Senin, Desember 16, 2019
hut daerah
Pendidikan
Pendidikan

Pendidikan (28)

ANcom--Tolitoli | Bagian satuan narkoba Polres Tolitoli sambangi SMA  Cokroaminoto Tolitoli dalam rangka Forum Discution Group ( FDG), Kamis (24/10).

FDG semacam ini, diakui bisa memberi edukasi kepada peserta didik dalam memahami bahaya narkoba yang setiap saat mengintif kehidupan mereka.

Polri dakam hal mengedukasi pelajar agar terhindar dari bahaya narkoba, mencanangkan FDG bisa menjangkau semua sekolah bahkan kelompok masyarakat luas lainnya.

Salah seorang siswa SMA Cokroaminoto Tolitoli, Ery Anuari kepada media mengatakan, kedatangan bapak bapak polisi itu mengedukasi kami pelajar akan bahaya narkoba.

Siswa kekas XI itu mengaku kini lebih paham bahaya barang tersebut. "Tau juga dikit dikit. Setelah dijelasin oleh pa polisi, kami lebih paham lagi," ujar Ery.

Bukan hanya bahaya narkoba, polisi juga mengedukasi kami soal rokok dan obat obatan sejenis yang bisa merusaka syaraf, imbuh Ery.

Polisi melakukan ini, telah mencium bahwa para penjahat narkoba mulai melirik anak anak pelajar

Diingatkan, agar orang dan dewan juga teruz memantau perkembangan anaknya kapan dan dimana saja.

Narkoba, sudah merangsek kesegala penjuru termasuk mengintai generasi muda yang masih pelajar baik SLTP maupun SMA.

Terbukti menurut data, banyak korban narkob yang masuk bui ditinjau dari usia tergolong remaja seusia anak sekolah atau pelajar.

puan

Minggu, 20 Oktober 2019 08:59

Datangi Kampung Dongeng, Longki Ajak Siswa Salaman

Ditulis oleh

Foto:Gubernur Tinjau Aktivitas Kampung Dongeng

ANcom--PALU | Aktivitas mendongeng sangat digemari anak-anak karena lebih mudah bagi mereka menyerap pesan-pesan moral dari ceritanya.

Selain itu mendongeng dapat membantu pemulihan trauma dari kesedihan seperti dialami anak-anak penyintas bencana di Donggala.

Upaya pemulihan ini lah yang diapresiasi Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si saat meninjau aktivitas kampung dongeng di salah satu SD di Desa Lende Tovea, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sabtu pagi (19/10).

Kedatangan gubernur tidak disangka para siswa yang sedang asyik mendengar cerita dari relawan komunitas kampung dongeng.

Memakai boneka sebagai lawan bicara sukses mengocok perut berkat dialog-dialog jenaka dari pendongeng dan si boneka Cilo.

Sepintas teknik ini mengembalikan ingatan ke boneka Susan dan sosok Ria Enes yang diidolai anak-anak tahun 90-an.

Meski tidak sampai selesai mendengar cerita, gubernur menyempatkan foto bersama dan salaman dengan siswa.

"Ayo-ayo salamnya yang tertib," ajak gubernur ke siswa, sebelum beranjak dari sana.bhst

 

Kamis, 17 Oktober 2019 07:45

Tolitoli Pacu Sektor Pendidikan, Tingkatkan SDM

Ditulis oleh

Foto:humas

alasannews.com, Tolitoli | Untuk memperoleh gambaran mengenai program pendidikan yang sudah dan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tolitoli, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli melaksanakan rapat koordinasi daerah (RAKORDA) yang akan berlangsung selama 3 (tiga) hari di Tolitoli.

