Kamis, Desember 12, 2019
hut daerah
Kapolres
Senin, 28 Oktober 2019 14:49

Dihadiri Petinggi BPJS Ketenagakerjaan Pusat, Pemda Tolitoli Canangkan Lalos dan Kalangkangan Desa Sadar Jamsostek

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(0 pemilihan)
Gbr. Kadis PMD mewakili Bupati Tolitoli Membuka Peluncurana Desa Sadar Jamsostek didampingi Zulkarnain Mahading ( Asisten deputi kepersertaan Sulawesi Maluku) bersama Petinggi BP Jamsostek Sulteng, Buol-Tolitoli, Kades dan Kapolsek Galang serta Kabid Pemerintahan Desa.
 

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) bersama pemerintah Kabupaten Tolitoli secara resmi meluncurkan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan hari ini, Senin (28/10/2019).

 
Program pencanangan yang dilangsungkan di Lapangan Desa Lalos Kecamatan Galang itu menetapkan Desa Lalos dan Desa Kalangkangan sebagai pilot projek percontohan untuk sosialisasi sekaligus edukasi tentang jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Tolitoli.
 
Dalam rilis tertulis yang diterima Alasannews.com, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Tengah, La Uno mengatakan program Desa Sadar Jaminan Sosial merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun 2017. 
 
Dikatakannya, agenda tersebut bekerjasama dengan pemerintah daerah khususnya aparat desa dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja di desa agar lebih memahami manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan.
 
Lebih jauh La Uno menyebutkan tujuan dibentuknya Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan agar masyarakat pekerja mengenal lebih dekat program program BPJS Ketenagakerjaan sehingga diharapkan dapat menimbulkan kesadaran dan akan pentingnya perlindungan jaminan sosial.
 
 
Senada dengan La Uno, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Buol-Tolitoli, Andi Ilham Akbar menambahkan dengan diresmikannya Desa Sadar berikut Bumdes Dua Desa tersebut sebagai agen perisai, ke depan peran masyarakat dalam perlindungan jaminan sosial lebih terasa.
 
Peran serta itu akan dirasakan langsung bukan hanya kepala Desa dan Aparatnya, melainkan juga akan dirasakan oleh pekerja dari kalangan masyarakat luas yang memiliki resiko kecelakaan bahkan kematian.
 
"Contoh ketika musim petik Cengkeh, pemilik kebun dapat mengikutsertakan pemetik Cengkehnya dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan hanya dengan menghubungi pihak Desa setempat. Demikian pula dengan pekerja yang lainnya semisal pemanjat kelapa dan nelayan," ungkap Andi Ilham mencontohkan.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPMD) Kabupaten Tolitoli, Muhammad Zikron, S.Sos., MSi., saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya menyambut positif program Jaminan Sosial yang diluncurkan oleh BPJS Ketenagakerjaan dengan menunjuk Desa Laos dan kalangkangan sebagai pilot projectnya.
 
 
"Tadi atas nama Pemda, mewakili Pak Bupati, saya membuka acara peluncuran programnya. Sangat positif. Dengan adanya hal tersebut, tentunya peserta dapat memahami program BPJS ketenagakerjaan yang lebih lengkap dan Paripurna dalam menghadapi risiko kerja," ucap Kadis PMD Tolitoli itu saat dihubungi seusai membuka acara BP Jamsostek itu.
 
"Tidak berat, hanya menyisihkan mulai Rp.16.800 perbulan bekerja sudah terlindungi dari resiko kecelakaan kerja dan kematian. Hanya semacam uang rokok sebungkuslah," tambahnya.
 
Mewakili Bupati Tolitoli dalam acara itu Muhammad Zikron membuka acara secara resmi Peluncuran Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk 2 Desa di Kecamatan Galang yang dipusatkan di desa lalos Senin Pagi (28/10).
 
Turut hadir dalam acara itu Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tolitoli, Urip Halim, SPd., MPd., dan beberapa perwakilan instansi jajaran Pemerintah Daerah Tolitoli.
 
Sementara petinggi BPJS antara lain Kepala Cabang Buol-Tolitoli, Andi Ilham Akbar, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tengah, La Uno dan Zulkarnain Mahading ( Asisten Deputi Kepesertaan Sulawesi Maluku)........ (Red AN).
Baca 101 kali

Berikan komentar

TULIS PESAN

Sulteng Terkini

Kontak Polisi

RESOR PALU