyampaikan Selamat Hari Kartini dan Semoga Lahir Kartini Kartini Muda Sulawesi Tengah .

Pada Kesempatan Tersebut Gubernur Sulawesi Tengah , Didampingi Kepala Dinas Pendidikan ,Bupati Poso , Unsur Forkopimda Kabupaten Poso , Meninjau Stan Pameran Kerajinan SMU dan SMK  dan Pada Saat meninjau Stand Kerajinan tersebut Gubernur Sulawesi Tengah sangat Mengapresiasi Hasil Kerajinan yang dibuat Siswa /i SMU/SMK Propinsi Sulawesi Tengah.bhst

Baca 212 kali