Kegiatan Rakorda tersebut, dibuka oleh Bupati Tolitoli yang diwakili oleh Asisten Sekretaris Daerah bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Ir. Muh. Nur Munawar di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) pada Rabu pagi (16/10).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli Sukirnov Larate, SH selaku Ketua Panitia Rakorda melaporkan bahwa Rakorda ini juga bertujuan melakukan inventarisasi program sekolah dan coordinator wilayah kecamatan, menyebarluaskan program sekolah, sekaligus menjelaskan tugas dan fungsi lembaga pada tingkat kabupaten dan Kecamatan serta sekolah.

Rakorda ini diikuti oleh seluruh koordinator pendidikan wilayah Kecamatan, pengawas pendidikan, Kepala SMP Negeri dan swasta sebanyak dan pengurus PGRI Kabupaten Tolitoli dengan total peserta sebanyak 66 orang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli Dr. Adjimain Laterey, M.Si mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang nantinya akan dijadikan pedoman dalam aktivitas sehari-hari dan mengharapkan pelaksanaan rapat koordinasi daerah 2019 ini lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

Bupati Tolitoli dalam sambutan tertulisnya  mengatakan, pendidikan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia, olehnya itu peningkatan kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak. Melalui pendidikan, sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional akan dapat diwujudkan.

Sumber daya manusia yang bermutu kata Bupati merupakan produk dari pendidikan serta merupakan kunci keberhasilan bagi program pembangunan, demikian pula halnya Pemerintah Kabupaten Tolitoli juga memprioritaskan pembangunan pendidikan. Hal itu sebagaimana tertuang dalam misi pemerintah daerah yaitu mewujudkan sumber daya manusia melalui pendidikan berkarakter dan kesehatan berkualitas.

Bupati Tolitoli berharap agar semua pemangku kepentingan di bidang pendidikan di Kabupaten Tolitoli untuk mengimplementasikan berbagai kebijakan bidang pendidikan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Olehnya itu, melalui Rakorda ini Bupati mengharapkan agar berbagai permasalahan yang ada di sektor Pendidikan seperti pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, ujian nasional serta mengevaluasi berbagai hasil pembangunan bidang pendidikan untuk dijadikan bahan perencanaan pembangunan kedepannya sehingga menjadi lebih baik.

Reporter : amalia

Editor: puan

 

Selasa, 08 Oktober 2019 11:42

Sunnah dan Adab Minum Air

Ditulis oleh

alasannews.com--Dalam ajaran Islam Hukum Sunnah, bila dikerjakan mendapatkan limpahan pahala. Sebaliknya dtinggakan tidak mendapat ganjaran apa-apa. Namun namanya adab dan kesehatan maha penting dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimana adab dan disunnahkan untuk minum air adalah sbb:

*Cara Sunnah Minum Air Adalah* :

1. Minumlah air dengan
tangan kanan.
2. Minum air dengan
duduk.
3. Mulailah minum air
dengan mengucapkan
Bismillaah.
4. Lihat air sebelum
minum.
5. Minumlah air dalam 3 teguk.
6. Setelah selesai setiap
tegukan, katakanlah
Alhamdulillaah
7.Setelah 3 teguk air minum,
katakan akhirnya
Alhamdulillaahi Wassyukru Lillaah.

MANFA'AT SUNNAH AIR MINUM
Dengan Duduk dan 3 teguk air minum:

1. Ginjal tidak pernah
gagal.
2. Lutut selalu berfungsi.
3. Tulang punggung
selalu kuat.
4. Katup Jantung tidak
pernah berhenti.
5. Pikiran selalu aktif.

Subhaanallaah, bagikan manfa'at ini dengan semua orang!!?

.

foto:humas pemprov

alnews.com, PALU | Gubernur Sulteng Longki Djanggola menghadiri sekaligus membuka Pameran Khusus Sejarah Alam dan Kebencanaan yang mengangkat tema "Mitigasi Bencana Alam Berbasis Kearifan Lokal" di UPT Taman Budaya & Museum Sulawesi Tengah, Kamis (03/10/2019) Pagi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah melalui kepala bidang pembiaan SMA dan SMK, Muhlis mengatakan; tujuan kegiatan ini dilaksanakan untuk dapat memberikan informasi kepada publik tentang arti penting memahami sejarah alam catatan kebencanaan dan sejarah kebudayaan Sulawesi Tengah yang dapat menjadi referensi langkah-langkah mitigasi bencana yang berbasis teknologi global dan pengetahuan lokal.

