Sabodam Saluki Kecamatan Gumbasa Sigi sedang dikerjakan kontraktor penyedia PT Ganesha Jaya Beton Surabaya. (Foto: Elkana/ Alasannews.com)
ALASANNEWS. Palu: Sabodam Saluki Dibangun sesuai Spek berkualitas guna mengurangi sendimen dari hulu dan debris pasir batuan untuk menjaga mutu sumber air baku Spam Pasigala ((Palu Sigi Donggala) Sulawesi Tengah.
Proyek ini merupakan paket River Improvement and sediment control in Saluki River dikerjakan kontraktor penyedia PT Ganesha Jaya Beton, KSO dengan nilai kontrak Rp. 39 Miliar berasal dari dana Loan JICA Japan sesuai kontrak di mulai bulan Mei 2024 dan akan selesai 31 November 2025.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) SNVT Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA) BWSS III Muhamad Ismaun mengatakan paket proyek ini jangka waktu pelaksanaan 539 hari. Kontrak awal Mei 2024 dan akan berakhir pada akhir November 2025.
"Alhamdulillah saat ini progres pekerjaan telah capai 52% dan tidak ada kendala yang signifikan. Dan pengawasan kualitas dan kuantitas dari Direksi BWS maupun Konsultan supervisi paket proyek ini dikerjakan sesuai spek berkualitas standar nasional. Karena dibawa pengawsan sangat ketat" kata Moh Ismaun kepada Alasannews.com Kamis (13/2/25)
Terpisah Kepala Balai Sungai Sulawesi (BWSS) III Dedi Yudhan Lesmana mengatakan bahwa di daerah sungai Saluki telah dibangun untuk pengambilan Air Baku, Intake Saluki dan ini merupakan sumber air dari sistem air baku Pasigala guna melayani air baku untuk Program Spam Regional Uveta/Pasigala sebesar 2 x 300 ltr/dtk untuk masyarakat Palu, Sigi dan sebagian Donggala.
"Sungai Saluki sebagai sumber air baku Pasigala, pada saat-saat musim hujan kondisi airnya menjadi keruh karena banyaknya sedimen-sendimen dari hulu yang ikut mengalir bersama dengan debris berupa pasir dan batuan, berdampak mutu air baku bagi program Spam Regional Uveta/Pasigala" kata Dedi Yudha Lesmana kepada Alasannews.com Kamis (13/2/25)
Tentunya hal ini menurut Dedi, akan berpengaruh terhadap kinerja Intake air baku tersebut dan kualitas air jauh dibawah baku mutu air baku karena banyak sedimen sehingga mengganggu suply air baku ke IPA Simoro dan Oloboju.
"Untuk mengatasi laju sedimen tersebut perlu dibangun bangunan pengendali sedimen berupa Sabo Dam di sungai saluki tepatnya di hulu sungai dan diatas intake saluki dan Alhamdulilah pekerjaannya dalam pengawasan ketat baik dari pengawas BWSS III juga konsultan" ujar Dedi
Paket proyek ini menurut Dedi fungsinya untuk mengurangi laju sedimen dengam menahan sehingga pada musim hujan atau mana kala terjadi hujan Intake Air Baku Saluki tidak tergangganggu. Jika tidak sangat mempengaruhi suplay air baku ke Spam Pasigala
Karman Konsultan Manajemen dan Pengawasan Proyek (PMSC) IRSl KSO PT Yachiyo Engginering konsultan pengawas paket proyek perbaikan sungai dan pengendalian sedimen di Sungai Saluki mengatakan proyek Sabodam Saluki dari segi pengawasan kualitas pekerjaan sesuai spec. Apa. lagi tenaga teknis dan tenaga kerja diproyek ini berassl dari Jawa dan miliki pengalaman proyek Sabodam gunung berapi.
"Alhamdulilah dari segi spec kami jamin paket proyek ini dikerjakan sesuai standar nasional dan istimasi bangunannya dapat bertahan diatas 50 tahun bahkan lebih. Sebab sistim pengawasan sangat ketat" kata Karman
Disisi lain Karman mengingatkan Pemda setempat agar bisa lakukan pengawasan bukit sekitar lokasi Sabodam yang oleh pemilik dbersihkan hingga gundul dan itu justru bisa terjadi sendimen.
DF Kurniawan dari Humas PT Ganesha Jaya Beton, KSO sebagai kontraktor penyedia mengatakan sebagai kontraktor penyedia mereka tim work berkomitmen selesaikan pekerjaan dengan kualitas spec standar nasional.
"Sebagai kontraktor penyedia kami komitmen untuk wujudkan pekerjaan berkualitas sesuai spec, dengan tenaga teknis yang berpengalaman dan juga tenaga kerja yang kinerjanya tinggi. Begitupun segi peralatan alat berat juga maxsing plan yang memadai, termasuk dilengkapi laboratorium uji matreal. Ini untuk menjaga kualitas" kata DF Kurniawan kepada Alasannews.com.
Dari pemantauan Alasannews.com saat berada dilokasi kinerja kontraktor penyedia PT Ganesha Jaya Beton dengan tim work bahkan konsultan pengawas terus berada dilokasi, untuk menyelesaikan pekerjaan progek ini. Bahkan istimasi paket proyek ini akan selesai bulan September lebih awal dari kontrak November 2025***