Kamis, Desember 12, 2019
hut daerah
Selasa, 29 Oktober 2019 09:18

Kabut Asap Pekat Berkurang, Hujan Intensitas Sedang Mengguyur Kota Palembang dan Sekitar

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(0 pemilihan)
Kabid Penanganan Bencana BPBD, Anshori, S,Sos saat memberi penjelasan mengenai Kabut Asap dan Karhutlah Sumsel di posko utama penanggulangan bencana BPBD Sumsel
 
 
Alasannews.com, Palembang-Sumsel | Hujan dengan intensitas sedang mengguyur Kota Palembang dan sekitarnya Selasa dini hari (29/10/2019).
 
Pantauan media ini, hujan yang disertai  tiupan angin itu berlangsung sejak jam 01.00 hingga 04.30.
 
Sebelumnya pada Senin Sore (28/10) hujan juga sempat mengguyur wilayah ini namun tidak lama.  
 
Berkat turunnya hujan tersebut, Selasa pagi, kabut asap mulai berkurang drastis 
Suasana cerah dan terang mulai nampak menerangi Bumi Sriwijaya.
 
 
Dari data yang berhasil dihimpun media ini, diketahui musim penghujan sudah mulai tiba. Prediksi dari otoritas cuaca BMKG memperkirakan paling lambat awal Bŕulan November intensitas hujan akan sampai di Sumatera Selatan.
 
Sementara dari keterangan yang diperoleh dari BPBD Sumatera Selatan menunjukkan adanya keterlambatan datangnya hujan di Sumsel jika dibanding kawasan lainnya di Sumatera.
 
Dari penjelasan Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Anshori, S.Sos., diketahui bahwa hotspot (titik panas) masih nampak terlihat dibeberapa tempat terutama di bagian timur arah tenggara kawasan Sumsel yang merupakan lahan gambut.
 
Musibah kabut asap pekat yang melanda Kota Palembang dan sekitarnya, berasal dari kawasan itu yang terbawa hembusan angin melintasi Kota Palembang.
 
"Berdasarkan data dan pengalaman sebelumnya, musim hujan ini agak terlambat sehingga jumlah hotspot dan kebakaran itu meningkat," ungkap Ansori saat menerima Pempin Redaksi (Pemred) Alasannews.com  di Posko Utama Penanganan Bencana Kabut Asap dan Karhutla Kantor BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (18/10).
 
 
Gambar saat Kabid Pnaganan Darurat BPBD Sumsel, Anshori, S.Sos., memberi penjelasan kondisi hotspot dan karhutlah di Sumatera Selatan di Posko BPBD Kompleks Bandara Internasionla SMB II Palembang, Senin 28 Oktober 2019.
 
Ansori yang di dampingi Kepala Seksi Penanganan Pengungsi, Sudirman, SKM., memperlihatkan layar monitor yang menunjukkan situasi kawasan Lahan Gambut yang dipadati titik hotspot. Dari monitor itu memperlihatkan kerawanan yang lebih tinggi jika hujan tak juga kunjung tiba.
 
Dijelaskan Kabid Penanganan Darurat itu, kabut asap hebat kebakaran yang melanda OKI, OKU dan Banyuasin saat ini, tim telah mengerahkan 9 Unit Helikopter untuk water boombing. Setiap heli bergerak ketitik kebakaran dan hotspot dengan volume 4.000 Liter.
 
Dengan akan segera datangnya musim penghujan ini, maka kebakaran lahan gambut dan titik hotspot itu kan segera teratasi dan situasi akan kembali normal..... (Red AN).
Baca 75 kali
Ruslan S Untuh
Mapri
Alimran
Kadis Perkebunan
Ruslan Hadi
Minarni
abd rhman
Amrin Haling
Kadri
Jusman
rusdi
Irfan s
Naharudin
sumardin

Kontak Polisi

RESOR PALU