Kamis, Desember 12, 2019
hut daerah
Minggu, 27 Oktober 2019 20:34

Presiden Jokowi ke Papua, Infrastruktur dan SDM Fokus Perhatian

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

ANcom--PAPUA BARAT |  Jembatan Holtekamp, ikon Indonesia bagian timur akan segera diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jembatan sepanjang 733 meter ini merupakan salah satu infrastuktur penting karena menghubungkan daerah Hamadi di Distrik Jayapura Selatan dan daerah Holtekamp di Distrik Muara Tami.

Jembatan ini akan mempersingkat waktu tempuh dari Kota Jaya Pura menuju Skow, Distrik Muara Tami yang merupakan perbatasan RI-Papua Nugini.

Memang, untuk membangun jembatan ini butuh dana yang tak sedikit. Berdasarkan catatan detikcom, jembatan ini membutuhkan biaya Rp 1,6 triliun. Pembangunan jembatan ini melibat anggaran pemerintah pusat dan daerah.


Lebih lanjut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono pernah mengatakan, jembatan ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan perekonomian setempat. Khususnya untuk mempercepat urusan pengiriman logistik.

Sebelum adanya jembatan itu, dari Jayapura menuju Holtekamp hingga ke perbatasan Skouw membutuhkan waktu hingga dua jam. Dengan adanya Jembatan Holtekamp waktu tempuh dua titik ini bisa dipersingkat jadi sekitar 30-45 menit.

"Keberlanjutan kota Jayapura tergantung expand area jembatan ini yang menyambungkan Holtekamp. Tadinya muter bisa berjam-jam perjalanan. Ini bentuk pengembangan kota Jayapura ke arah timur. Ini jadi faktor strategis karena berdampingan dengan Papua Nugini," kata Basuki di Jayapura, Papua, Sabtu (17/3/2018).

Kawasan jembatan Holtekamp juga punya potensi untuk pengembangan pariwisata. Salah satu yang bisa dikembangkan adalah wisata olah raga ski air.

"Banyak potensi yang bisa dikembangkan di sini. Jembatan ini juga bisa buat sehari-hari untuk membawa kebutuhan barang. jadi harga juga bisa ditekan," ujarnya.

Untuk diketahui, pada jembatan ini ada dua span atau bentang tengah yang terpasang di jembatan ini. Masing-masing memiliki tinggi 20 meter, lebar 26 meter, panjang 112,5 meter dan berat 2.000 ton.

Basuki mengatakan, yang menarik dari pembangunan jembatan ini adalah bentang utama jembatan buat utuh oleh PT PAL di Surabaya. Pengiriman bentang tersebut dilakukan secara utuh melalui jalur laut.

 

 

Baca 64 kali
Ruslan S Untuh
Mapri
Alimran
Kadis Perkebunan
Ruslan Hadi
Minarni
abd rhman
Amrin Haling
Kadri
Jusman
rusdi
Irfan s
Naharudin
sumardin

Kontak Polisi

RESOR PALU