Sementara itu Gubernur Longki saat membuka kegiatan tersebut membicarakan tentang sejarah bencana alam yang pernah terjadi di wilayah sesar palu koro.

Bencana alam 28 September Kemarin kata Longki, banyak pelajaran yang berharga, teori teori mitigasi bencana yang kita dapatkan selama ini telah terpatahkan oleh peristiwa Gempabumi, Tsunami dan likuifaksi 28 september lalu, jadi kesimpulannya jika terjadi gempa dan kita berlari ketempat terbuka kita harus melihat situasi disekelilingnya kemungkinan potensi likuifaksi ada atau tidak" jelas Longki.

Foto: humas pemprov

Untuk itu lanjut gubernur, pemahaman tentang kebencanaan memegang pengaruh sangat penting dalam proses penyelamatan diri. Pada kesempatan itu ia menghimbau masyarakat untuk mempelajari dan memahami terkait kebencanaan dan mitigasi bencana, hal tersebut sangat perlu di pahami agar bisa meminimalisir dampak korban akibat bencana.Tuturnya

Pameran Khusus tersebut memamerkan Foto dampak kerusakan pasca bencana yang melanda Padagimo 28 September Silam, foto yang di tampilkan merupakan gambar yang di dokumentasikan sehari pasca musibah yaitu tanggal 29 september. selain memamerkan foto, pameran ini juga menampilkan proses terjadinya gempa bumi, tsunami dan likuifaksi secara visual.

Pameran Khusus yang digelar tanggal 03-08 september ini di hadiri Anggota DPRD Sulteng Alimudin Paada, Kepala Museum Basoeki Abdullah, Maeva Salmah serta Kepala OPD terkait.

Puan

Tampak pagar SDN Anggasan kondisinya memprihatinkan
 
Alasannews.com, Dondo, Tolitoli-Sulteng | Kepala SD Negeri Anggasan, Rusdin AR. Harun mengeluhkan keadaan pagar sekolah yang dipimpinnya hingga saat ini belum ada anggaran pembenahannya.
 
Ditemui di Kantornya di Desa Anggasan kecamatan Dondo, belum lama ini Rusdin AR. Harun menyampaikan kondisi pagar sekolahnya. Dari total panjang 274 meter, 190 meter yang sudah dibangun belasan tahun silam kondisinya rusak parah. Sementara sisanya 84 meter belum ada pagarnya hingga saat ini.
 
Menurut Kepala Sekolah dengan jumlah siswa 239 orang ini, pagar sekolah baginya sangat penting dan mendesak. Keamanan siswa saat berada di sekolah sulit dijaga.
 
Murid yang banyak dengan tenaga pengajar yang kurang menambah persoalannya menjadi lebih kompleks. Mereka tidak dapat terkontrol dengan baik saat jam istirahat.
 
Bahkan menurut Kepala Sekolah berlatar SGO ini, beberapa tahun lalu, karena tak ada pagar, samping Utara sekolah, sempat menjadi tempat pembunuhan.
 
"Saya agak khawatir dengan tidak adanya pagar sekolah ini. Kejadian pembunuhan tepat di samping sekolah sekitar 3 tahun lalu membuat kami agak trauma. Makanya saya usulkan terus. Namun sampai sat ini belum terealisasi," ungkap Rusdin.
 
Ditempat terpisah, Ketua Komite Sekolah Dasar Negeri Anggasan, Hasan Ugo saat dikonfirmasi mengatakan telah berusaha mencari solusi. Namun sampai saat ini belum ada jalan keluar. 
 
"Jika melibatkan orang tua wali murid, khawatir memberatkan dan takut nantinya bermasalah," ujar Hasan Ugo.
 
