Rabu, November 13, 2019
Iklan Haji
Kamis, 30 November 2017 18:01

Pemimpin Hizbullah: Arab Saudi Umumkan Perang terhadap Lebanon

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

 

Liputan6.com, Beirut - Pemimpin Hizbullah dan salah satu tokoh paling menonjol di Lebanon, Hassan Nasrallah, menuduh bahwa Arab Saudi telah mendeklarasikan perang terhadap negaranya.

"Singkatnya, jelas bahwa Arab Saudi dan pejabat Saudi telah mendeklarasikan perang terhadap Lebanon dan Hizbullah di Lebanon, tapi saya harus mengatakan bahwa ini merupakan perang terhadap Lebanon," ujar Nasrallah dalam pidato yang disiarkan televisi pada 10 November 2017 waktu setempat.

Dikutip dari BBC, Sabtu (11/11/2017), Nasrallah juga menuduh Arab Saudi siap membayar "miliaran dolar" ke Israel untuk melakukan serangan militer ke Lebanon dan menggambarkannya sebagai "hal yang paling berbahaya".

Hal itu ia sampaikan setelah Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri mengumumkan pengunduran dirinya di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.

Pengunduran diri itu disampaikan dalam sebuah siaran televisi pada 4 November 2017. Melalui pernyataan tersebut, Hariri menuding Iran dan kelompok Hizbullah Lebanon telah menabur perselisihan di negara-negara Arab dan ia takut dirinya menjadi korban pembunuhan.

 

 

 

Merespons hal tersebut, Presiden Lebanon Michel Aoun dan sejumlah politikus senior telah meminta Hariri untuk pulang. Hal itu disampaikan di tengah kecurigaan bahwa Hariri telah disandera pihak Saudi dan pengunduran dirinya dibayangi tekanan Riyadh.

Nasrallah menyebutkan, Hariri mengundurkan diri karena telah dipaksa pihak Saudi. Ia mengatakan bahwa Arab Saudi berusaha menyingkirkan Hariri sebagai perdana menteri dan memaksakan kepemimpinan baru dalam gerakan politiknya.

Hariri meninggalkan Lebanon pekan lalu untuk melawat ke Arab Saudi dan sejumlah negara Teluk hingga ia kemudian menghebohkan publik dengan kabar pengunduran dirinya.

Bahkan rekan dekat di partainya tidak yakin alasan pasti di balik keputusan Hariri mundur atau kapan persisnya ia akan kembali ke Lebanon.

Usai mengumumkan pengunduran dirinya, Hariri diketahui sempat meninggalkan Arab Saudi dan menuju ke Uni Emirat Arab. Namun, akhirnya ia kembali ke Riyadh.

 

Baca 290 kali
Valentio112
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU