Kamis, Desember 12, 2019
hut daerah
Senin, 02 Desember 2019 21:13

Menteri Teten Masduki dan Sekaratnya Koperasi Indonesia (1)

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

Menteri Teten Masduki Dan Sekaratnya Koperasi Indonesia ? (Bagian I)

Koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia. Terutama pada masaawal kemerdekaan. Koperasi mengalami banyak fase perubahan dari jaman ke jaman.

Konsepsi Koperasi dalam idealisme Bung Hatta menjadi sebuah harapan masa depan kesejahteraan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan berdikari. Koperasi sempat menjadi primadona dierah Presiden Suharto.

Saat itu Penguasa Orde Baru itu memanjakan Koperasi dengan berbagai kebijakan politik negara.Termasuk kucuran anggaran dan perangkat kebijakan 'monopolistik' sacara berjenjang dari desa, kabupaten, provinsi dan pusat.

Sisa-sisa kejayaan itu masih nampak dari "fosil-fosil" bangunan dan aset-aset KUD, PUSKUD dan INKUD. Sayangnya semua itu hanyalah bangunan yang menjadi saksi utama sekaratnya Koperasi masa kini.

Mati tak rela hidup pun segan. Keengganan itu muncul karena pengurusnya tersandera aset koperasi yang hanya angka-angka dalam catatan namun minus dalam kenyataan. Dalam banyak kesempatan, saya berdiskusi dengan pelaku Koperasi dan juga birokrat daerah yang menanganinya.

Cerita mereka sungguh memilukan. Bahkan seorang teman senior menuturkan saati ini ia sibuk mengunjungi daerah untuk memeriksa dan mensertifikasi Koperasi.

Tujuannya tentu berujung pada kelayakan untuk mendapat suntikan vitamin dari pemerintah. Alhasil ia pun menuturkan segitu banyak Lembaga Keuangan Rakyat Kecil itu terpaksa dibubarkan karena tak lagi layak.

Segera timbul pertanyaan, kenapa sedemikian parah nasib model perekonomian yang awalnya diyakini sebagai fundamen perekonomian rakyat Indonesia itu? Entah bagaimana awalnya, belakangan ini berbagai stigma lahir menggambarkan sikap apriori dan ketidakpercayaan masyarakat di tingkat bawah.

Tak jarang saya mendengarkan pelesetan mereka: KUD, Ketua Untung Duluan. Perilaku pengurus Koperasi telah memudarkan makna esensial dari konsep Koperasi. Kepercayaan anggota ja sedemikian rupa akibat perilaku menyimpang oknum pengurusnya. Akibatnya, kesadaran untuk bekerja sama serta keswadayaan anggota koperasi menghilang.

Padahal kedua hal itu adalah ruh dan jiwa lembaga yang dilahirkan Sang Proklamator Bung Hatta.(Bersambung)....... Ma'ruf Asli, Mantan Pemred Alasannews.com....

Baca 88 kali
Ruslan S Untuh
Mapri
Alimran
Kadis Perkebunan
Ruslan Hadi
Minarni
abd rhman
Amrin Haling
Kadri
Jusman
rusdi
Irfan s
Naharudin
sumardin

Kontak Polisi

RESOR PALU