Untuk itu baik Kepala Sekolah maupun Ketua Komite berharap pemerintah daerah turun tangan mengatasi hal tersebut.....(Hasbi AR).

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola memuji kemampuan para siswa didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi tersebut.

Pujian dan oe gakuan orang nomor satu di Sulteng itu, diungkapkanya pada acara  “Gebyar SMK Sulawesi Tengah 2019” di Lapangan Voli Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah Pagi tadi, Jumat (23/08/19)

Kegiatan ini digelar sebagai media bagi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Sulawesi Tengah untuk menunjukan kreativitas dan produkvitasnya serta kesiapan siswa SMK dalam menghadapi dan mengisi persaingan Global di era Revolusi Industri 4.0.

Munculnya teknologi baru yang menjadi viral di masyarakat pasti ikut melahirkan lapangan kerja dengan sederet profesi baru yang turut hadir beriringan dengan teknologi tersebut, sementara profesi-profesi lama sedikit demi sedikit akan meredup dan semakin sepi peminat.

Hal inilah yang perlu menjadi perhatian untuk diantisipasi dengen menyusun langkah-langkah taktis penataan kelembagaan SMK sebagai unit satuan pendidikan sebagai unit pendidikan Vokasional dalam rangka mempersiapkan kualitas lulusan yang komplit, yang memiliki kepribadian moral dan etika yang tinggi yang setara dengan penguasaan keahlian di bidang yang diminati sehingga lulusan dapat mengisi lowongan kerja yang tersedia atau bahkan berani menciptakan lapangan kerja sendiri.

Gubernur menyambut baik kegiatan ini, dengan diadakannya Gebyar ini, gubernur berharap dapat menginjeksikan semangat dan inspirasi untuk anak didik siswa SMK agar semakin percaya diri, terampil dan produktif berkarya.

"Ayo Siswa SMK Sulawesi Tengah bisa!! Siap kerja, santun mandiri dan kreatif," ucap Gubenur.

Pada kesempatan ini, Bunda Anak Harapan Bangsa Hj.Zalzulmida A Djanggola.SH.CN mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah saat ini dengan Visi Sulawesi Tengah Maju, Mandiri dan Berdaya Saing, tengah mendorong program-program peningkatan kualitas SDM dengan memperluas akses layanan pendidikan yang murah, mudah dan terjangkau dengan tetap mengedepankan mutu dan kualitas para lulusannya, hal ini juga sejalan dengan pedoman pemerintahan pusat yang berpegang pada Nawa Cita dimana Pendidkan dan peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu perhatian yang utama.


Kegiatan ini juga di harapkan menjadi ajang motivasi, agar siswa siswi SMK kita nantinya dapat terserap didunia kerja, pada kesempatan ini Bunda AHB perpesan kepada para guru pendamping untuk terus meningkatkan kemampuan diri sendiri dan kemampuan siswa SMK sesuai perkembangan di era industri digital agar mampu mendapat manfaat besar dari dampak Revolusi industri saat ini, Bunda AHB Zalzulmida juga menghimbau elemen masyarakat, dan stakholder yang terlibat ,para pelaku ekonomi, pihak swasta, dan pemerhati pendidikan agar senantiasa berperan aktif dalam pengembangan pendidikan Vokasi diwilayahnya masing-masing.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah.Drs.Irwan Lahace mengatakan, terselenggaranya Kegiatan Gebyar SMK Sulteng ini sebagai salah satu cermin dalam upaya mensukseskan program revitalisasi SMK yang telah berjalan dan di mulai pada Tahun 2017 silam. Selain pameran dan pentas seni budaya siswa SMK, gebyar SMK ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Laman Web Sistem Informasi Pelaporan Bos SMK (SIP BOS).

