Kamis, Desember 12, 2019
hut daerah
Selasa, 29 Oktober 2019 20:29

Presiden Joko Widodo ke Palu, Pastikan Pembangunan Huntap Berjalan

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

Foto: tweeter joko widodo

ANcom--PALU | Presiden Jokowidodo ke Palu, Sulawesi Tengah memastikan pembangunan hunian tetap (Huntap) berjalan sesuai rencana.

Didampingi sejumlah menteri, rombongan presiden didampingi gubernur Longki Djanggola meninjau Huntap di Duyu, Palu Selatan. Setelah mendapat penjelasan dari pejabat terkait dari kementerian PUPR, presiden mengaku kalau pembanguan agak mengalami keterlambatan.

Bencana alam gempa yang yang diikuti tsunami dan likuefaksi, 28 September tahun 2018, sedikitnya telah menorehkan sejarah sbegaai bencana alam terdhasyat dalam sejarah di Sulwesi Tengah. 

Puluhan ribu korban jiwa dan ratusan ribu kehilangan tempat, membuat pemerintah menetapkan bencana yang menimpa Palu, Donggala, Sigi dan Parimo itu sebagai bencana nasional.

Kini, pemulihan dibawah koordinasi pemerintah pusat telah beketja secara terencana dan maksimal, baik membangun hunian sementara (Huntara) maupun Huntap, diakui ada kendala sehingga pembangunan belum nampak secara signifikan.

Bencana nasional yang diperkirakan menelan kerugian mencapai Rp 63 triliun tersebut, diakui oleh pemerintah merupakan fakta sejarah yang harus menjadi bahan renungan bahwa rencana manusia sangat ditentukan oleh yang kuasa, Tuhan Yang Maha Esa.

Presiden Jokowi, Menteri PUPR dan Gubernur Longki memastikan, akan kelancaran pembangunan Hutap yang merupakan solusi sebagai bantuan pemerintaj kepada korban terdampak langsung bencana tersebut.

Dari sisi ekonomi, sendi sendi penggerak ekonomi rakyat yang hancur tertelah bencana, juga perlahan dipulihan dengan berbagai bentuk bantuan stimulan.

Pertumbuhan ekonomi Sulteng yang berada di atas pertumbuhan rata rata nasional, juga mengalami goncangan yang cukup terasa dalam satu tahun terakhir.

Bencana tersebut, tidak hanya menghancurkan infrastruktur pemerintah, sejumlah pusat perbelanjaan pun ikut hancur seperti mall dan beberapa pusat pertokoan.

Bangunan swasta seperti hotel, merupakan investasi paling banyak menyumbang pertumbuhan ekonomi kota Palu pun ikut rata dengan tanah pada saat itu.

Ekonomi lumpuh, membutuhkan uluran tangan. Tak hanya nasional, sejumlah badan dunia pun hadir ke Palu untuk bahu membahu mengatasi kegetiran warga di sana.

Baca 116 kali
Ruslan S Untuh
Mapri
Alimran
Kadis Perkebunan
Ruslan Hadi
Minarni
abd rhman
Amrin Haling
Kadri
Jusman
rusdi
Irfan s
Naharudin
sumardin

Kontak Polisi

RESOR PALU