Sistem informasi ini merupakan produk hasil proyek perubahan DR.Hatijah Yahya,M.Si, out put dari sistem layanan SIP BOS ini diharapkan pelaporan dana BOS SMK se Sulteng tidak lagi terlayani secara manual tatapi juga efisien, sehingga sekolah dapat melakukan pengarsipan dokumen secara digital. Kadisdikbud Sulteng berharap kedepannya seluruh elemen pendidikan menegah yang berada dilingkup kewenangan Pemrov Sulteng pada tahun 2020 akan terintegrasi dalam jaringan yang diberi nama " Sistem Informasi ManajemenPendidikan dan Kebudayaan"

Diakhir Pembukaan Gebyar SMK 2019, Gubernur Bersama Bunda Anak Harapan Bangsa dan Muspida Pejabat TNI Polri yang mewakili Danrem dan Kapolda serta didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, melakukan pelepasan balon sebagai tanda peluncuran Web SIP BOS sekaligus melepas Kontingen O2SN asal Sulteng yang akan bertanding di Provinsi Nangro Aceh Darusallam 25 agustus mendatang.

Kegiatan Gebyar SMK ini melibatkan peserta dari perwakilan SMK di Wilayah Kab/Kota, masing -masing 1 orang guru pendamping dan 6 orang peserta didik SMK.bhst



Kamis, 11 Juli 2019 09:51

Dr Umar Alatas Jabat Rektor Unisa Palu

Ditulis oleh

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Universitas Alhaerat Palu, Sulawesi Tengah terus berbenah. Sebagai lembaga pencetak sumber daya manusia, Alhaerat tumbuh dan diharapkan menjadi sumber peradaban khususnya Islam di kawasan ini.

Demikian, berbagai kesimpulan yang dikumpulakn redaksi Alasannews.com, saat pelantikan DR Umar Alatas Spi MSi sebagai Rektor Universitas Alhaerat (Unisa) Palu, Kamis (11/7) masa bakto 2019-2023.

Disaksikan pengurus besar Alhaerat, Dr Umar dilantik dan ratusan civitas akademika perguruan Islam tersebut. "Selamat, semoga bisa menjalankan amanah akademik religius dengan baik sesuai harapan, tulis Dr Mochtar Marhum di akun sosialnya.

Masyarakat dan stakeholders di Sulawesi Tengah tentunya ,enaruh harapan besar kepada Dr Umar Alatas pada periode ini. INSAH ALLAH.

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Toliotli menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD).

Kegiatan dalam rangka penyusunan rencana peningkatan mutu berbasis rapor mutu pendidikan Kabupaten Tolitoli tahun 2019 itu, dilaksanakan di Aula Suwot Pollimpungan Kantor Bupati Tolitoli, kamis (27/6).

Mengambil tema: 'Penyusunan Bahan Rencana Strategis Bidang Pendidikan Berbasis Rapot Mutu dengan Menitik Berat Pada Rapor Mutu', FGD dihadiri sejumlah pihak.

Kepala Seksi Pemetaan Mutu dan Supervisi LPMP Sulawesi Tengah, Dra. Hj. Risnu, MH., dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa rapor mutu diperoleh dari hasil pengisian aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) oleh sekolah.

Dikatakan Hj. Risnu,  sekolah-sekolah di Kabupaten Tolitoli telah mengisi dan mengirim aplikasi PMP di tahun 2018. Hanya saja dari sekian sekolah, terdapat Tiga l Sekolah yang belum atau tidak mengirim aplikasi PMP.

Untuk itu diharapkan Hj. Risnu, di tahun 2019 ini, jika aplikasi PMP telah direlease kembali oleh tim  pusat agar seluruh sekolah mengisinya.

"Harapan kami dari LPMP agar seluruh sekolah yang masih aktif diharapkan mengisi aplikasi tersebut. Dan diharapkan dalam diskusi kelompok terpumpun ini semoga rapor mutu yang akan dipresentasikan betul-betul  seusai kenyataan sekolah," imbuhnya.

Sementara itu Asisten Ekonomi Pembangunan Dan Kesra, Ir Muh Nur Munawar, dalam kapasitasnya mewakili Bupati Tolitoli, menyampaikan bahwa penjaminan mutu pendidikan bertujuan untuk memastikan seluruh penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah oleh sekolah berjalan sesuai dengan standar nasional pendidikan.

Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal yang wajib dipenuhi oleh setiap sekolah dalam melaksanakan seluruh proses yang ada di sekolah.

Sistem penjaminan mutu pendidikan menurut Bupati dalam sambutan tertulisnya, berfungsi untuk mengendalikan penyelenggaraan pendidikan. Sehingga nantinya terwujud pendidikan yang bermutu yang bertujuan untuk menjamin pemenuhan standar pada satuan pendidikan secara sistematik, holistik dan berkelanjutan.

Pada akhirnya tumbuh dan berkembang budaya mutu pada satuan pendidikan secara mandiri.

Untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu diperlukan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, praktisi pendidikan, maupun orang yang keterlibantannya dalam bentuk apa saja, dalam hal ini masyarakat.

Kegiatan diskusi yang menghadirkan narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tolitoli itu, dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli Sukirnov Larate, SH, ketua PGRI Kabupaten Tolitoli, Dewan Pendidikan, Pengawas, Kepala Sekolah. Hadir juga Tim dari LPMP Sulawesi Tengah...... (RedAN)

 

Sumber: Bagian Humas dan Protokol Setdakab Tolitoli

Selasa, 25 Jun 2019 18:00

Disdikpora Bireun Buka Pemilihan Duta Wisata

Ditulis oleh

Alasannews.com, Bireun | Sebanyak 6 (enam) pasang peserta pemilihan duta wisata kabupaten Bireuen hari ini resmi menjalani masa karantina yang bertempat di Aula setdakab dalam jangka waktu 4 hari untuk mengikuti tahapan proses seleksi menjadi juara sampai malam penobatan, Opening Ceremony dibuka oleh Abdullah, M.Pd selaku sektaris Dinas Pendidikan dan Olahraga (disdikpora) kabupaten Bireuen pada selasa (25/06/2019) di gedung aula sekdakab sekira pukul 08:30 WIB.


Dalam sambutannya Abdullah, M.Pd menyampaikan Duta Wisata harus menjadi garda terdepan dalam mempromosikan wisata d kabupaten Bireuen, semoga tahun ini kita memperoleh hasil terbaik nantinya di ajang pemilihan provinsi nantinya.

Dalam menjalani masa karantina itu para peserta akan diajarkan berbagai hal seperti diantaranya pengetahuan tentang kepariwisataan, kebudayaan, personal branding, dan lain-lain yang berkaitan dengan promosi pariwisata.

"Sebelumnya sejak pendaftaran dibuka dari tanggal 6 - 20 juni lalu kita berhasil mendapat total pelamar sebanyak 68 orang yang kemudian tersisa 58 orang setelah mengikuti tahapan seleksi berkas,
setelah melakukan seleksi tulis dan wawancara didapatkan 6 pasang untuk menjadi finalis duta wisata Bireuen tahun 2019, dan penilaian dilakukan dengan jujur dan profesional oleh dewan juri, tutur Rizal Fahmi selaku ketua ikatan duta wisata kabupaten Bireuen periode 2018-2020

Lebih lanjut diterangkannya bahwa yang mengikuti tahapan karantina adalah para peserta yang terpilih setelah mengikuti proses seleksi tulis dan wawancara pada 23 Juni 2019 lalu.

"Seperti biasa kita juga turut bekerjasama dengan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bireuen untuk pemilihan duta wisata anti narkoba kabupaten Bireuen" pungkasnya. (Megy)

Halaman 1 dari 2
Ruslan S Untuh
Mapri
Alimran
Kadis Perkebunan
Ruslan Hadi
Minarni
abd rhman
Amrin Haling
Kadri
Jusman
rusdi
Irfan s
Naharudin
sumardin

Kontak Polisi

RESOR PALU